NovelToon NovelToon

Putri Terbuang Sang Jendral

hutan bunga persik

Di sebuah hutan yang sangat lebat terdengar suara merdu bunyi seruling yang mengalun lembut membius para binatang penghuni hutan.

Seorang gadis bergaun merah bersandar pada sebuah batuan di tepi jurang. Jari-jari tangannya yang indah membelai lembut lubang-lubang pada seruling giok, mulutnya dengan lihai terus meniupkan udara kedalam seruling hingga menciptakan nada-nada indah dari sana.

Seekor burung kecil menghampirinya seolah sedang berbicara padanya. Gadis itu berhenti memainkan serulingnya, dengan senyuman di wajahnya ia segera pergi dari tempat favoritnya untuk bersantai.

Hutan bunga persik sebuah hutan luas yang sangat lebat menjadi pemisah antar dua kekaisaran besar. Kekaisaran Qin dan kekaisaran Wei dua kerajaan besar yang setiap tahunnya terus berselisih paham. Hutan bunga persik menjadi zona netral karena baik kekaisaran Qin maupun kekaisaran Wei tidak bisa melanggar perjanjian kedua kaisar terdahulu yang menjadikan hutan bunga persik sebagai wilayah tak bertuan.

4 tahun lalu kedua kekaisaran mengalami serangan wabah mematikan yang membuat lebih dari separuh rakyat kekaisaran Wei dan Qin mati. Termasuk prajurit yang berada di medan tempur mati sia-sia bukan karena perang melainkan terserang wabah cincin api,

Kedua kaisar muda setuju untuk menandatangi perjanjian damai selama 5 tahun untuk menangani masalah wabah penyakit yang belum memiliki obat.

Hingga sebuah kabar beredar jika di hutan bunga persik ada seorang dewi penyembuh yang tinggal di sana.

Beberapa tahun terakhir hutan bunga persik banyak di masuki oleh orang-orang dari berbagai kalangan. Tujuan mereka sama yaitu ingin bertemu dewi penyembuh, namun tidak semua orang bisa bertemu sang dewi penyembuh, hanya orang-orang yang memang ingin dewi temui yang bisa menemukan kediamannya di hutan bunga persik.

Banyak yang gagal dan harus pulang menelan kekecewaan ketika mereka tidak dapat menemukan kediaman sang dewi di dalam hutan bunga persik. Bahkan kaisar Qin yang anggung Qin shi tidak dapat menemukan kediaman sang dewi penyembuh. Karena sangat kesal dan merasa di permalukan kaisar Qin shi memerintahkan prajuritnya untuk membakar hutan bunga persik,

Namun keinginan kaisar itu tidak pernah terlaksana saat pepohonan di dalam hutan bergerak maju menghalangi langkah kaki para prajurit. Akar-akar besar keluar dari dalam tanah membentuk sebuah pagar runcing sebagai penghalang,

Seorang gadis cantik bergaun warna merah berjalan keluar dari dalam hutan bunga persik, langkahnya begitu anggun, hembusan angin bertiup pelan menggoyangkan rambut hitam panjang miliknya.

Paras wajahnya begitu cantik memukau mata kaisar Qin shi yang melihatnya tanpa berkedip

tepat di hadapan kaisar gadis itu berhenti berjalan, bau manis harum bunga persik tercium dari tubuhnya

"kau ingin menghancurkan tempat tinggal ku?" tanyanya dengan suara yang begitu merdu di telinga

Kaisar Qin tergagap hampir tidak bisa membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan sang dewi.

"maafkan kaisar ini telah lancang berani menyinggung dewi,! Seru kaisar.

Gadis itu terkekeh kecil, awalnya aku hanya tersinggung. Tapi sekarang aku marah bagai mana?, sang dewi menatap remeh kaisar

Kau mungkin kaisar penguasa negri ini. Tapi di hutan bunga persik aku lah penguasanya, tambahnya

"maafkan kaisar ini dewi, ucap kaisar Qin shi sekali lagi. Kaisar Qin shi sama sekali tidak pernah menyangka jika dewi penyembuh di hutan bunga persik memiliki kekuatan sihir.

"Baik kali ini aku mengampuni, tarik semua pasukanmu dan pergi dari sini.! Sebelum aku berubah pikiran

"dewi, kaisar menangkup kedua tangannya.

Sang dewi segera menghentikan kaisar Qin shi. Ia mengambil sebuah guci porselen kecil dari dalam lengan bajunya, berikan ini kepada putra mahkota maka ia akan sembuh dalam dua hari dan peringati putra mu itu untuk menjaga sikapnya sebagai putra mahkota.

Dewi penyembuh Lu mingyu

Lu ming yue

Lu ming yue segera pergi setelah memberikan botol obat kepada kaisar Qin shi. Bukan tanpa alasan dirinya enggan menemui kaisar Qin, menurut informasi yang lu ming yue dengar putra mahkota Qin Ji shi memiliki perangai yang arogan. Suka menindas rakyat kecil bahkan menculik anak-anak gadis desa untuk di jual sebagai budak dirumah bordil.

Lu ming yue kembali duduk santai di kediamannya menikmati bunyi-bunyi kicauan burung dan hewan hutan lainya. Lu ming yue bukanlah pemilik asli tubuh ini, pemilik asli sudah mati 7 tahun lalu dan dirinya yang berasal dari jiwa ribuan tahun lalu bereinkarnasi memasuki tubuhnya.

Tubuh lemah seorang putri jendral agung di kekaisaran Wei yang sengaja di buang oleh ibu tirinya kedalam hutan bunga persik, lu ming yue di kehidupan dulunya juga memiliki nama yang sama lu ming yue artinya nyanyian rusa liar.

Hemmm.. Sepertinya aku kedatangan tamu dari tempat yang sangat jauh gumam lu ming yue ketika ia mendengarkan suara cicit tan burung kenari kecil yang menghampirinya.

Benar saja tak lama tiga orang laki-laki tiba di halaman rumahnya.

"hanya salah satu di antara kalian yang boleh masuk,! Sebuah suara mengejutkan mereka bertiga.

Jendral sepertinya kita berada di tempat yang benar, bisik salah seorang anak buahnya.

Jendral muda bernama Wei tian itu segera memerintahkan kedua anak buahnya untuk menunggu di luar. Dengan penuh percaya diri dirinya masuk kedalam rumah,

"Jendral Wei yang agung apa yang membuat orang besar seperti anda jauh-jauh datang ke gubuk kecilku,?" lu ming yue menyesap teh dalam cangkirnya.

"Wei tian memasang raut wajah dingin, meski sebenarnya ia sedang terpukau melihat kecantikan yang tersembunyi di dalam hutan bunga persik. Kurasa kedatangan orang besar seperti kaisar Qin tidak sebanding denganku yang hanya seorang jendral kecil di kekaisaran Wei.! Sahut wei tian datar.

Lu ming yue terkekeh kecil, sepertinya kabar burung sampai hingga kekaisaran Wei. Ucapnya santai,

Wei tian meminum teh dari cangkirnya. Sudut mata Wei tian sedikit berkedut ketika merasakan rasa teh yang di sajikan sang dewi begitu nikmat dan unik, ada sedikit rasa pahit dari dalam teh namun juga ada rasa manis yang menyegarkan.

"jadi.. Katakan apa tujuanmu datang kesini ?, lu ming yue mengulangi pertanyaannya.

"Dewi... Lu ming yue mengangkat tangannya menghentikan perkataan Wei tian. kau bisa memanggilku nona lu

Lu.. Hanya lu saja?, tanya Wei tian penasaran tanpa menghentikan tatapan matanya dari wajah lu ming yue.

Lu ming yue kembali menuangkan teh kedalam cangkirnya dengan gerakan yang sangat anggun. Lu ming yue itu nama asliku,!

"Lu ming yue,! Nyanyian rusa liar. Nama yang bagus puji Wei tian tulus sambil kembali menyesap teh hijau dalam cangkirnya.

"Aku mendengar kabar jika selain kau seorang dewi penyembuh kau juga orang yang sangat bijak dalam menjawab pertanyaan nona lu,,!

Lu ming yue kembali terkekeh kecil. Orang bijak heemmmmmmm tergantung pertanyaan apa yang akan anda berikan ,ujar lu ming yue tersenyum tipis.

"Seorang peramal di kekaisaran Wei mengatakan jika aku selamanya hidup seorang diri tanpa memiliki pasangan. Mendengar ramalan itu ibuku jatuh sakit ketakutan jika putra satu-satunya tidak akan memiliki pasangan seumur hidupnya,! Terang Wei tian"

"Apa orang seperti jendral Wei percaya ramalan,? Lu ming yue memandang wajah Wei tian.

Wei tian mendengus kecil. Mana mungkin aku percaya, tapi ibuku sangat mempercayainya ujar Wei tian.

Lu ming yue meletakan cangkir tehnya di atas meja. Lalu mengapa jendral begitu risau dan datang menemui ku ,?

Lu ming yue

jendral Wei tian

Mudah saja kau hanya perlu menikahi seorang gadis dan ibumu akan tenang, jawab lu ming yue santai.

Wei tian terkekeh geli mendengar penuturan lu ming yue, seumur hidupnya ia tidak pernah tersenyum apa lagi sampai terkekeh geli. Bah kan kedua pengawalnya yang berada di luar sampai merinding mendengar jendral mereka terkekeh.

"Nona lu ku harap kau juga pernah mendengar kabar tentang diriku yang tidak tertarik pada wanita bukan.

" Jendral Wei tian apa kau tertarik pada pria. Jika ya... Itu alasan yang masuk akal kenapa di usiamu yang ke 27 kau masih sendiri,

"Kau terlalu meremehkan ku nona lu, kau bisa membuktikan sekarang jika aku masih laki-laki normal. Yang artinya masih bernafsu jika melihat gadis secantik dirimu. Wei tian tersenyum penuh arti kepada lu ming yue.

"hoo.. Jangan tersinggung jendral Wei. Kau sendiri yang mengatakan tidak tertarik pada wanita, lu ming yue terkekeh geli dirinya sama sekali tidak terpengaruh akan ucapan jendral Wei sebelumnya.

Wei tian merasa sangat tertarik pada gadis di hadapannya ini. Kulit putih mulus tanpa noda , bentuk wajah yang begitu cantik dan Aroma manis buah persik yang tercium dari tubuhnya.

"Ini bereaksi, batin Wei tian dalam hati ketika ia membayangkan bibir merah kecil lu ming yu.

Tidak pernah ada yang mengetahui jika selama ini keperkasaan Wei tian impoten. Karena itu lah Wei tian tidak memiliki pikiran untuk menikah. Hening sejenak menyelimuti keduanya,.

" Jendral Wei jika tidak ada kepentingan lain silahkan pergi. Sebentar lagi malam tiba, hutan bunga persik sangat berbahaya pada malam hari, terang lu ming yue.

"Nona lu... Ku anggap pertemuan kita memang takdir, seperti yang kau katakan aku hanya perlu menikah agar ibuku lebih tenang.

Ucap jendral Wei tian seraya berdiri dari tempat duduknya.

"Lu ming yue tersenyum tipis, silahkan jendral Wei. Lu ming yue mengangkat tangannya menunjukkan pintu keluar dari rumahnya.

Jendral Wei melangkah keluar dari rumah lu ming yue. Namun ia berhenti dan berbalik melihat ke arah lu ming yue yang masih berdiri di ambang pintu, menunggu kepergiannya dan kedua anak buahnya.

" Senang bertemu dengan mu nona lu. Aku akan kembali membawa tandu pengantin untuk mu..! Seru Wei tian sambil tersenyum.

Kedua anak buahnya hampir pingsan melihat tuan mereka tersenyum, keduanya saling bertukar pandangan mengira jika tuan mereka sedang kerasukan.

Lu ming yue tersenyum penuh arti. "kurasa jendral Wei tian tidak akan bisa kembali kesini lagi."

"jika aku bisa kembali kesini, ku harap kau tidak melarikan diri nona lu. Karena kemanapun kau lari pasti akan ku temukan ucap Wei tian penuh percaya diri.

"Medan perang adalah tempatmu berkuasa jendral ,tapi gunung bunga persik adalah tempat diriku berkuasa. Sahut lu ming yue tegas dengan suara yang lembut.

Kita buktikan saja nanti , ucap jendral Wei sebelum benar-benar pergi dari kediaman lu ming yue, lu ming yue menatap kepergian jendral Wei penuh arti.

Sepertinya sudah saatnya menagih hutang, gumam lu ming yue.

Sepanjang jalan keluar dari hutan bunga persik jendral Wei tian masih terbayang akan sosok lu ming yue. Kecantikan tersembunyi di dalam hutan bunga persik, kecantikan yang membuat gairahnya muncul. Kecantikan yang bisa membuat miliknya terbangun dan kecantikan yang membius dirinya sehingga menginginkan gadis itu menjadi miliknya.

Membayangkannya membuat jendral Wei menghentikan langkahnya ketika ia merasa miliknya kembali bereaksi. Hanya dengan memikirkannya saja sudah bereaksi batin Wei tian heran.

Jendral Wei tian

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!