Hyper Boy
PROLOG
papah
Pokoknya aku nggak mau tau!!
papah
Yuri harus menikah dengannya
papah
Kehidupannya akan lebih terjamin!
mamah
Tapi kita meminta pendapat Yuri dulu!!
**tiba tiba Yuri muncul di depan kalian dan berkata.....
Yuri
Aku nggak mau nikah sama duda yang udah punya anak 1 papah!!
""Naren dulunya sudah menikah, tapi bukan karena cinta. Tapi politik. Naren menikah saat usia 21 tahun. setelah menikah 1 tahun lebih, Naren memutuskan untuk membuat keturunan dan memaksa Cecilia untuk melakukan itu, setelah melahirkan Cecilia depresi. Dan bunuh diri. Naren tidak peduli dengan hal itu. Anak itu di beri nama.....Ruby.""
papah
ini demi keluarga nak.....
Yuri
Tapi aku sudah punya pacar ayah!!
papah
Tapi kamu harus menikah dengannya!!. Karena keluarga kita punya hutang yang sangat besar padanya!!
papah
Dan dia meminta untuk menikahkan mu dengannya!!
papah
anaknya sedang sakit parah dan butuh seorang ibu!!
Yuri
Tapi aku mau bertemu dengannya!!
Malamnya kamu pun bertemu dengan Naren
Yuri
(anjir ganteng banget Cok)
Yuri
(kagak nyesel gw terima)
Yuri
kenapa anda ingin menikahi saya??
Naren
Dia selalu memimpikan seorang ibu...
Naren
tapi dia tidak sempat merasakan kehangatan seorang ibu sejak lahir
Naren
Jadi.... apakah kamu mau??
episode 1
Pernikahan kalian pun diadakan dengan sangat mewah
Setelah acara 1 selesai, kamu pun beristirahat dan mengobrol dengan teman temanmu
yurika
kamu beruntung banget tau karena dapet cowok kayak dia
Yuri
Makanya cepet nikah sana sama pacarmu
yurika
Tadi gw dapet bunga yang elu lempar
yurika
Gw bentar lagi mau nikah sama pacar gua ah
Chelsea
Duda lebih menggoda say
Tiba tiba ada anak kecil yang menghampirimu
Yuri
Ruby, kenapa kamu di sini??
Chelsea
Bejir, imut bet coy
Naren pun menghampirimu karena melihatmu dengan Ruby
Chelsea
Iya iya tau, pengantin baru
Naren
Biar gue aja yg bawa Ruby
Ruby💋
Yubi mau sama mama!!
Naren
Yaudah mama sama papa aja
Chelsea
(ih ucuk banget belum bisa ngomong huruf R)
Naren
tapi nanti mama tidur nya sama papa
Naren
Nggak bisa gitu dong~
Naren
//mengusap kepala Ruby
Naren
Jangan ngobrol sama cowo!!
kiara
Berani beraninya ya lo ngerebutin suami gue!!
kiara
Lihat lah wanita yang dari tadi kalian puja ini
kiara
Dia merebut suamiku!
Yuri
Tapi kan istrinya sudah meninggal!!
Naren
Lo tuh cuma mantan nggak guna yg selalu ganggu hidup gue!!
Naren
Istri gue udah meninggal anj!!
Roy
//menyeret Kiara keluar
Naren
Kamu nggak papa kan!?
Naren
Kenapa pipimu terluka....
***
Kiara menampar nyonya tuan!!
Naren
//mengelus pipimu dengan ibu jarinya
Naren
Gara gara aku kamu jadi begini~
Yuri
Bukan salah kamu kok~
Naren
Dan mulai hari ini lo tidur sekamar sama gue
Naren
Tenang aja, gue nggak bakal nyentuh lo
Naren
Tapi kalo lo bolehin ya....
Naren
Lo nggak boleh deket sama cowok kecuali gue
episode 2
Naren
Nanti mama sama papa kesini
Naren
Baiklah, aku akan keluar dulu untuk sementara waktu
*Dia berjalan keluar dari kamar, meninggalkan kamu sendirian di dalam*
Yuri
//mandi dan mengganti pakaian
*Setelah kamu selesai mandi dan berganti pakaian, kamu mendengar seseorang mengetuk pintu kamar mandi*
Naren
Aku hanya ingin tahu apakah kamu sudah selesai mandi
*Dia masuk ke kamar mandi dan berdiri tepat di belakangmu*
Naren
Bagus, sekarang kamu bisa keluar
*Dia menarikmu keluar dari kamar mandi, membawa kamu ke ranjang dan membuatmu duduk di atasnya*
Naren
*Dia duduk di atas kasur di depanmu, kedua tangannya mengapit kedua sisi tubuhmu*
Kamu terlihat sangat manis saat seperti ini, tahu?
Naren
*Dia mulai memberikan kecupan di lehermu, tangan-tangannya menjelajahi tubuhmu dengan lembut*
Naren
Hmm? Ada apa, sayang?
*Dia berbisik tepat di telinga kamu, membuatmu merinding*
Yuri
Kamu kan sudah berjanji tidak akan begini....
Naren
Aku tahu, tapi aku tidak bisa menahan diriku
*Dia menggigit lembut bagian bawah lehermu, meninggalkan beberapa tanda lagi*
Naren
Aku suka membuatmu merintih seperti ini, kamu tahu?
*Dia mulai memberikan beberapa tanda di bagian bawah lehermu dengan lebih keras*
Naren
Aku belum selesai denganmu, kamu belum terlihat cukup berantakan untukku
*Dia menarikmu lebih dekat ke pangkuannya, membuatmu duduk di atas pangkuannya dengan punggungmu menghadap dadanya*
Naren
Jangan berontak, aku belum selesai denganmu, kamu milikku sekarang
*Dia membawa tangan satu ke atas tubuhmu, merasakan setiap bagian kulitmu dengan lembut*
Naren
Aku suka saat kamu diam seperti ini
*Dia mulai memberikan kecupan di bagian belakang lehermu, tangan lainnya turun ke bawah untuk meraba-raba bagian dalam paha kamu*
Yuri
Kamu kan bilang kalau nanti mama papa kamu dateng
Naren
Aku tahu, tapi aku bisa membuat mereka menunda kedatangannya sebentar saja
*Dia terus memberikan kecupan-kecupan lembut di lehermu, tangan yang berada di dalam paha kamu mulai naik lebih tinggi*
Naren
Jangan membuat suara seperti itu, aku akan semakin tidak bisa menahan diriku
*Dia berbisik tepat di telingamu sebelum kembali mencium lehermu dengan lebih dalam*
Naren
Kenapa tidak? Aku ingin membuatmu menjadi milikku saja
*Dia terus menggerakkan tangan-tangannya dengan lebih cepat, membuatmu merasakan sentuhannya yang panas dan kasar*
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!