NovelToon NovelToon

Luka Kiara

Malam yang salah

Kiara terbangun dari tidurnya, wanita itu merasakan nyeri di seluruh tubuhnya ketika sudah membuka mata. Sejenak Kiara kembali memejamkan matanya karena tubuhnya terasa sangat lelah, tak lama Kiara kembali membuka mata ketika merasakan pinggangnya begitu berat.

Mata Kiara membulat ketika melihat ada tangan yang melingkar di pinggangnya, wanita itu semakin membulatkan matanya ketika Dia merasa bahwa tub uhnya p olos tanpa sehelai benang pun. Dan benar saja dugaan kiara, tubuhnya memang po los tanpa ada satu pakaian yang menempel di tubu hn ya.

"Apa yang terjadi!" Kiara berteriak ketika melihat ke arah belakang di mana ada seorang lelaki yang sangat siaran kenal, dan lelaki itu adalah hazel, kekasih adiknya.

Hazel yang sedang tertidur membuka mata ketika mendengar suara teriakan Kiara, mata lelaki itu juga sama membulat ketika melihat calon kakak iparnya ada di depannya dan sama-sama tidak mem ak ai pak aian.

"Apa yang kita lakukan!" Hazel terpekik, wajahnya seketika memucat begitupun dengan wajah Kiara yang juga sama-sama pucat.

Kini kedua orang itu sama-sama terdiam berusaha mengingat apa yang terjadi, "ja-jadi kau yang masuk ke dalam kamar ini semalam?" Tanya Hazel dengan terbata.

Rupanya, hazel memberikan obat pada minuman Ane yang tak lain adik Kiara, lelaki itu sengaja memberikan obat perangs ang untuk Ane tujuannya tentu saja agar Ane tidur dengannya dan segera mengandung mengandung.

Selama ini, Ane tidak mau diajak menikah dengan alasan belum siap, sedangkan hazel ingin sekali mempersunting Ane itu sebabnya hazel berpikir satu-satunya cara agar kekasihnya mau menikah dengannya adalah membuat Ane mengandung. Tapi sayang hazel Salah sasaran, yang masuk ke dalam kamar yang sudah disiapkan bukan Ane melainkan Kiara.

Saat Kiara ke dalam kamar, hazel sengaja mematikan lampu, dan bukan Kiara saja yang meminum obat itu, Hazel pun juga meminumnya karena dia membutuhkan keberanian. Dan kemarin malam, sepertinya keduanya sama-sama panas, hingga Kiara tidak bisa berpikir jernih begitupun dengan hazel hingga sekarang keduanya terjebak dalam situasi yang tidak terduga.

"Aku tidak ingat apapun, seingatku semalam ....." Tiba-tiba Kiara menghentikan ucapannya ketika mengingat hal semalam, setelah pesta barbeque di taman belakan, sebelum masuk ke dalam kamar Kiara hanya ingat Dia meminum minuman yang pelayan berikan untuk Ane, tapi karena adiknya sedang sibuk dengan api unggun jadi Kiara yang meminum itu.

"Aish sial!" Hazel langsung turun dari ranjang, kemudian lelaki itu memungut pakaian yang ada di lantai. Sedangkan Kiara masih membeku, wanita itu tidak tahu sekarang harus melakukan apa. Bagaimana jika sampai semua orang mengetahui apa yang mereka lakukan.

Dan tak lama tubuh Kiara memucat, membayangkan bahwa jika dia mengandung. Lalu bagaimana dia akan menghadapi keluarganya.

***

Waktu menunjukkan pukul 08.00 malam, semua keluarga sudah berkumpul di meja makan. Agata yang tak lain ibu tiri Kiara mengerutkan keningnya ketika melihat Kiara tampak melamun.

"Kiara kau baik-baik saja?" Tanya Agatha. Kiara yang sedang melamun langsung tersadar, dalam sekejap Kiara seperti orang linglung.

Sedari tadi pagi, Kiara benar-benar hanya diam di kamar, wanita itu tenggelam dalam ketakutan. Dan ketika makan malam bersama keluarganya, tentu saja Kiara merasa was-was, itu sebabnya Kiara melamun.

"Aku tidak enak badan mama," ucap Kiara

"Kemarin sepertinya kau baik-baik saja kiara," ucap Ane, hingga Kiara langsung mengalihkan tatapannya ke arah adiknya, dan ketika dia melihat ke arah Ane, tanpa sengaja dia juga melihat ke arah hazel yang duduk di sebelah adiknya. Dan Kiara bisa merasakan, tatapan Hazel menatapnya dengan tajam.

"Tiba-tiba kepalaku pusing, mungkin karena aku kelelahan." Kiara dengan cepat memalingkan tatapannya ke arah lain karena dia tidak kuat melihat tatapan Hazel padanya.

"Ya sudah ayo makan setelah itu kau istirahat, karena besok kita akan kembali pulang." Kali ini Ken yang berbicara, hingga Kiara langsung mengangguk ketika mendengar ucapan ayahnya.

Suasana makan malam begitu riuh keluarganya dan keluarga hazel berbincang-bincang hangat di meja makan karena memang saat ini mereka sedang berlibur di vila milik keluarga Ken, keluarganya dan keluarga hazel sangat dekat di mana ayah hazel dan ayah Kiara bersahabat.

Akhirnya acara makan malam pun selesai, Kiara memutuskan untuk pamit terlebih dahulu dan pergi ke kamarnya.

Ketika masuk ke dalam kamar yang dia tempati di villa itu, Kiara langsung mendudukkan dirinya di sofa. Dia mengambil ponsel, kemudian tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca, ketika melihat wallpaper fotonya bersama kekasihnya.

"Krish, maafkan aku ... Ampuni aku."Kiara terisak pelan, dunia Kiara sejak tadi pagi benar-benar hancur. Ketakutan demi ketakutan menyerangnya, bagaimana jika dia mengandung, bagaimana jika dia mendapat kemurkaan dari keluarganya dan juga keluarga hazel, lalu bagaimana jika dia harus menghadapi adiknya.

Kiara dan Kris sudah berpacaran selama 4 tahun, bahkan keduanya sepakat untuk menikah satu tahun lagi, tapi sekarang setelah kejadian ini dia harus melepaskan Kris, karena dia yakin Kris tidak akan menerimanya lagi setelah tahu apa yang terjadi antara dia dan hazel.

Kiara tahu dia tidak bersalah, karena semua benar-benar di luar kendalinya. Tapi tentu saja pandangan keluarganya tidak akan seperti itu, jika keluarganya tahu apa yang terjadi padanya dan pada hazel pasti semua akan menyalahkannya.

***

"Hazel, apa ada yang kau pikirkan?" Tanya Ane ketika Hazel mengelus perutnya sambil melamun. Saat ini hazel dan Ane sedang berada di taman belakang. Sama seperti Kiara, setelah kejadian tadi pagi, hazel seperti orang linglung. Lelaki itu memikirkan bagaimana nasib hubungannya ke depan bersama Ane.

Tidak dia tidak akan sanggup jika harus berpisah dengan Ane, mengingat Ane adalah wanita yang paling dia cintai. Bahkan cinta Hazel untuk Ane begitu meledak-ledak.

Butuh waktu lama untuk Hazel menaklukan Ane, karena hazel mencintai Ane sejak mereka kuliah, tapi sedari dulu Ane tidak mau melihat ke arahnya. Dan setelah bertahun-tahun berjuang, akhirnya Ane luluh padanya dan mau menjadi kekasihnya.

Walaupun sudah luluh dan mau jadi pacarnya, tapi Ane belum mau diajak ke jenjang serius padahal Hazel benar-benar ingin menikahi kekasihnya, itu sebabnya dia nekat melakukan hal semalam mencampur obat di minuman Ane, tapi sayang minuman itu bukan diminum oleh kekasihnya melainkan oleh Kiara.

Tiba-tiba Hazel terpikirkan sesuatu, lelaki itu menyeringai. Hanya dalam hitungan detik hazel menemukan cara jika semua terbongkar dan dia tidak akan disalahkan, dan cara itu adalah dengan cara memfitnah Kiara, jika semua terbongkar dia akan mengatakan bahwa Kiara yang menggodanya.

Tinggalin komen dong

tatapan tajam

Aku update 3 bab gengs

1

Akhirnya, acara berlibur di villa pun selesai. Keluarga Kiara maupun keluarga Hazel sekarang sedang bersiap untuk pergi meninggalkan villa milik keluarga Kiara. Semua keluarga sedang berbincang-bincang di ruang depan, sedangkan Kiara masih diam di kamar.

Setelah kejadian malam itu, hidup Kiara benar-benar hancur. Detik yang dilalui Kiara dipenuhi dengan rasa takut dan rasa sakit yang luar biasa. Dia selalu terpikirkan bagaimana jika semuanya terbongkar, dia selalu takut bagaimana jika dia mengandung, dia takut menghadapi keluarganya, dia takut menghadapi kekasihnya, dan yang paling dia takut, dia takut menghadapi Ane bagaimana cara dia menjelaskannya pada adiknya jika sampai semuanya terbongkar.

Lamunan Kiara buyar ketika mendengar suara adiknya yang memanggilnya, hingga Kiara langsung bangkit dari duduknya. Biasanya, dia tidak akan setakut ini bertemu dengan adiknya, tapi semenjak kejadian malam itu, Kiara begitu takut menatap wajah Ane.

"Hmm, ane," balas Kiara ketika membuka pintu.

"Ayo, kita pulang, semua sudah menunggu di bawah," kata adiknya, hingga Kiara mengangguk. Baru saja Ane akan berbalik dan pergi ke bawah, tiba-tiba Ane menghentikan langkahnya, dia kembali menatap Kiara.

"Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Kiara, tiba-tiba dia merasa gugup ketika ditatap oleh adiknya.

"Kau menyembunyikan sesuatu dariku," tanya Ane, Ane sangat mengenal kakaknya, biasanya jika kakaknya tidak mau menatap ke arahnya ataupun kakaknya bersikap seperti ini, pasti ada yang ditutupi Kiara darinya.

Kiara tertawa gugup. "Tidak, memangnya apa yang aku sembunyikan darimu? Sudah, sana aku akan bersiap, tidak ingin terkena interogasi dari ane, Kiara pun langsung berbalik, kemudian dia menyiapkan semua barang-barang yang dia bawa, lalu setelah itu dia turun untuk menyusul keluarganya.

Setelah sampai di rumah, Kiara memutuskan untuk langsung pergi kembali. Wanita itu berniat untuk menemui Kris di perusahaannya. Setelah kejadian malam itu, Kiara menjauhi kekasihnya, dia bahkan tidak pernah mengangkat dan membalas pesan Kris, padahal dia tahu Kris sangat khawatir padanya

. Tentu saja, saat kemarin-kemarin Kiara masih merasa kalut, dan sekarang dia ingin menemui Kris, meminta maaf karena telah menghindar. Entah dia akan jujur atau tidak tentang apa yang terjadi, tapi yang terpenting sekarang dia bertemu terlebih dahulu dengan lelaki itu.

"Kiara!" Panggil Krish ketika Kiara turun dari mobil. Lelaki berlari menghampiri Kiara. Ketika Kris berlari ke arahnya, mata Kiara berkaca-kaca. Dari jauh, Kiara bisa melihat tatapan mata keris yang sangat khawatir padanya, Akankah Kris tetap bersikap seperti ini jika tahu aku yang sebenarnya terjadi antara dia dan Hazel?

Walaupun Krish bukan dari kalangan seperti keluarganya yang berada, dan juga bukan dari kalangan atas, tapi Kiara amat mencintai lelaki itu, Sekalipun Kris hanya karyawan biasa, toh keluarganya juga tidak mempermasalahkan status Kris, dan selama ini Kris benar-benar memperlakukan dia dengan baik. Lelaki itu tidak pernah membiarkan dia terluka, selalu ada untuknya, tapi sekarang dia yang mengecewakan kekasihnya.

Ketika sudah mendekat ke arah Kiara, Kris langsung memeluk kekasihnya. "Kau, Membuatku panik, dua hari ini kau tidak bisa dihubungi," kata Kris, membuat Kiara ingin sekali menangis kencang-kencangnya.

Dia membalas pelukan Krish dengan sangat erat, dan wanita itu terisak di pelukan kekasihnya. Kiara sudah menahan mati-matian untuk tidak menangis di hadapan Krish, tapi ternyata dia tidak sekuat itu. Pada akhirnya tangis wanita itu pecah juga.

Curiga

2

"kenapa, apa ada yang mengganggu pikiranmu? Apa ada yang melukaimu?" Tanya Krish, selepas melepaskan pelukannya dari Kiara, lelaki itu menangkup kedua pipi kekasihnya. Kepanikan Krish semakin menjadi-jadi ketika mendengar suara tangisan Kiara yang malah mengencang, hingga dengan cepat Kris kembali membawa Kiara ke dalam pelukannya.

Lelaki itu teramat mencintai Kiara, bukan karena Kiara wanita kaya tapi dia benar-benar tulus mencintai wanita di depannya ini, apalagi dulu dia tidak tahu bahwa Kiara sebenarnya anak dari seorang konglomerat jadi sudah dipastikan cinta Krish untuk Kiara benar-benar tulus.

Setelah cukup lama menangis di dalam pelukan kekasihnya, Kiara langsung melepaskan pelukannya kemudian dia mengangguk.

"Aku mengalami masalah yang sangat besar, dan jika nanti aku siap aku akan bercerita padamu, tapi janji jangan tinggalkan aku," kata Kiara lagi hingga Krish mengangguk.

"Kita makan siang dulu oke," ajak Krish, "kebetulan aku pulang setengah hari, jadi setelah ini ayo kita menghabiskan waktu berdua," ucapnya lagi hingga Kiara mengangguk dengan cepat, dan setelah itu Mereka pun langsung berjalan untuk pergi ke restoran yang berada di seberang perusahaan tempat Krish bekerja.

Ketika Krish dan Kiara sudah masuk ke dalam restoran, Kiara menghentikan langkahnya ketika melihat Ane dan juga hazel sudah ada di restoran tersebut, dan sepertinya sebelum pulang dari Vila, Ane dan juga hazel belum pulang ke rumah karena tadi mereka pulang dari Vila hanya berdua.

"Kenapa?" Tanya Krish ketika Kiara menghentikan langkahnya.

"Tidak tidak apa-apa ayo."

Baru saja keduanya akan melanjutkan langkahnya untuk memilih meja, tiba-tiba terdengar suara Ane yang memanggil Kiara, rupanya Ane melihat Kiara hingga dengan refleks dia memanggil kakaknya membuat Kiara menggigit bibirnya.

"Kiara kemari!" Panggil Ane.

"Ayo kita ke sana," kata Krish yang mengajak Kiara untuk pergi ke meja yang ditempati oleh Anne dan juga Hazel, ketika berjalan ke arah meja yang ditempati oleh Ane dan juga Hazel, Kiara berusaha untuk tidak menatap Hazel, karena jujur dia takut dengan tatapan tajam lelaki itu.

"Ayo makan di sini bersama kami," ucap Ane. Secara refleks, Kiara langsung mengangkat kepalanya kemudian menetap Hazel, dan seperti biasa Hazel menatapnya dengan tajam.

"Aku ingin makan berdua dengan Krish, jadi aku pilih meja lain saja," kata Kiara, dia langsung menarik tangan Krish, agar Ane tidak mengajak dia lagi untuk duduk bersama.

"Kau kenapa?" tanya hazel ketika wajah Ane tampak seperti orang yang sedang berpikir selepas kepergian Kiara bersama Krish barusan.

"Aku merasa ada yang aneh dengan Kiara, Beberapa hari ini dia seperti menghindariku, bahkan dia tidak mau menatap ke arahku, apa menurutmu Kiara mempunyai kesalahan padaku." Raut wajah Ane benar-benar seperti orang kebingungan membuat Hazel menelan Saliva tentu saja dia juga takut akan dicurugai oleh Ane ataupun takut akan semuanya terbongkar.

1 bulan kemudian

Tangan Kiara gemetar ketika melihat benda di tangannya yang terpampang garis dua, pertanda dia sedang mengandung, jangan ditanyakan betapa hancurnya Kiara pagi ini, yang pasti dia benar-benar hancur ketakutannya akhirnya terjadi.

Tadinya tidak dia tidak mau memakai tespek karena dia yakin dia tidak mengandung, tapi seminggu ini, Kiara benar-benar merasa ada yang berbeda dengan tubuhnya bahkan dia juga kerap mual di pagi hari dan pada akhirnya Kiara memberanikan diri untuk menggunakan tespek, dan akhirnya ketakutan Kiara terbukti, dia mengandung darah daging hazel.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!