Takdirku Mencintaimu
episode 1
kesuksesan Atmadja didunia bisnis memang diakui dunia, bahkan Atmadja sangat berpengaruh di beberapa daerah dan negara
mengusik Atmadja seperti berhadapan dengan malaikat maut bagi mereka
keenan Aksana atmadja
*Berjalan masuk dengan asisten dibelakangnya
keenan Aksana atmadja
*berhenti berjalan
keenan Aksana atmadja
Apa anda akan terus mengikuti saya?
*ucapnya dingin tanpa menoleh kebelakang
keenan Aksana atmadja
Yang ada semua orang tahu siapa saya
keenan Aksana atmadja
*berjalan duluan dengan sang asisten yang tidak mengikutinya lagi
keenan Aksana atmadja
*sampai di lantai 4
keenan Aksana atmadja
Rendi bilang ruangan gw di lantai 8
beberapa orang masuk kedalam lift, dan terlihat keributan dilantai 4. Penasaran dengan keributan itu, keenan keluar dari lift dan mendekati keributan itu tetapi dihalangi oleh seorang wanita
keenan Aksana atmadja
*menaikkan alisnya sebelah
Aleesha Triavanya
Selain departemen 2 untuk saat ini dilarang masuk.
*ucapnya tegas
keenan Aksana atmadja
Kekacauan apa ini?
*tanyanya dingin
Aleesha Triavanya
*melihat tidak ada kartu pengenal di bajunya
Aleesha Triavanya
Kamu siapa? dan kenapa bisa masuk? Dimana kartu pengenal kamu?
Tanya Aleesha bertubi tubi membuat keenan memutar bola mata malas
keenan Aksana atmadja
Sa -
Aleesha Triavanya
Kamu pasti anak magang kan?
Aleesha Triavanya
Mending sekarang kamu tunggu aja dulu di lantai 3 depan ruangan manajer.
*mendorong keenan masuk kedalam lift
tiba tiba sebuah sepatu melayang kearah Aleesha dan berhasil ditangkap oleh Keenan
Aleesha Triavanya
*terkejut
Ada apa?
keenan Aksana atmadja
*membuang sepatu itu kesembarangan arah, dan pintu lift tertutup
Aleesha Triavanya
dasar gila!
*kesalnya
Aleesha Triavanya
Untung sepatu itu gak ngelayang ke gw
Aleesha Triavanya
Makasih.
*menatap keenan
Aleesha Triavanya
*menekan tombol lantai 3
Aleesha Triavanya
taukan kenapa saya larang Anda masuk tadi? Begitulah...
Aleesha Triavanya
Benar benar kacau
Aleesha Triavanya
Dasar bianca pembuat onar.
*kesalnya
Ting....
Pintu lift terbuka di lantai 3
Aleesha Triavanya
*terkejut
Pak Farid (manager umum)
Farid | manager
Ada kekacauan apalagi di lantai 4?
Aleesha Triavanya
Seeprti biasa pak, bianca gilanya mulai kambuh.
*ucapnya sedikit takut
Farid | manager
*memegang lengan Aleesha
Tapi kamu tidak apa apa kan, Aleesha?
Aleesha Triavanya
*mencoba melepaskan cekalan Farid
Aleesha Triavanya
*menggelengkan kepala
keenan Aksana atmadja
*menaikkan alisnya sebelah
Farid | manager
*melihat pria disamping Aleesha yang sangat asing
Siapa kamu?
Aleesha Triavanya
Dia anak magang
Farid | manager
*melihat penampilan keenan dari atas sampai bawah
Farid | manager
*lalu melihat penampilannya yang berbanding sangat jauh
Farid | manager
*memegang jas yang dikenakan keenan
keenan Aksana atmadja
*menghempaskan kasar lengan Farid dari jasnya
Aleesha Triavanya
*terkejut
Farid | manager
Berani beraninya kamu.
*marahnya
Farid | manager
Sudahlah lupakan, karena kamu anak magang baru jadi saya maafkan
keenan Aksana atmadja
*menatap datar Farid
Farid | manager
jasnya bermerk dan sangat mahal.
*batinnya
Farid | manager
Darimana kamu mendapatkan pakian bermerk seperti ini?
keenan Aksana atmadja
Prancis.
*ucapnya enteng
Farid | manager
*tertawa
Anak magang seperti kamu? Hahaha....
Farid | manager
Dasar tidak waras. Sudahlah jangan mengaku ngaku dan bersikaplah seperti orang waras nanti
Aleesha Triavanya
*menatap Farid terkejut
Aleesha Triavanya
Pak Farid.
*memperingati
Farid | manager
bahkan saya bilang bahwa setelan ini saya beli di Tokyo, hahaha...
Aleesha Triavanya
Sudah pak, dia anak magang baru
Farid | manager
*memegag bahu Aleesha
jangan banyak banyak dekat dengan dia Aleesha, sangat bahaya
Aleesha Triavanya
*menggerakkan bahunya agar tangan Farid terlepas
keenan Aksana atmadja
*berdecak
Farid | manager
*menatap keenan marah
Farid | manager
Kamu barusan berdecih?
Aleesha Triavanya
*menerima notifikasi pesan dan membacanya
Farid | manager
Dasar tidak tahu malu.
*teriaknya sambil melayangkan tangannya untuk menampar Keenan
Aleesha Triavanya
*pergi masuk kedalam lift
Pergi nggak ya? *bingungnya
Farid | manager
*tangannya tercekal seseorang
Lepas... Siapa kamu berani bera - ninya...
keenan Aksana atmadja
*melihat kepergian Aleesha
Aleesha Triavanya
*menghela nafas lega karena ada seseorang yang cukup berpengaruh datang
Farid | manager
Pak rendi.
*menurunkan lengannya takut
Rendi | Asisten Keenan
*berdiri di belakang keenan
Rendi | Asisten Keenan
Anda saya tinggal sebentar sudah ribut seperti ini, Pak Keenan.
*bisiknya
keenan Aksana atmadja
*menatap tajam Rendi seolah mengatakan
(bosan hidup kamu?)
Farid | manager
Maafkan saya, Pak Rendi.
Farid | manager
Tadi saya hanya sedikit memberi pelajaran pada anak magang baru yang angkuh
Rendi | Asisten Keenan
Seharusnya pria didepanmu ini yang kamu tundukkan dan hormati, bukannya mengatainya
Farid | manager
*mendongak menatap Keenan
Ma-maksudnya?
Rendi | Asisten Keenan
*melihat sekitar yang sudah dikerumuni dari tadi
Rendi | Asisten Keenan
Dia adalah Tuan muda kedua, Keenan Aksana Atmadja
Aleesha Triavanya
Bagaimana Bianca, Galih dan Sarah?
Aleesha Triavanya
Ciara, apa mereka yang buat kamu kayak gini?
*tanyanya melihat tangan ciara memar
Ciara
tadi pas kamu pergi ada pak Rendi, dan mereka sudah diurus, dan sudah di kasih SP
Ciara
dan mereka bertiga juga di skors 1 minggu sama pak Rendi
Aleesha Triavanya
*mengangguk mengerti
Kita obatin dulu luka kamu ya
Ciara
Udah kok tadi dipakein salep sama Bu Tiara
Ciara
Oh iya, katanya CEO baru hari ini datang, dan siang nanti kita disuruh kumpul di aula
Aleesha Triavanya
Kok aku nggak tahu ya
Ciara
Pengumumannya memang dadakan sih tadi pagi
Aleesha Triavanya
*mengecek Group
Aleesha Triavanya
oh iya, aku dari kemarin belum buka pesan
Ciara
tapi lho pasti kena masalah lagi gara gara kekacauan ini, yang sabar ya
Aleesha Triavanya
*meengangguk
Ciara
mending sekarang makan dulu aja yukk
Aleesha Triavanya
*melihat jam menunjukkan pukul 11
Ciara
Kamu duluan ke kantin aja, aku kebelet nih.
*pergi
Aleesha Triavanya
*Berjalan ke kedai minuman dalam perusahaan
Aleesha Triavanya
jus alpukat dan kopi susu pake cream satu
setelah mendapatkan pesanannya, Aleesha tidak lupa membayar dan pergi
Aleesha Triavanya
*berjalan melihat kebelakang dan tiba tiba kakinya tergelincir, kedua minuman ditangannya melayang entah kemana
Aleesha Triavanya
Ahh... *teriaknya
Ciara
Aleesha. *teriaknya terkejut dan membantu Aleesha berdiri
Rendi | Asisten Keenan
Anda tidak apa apa?
*melihat wajah dan pakaian keenan basah
keenan Aksana atmadja
*mengusap wajahnya
Aleesha Triavanya
*berdiri dan melihat kebelakang
Apa aku yang melakukan itu, Ci?
Aleesha Triavanya
*berjalan kearah Keenan sambil memegang punggungnya sakit
Maaf, saya benar benar tidak sengaja
Aleesha Triavanya
*menatap pak Rendi memohon
Rendi | Asisten Keenan
pinggang Anda tidak apa apa Bu Aleesha?
*khawatirnya
keenan Aksana atmadja
*menatap tajam Rendi
Aleesha Triavanya
*menggelengkan kepala
episode 2
Aleesha duduk di kantin sambil emegang kepalanya dengan kedua tangannya, merutuki kecerobohannya hari ini
Aleesha Triavanya
Ada apa dengan aku?
Aleesha Triavanya
Bisa bisanya aku ceroboh seperti ini
Ciara
Sudahlah, hari sial tidak ada yang tahu
Ciara
omong omong yang bersama pak Rendi itu kamu mengenalnya?
Aleesha Triavanya
*mengangguk
Dia anak magang baru
Ciara
Emm... Tapi wajahnya seperti tidak asing.
*mencoba mengingat
Ciara
kayaknya aku baru saja lihat dia, tapi dimana ya?
Aleesha Triavanya
Tadi kan kamu memang lihat dia, Ci
Ciara
*membuka handphonenya
Aleesha Triavanya
Lagian kenapa sih semua orang ngeliatin aku kayak gini, Ci
Aleesha Triavanya
Kan malu banget
Ciara
*menunjukkan hpnya pada Aleesha
Nah, ini!
Reno
Al, lho dipanggil Bu Ratna, sekarang
Aleesha Triavanya
*tidak jadi melihat foto yang akan ditunjukkan Ciara
Aleesha Triavanya
Gw pergi dulu ya, Ci
Ciara
Ehh... Tapi lho belum liat
*menurunkan kembali tangannya
Ciara
Dia CEO baru kita.
*sedihnya
Ciara
Tuan muda kedua, Pak Keenan Aksana Atmadja
Aleesha Triavanya
Aishh... Apa gw bakalan dimarahin karena masalah hari bertubi tubi hari ini?
*frustasinya
Aleesha Triavanya
*mendongak keatas
Dia lagi? *batinnya
Aleesha Triavanya
A-awww!
*memegang keningnya seolah sakit
keenan Aksana atmadja
Anda yang nabrak Saya
keenan Aksana atmadja
Dan apa? Sakit?
Aleesha Triavanya
*menurunkan kedua tangannya dan memelasang wajah cemberut
Aleesha Triavanya
Permisi.
*ucapnya yang akan pergi
keenan Aksana atmadja
*memcekal lengan Aleesha
keenan Aksana atmadja
gak ada kata maaf kah?
keenan Aksana atmadja
Setelah tadi nyiram dan sekarang nabrak Saya
Aleesha Triavanya
Ehh... soal tadi gw udah minta maaf ya
Aleesha Triavanya
Jangan sok lupa
keenan Aksana atmadja
Wahh... Non formal sekali Anda berbicara
keenan Aksana atmadja
Apa Anda tahu siapa saya?
Aleesha Triavanya
heh... Anak magang baru, gw lagi buru buru jadi debatnya di tunda aja dulu, oke
Aleesha Triavanya
*melepaskan cekalan Keenan dan berlari pergi
keenan Aksana atmadja
Hey.
*panggilnya
keenan Aksana atmadja
Siapa sih dia?
Rendi | Asisten Keenan
Bu Aleesha, Ketua departemen perencanaan 2 dibagian produk, dia sudah 3 tahun bekerja disini
keenan Aksana atmadja
Nama?
keenan Aksana atmadja
Aleesha
Aleesha Triavanya
ada apa, Bu Ratna, memanggil saya
Ratna
Aleesha siang ini kita akan ada penyambutan CEO baru, nah karena kamu pekerja yang bisa saya andalkan dan terbaik, saya ingin kamu yang membuka acara ini
Aleesha Triavanya
Ma-maksudnya gimana?
Aleesha Triavanya
*mengangguk ragu
Ratna
karena yang biasanya menjadi mc kita, Sarah, tidak bisa
Aleesha Triavanya
Saya akan mencoba melakukan yang terbaik
Ratna
Oh iya, soal manager Farid dia sudah diblacklist perusahaan, jadi kamu tidak usah khawatir lagi ya
Aleesha Triavanya
diblacklist?
Ratna
Katanya hari ini dia nyinggung CEO baru kita
Aleesha Triavanya
CEO kita sudah datang?
Ratna
*mengangguk
Tadi pagi
Ratna
Sudah waktunya, mari kita ke aula
Aleesha Triavanya
*mengangguk
Aleesha Triavanya
Selamat siang....
Aleesha Triavanya
.... Mari kita sambut CEO baru ki ~
*ucapannya terhenti saat melihat seorang pria naik keatas panggung
Aleesha Triavanya
*terkejut
Aleesha Triavanya
Kenapa dia?
*batinnya menebak
Aleesha Triavanya
*melihat ke arah Ciara
keenan Aksana atmadja
*berdiri dihadapan Aleesha
Aleesha Triavanya
*tersenyum kikuk
Aleesha Triavanya
*mengambil bunga yang sudah ada disampingnya
Ratna
cepat kasih pada Pak Keenan.
*bisiknya pada Aleesha yang nampak ragu
Aleesha Triavanya
Si-silahkan pak Keenan.
*menyerahkan bunganya
keenan Aksana atmadja
*mengambil bunga yang ada ditangan Aleesha lalu menghadap ke mic
Aleesha Triavanya
Aleesha kenapa kamu sangat bodoh sekali, apakah jabatanku akan terancam? Ahh... Tidak tidak
Aleesha Triavanya
Atau bisa saja aku dipecat
Aleesha Triavanya
*menggelengkan kepala letih
Aleesha Triavanya
Sepertinya aku akan segera meninggalkan tempat ini.
*sedihnya
Ratna
Apa yang kamu katakan?
keenan Aksana atmadja
Siang semuanya
keenan Aksana atmadja
....
keenan Aksana atmadja
Terimakasih.
*tutupnya lalu pergi dan memberikan buket bunga itu pada Rendi
keenan Aksana atmadja
*berjalan ke arah Aleesha
Aleesha Triavanya
sepertinya aku harus segera pergi.
*berjalan cepat
Aleesha Triavanya
Jangan lihat, jangan lihat.
*batinnya
Ratna
*menarik lengan Aleesha
Aleesha Triavanya
*menunduk
keenan Aksana atmadja
*tersenyum
keenan Aksana atmadja
Kamu.
*menunjuk Aleesha kalu memberikan sebuah amplop berlogo perusahaan
keenan Aksana atmadja
*pergi setelah Aleesha menerima amplop itu
Aleesha Triavanya
*mmebuka cepat dan penasaran
Ciara
*berjalan kearah Aleesha
Aleesha Triavanya
*mengejar Keenan
Ratna
Saya juga tidak tahu, Ciara
Aleesha Triavanya
*menghalangi jalan Keenan dan Rendi
Aleesha Triavanya
Hah... Hah...
*nafas terengah engah
Aleesha Triavanya
Ma-maksud nya ini apa ya?
keenan Aksana atmadja
Pilih isi rari surat ini atau pecat?
Aleesha Triavanya
lho nggak bisa dong seenaknya menyalahgunakan kekuasaan.
*kesalnya
Aleesha Triavanya
*tersadar
Ehh... Maksud saya, Pak Keenan
Aleesha Triavanya
Anda nggak bis ~
keenan Aksana atmadja
Oh, pilihan kedua?
keenan Aksana atmadja
Yasudah silahkan serahkan surat pengunduran diri kamu hari ini.
*ucapnya dingin
Aleesha Triavanya
Ehh... Nggak bisa gitu dong pak
keenan Aksana atmadja
Kenapa gak bisa? Saya bos kamu disini
Aleesha Triavanya
*hilang kata kata
keenan Aksana atmadja
Terima atau ~
Aleesha Triavanya
oke, saya terima amplop ini
keenan Aksana atmadja
Tapi kamu saya skors 3 hari
keenan Aksana atmadja
*pergi
Aleesha Triavanya
tu-tunggu
Rendi | Asisten Keenan
*mengisyaratkan untuk tidak mengejar Keenan
Ciara
*memegang tangan Aleesha
Udahlah yang penting lho nggak diblacklist kayak Pak Farid
Aleesha Triavanya
Gak papa mukamu, jabatan gw.
*rengeknya
Aleesha Triavanya
Masa gw jadi di kantin
Aleesha Triavanya
*melirik tajam Ciara
Aleesha Triavanya
Tawa lho
Reno
Kenapa lho, Al sayang?
Aleesha Triavanya
It's okay, haha...
*tertawa tiba tiba
Reno
*merangkul lengan Ciara
Kenapa dia?
Ciara
*menggeleng kepala takut
Aleesha Triavanya
Haha...
*tertawa tiba tiba
Reno
Yakali dia bisa ruqyah, kan dia lulusan pesantren
Aleesha Triavanya
ARGGHHH!!!
*teriak kencang
Ciara
*melihat sekitar
Maaf, kebetulan pikirannya lagi error, belum di service
episode 3
Keesokan harinya adalah hati pertama dirinya di skors
Aleesha Triavanya
Hm.
*lenguhnya
Ciara
Ehh... Enak banget jam segini masih bocan
Aleesha Triavanya
kan gw gak ada kerjaan.
*ucapnya pelan sambil memejamkan mata
Ciara
Wuhh... Clubbing yuk
Aleesha Triavanya
*melotot dengan cepat
Aleesha Triavanya
Gila lho
Ciara
Dihh... Melepaskan stress itu paling cocok clubbing
Ciara
Masa mau ninggalin aku sendirian di club
Ciara
Lagian di club juga ada ruangan kok, tinggal kita reservasi ruangan aja
Ciara
Iihh... Aleeshaaa!!
*teriaknya
Aleesha Triavanya
Yaaaa!!
*kesalnya
Aleesha Triavanya
Ganggu deh
Ciara
Cepetan, gw udah reservasi ruangannya
Aleesha Triavanya
Stress lho
Aleesha Triavanya
Nggak ah, nanti bokap gw marah
Ciara
*menarik Aleesha untuk bersiap siap
Aleesha Triavanya
Wuih! Cantiknya.
*mengikuti cara bicara Ciara
Ciara
*melihat kunci mobil di kotak yang ada dikamar Aleesha
Ciara
Wishh... Kunci mobil kau mahal mahal ya
Ciara
Kamu ni sebenarnya siapa sih, Al
Aleesha Triavanya
Aleesha Triavanya
Ciara
kita pake porche aja, okay
Aleesha Triavanya
*mengambil kunci BMW nya lalu pergi
Ciara
Woyy... Al, kok yang itu sih.
*mengikuti Aleesha
Sampai di Club yang dituju Ciara, banyak pasang mata tertuju pada Aleesha, mungkin Ciara sudah tidak asing karena sering bermain ke club itu sendirian atau bersama temannya
👤: Reservasi ruangan no 13 atas nama Aleesha Triavanya?
Aleesha Triavanya
Kok nama gw
Aleesha Triavanya
Lho kenal?
👤: Hay, Cira. Bawa siapa nih?
Ciara
Temen gw, nggak usah berani macem macem lho sama temen gw ini.
*ancamnya
👤: santai kali, Ci. Lagian baru pertama kali gw liat temen lho modelan cantik kek gini
Aleesha Triavanya
*pergi begitu saja
Ciara
*menarik Aleesha
Mau kemana kesana, kesini tau
Aleesha Triavanya
Nggak papa, Ci?
Rendi | Asisten Keenan
Loh, Bu Aleesha sama Bu Ciara disini juga
Ciara
Ehh... Maaf pak Keenan, saya tidak sengaja
Aleesha Triavanya
*menunduk malu
keenan Aksana atmadja
*melihat Aleesha dari atas sampai bawah
keenan Aksana atmadja
*mendongakkan wajah Aleesha dengan tangannya
keenan Aksana atmadja
Bukannya intropeksi diri malah clubing
Aleesha Triavanya
*menjauhkan wajahnya dari keenan
maaf jika saya lancang, tapi ini diluar perusahaan, jadi mau saya club atau jual diri juga bukan urusan Anda
Rendi | Asisten Keenan
*tercengang dengan keberanian Aleesha
Rendi | Asisten Keenan
Wow!
keenan Aksana atmadja
kalo begitu kamu saya pecat
Aleesha Triavanya
Loh, Anda janga seenaknya menyalahgunakan kekuasaan
Aleesha Triavanya
Saya ini pekerja keras, kompeten, dan disiplin, kalo bapak masih mau pecat saya, saya jamin perusahaan akan rugi kehilangan karyawan terbaik seperti saya
keenan Aksana atmadja
Silahkan bawa surat pengunduran diri kamu besok pagi
Aleesha Triavanya
Oke
*setujunya lalu pergi
Ciara
Serius, Al?
*menyusul Aleesha
Aleesha Triavanya
*masuk kedalam ruangan 13
Rendi | Asisten Keenan
Apa kamu nggak terlalu kejam sama dia?
keenan Aksana atmadja
Mau bela dia?
Rendi | Asisten Keenan
Maksud saya, apa yang dikatakan Bu Aleesha benar adanya, perusahaan akan sangat rugi jika kehilangan pekerja sepertinya
keenan Aksana atmadja
yang lebih berhak memutuskan itu saya
Ciara
kalo mau pulang, pulang aja duluan
Aleesha Triavanya
*mengangguk
👤: *menghampiri Aleesha dan menawari minum
Aleesha Triavanya
*menggelengkan kepala
👤: ini air putih biasa kok
Aleesha Triavanya
mau air putih biasa atau nggak, ya kalo gw nggak mau ya nggak
👤: santai, lagian gw temennya Ciara
👤: *memegang lengan Aleesha
Aleesha Triavanya
*mencoba melepaskan
Lepas atau gw teriak
👤: gw cuman mau ngobrol aja sama lho, soal Ciara
keenan Aksana atmadja
*melepaskan cekalan peria itu dari tangan Aleesha
keenan Aksana atmadja
Lepas
👤: siapa lho, ikut campur
keenan Aksana atmadja
Malaikat maut lho
keenan Aksana atmadja
*meneguk minuman dari tangannya
👤: lho tuh anak baru disini? Keknya gw pertama kali liat lho
keenan Aksana atmadja
Terus?
keenan Aksana atmadja
*pergi
Aleesha Triavanya
*hendak ikut pergi tapi tangannya di cekal oleh pria asing tadi
Aleesha Triavanya
👤: gw cuman mau ngobrol aja sama lho
Aleesha Triavanya
*menatap Keenan memohon
keenan Aksana atmadja
*menghajar pria asing itu
keenan Aksana atmadja
Bawa dia.
*perintahnya pada Rendi
Rendi | Asisten Keenan
*memgangguk lalu membawanya pergi
keenan Aksana atmadja
kamu tuh bocil permen berani main ke club.
*remehnya
Aleesha Triavanya
Emang urusan lho?
Aleesha Triavanya
Dan apa lho bilang? Bocil permen?
keenan Aksana atmadja
*mengangguk lalu melihat mengejek tubuh mungil Aleesha yang se dada nya
Aleesha Triavanya
lho aja nyerobot antrian tinggi gw pas pembagian tinggi sama Tuhan, makannya nggak usah ke pd an
Aleesha Triavanya
Karena tinggi lho itu harusnya punya gw
keenan Aksana atmadja
*terkekeh kecil dengan ucapan konyol Aleesha
keenan Aksana atmadja
Dasar bocil permen
Aleesha Triavanya
Gw bukan bocil permen ya.
*kesalnya
keenan Aksana atmadja
Masa?
keenan Aksana atmadja
*mendekatkan hidungnya di mulut Aleesha lalu menjauhkan wajahnya lagi
Nggak ada bau minum
Aleesha Triavanya
Emang gw cewek apaan minum minum kek gitu
keenan Aksana atmadja
Ya berarti kamu bocil permen
kesal karena diejek bocil permen Aleesha mengambil minuman di tangan Keenan dan meneguknya
keenan Aksana atmadja
Ehh... Itu kadarnya tinggi banget
keenan Aksana atmadja
kamu nggak akan kuat
Aleesha Triavanya
huekk....
*perutnya merasa tidak enak
Aleesha Triavanya
Minuman apaan ini, nggak enak
Aleesha Triavanya
see, gw nggak papa kan?
Aleesha Triavanya
Akhh!
*memegang kepalanya pusing dan tiba tiba penglihatannya tidak jelas
Aleesha Triavanya
*memegang lengan Keenan
Tolong, kepala gw pusing banget
keenan Aksana atmadja
Temen kamu mana?
Aleesha Triavanya
Nggak tau
keenan Aksana atmadja
*membawa Aleesha keluar dari club
keenan Aksana atmadja
Ren, lho tau rumah ni cewek dimana?
Rendi | Asisten Keenan
*menggelengkan kepala
keenan Aksana atmadja
kita ke hotel terdekat aja
Rendi | Asisten Keenan
*mengangguk
Rendi | Asisten Keenan
dia nggak akan kenapa napa kan?
keenan Aksana atmadja
Maksudnya?
Rendi | Asisten Keenan
Kayaknya dia terpengaruh alkohol deh
Rendi | Asisten Keenan
Dia minum?
Aleesha Triavanya
*menaikkan sedikit mini dressnya
Kedua pria itu dengan cepat berbalik
Rendi | Asisten Keenan
Gimana bos?
keenan Aksana atmadja
Gimana apanya?
Rendi | Asisten Keenan
Perasaan tadi dia baik baik aja, kok sekarang jadi gini
keenan Aksana atmadja
tadi dia minum minuman gw
Rendi | Asisten Keenan
Berarti Anda yang harus bertanggung jawab
keenan Aksana atmadja
Kamu merintah Saya, Rendi?
Aleesha Triavanya
*memegang lengan Keenan
Aleesha Triavanya
Kenapa badan gw panas banget ya?
keenan Aksana atmadja
*takut
Rendi | Asisten Keenan
*merinding
Rendi | Asisten Keenan
semoga sukses.
*pergi
keenan Aksana atmadja
Awas lho besok dikantor
Aleesha Triavanya
Badan gw lemes, sama kepala gw pusing
keenan Aksana atmadja
Emm... Itu karena efek minuman tadi.
*canggung
Aleesha Triavanya
Terus obatnya gimana? Badan gw panas banget
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!