NovelToon NovelToon

MY Bad Girl OR Good Girl

part 01

  Di tengah malam yang sepi dan dingin mampu membuat siapa saja yang berada di luar rumah apalagi seorang diri ketakutan san kedinginan atau bahkan mereka langsung terlelap dalam tidur mereka dan merapatkan selimut agar tak kedinginan.

  Namun tidak untuk seorang gadis yang bernama Jesslyn Ferina Fagenza yang biasa di panggil Jesslyn,ia baru saja memenangkan sebuah balapan motor di sebuah tempat yang sepi penghuni nya.

  Ia melajukan motor sport berwarna ungu gelap kesayangan nya yang ia beri nama 'eagle' ke mansion nya.

  Ia memarkirkan eagle nya di garasi dan masuk tanpa ada rasa takut sedikit pun bila ketahuan kedua orang tua nya karna diri nya pulang pukul satu dini hari.

"dari mana saja kamu,jam segini baru pulang?" tanya seorang pria setengah baya yang sedang duduk di sofa ruang tamu bersama istri nya.

"balapan" jawab Jesslyn singkat.

"sudah berapa kali daddy bilang kamu itu perempuan Jesslyn,daddy gak suka kamu ikut balapan. Kamu liat adek kamu itu,malam hari gak pernah keluar,gak kayak kamu malam malam selalu saja kelayapan ke mana mana" omel Genza daddy Jesslyn.

"sudah ngomel nya? Kalo sudah Jesslyn mau tidur,capek" ujar Jesslyn datar.

  Jesslyn langsung naik ke lantai dua di mana kamar nya berada tanpa mempedulikan panggilan sang daddy yang terus memanggil nya.

"sudah lah dad,dia kan memang seperti itu jadi ngapain kamu susah susah nasehatin dia" ucap Faliza santai.

"aish,dia memang sulit di atur sejak kepergian mommy nya. Entah kenapa dia berubah dan makin menjadi sejak kehadiranmu sayang" ucap Genza lesuh.

"gak papa dad,mungkin ke depan nya dia akan menerimaku dan Bita sebagai keluarga nya" ucap Faliza menenangkan suami nya.

  Ya,Faliza adalah istri kedua Genza setelah satu bulan meninggal nya Felya istri pertama Genza yakni mommy kandung Jesslyn. Sedangkan Bita Almira Fagenza adalah adek tiri Jesslyn yang usia nya hanya terpaut tiga bulan saja dengan Jesslyn.

Hubungan Jesslyn dengan Faliza dan Bita sangat tidak baik, apalagi Jesslyn mengetahui sifat asli mereka yang sangat suka menghambur hamburkan uang dan ingin menguasai semua apa yang di miliki oleh daddy nya.

Jesslyn sungguh muak melihat kelakuan mereka di hadapan daddy nya,namun ia tak peduli karna daddy juga sudah tak peduli lagi pada nya bahkan membandingkan diri nya dengan anak tiri nya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pagi ini,Jesslyn sudah bangun pagi pagi sekali untuk berolahraga seperti biasa nya mengelilingi mansion nya yang memang sangat luas hingga ia bisa berjogging di pagi hari.

Setelah di rasa cukup berolahraga,ia pun masuk dan langsung mandi karna badan nya sudah berkeringat akibat lari pagi tadi.

Ia bersiap menggunakan seragam sekolah nya,tak lupa make up tipis yang selalu menghiasi wajah nya serta bando yang juga menghiasi kepala nya dengan rambut panjang bergelombang nya yang ia gerai membuat ia sangat mempesona dan cantik.

"perfect" gumam Jesslyn kala melihat diri nya di depan cermin.

Ia pun turun untuk sarapan bersama keluarga nya,namun Jesslyn tak pernah peduli akan hal itu.

Ia mengambil sanwitch lalu memakan nya hingga habis tanpa mempedulikan keluarga nya yang sedari tadi melihat nya.

Setelah selesai,ia meminum susu kemudian pergi ke dapur untuk menemui bik Zana yakni kepala pelayan sekaligus pengasuh nya sejak mommy nya tiada lima tahun yang lalu karna kecelakaan.

"bik,mana bekalku?" tanya Jesslyn.

"ini non,sudah selesai sarapan nya non?" tanya bik Zana seraya memberikan kotak bekal pada Jesslyn.

"sudah bik,kalo gitu Jesslyn berangkat sekolah dulu ya"

"iya non,hati hati di jalan"

"siap bik"

Jesslyn pun berlalu begitu saja melewati ruang makan tanpa melihat keluarga nya sedikit pun yang masih berada di sana.

"Jesslyn,apa kamu tidak ingin berpamitan pada daddy?" tanya Genza.

Jesslyn yang malas berdebat dengan daddy nya pun langsung melakukan apa yang di inginkan oleh daddy nya. Ia mengecup pipi Genza dan genza mengecup puncak kepala Jesslyn.

Setelah itu ia hendak pergi,namun di cegah oleh sang daddy karna ia belum berpamitan pada Faliza.

"jangan buat moodku tidak baik pagi ini dad" ucap Jesslyn datar.

"tapi dia juga mamamu Jesslyn"

"mommyku sudah meninggal dan dia bukan mamaku dan tidak akan pernah aku anggap sebagai keluargaku termasuk anak nya" ucap Jesslyn penuh penekanan.

"aku jadi curiga sama daddy,apa daddy selingkuh di belakang mommy? Kenapa daddy selalu membela mereka dan membenarkan setiap ucapan mereka? Dan kenapa wajah gadis itu mirip dengan daddy?" tanya Jesslyn yang sudah tidak dapat menahan kecurigaan nya.

"maksud kamu apa Jesslyn? Mana mungkin daddy...."

"jawab daddy,apa wanita itu selingkuhan daddy dan dia anak kandung daddy juga?!!!" tanya Jesslyn sedikit membentak.

Genza yang di bentak oleh putri kandung nya sendiri pun terdiam,ia tak bisa menjawab semua pertanyaan putri kandung dari istri pertama nya dan membuat Jesslyn tahu bahwa wanita itu adalah selingkuhan daddy nya dan gadis itu adalah anak nya.

"sudah ku duga jika daddy tidak bisa menjawab maka semua pertanyaanku memang benar ada nya" ucap Jesslyn sambil menggelengkan kepala nya pelan.

"mana daddyku yang dulu? Mana daddyku yang selalu memanjakanku?"

"Jesslyn,daddy hisa jelaskan semua nya"

"cukup,aku gak butuh penjelasan daddy lagi. Aku kecewa sama daddy"

Jesslyn pun langsung pergi meninggalkan daddy nya,ia berangkat sekolah menggunakan mobil sport hitam kesayangan nya yang di hadiahkan oleh mommy nya saat ulang tahun nya yang ke 13 dan mobil nya ia beri nama 'owl'.

Hati nya kacau,karna pengakuan daddy nya. Ia mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi,ia marah dengan jalan hidup nya,ia merasa di perlakukan tidak adil oleh dunia.

Sesampai nya di sekolah,sebelum turun dari mobil nya ia menghapus air mata nya yang sempat jatuh dan merapikan kembali make up nya yang sedikit luntur.

Setelah di rasa rapi,ia pun turun dengan gaya nya seperti biasa dengan memakan permen. Ia berjalan santai menyusuri lorong menuju kelas nya.

Ia tidak memiliki teman satupun baik di kelas nya maupun di kelas lain.

Tak lama guru nya masuk bersama 4 siswa di belakang nya yang Jesslyn yakini adalah murid baru.

"selamat pagi anak anak" sapa bu guru tersebut.

"pagi bu" balas seluruh murid yang ada di kelas kecuali Jesslyn.

"Jesslyn,kamu selalu saja memakan permen saat jam pelajaran,cepat buang permen nya" ucap bu Melan selaku wali kelas Jesslyn.

"jangan ganggu saya bu,saya lagi bad mood" ucap Jesslyn datar.

Melan yang mendengar nya pun langsung membiarkan nya karna ia tahu bahwa bila Jesslyn bad mood dan di ganggu maka ia tidak akan mengampuni orang yang telah mengganggu nya.

Di sekolah nya,Jesslyn paling di takuti oleh semua murid di sma garuda baik cowok maupun cewek karna bila Jesslyn di ganggu apalagi saat mood nya sedang tidak baik maka ia akan memukuli orang yang mengganggu nya dengan sangat brutal bahkan sampai si pengganggu patah tulang entah itu di tangan maupun kaki nya.

"baiklah anak anak,hari ini kelas kita kedatangan empat murid baru sekaligus. Silahkan perkenalkan diri kalian" ucap bu Melan.

"perkenalkan nama saya Ageza Kizano Adijaya,panggil saja Geza" ucap Geza.

"saya Erbian Danzio Araya,panggil Erbi" ucap Erbi dengan gaya tampan nya.

"saya Nefganza Leonard Atmaja,panggil Nefgan" ucap Nefgan datar.

"Agara Zabian Kazuma,Gara" ucap gara dingin dan datar.

"baiklah,silahkan duduk di bangku yang kosong" titah bu Melan.

Mereka berempat pun berjalan ke tempat duduk yang kosong yang berada di belakang dan Gara memilih duduk bersama Jesslyn yang sedari tadi memainkan permen nya tanpa menghiraukan diri nya yang sudah duduk di samping nya.

(menarik) batin Gara seraya menyeringai tipis namun dapat di lihat oleh Jesslyn tapi bodoh amat.

......................

Silahkan di baca baru di nilai,jangan lupa subcribe,komen, like,vote dan hadiah nya juga boleh. Terima kasih.....

part 02

  Selama pelajaran,Jesslyn selalu mengemut permen nya meskipun permen nya sudah habis ia tetap mengemut batang permen tersebut. Sedangkan Gara,sesekali melirik ke arah Jesslyn yang selalu menarik perhatian nya entah apa yang membuat nya tertarik pada gadis yang duduk di samping nya.

  Jesslyn yang mengetahui hal itu pun hanya diam tak peduli, ia hanya fokus pada guru yang menerangkan mata pelajaran.

  Tanpa terasa dua mata pelajaran telah berhasil mereka lalui, dan bel istirahat pun telah berbunyi membuat semua murid berhambur keluar kelas dengan tujuan nya masing masing namun tetap kantin yang menjadi tujuan mereka nomer satu.

  Jesslyn memilih pergi ke rooftop seorang diri seperti biasa dan ia akan memakan bekal nya di sana seraya menikmati pemandangan dari atas sana.

  Selesai makan ia masih bersantai di sana,namun ketenangan nya di ganggu oleh tiga orang gadis yang tak lain adalah Bita adek tiri nya dan kedua antek antek nya yang bernama Frenda Fardina dan Niveda Tanila.

"halo kakak tiriku tersayang,kasian gak punya temen" ejek Bita.

"maka nya yang baik jadi orang,anak gadis kok keluyuran malam malam" timpal Frenda.

  Namun Jesslyn tak menanggapi ucapan mereka,ia hanya menganggap angin lalu saja dan hal itu membuat Bita kesal. Niat nya ingin membuat sang kakak tiri kesal,namun jadi ia yang kesal.

"Heh Jesslyn!! Gue ngomong sama lo,lo denger gak sih atau jangan jangan lo tuli ya" kesal Bita tapi Jesslyn tetap tak bergeming.

"oh gue tau,pasti lo malukan karna lo anak dari seorang p*l*k*r" pancing Bita,dan benar saja Jesslyn langsung menatap nya tajam.

"jangan sekali kali bawa mommy gue ya,bukan kah sebalik nya hm?" ucap Jesslyn penuh penekanan.

"emang benerkan,nyokap lo itu selalu menggoda para pria hidung belang terus waktu hamil kamu,mommymu minta pertanggung....." PLAK

  Ucapan Bita terputus kala sebuah tamparan mendarat di pipi mulus nya dan membuat ujung bibir nya berdarah.

"maksud lo apa nampar sahabat gue hah!!!" ucap Veda tak terima pada Jesslyn.

  Ya,Jesslyn yang menampar pipi Bita hingga meninggalkan jejak tangan nya,ia memang menampar nya dengan cukup keras.

"mau lagi hm? Sudah gue bilang jangan sekali kali bawa bawa mommy gue. It's okey hina gue,tapi jangan pernah sekalipun hina mommy gue atau gak gue akan berbuat lebih dari ini" ucap Jesslyn dengan tenang namun penuh dengan ancaman.

"kenapa kalo gue hina mommy lo hah?! Memang benerkan, gara gara mommy lo,mommy gue jadi gak bisa nikah sama daddy!!!" marah Bita.

PLAK

  Satu tamparan lagi Jesslyn daratkan di pipi Bita,ia jadi curiga saat mendengar ucapan Bita tadi. Memang diri nya merasa janggal dengan kecelakaan mommy nya waktu itu,tapi ia tak mengetahui nya. Apa mungkin ini ada sangkut paut nya dengan Faliza dan Bita pikir nya.

  Tak lama Gara dkk serta seorang gadis masuk ke rooftop tersebut dan melihat Jesslyn bersama ke tiga cewek yang tak mereka kenali.

  Bita yang menyadari kedatangan Gara yang sudah ia klaim menjadi milik nya pun berpura pura menangis.

"hiks hiks hiks gue salah apa kak? Gue kesini cuma niat buat nemenin lo karna kasian lo sendiran gak punya temen hiks hiks hiks" ujar Bita di sela sela tangis nya.

"ck,drama" ucap Jesslyn dengan malas, kemudian meninggalkan mereka semua.

  Gara yang mendengar perkataan Jesslyn pun mengerti bahwa di antara Jesslyn dan Bita ada sedikit konflik.

"Gara hiks hiks aku di tampar sama Jesslyn hiks padahal aku niat nya mau nemenin dia di sini karna aku kasian liat dia sendirian hiks hiks" ucap Bita yang menghampiri pujaan hati nya dan berharap mau membela nya.

  Namun harapan hanyalah sebuah harapan,nyata nya Gara malah melangkahkan kaki nya keluar rooftop membuat Bita geram.

"kasian di cuekin,sudah tau nama nya Gara masih aja cari gara gara" ejek Erbi.

"maaf ya neng,lain kali kalo mau cari perhatian cowok itu awal awal" timpal Geza.

"sayang nya tidak untuk Gara si balok es itu karna dia sudah tertarik dengan yang lain" sambung Nefgan.

"siapa bilang kakak tadi gak punya temen,nih gue temen nya yang sebentar lagi bakal jadi sahabat nya walaupun gue adek kelas nya" ucap Seorang gadis yang bernama Naurelia Lavelya Anggara.

Mereka ber empat pun menyusul Gara yang sudah lebih dulu keluar,sedangkan Bita bertambah kesal dan membenci Jesslyn.

(liat aja nanti kau Jesslyn,akan gue buat hari harimu sengsara) batin Bita.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Waktu pulang sekolah,seperti biasa Jesslyn tak pernah mempedulikan orang yang melihat nya bahkan ada yang mencemooh diri nya.

Sesampai nya di parkiran saat ia hendak masuk ke mobil nya,tiba tiba ada yang memanggil nya. Ia pun melihat ke belakang yang ternyata Gara dkk serta gadis tadi yang datang ke rooftop.

"maaf kak,gue cuma mau kenalan sama kakak. Nama gue Naurelia Lavelya Anggara,panggil aja Naurel kalo nama kakak siapa?" ujar Naurel.

"Jesslyn Ferina Fagenza" jawab Jesslyn datar dan dingin, kemudian langsung masuk ke mobil sport nya dan meninggalkan area parkir sekolah nya.

"pantas saja di juluki bad girl oleh para siswa siswi di sini,lihat saja cara mengendarai mobil nya yang sedikit urakan" ucap Nefgan.

"yuk kak,ikuti dia,dia sangat menarik dan berbeda dari gadis yang lain" ajak Naurel yang merupakan sepupu jauh Nefgan.

"ya udah yuk,gue juga kepo" ucap Erbi.

Mereka pun menyusul mobil Jesslyn yang sudah melesat jauh,mereka mencari keberadaan mobil sport milik Jesslyn.

"tunggu kak,itu bukan nya mobil nya kak Jesslyn ya" tunjuk Naurel pada sebuah mobil yang mirip dengan punya Jesslyn berhenti di pinggir jalan.

"iya,itu mobil nya. Yuk samperin" ucap Geza.

"tunggu,kalian gak liat kalo Jesslyn lagi tarung sama para preman noh" tunjuk Nefgan.

Dan benar saja,Jesslyn sedang berkelahi dengan para preman. Jesslyn sangat lincah dalam berkelahi dan di dekat mobil Jesslyn nya terdapat dua anak kecil yang sedang ketakutan.

"ampun nona,sudah kami mengaku kalah" ucap salah satu preman dari kelima preman tersebut.

"ganggu mereka lagi,awas aja kalian" ucap Jesslyn penuh penekanan karna ia tak suka orang kuat menindas yang lemah.

"baik nona,kami mengerti"

"sudah sana pergi"

Jesslyn pun mendekati kedua anak yang di ganggu preman lagi,ternyata kedua anak tersebut masih sekitaran usia 10 tahun dan 7 tahun.

"kalian beruda gak papa? Ada yang luka gak?" tanya Jesslyn lembut.

"g...gak a...ada kak,kami gak papa,terima kasih kak" jawab seorang anak berusia 10 tahun dengan sedikit ketakutan.

Jesslyn yang melihat mereka masih ketakutan pun langsung memeluk mereka berdua untuk menenangkan mereka.

"tenang ya,sekarang kalian sudah aman oke" ucap Jesslyn menenangkan dan hal itu tak luput dari pengelihatan Gara dkk serta Naurel.

"yuk balik,gak baik kepoin privasi orang" ucap Gara datar yang kemudian putar balik.

Ketiga sahabat nya dan Naurel pun mengikuti Gara yang putar balik,mereka tak ingin mengganggu privasi Jesslyn.

...****************...

maaf telat update nya soal nya author juga harus banyak banyak istirahat karna gak boleh banyak banyak mikir,terima kasih telah baca karya author ini....😊😊😊😊😊

part 03

  Jesslyn membawa kedua anak tersebut pulang ke mansion nya terlebih dulu. Ia akan pergi dari mansion nya dan mencari apartemen untuk tempat ia tinggal bersama kedua anak tersebut.

  Kedua anak tersebut merupakan anak yatim piatu dan mereka selama ini hidup di jalanan dan tidak bersekolah,tanpa ada yang memperdulikan mereka atau sekedar berbelas kasihan dan mereka sudah tiga tahun hidup di jalanan.

"kalian tunggu sini sebentar ya,kakak mau ambil barang barang kakak dulu di rumah ini" ucap Jesslyn pada kedua anak kecil yang duduk berdua di samping nya.

   Kedua anak tersebut langsung memegangi tangan Jesslyn dan menatap Jesslyn seakan mengatakan 'jangan pergi'. Jesslyn yang mengerti pun memberi ketenangan untuk mereka.

"tenang ya,di sini aman kok dan kakak cuma sebentar ambil barang barang kakak"

   Namun ucapan nya tak mampu membuat pegangan kedua anak tersebut terlepas.

"adek adek kakak yang cantik dan ganteng,kakak cuma sebentar ambil barang nya. Oke,sebentar ya kakak minta kedua paman itu buat jaga kalian dari luar" ucap Jesslyn seraya menunjuk kedua satpam yang berjaga di pos.

  Akhir nya kedua anak tersebut melepaskan pegangan mereka pada tangan Jesslyn dan Jesslyn pun segera keluar dan meminta kedua satpam yang ia tunjuk tadi untuk menjaga mobil nya dari luar karna di dalam mobil nya ada dua anak kecil.

"Jesslyn,kenapa lama sekali kamu pulang? Ke mana saja kamu tadi? Sudah dua jam daddy menunggumu" ujar Genza saat melihat putri nya baru pulang.

"ngapain daddy nungguin Jesslyn?" tanya Jesslyn padahal ia tau bahwa daddy nya menunggu nya karna ingin membahas masalah adek tiri nya itu.

"ngapain kamu bilang,kenapa kamu tampar Bita? Dia adek mu Jesslyn,kamu sebagai kakak nya harus menjaga nya dengan baik bukan malah menampar nya" ucap Genza yang tak habis pikir dengan anak nya yang satu ini.

"kan Jesslyn sudah pernah bilang jangan pernah ganggu Jesslyn waktu Jesslyn lagi bad mood" ucap Jesslyn dingin.

"kamu ini kenapa sih nak? Kenapa kamu jadi seperti ini?"

"daddy sendiri yang membuatku jadi kayak gini"

  Setelah mengatakan hal itu,Jesslyn langsung bergegas masuk ke dalam mansion nya dan saat itu juga ia di perlihatkan oleh dua wanita yang sangat ia benci kehadiran nya.

"Jesslyn!! Apa salah Bita sampe kamu menampar nya hah?!! Kamu memang anak yang tidak tau diri!!!" marah Faliza.

  Tak lama sang daddy masuk,"dad,usir saja dia dari mansion ini,dia selalu saja cari gara gara sama Bita" pinta Faliza.

"ya sudah,daddy juga sudah muak sama kelakuan Jesslyn yang semakin hari semakin membantah" ucap Genza.

"tidak perlu kalian usir pun aku sudah ingin keluar dari mansion yang seperti neraka ini. Aku kecewa sama daddy" ucap Jesslyn.

  Ia pun segera menuju kamar nya dan memberskan semua barang barang nya serta berkas berkas laporan cafe milik nya yang sudan bercabang di beberapa kota.

"tunggu" cegah Bita kala melihat Jesslyn hendak keluar mansion dengan membawa dua koper.

"daddy,aku ingin kak Jesslyn memberikan mobil kesayangan nya untukku,dan mobil itu aku anggap sebagai ucapan permintaan maaf dari kakak" ucap Bita memohon namun di balik nya ia tersenyum smirk karna bisa memilik mobil yang ia ingin kan.

"aku gak akan memberikan owl padamu,daddy pun tau sendiri kalo itu adalah hadiah dari mommy kan" ucap Jesslyn datar.

"sudah lah Jesslyn,berikan saja owlmu itu pada Bita nanti daddy belikan lagi yang baru" ucap Genza memohon.

"kenapa gak putri kesayangan daddy itu saja yang di belikan mobil? Jesslyn tetep gak mau berikan owl pada nya"

"oh ya dad,izinkan aku menyematkan margamu pada kedua adek angkatku"

  Jesslyn pun langsung melenggang pergi keluar dari mansion,ia memasukkan kedua koper nya ke dalam bagasi dan meminta pada salah satu satpam untuk membawa eagle nya ke alamat yang ia kirimkan.

"kak,kita mau tinggal di mana? " tanya anak cowok.

"kita akan pulang ke rumah kakak sendiri,tadi kakak sudah membeli nya lewat online" jawab Jesslyn.

  Ya,Jesslyn telah membeli sebuah apartemen yang tidak terlalu jauh dari sekolah nya juga sekolah dasar yang nanti nya akan di tempati kedua anak tersebut bersekolah.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sesampai nya di sebuah apartemen yang ia beli tadi,ia pun memarkirkan mobil nya di sebuah basement beserta motor nya.

"terima kasih ya pak,silahkan pulang. Oh ya,jangan kasih tau orang mansion kalo saya tinggal di sini" ucap Jesslyn pada satpam yang membawa motor sport kesayangan nya.

"baik nona,kalo begitu kami pamit kembali ke mansion dulu"

Setelah dua satpam nya pulang,Jesslyn pun mengajak kedua anak tersebut masuk ke lift yang akan naik menuju apartemen nya yang berada di lantai 5.

"kak,kenapa kakak mengajak kami ke sini?" tanya anak cowok.

"mulai sekarang kalian akan tinggal sama kakak,mau gak?"

"apa tidak merepotkan kakak kalo kami tinggal bersama dengan kakak di sini?"

"tidak sama sekali,kakak justru senang ada kalian di rumah kakak"

"terima kasih kak,baru pertama kali ini kami bertemu dengan orang baik seperti kakak"

"berarti kalian memang sudah di takdirkan untuk bertemu dengan kakak"

Mereka pun masuk setelah sampai di depan apartemen milik Jesslyn. Di sana memiliki tiga kamar,ruang tamu,ruang keluarga,ruang makan,dapur dan kamar mandi,tapi di setiap kamar juga ada kamar mandi nya.

Mereka duduk di ruang keluarga untuk istirahat sejenak,karna habis berbelanja kebutuhan dapur,peralatan mandi,tak lupa juga beberapa pakaian untuk kedua anak tersebut.

"oh ya,kita dari tadi belum kenalan nih,nama kalian siapa?" tanya Jesslyn.

"namaku Arka Mario kak" ucap Arka yang berusia 10 tahun.

"kalo kamu siapa cantik?" tanya Jesslyn pada seorang anak perempuan yang masih sedikit takut.

"maaf kak,dia masih takut seperti nya karna dia tak terbiasa dengan orang asing" ucap Arka seraya memeluk adek kecil nya.

Jesslyn pun mendekati kedua nya dan mengusap surai panjang milik gadis kecil tersebut dengan lembut.

"sayang,masih takut sama kakak ya. It's oke sayang,sini peluk kakak dulu" ucap Jesslyn lebih lembut dari sebelum nya.

Gadis kecil tersebut pun menatap abang nya seakan meminta persetujuan,Arka yang mengerti tatapan sang adek pun langsung mengangguk.

Perlahan gadis itu melepas pelukan nya dan beralih memeluk Jesslyn. Jesslyn pun memberikan pelukan hangat pada gadis kecil tersebut membuat gadis kecil itu merasa nyaman berada di pelukan Jesslyn,setelah di rasa cukup Jesslyn pun melepaskan pelukan nya.

"namaku Nerma Cantika kak,nama kakak siapa?" tanya Nerma yang sudah tidak takut lagi.

"nama kakak Jesslyn Ferina Fagenza,panggil aja kak Jesslyn. Oh ya nama kalian kakak tambah dengan Fagenza ya,itu marga keluarga kakak"

"apa tidak apa apa kak?"

"tidak apa apa kok,keluarga kakak mengizinkan nya"

"kak,kami boleh panggil kakak Elyn?" tanya Nerma dengan hati hati.

"tidak papa,kalo gitu kakak juga panggil kalian berbeda juga ya. Kalo kamu Rio dan kamu Cantik,anggap aja itu panggilan sayang dari kakak dan kita bisa jadi lebih akrab"

"baik kak,terima kasih" ucap kedua nya seraya memeluk Jesslyn bersamaan.

Jesslyn pun senang mempunyai dua adek angkat sekaligus, kemudian ia memerintahkan mereka untuk memilih salah satu kamar yang ingin mereka tempati dan ia juga menyuruh mereka untuk istirahat terlebih dahulu sebelum makan malam tiba.

Arka memilih kamar yang berada di samping kiri,Nerma memilih kamar tengah dan Jesslyn pun menempati kamar di samping kanan kamar Nerma.

...****************...

mohon dukungan nya ya dan jangan lupa beri like,subcribe,komen dan vote serta hadiah juga tidak apa apa,terima kasih.....😊😊😊😊😊

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!