NovelToon NovelToon

Masih Selalu Menanti

1. Awal kisah Sandra

Seorang gadis yang sangat indah dan menarik perhatian para cowok, gadis yang sudah matang dalam pekerjaan namun tidak pernah tertarik dengan dunia percintaan atau bisa di sebut sukses dalam dunia pekerjaan namun gagal dalam dunia percintaan itulah yang di sematkan pada seorang Sandra yang mencintai pekerjaannya..

Sandra Maharani berasal dari sebuah dusun Kalimantan dan sedang menekuni pekerjaannya di pulau Jawa, tidak heran karena sejak kecil mereka sekeluarga sudah hidup di tanah Jawa .

Sandra adalah seorang gadis tunggal dari sepasang suami istri .

memang Sandra bukan berasal dari keluarga kalangan atas namun kehidupan mereka tidak pernah kekurangan apapun.

Sandra bekerja di sebuah perusahaan swasta yang mendapatkan bayaran yang lumayan bagus seorang sandra.ia Sangat cantik mempunyai kulit sawo matang, rambut panjang warna hitam mengkilat hidung yang mancung tidak begitu tertarik dengan make up,dia adalah cantik natural.

Di tempat kerjanya banyak lelaki yang mendekatinya namun dia menganggap hanya sebatas teman,

Sandra mempunyai seorang teman yang sangat dekat dengannya yang bernama dewi mereka bekerja pada perusahaan yang sama , berbeda dengan sandra, dewi adalah wanita yang suka gonta ganti pacaran dia tidak begitu fokus dalam pekerjaan namun dia begitu fokus dengan dunia percintaan.

Seperti saat ini tiba-tiba dewi menghampiri Sandra di ruang kerjanya dengan muka bete membuat Sandra fokus dengan wajahnya saat ini

'kenapa mukamu kusut banget seperti kertas yang di remas' tanya sandra kepada dewi

' tau ahh cowok itu susah di kabarin dari semalam sampai sekarang sudah menjelang sore' jawab dewi kepada Sandra

Sandra tertawa kecil sambil berkata

"jadi seharian ini kamu hanya memikirkan si alex? lelaki yang tidak pernah peduli dengan perasaanmu? begitulah tanggapan sandra ketika dewi sedang bercerita tentang alex lelaki yang sudah mengobrak-abrik hatinya selama ini.

"kamu tidak tau bagaimana rasanya cinta mati sama seseorang"

dewi berkata kepada sandra.

"tidak wi,aku mau fokus ngumpulin uang dulu baru mikir tentang cinta " jawab sandra kepada dewi.

malas ahh lama-lama denganmu aku balik ruangan ku.

"angan lupa nanti pulang kabarin aku ndra "

setelah dewi berkata begitu akhirnya dewi pergi juga ke ruangannya.

Akhirnya waktu untuk pulang pun tiba.sandra tinggal di sebuah apartemen yang sederhana tidak begitu mewah dan tidak begitu buruknya juga, sedangkan dewi tinggal bersama keluarganya karena memang rumah orang tua dewi tidak jauh dari tempat Kerja mereka,

Karena hari ini sandra tidak memakai motornya ke kerja akhirnya dia numpang di mobil dewi, sebenarnya malas banget sandra satu mobil dengan dewi, karena sandra harus setia mendengar ocehan tidak jelas tentang alex yang kadang muncul kadang menghilang begitu saja.hal ini sudah terbiasa di antara mereka dua.

Mereka singgah di gerobak yang ternyata penjual setia mereka, ternyata di sinila mereka sering makan me ayam makanan favorit mereka berdua di sini entah sarapan atau sehabis pulang kerja.

Setelah itu mereka langsung pulang dewi langsung mengantarkan sandra ke apartemennya dan diapun langsung meluncur ke kediamannya.

Sampai di apartemennya sandra langsung bersihin wajahnya duduk santai di ruang tv dan memikirkan waktu besok ada acara meting jam 8 pagi, dia berpikir dia harus tidur awal agar bisa bangun awal karena sandra biasa membuat sarapan sendiri dia tidak terbiasa sarapan di luar , menurutnya lebih semangat dan menarik sebagai seorang wanita membuat sarapannya sendiri..

******

Ayoh teman² jgn lupa dukung dan tinggalkan jejak ya 🤗

2.# Siapa gadis itu

Pagi-pagi buta sekali Sandra sudah berada di dapur mininya untuk membuat sarapan sederhana karena bangun pagi ini sudah terlambat dan tidak sempat untuk membuatkan juga bekal makan siangnya di kantor.

Setelah acara sarapan paginya sudah selesai buru-buru bersiap karena memang pagi ini rapatnya akan di adakan tepat jam 8.sehingga tidak sempat untuk menghubungi dewi untuk datang tidak perlu menjemputnya karena biasanya si dewi selalu mengekori di dewi.

Sandra keluar dengan motor matic beat kesayangannya meluncur begitu cepat menuju kantornya, perjalanan itu hanya memakan waktu 20 menitan karena memang tidak begitu jauh dari apartemennya.

Sesampainya di kantor Sandra bergegas menyiapkan berkas-berkas penting yang akan di bawah ke rapat nanti, setelah semuanya beres dia akhirnya bisa duduk dengan tenang santai sebentar sebelum rapat di mulai..

Sementara asyik menyendiri hp yang masih ada dalam tasnya bergetar, sedangkan Sandra lupa untuk mengabarkan pada dewi untuk tak perlu menjemputnya.dia sudah tebak pasti ini dewi sudah ke apartemennya dan saat ini pasti ngomel kaya emak-emak.

Akhirnya sandra langsung menjawab teleponnya dengan sudah deg-degan akan seperti apa nadanya si dewi kali ini.namun rupanya salah dewi mengabari kalau dirinya tidak bisa menjemputnya karena memang hari ini dia masuk agak lambat.

'untung nasib baik berpihak padaku pagi ini'

gumam Sandra dalam hati.

Karena sudah di bayangkan jika perkiraannya tadi benar jika dewi sudah berada di apartemennya.

akhirnya rapat pun di mulai tepat jam 8, karena ini adalah proyek baru dengan klien baru juga dan akhirnya semuanya berjalan lancar dan cepat.

Sandra buru-buru ke kantin kantor terdekat karena dewi tidak mengabarinya untuk makan di luar akhirnya dia melangkah seorang diri ke kantin karena tadi pagi dia hanya sarapan roti Bakan dan segelas susu hangat dan itu mudah membuatnya lapar dengan cepat.

Sandra memili duduk di tempat duduk paling sudut dia langsung memesan makanannya dengan begitu santai menikmatinya seperti tanpa beban,dan memang seperti begitu kehidupan Sandra maharani seperti tidak ada beban begitupun dengan kedua orang tuanya.

Sedangkan dari jauh tempat halaman parkiran ada seorang lelaki yang penasaran menatapnya dengan penasaran,melihat gadis itu dengan saksama dan hati yang bergetar, memandangnya dari ujung kaki hingga ujung rambut, bahkan gaya makannya gadis itu segala menarik untuk di perhatikan oleh pria itu.

Ya... pria itu adalah vicky gabriel seorang cowok yang hitam manis, rambut yang tidak terlalu lurus dan tidak terlalu keriting rambutnya ombak halus membuat pria itu semakin manis di tambahi kumis tipis melingkar di dahinya jika tersenyum tampan hitam manisnya makin menawan.

Vicky adalah sopir pribadi pak ardi klien Sandra tadi yang rapat pagi-pagi vicky belum pulang karena dari tadi masih ada pertemuan pribadi dengan bos sandra alias pak denis.

Masih dengan santai vicky menatap gadis itu karena dia penasaran dengan gadis yang menurutnya cantik alami tanpa di bubuhi make up apapun mukanya bersih berseri.

Dering ponsel vicky bergetar dia buru-buru mengangkat telponnya karena itu memang dari bosnya menyuruh menyiapkan mobil karena akan langsung segera pergi.

ketika berbalik untuk membuka pintu mobil untuk masuk dia langsung kaget karena gadis itu langsung jatuh di belakangnya gara-gara dia balik langsung menabrak gadis itu,dan gadis itu menunjukkan muka yang penuh Amarah

3.# Sandra yang kesal

Sandra mengangkat kepalanya ingin melihat siapa yang sudah berani menabraknya dalam hatinya dia ingin memarahi orang yang sudah berani membuatnya berantakan begini.

Dia kaget ternyata yang menabraknya orang yang belum pernah di kenal dan pertanyaannya siapakah lelaki ini yang ada di pesekitaran kantor ini dia ingin bertanya namun sudah terlanjur menunjukkan muka yang kesal karena tidak mungkin kan tiba-tiba menunjukkan ekspresi yang sok kalem sedangkan pria ini sudah menangkap wajahnya yang sedang kesal.

Sedangkan vicky dengan raut wajah yang biasa saja namun tetap dalam mode ketampanannya dan itu membuat Sandra benar-benar tidak menyangka kalau cowo yang barusan di menabraknya sungguh luar biasa tampan.

'ehmm,suara itu dari vicky.

"maaf aku buru-dan tidak tau klau akan menabrak mba,nama saya vicky"

vicky mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengannya namun tidak sangka uluran itu tidak di sambut baik oleh Sandra.

Sandra berlalu dengan wajah yang datar tanpa perduli dengan cowok hitam manis yang sedang mengulurkan tangannya.sedangkan vicky merasa terheran apa salahnya ya berkenalan dengan wanita itu, dalam hatinya merutuki dirinya yang sudah lancang ingin berkenalan dengannya sedangkan dirinya hanya seorang sopir pribadi.

"kamu cantik namun kenapa di depanku kamu menunjukkan wajah yang datar sedangkan tadi kamu duduk sendiri di kantin merasa biasa saja' gumam vicky dalam hati memikirkan sikap Sandra tadi yang berbeda dengan yang di kantin pas melihatnya tadi.

Sedangkan sandra langsung menuju ke arah ruangannya dengan wajah yang sulit si artikan, sesampainya di ruangannya dia langsung berpapasan dengan dewi yang juga kebetulan ingin ke ruangan neneknya.

"kenapa denganmu ndra,wajahmu seperti orang yang barusan putus cinta namun kamu belum punya pacaran, ceritain" omel dewi tiada habisnya.

" tidak wi,biasa saja ko"

"wi emang kita ada tambahan karyawan baru ya lelaki" tiba-tiba saja wajah cowok itu memenuhi otak kepalanya dia ingin tau tentang lelaki itu saja cukup.

"setahuku tidak sih ndra ada apa dengan itu sih,ko elu tumben nanya itu"dewi mala bertanya balik ke Sandra.

" tidak aku hanya ingin tau" jawab santai si Sandra.

Tidak terasa percakapan antara dua sahabat itu sudah berlangsung sampai sore dewi sudah kembali ke ruangannya sedangkan Sandra sudah santai saja di ruangan karena pekerjaan mereka memang sangat ringan Apalgi bagaian keuangan saat ini tidak bermasalah .

Sore pun sudah menyapa dewi dan sandara bergegas turun ke bawah dan sedang menunggu dewi ke tempat parkiran mobil, akhirnya mereka pun keluar dari area kantor langsung menuju ke apartemen sandra karena dia sedang tidak minat dengan apapun selain kesal dengan kejadian tadi siang di tabrak oleh pria asing itu dan sandra merasa pria itu tidak berasal dari pulau Jawa dia dari luar pulau namun apa alasannya di kantor itu apa dia sedang melamar kerja.beragam pikiran muncul di otaknya tentang pria itu karena dia telah melakukan otaknya bekerja karena hanya memikirkannya.

Malam tiba sandra pun turun dari apartemennya memilih cari makan di sekiling apartemennya duduk sebentar di taman apartemennya karena merasa malas juga jalan sana sini setelah duduk sebentar dia pun beranjak untuk makan karena malam sudah semakin larut dan diapun masuk di sebuah restoran jepang yang kebetulan ada dia lantai bawah apartemennya.

Dia memilih duduk di tempat paling ujung karena hanya tempat itu yang kosong namun dia tidak tau kalau tempat itu adalah sudah ada yang pesan karena tiba-tiba ada yang bertanya dari belakang "apakah mba juga memesan tempat ini?..

deg...suara itu.....

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!