NovelToon NovelToon

Dokter Kesayangan Tuan Muda

POV

Hai raiders, selamat datang di Miaw Story 🐱
Jangan lupa vote ya. And enjoy guys
NovelToon
Nama nya Clara Alexandra. Biasanya dipanggil Kara. Dia adalah dokter bedah lulusan salah satu Universitas terkenal di Indonesia. Dalam hidupnya, Kara hanya ingin membantu orang lain. Cita-cita nya ingin menjadi direktur utama rumah sakit miliknya sendiri. Agar orang lain dapat datang berobat dengan gratis.
Kenniro
Kenniro
NovelToon
Kenniro
Kenniro
Nama gue Kenniro Ardianata. Biasa dipanggil Ken. Gue adalah pewaris tahta perusahaan Arda Mas. Salah satu perusahaan terbesar di Jakarta. Sejak kecil gue hidup bergelimang harta. Gue gak pernah sedikitpun merasa kekurangan. Saat ini, gue adalah CEO dari Arda Mas. Gue lulusan terbaik MBA di universitas Oxford.
Gio
Gio
NovelToon
Gue Gionanda Wiradana. Akrabnya dipanggil Gio. Gue sahabat kecil nya Ken. Berbeda dengan nya, gue lebih menyukai dunia musik daripada bisnis. Gue juga bukan penaklukan wanita seperti nya.
Alya
Alya
NovelToon
Shena
Shena
Gue Shena Laudia. Gue pacarnya Ken. Gue pemilik perusahaan fashion yang cukup terkenal di Singapore. Orang yang paling gue benci adalah Kara
Alya
Alya
NovelToon
Alya
Alya
Haii, gue Alya. Sahabat nya Kara. Gue dokter gigi di rumah sakit yang sama dengan Kara. Kara sering curhat ke gue, tentang keluarga nya dan tentang semua permasalahannya. Gue adalah rumah untuk Kara. Gue sayanngg banget sama dia. Dia cantik, tapi sayang takdir nya tak secantik wajahnya

001

NovelToon
Malam ini hujan cukup lebat di Jakarta. Petir menggelegar hingga terdengar ke penjuru cakrawala. Angin bertiup kencang, hujan badai datang tak beraturan.
Saat di tengah tidur lelap nya, tiba-tiba saja Kara dikejutkan oleh dering telepon milik nya
Drrttt...Drrtt.. Drrtt...
Kara
Kara
Halo? siapa ini?
Suster Wina
Suster Wina
Dok, saya Wina. Suster yang bertugas malam ini
Kara
Kara
Oh kamu, ada apa?
Suster Wina
Suster Wina
Ini ada pasien darurat dok. Dia harus segera ditangani
Kara
Kara
Loh? Bukannya malam ini bukan jadwal saya?
Suster Wina
Suster Wina
Iya dok, malam ini tugas nya pak direktur. Tapi beliau tidak bisa hadir. Dan beliau meminta saya agar dokter Kara saja yang menangani
Kara
Kara
Wah, bagaimana ini? Rumah saya cukup jauh. Faktor alam juga tidak mendukung. Kamu tangani dulu sebisa kamu ya? Saya sepertinya sedikit lama
Suster Wina
Suster Wina
Siap dok
Dalam hati Kara, sebenarnya dia sangat keberatan dengan ini. Bagaimana mungkin seorang direktur memberikan contoh buruk seperti ini? Namun, hal ini sebaiknya dipikirkan akhir saja. Yang terpenting adalah menolong pasien itu
Dengan memberanikan diri, Kara menerjang badai petir itu. Sungguh, selama perjalanan Kara tak bisa melihat apapun. Rintikan air hujan yang menerjang, benar-benar tak bisa ditembus lagi
NovelToon
Di sisi lain, suasana di rumah sakit sangat mencekam. Wina mendapatkan tekanan penuh dari anggota pasien itu. Mereka terus menanyakan keberadaan Kara
Kenniro
Kenniro
Bagaimana ini? Mana mungkin rumah sakit sebesar ini tidak ada dokter nya!
Suster Wina
Suster Wina
Maaf tuan, dokter nya sedang dalam perjalanan. Mohon untuk dimaklumi karena cuaca yang buruk ini
Kenniro
Kenniro
PAYAH! TAK SEHARUSNYA SAYA DATANG KEMARI!!
Shena
Shena
Sudah sayang, kita tunggu aja dulu
Ucap sosok wanita yang ada di samping pria itu
Wina semakin ketakutan ketika melihat denyut jantung pasien itu semakin melemah
Akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi Kara kembali
Suster Wina
Suster Wina
Dok, pasien semakin melemah. Bagaimana ini? Saya benar-benar ketakutan
Kara
Kara
Tenang win, semua akan baik-baik saja. Kamu pantau terus ya? Kalau benar-benar tak bisa. Kamu pacu saja jantung nya
Suster Wina
Suster Wina
Saya gak berani dok, lagi pula pihak keluarga terus menyudutkan saya
Kara
Kara
Saya tahu kamu suster senior di sini. Makanya kamu dijadwalkan shift malam. Saya percaya sama kamu. Untuk keluarga nya. Bisakah saya bicara dengan mereka?
Suster Wina
Suster Wina
Bisa dok, tunggu sebentar
Wina memberikan ponsel nya pada Kenniro
Kara
Kara
Selamat malam. Saya mohon maaf sebelumnya pada anda. Saya terlambat untuk datang. Mohon pengertiannya karena cuaca yang tak mendukung saat ini. Namun tenang saja, pasien sudah ditangani oleh suster
Kenniro
Kenniro
Cih! Bagaimana bisa tenang? Ibu saya kritis di sana! Kamu ini dokter macam apa?!
Kara
Kara
Iya, saya tahu. Saya akan berusaha secepat mungkin untuk datang
Kenniro
Kenniro
Kalau ada yang terjadi pada ibu saya. Kamu harus bertanggung jawab!
Kara
Kara
Iya, saya akan bertanggung jawab
Kara menambah laju kecepatannya. Ia tak boleh terlambat kali ini
Namun, takdir sial berpihak pada nya. Tiba-tiba saja truk besar menyerempet mobil nya. Sehingga membuat nya lepas kendali dan tersampar menabrak sebuah pohon besar.
Kepala nya terbentur pada stir mobil. Sehingga membuat keningnya terus mengeluarkan darah
Kara
Kara
Ah, sial!
Melihat kondisi mobilnya yang tidak begitu parah. Dengan tertatih Kara melanjutkan perjalanan nya
Hingga akhirnya, Kara pun tiba di rumah sakit. Dan segera menuju resepsionis
Kara
Kara
Mana pasien nya?
Resepsionis
Resepsionis
Bangsal 05 Dok
Kara
Kara
Bangsal 05? Nyonya Grace?
Resepsionis
Resepsionis
Iya dok
Kara langsung berlari ke arah bangsal 05. Yah, dia adalah pasien nya Kara
Ketika tiba, Wina sedikit terkejut melihat kondisi Kara yang bersimpah darah itu
Suster Wina
Suster Wina
Dok, anda baik-baik saja?
Kara
Kara
Ini pikirkan nanti saja. Kita harus segera tangani nyonya Grace
Dengan berjalannya waktu, kondisi pasien itu memburuk. Denyut jantung nya semakin melemah. Apakah ini akibat pasca operasi? Tapi, bukankah operasi nya kemarin berjalan dengan baik.
Kara meminta Wina menyiapkan alat pemacu jantung. Dan Kara pun memacu jantung pasien itu dengan alat
Namun naas, takdir berkata lain. Sudah dicoba dipacu dengan alat. Jantung pasien tidak ingin bertaut. Hingga akhirnya, ia menghembuskan nafas terakhir nya
Seluruh tubuh Kara bergetar. Tak mungkin ia gagal kan? Bagaimana mungkin ia bisa gagal? Bukankah selama ini baik-baik saja?
Suster Wina
Suster Wina
B-bagaimana ini dok?
Kara
Kara
Saya yang akan memberitahu mereka. Terima kasih atas kerja keras mu
Suster Wina
Suster Wina
Saya akan temani
Kara
Kara
Baiklah
Dengan menguatkan hati nya, Kara melangkah kan kaki nya ke luar ruangan. Ia menatap mereka yang tengah menunggu
Kenniro
Kenniro
Bagaimana kondisi ibu saya? Dia baik-baik saja kan?
Kara
Kara
Maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun Tuhan berkata lain. Nyonya Grace telah meninggal dunia
Kenniro mengepalkan tangan nya
Kenniro
Kenniro
GAK! GAK MUNGKIN! KAU PASTI BOHONG KAN?!
Kara hanya menundukkan kepala nya
Kesal karena itu, Kenniro meraih kerah baju milik Kara. Dengan mata yang tajam, ia menatap Kara
Kenniro
Kenniro
INI SEMUA SALAH MU! SEHARUSNYA KAU DATANG TEPAT WAKTU!
Suster Wina
Suster Wina
Hentikan Tuan! Kami juga sudah memberikan yang terbaik bagi Nyonya. Namun, kondisi Nyonya begitu lemah pasca operasi
Shena
Shena
Tapi, ini semua akan baik-baik saja jika dokter ini datang tepat waktu!
Suster Wina
Suster Wina
Hai nona! Tidak lihatkah dirimu? Di luar hujan badai seperti ini! Lihat! Jika memang dokter kami tidak bertanggung jawab. Bisa saja dia tak datang! Dia bahkan rela datang walaupun keningnya penuh darah seperti ini!!
Kara
Kara
Hentikan! saya memang salah juga Win. Saya gagal menyelematkan nyonya Grace
Ucap Kara dengan pasrah

002

Keesokan hari nya, Kara mengikuti prosesi pemakaman nyonya Grace. Bukan tanpa sebab, Nyonya Grace telah 3 bulan di rumah sakit ini. Dan selama ini dia lah yang merawat serta memeriksa nya.
Ketika semua telah pergi, Kara mengunjungi makam nyonya Grace. Air mata nya pecah tepat di atas nisan nya.
NovelToon
Kara
Kara
Maaf nyonya, maaf. Saya tak bisa menolong mu. Maaf saya terlambat. Seharusnya saya mengikuti keinginan Nyonya untuk menginap di sana
Seperti pisau yang mengiris hati Kara. Ia begitu terisak. Hingga membuat dada nya menjadi sesak
Gio
Gio
Anda mengenal nya?
Ucap sosok laki-laki asing yang datang
Kara tercekat, ia segera menyeka air matanya
Kara
Kara
Maaf, anda siapa?
Gio
Gio
Saya sahabatnya anak beliau. Kau siapa?
Kara
Kara
Saya dokter yang merawat nyonya Grace
Gio
Gio
Oh jadi kamu. Kalian cukup dekat ya?
Kara
Kara
Iya, nyonya Grace sudah saya anggap sebagai ibu saya sendiri. Dia sangat baik
Gio
Gio
Dia memang selalu seperti itu
Ucap nya tersenyum seraya memandang makam itu
Namun tak lama, datang juga laki-laki yang kemarin di rumah sakit. Tak lain, dia adalah Kenniro
Kenniro
Kenniro
Oh, datang juga? Saya kira pembunuh seperti mu takkan datang. (Sinis Kenniro)
Gio
Gio
Ken, kenapa bicara seperti itu?
Kenniro
Kenniro
Biar saja. Biar dia tahu diri. Bahwa dia adalah penyebab kematian seseorang
Gio
Gio
KEN!
Kara
Kara
Saya sudah minta maaf pada mu. Saya tahu, permintaan maaf saya tak ada nilainya daripada Nyonya Grace. Tapi, saya bukan pembunuh. Saya tak pernah ada niatan untuk membunuh nya. Bahkan, jika saya bisa. Saya akan mengembalikan nyawa nya untuk mu!
Kenniro
Kenniro
Tak usah munafik! Kamu kira saya akan percaya?
Gio
Gio
Sudah cukup Ken! Ayo kita kembali saja
Gio pun mengajak Kenniro untuk kembali
Kenniro
Kenniro
Kenapa sih? Dia itu harus diberi pelajaran Gi. Gue gak bisa diam aja! (Gerutu Kenniro)
Gio
Gio
Gue tau bro. Lo pasti kecewa berat dan benci banget sama tuh cewek. Tapi, ada satu hal yang harus lo tahu
Kenniro
Kenniro
Apa?
Gio
Gio
Cewek itu adalah cewek yang dimaksud Tante Grace!
Kenniro
Kenniro
Hah?! Serius Lo?
Gio
Gio
Iya, mana ada gue bohong. Tante pernah kasih gue foto nya dia
Kenniro
Kenniro
Gak, mama pasti bercanda itu
Gio
Gio
Enggak Ken. Nih, Tante Grace kasih gue ini sebelum dia operasi. Katanya, dia ingin kasih ini ke Lo kalau dia sudah gak ada. Dan ini adalah permintaan terakhir dia
Gio memberikan sebuah amplop cokelat. Dan Kenniro pun membuka nya
Dear sayang, it's mama. Mama minta maaf ya jika selama ini mama memiliki kesalahan untuk kamu. Mama gak tahu, selepas operasi ini apakah mama akan kembali sadar atau enggak. Mama hanya ingin satu permintaan terakhir untuk kamu. Mama harap kamu benar-benar menepati janji kamu ini. Karena selama ini kamu gak pernah nurut sama mama. Menikahlah Dengan wanita yang telah mengurus mama dengan baik hati. Dia sudah mama anggap sebagai anak mama. Dia perhatian dan sangat peduli pada mama. Mama benar-benar merasakan kehangatannya. Mama akan sangat tenang jika kamu menikah dengan wanita seperti nya.
Kenniro
Kenniro
Tapi, bagaimana Lo yakin kalau itu dia?
Gio
Gio
Gue udah cari beberapa sumber. Dan memang dia adalah satu-satunya dokter yang khusus mengatasi nyokap lo
Kenniro
Kenniro
Tapi, gimana dengan Shena? Kita udah tunangan
Gio
Gio
Ya terserah. Lo ingin milih siapa? Permintaan diri Lo sendiri, atau keinginan terakhir nya nyokap lo
Di sisi lain, Kara kembali ke rumah sakit dengan lesu. Ia bahkan tak menyapa siapapun yang ia lewati
Alya
Alya
Ra? Kenapa sih? Dari tadi lesu gitu?
Kara
Kara
Gakpapa. Gue sedih aja Al
Alya
Alya
Tentang pasien Lo itu?
Kara
Kara
Iya
Alya
Alya
Udahlah. Ikhlasin aja. Toh ini semua takdir kan. Yang penting, Lo udah berusaha ra
Kara
Kara
Gue tahu, tapi entah kenapa gue jadi sedih aja
Alya
Alya
Karena Lo sama beliau sudah dekat ra. Lo anggap dia sebagai nyokap lo kan? Dan itu yang Lo butuhin selama ini
Kara
Kara
Oh gitu kali ya? (Ucap nya pasrah)
Alya mencoba merangkul Kara
Alya
Alya
Gakpapa ra. Gue tahu Lo hebat
Mereka berdua tersenyum dan saling berpelukan
Namun, tak lama kemudian. Kara dihubungi oleh resepsionis. Katanya, pak direktur ingin bertemu dengan nya di ruangan.
Kara pun segera bangkit. Dan menemuinya
NovelToon
Tok.. Tok.. Tok..
Dokter direktur
Dokter direktur
Masuk!
Kara
Kara
Permisi pak? Ada apa panggil saya?
Dokter direktur
Dokter direktur
Silahkan duduk
Kara menarik kursi
Dokter direktur
Dokter direktur
Jadi gini, saya sudah dengar apa yang terjadi semalam. Kenapa kamu bisa gagal? Kamu tahu kan mereka adalah pasien VVIP kita?
Kara
Kara
Cih, harusnya anda yang introspeksi diri pak! Kenapa menyalahkan saya? Anda yang seharusnya bertugas kan? Kenapa anda malah meninggalkan rumah sakit? Dan menyuruh perawat untuk menghubungi saya!
Dokter direktur
Dokter direktur
Loh, saya direktur di sini. Jadi saya bisa menugaskan kamu kapan saja!
Kara
Kara
Kalau anda memang direktur. Tak seharusnya anda meninggalkan pasien!
Dokter direktur
Dokter direktur
DIAM KAMU!
Kara
Kara
Kenapa saya harus diam?
Dokter direktur
Dokter direktur
Kamu jangan tengil, kamu hanya dokter biasa di sini!
Kara
Kara
Oh, jadi ini ya watak asli anda! Jadi, selama ini saya sudah salah menilai orang
Dokter direktur
Dokter direktur
Saya gak peduli! Yang terpenting sekarang adalah kamu harus bertanggung jawab atas kesalahan kamu!
Kara
Kara
Bukan nya anda juga bersalah? Kenapa anda malah bersembunyi tangan seperti ini?
Dokter direktur
Dokter direktur
DENGAR! Anak dari pasien itu telah mengancam kita! Dia akan melaporkan kita berdua jika kita tak bertanggung jawab!
Kara
Kara
Tunggu sebentar, maksud nya bagaimana?
Dokter direktur
Dokter direktur
Kau harus menikahi nya!
Kara
Kara
HAH?!
Dokter direktur
Dokter direktur
Jika kau menolak, kau yang akan kena akibat nya!
Kara
Kara
Pak, ini gak ada kaitannya sama sekali dengan peristiwa semalam!
Dokter direktur
Dokter direktur
Nanti malam, kau harus ikut saya untuk menemui nya
Kara
Kara
Saya gak mau!
Dokter direktur
Dokter direktur
KAU INGIN MATI! TINGGAL IKUTI SAJA APA SUSAHNYA!!
Gertakan Direktur itu membuat Kara merasa tersudutkan. Ia pun menyetujui nya, walaupun sampai saat ini yang tak mengerti dengan tujuan pertemuan itu

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!