NovelToon NovelToon

Bintang Penyelamat

Awal Mula

"Dunia Magis berawal damai, secara tiba tiba muncul awan gelap mengelilingi langit, semua orang bertanya - tanya mengapa hal ini bisa terjadi"

"Tidak ada alasan pasti tentang kejadian ini hingga Lebiya Dan Gurfeda melihat sesuatu di atas langit"

"Lebiya Berbicara Ke Gurfeda"

'Hai !?, Lihat !!, ada Kristal Besar Berwarna Ungu Pekat sedang jatuh dari Langit !!.'

"Gurfeda Menjawab Lebiya Dengan Nada Terkejut"

'Wah !!!'

"Mata Gurfeda Terbelalak"

"Kristal Besar Berwarna Ungu Pekat terjatuh dengan sangat keras hingga membuat lubang sangat dalam sekaligus menciptakan guncangan dahsyat membuat lebiya dan gurfeda terhempas sampai terluka sangat parah"

"Lebiya Berbicara Sesaat"

'Ugh'-

"Lebiya Pingsan Setelah Terhempas"

"Gurfeda Berbicara Sesaat"

'Aghh !!-'

"Gurfeda Pingsan Setelah Terhempas"

"Beberapa saat kemudian Seseorang Tidak Di ketahui Muncul Dari Kabut"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Berbicara Dari Kejauhan"

'Akhirnya waktunya akan tiba'

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Tertawa Sangat Bahagia"

'Kalian para Manusia Lemah Tidak Akan bisa menghentikanku'

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Tersenyum Jahat"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Mengeluarkan Kekuatan Kegelapan sangat dahsyat yang membuat kristal tersebut retak perlahan dan hancur lalu memunculkan Monster Bersayap"

"Monster SoulVens Bangkit"

"Monster SoulVens Bertanya"

'Tuan, Perintah apa yang akan kamu berikan ?'

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menjawab Pertanyaan Monster SoulVens"

'Pergilah Ke Desa Anturnm, Desa tersebut memiliki Kristal yang bisa membuat kamu lebih kuat'

"Monster SoulVens Menjawab Dengan Nada Tegas"

'Baik Tuan'

"Monster SoulVens Menundukkan Tubuh Seraya Sikap Hormat Ke Tuan"

"Monster SoulVens Menegakkan Tubuh Seraya Setelah Memberi Hormat Ke Tuan"

"Lalu Monster Tersebut Terbang Sangat Tinggi Menuju Desa Anturnm Dan Meninggalkan Tuan nya"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Tertawa Jahat"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menghilang Meninggalkan Kabut yang sangat tebal Mengelilingi Lebiya Dan Gurfeda"

"Beberapa saat kemudian, Lebiya terbangun dari pingsan"

"Lebiya Menatap Sekitar"

"Lebiya Bergumam"

'ahh....'

"Lebiya sambil menahan rasa sakit karena sekujur tubuh nya penuh luka"

"Lebiya Melihat Gurfeda Sambil Berkata"

'kalau bukan karena kamu, pasti aku akan mati karena terhempas oleh kristal itu, Tetapi sekarang Dimana Kristal Sebesar itu....'

"Lebiya terdiam sebentar karena kebingungan"

"lalu membawa Gurfeda ke sebrang desa bernama untecine, karena di sana ada doktor Ahli bernama Amine (Anak dari sahabat Ayah Lebiya"

"Lebiya pun sampai di tempat tinggal Amine"

"Lebiya Mengetuk Pintu"

"Amine Berbicara"

'Silahkan Masuk.'

"Lebiya Membuka pintu lalu memposisikan Gurfeda ke tempat tidur"

"Amine Terkejut Karena Melihat Kondisi Lebiya Dan Gurfeda Di Penuhi Dengan Luka Sekujur Tubuh"

'Gurfeda !!, Lebiya !!, kenapa kalian berdua terluka sangat parah seperti ini !?'

"Lebiya Menceritakan Keseluruhan Awal Mula Kejadian"

'jadi tadi kami berdua melihat ada kristal jatuh dari langit, kristal tersebut sangat besar dan saat kristal nya sudah terjatuh, kami berdua terhempas hingga tidak sadarkan diri'

"Lebiya menjelaskan dengan nafas tersengal - sengal karena masih merasakan kesakitan"

"Amine mencerna cerita Lebiya dan memahami Untuk Sesaat"

"Lima Menit Kemudian, Amine pun Faham Dan Menjawab Lebiya"

'ah jadi begitu..., baiklah tunggu sebentar aku akan mencari semua bahan untuk luka kalian'

"Amine keluar untuk pergi ke gudang penyimpanan obat lalu kembali lagi"

"Amine Mengobati Lebiya sambil bertanya"

'sekarang kristal itu bagaimana ?'

'Aku tidak tahu karena setelah sadar, sekeliling ku penuh dengan kabut tebal'

"Seseorang Misterius Datang Dan Menjawab"

'Kristal tersebut telah berubah menjadi Monster Menyeramkan Bernama SoulVens'

"Lebiya Dan Amine Terkejut Lalu Menjawab Secara Bersamaan "

'Bagaimana kamu bisa tahu ?'

"Seseorang Tidak Di Ketahui Tertawa Cekikikan"

"Seseorang Tidak Di Ketahui Menjawab"

'Aku melihat kejadian Di Saat Kristal Itu Terjatuh'

'Akan tetapi aku takut untuk mendekat, karena penguasa kegelapan berada tepat di belakang kristal'

"Lebiya Bertanya Dengan Nada Bingung"

'Penguasa kegelapan ?'

"Amine Bertanya Dengan Penasaran"

Siapa Penguasa Kegelapan ?

"Seseorang Tidak Di Ketahui Tertawa Cekikikan"

"Seseorang Tidak Di Ketahui Menjawab"

'Kamu sangat penasaran siapa penguasa kegelapan ini ?'

'Pasti nya jika aku memberitahu kalian, Kalian tidak akan bisa menghentikan nya bahkan seorang Dewi di masa lalu telah tersegel karena tidak sanggup mengalahkan penguasa kegelapan'

'Sehingga sekarang keberadaan sang Dewi tidak di ketahui'

"Lebiya Berteriak Dan Bersikeras"

'BERITAHU AKU SEKARANG !'

'Bagaimana pun juga Penguasa Kegelapan ini pasti memiliki Kelemahan'

'Maka Aku Akan Mencari nya !'

"Seseorang Tidak Di Ketahui Menjawab"

Baiklah - Baiklah, kamu sangat memaksa-ku

"Seseorang Tidak Di Ketahui Menatap Lebiya Sambil Tersenyum"

"Seseorang Tidak Di Ketahui Menceritakan Tentang Penguasa Kegelapan"

'Dahulu kala Iblis Dan Penguasa Kegelapan Telah menginvasi hampir seluruh Negri Magis'

'Aku dan rekanku berjuang sangat keras untuk merebut kembali kedamaian'

'Namun sangat disayangkan kami berdua gagal'

'Rekan seperjuangan ku justru berkhianat dan menjadi sekutu kegelapan'

'Sampai Saat ini Aku Tidak Tahu keberadaan nya ada dimana'

"Lebiya Berbisik kepada Amine"

"Amine Mendengarkan Bisikan Lebiya"

"Seseorang Tidak Di Ketahui Berteriak Sambil Berkata"

'Hei !!, Bisa kah kalian berdua mendengarkanku !?'

"Lebiya & Amine Terkejut karena Teriakan"

"Lebiya & Amine Menjawab Secara Bersamaan"

'Iyadeh Maafin Kita Berdua'

"Seseorang Tidak Di Ketahui Melanjutkan Cerita"

'Lalu saat itu aku sangat terluka parah dan seingatku saat itu Aku terkena serangan dari penguasa kegelapan tetapi Dewi melindungi ku'

'Aku melihat Dewi dan penguasa kegelapan sedang bertarung'

'sang Dewi menggunakan Pedang Cahaya yang nama nya aku tidak tahu'

'Setelah Melihat Kejadian Ini Dalam Sesaat, aku pun pingsan karena tidak sanggup menahan rasa sakit'

'ketika aku tersadar, aku melihat Dewi sudah membeku dan di sekitar bekuan Dewi tersebut ada kabut tebal berwarna ungu pekat'

'Pedang sang Dewi tertancap dan di bagian pemegang nya terlihat sebuah ukiran tulisan kuno'

"[??] Mencoba untuk menuliskan ukiran kuno yang berada di Pedang Cahaya Sang Dewi"

'Jika tidak salah ingat, Ukiran ini menggunakan Bahasa Azzam, tulisan nya seperti ini'

"আন্ধাৰে পৃথিৱীখনক শাসন কৰিব"

"Amine Menjawab"

'Tunggu sebentar aku tau arti dari ukiran Kuno ini'

'Arti Dari Kalimat Ini "আন্ধাৰে : kegelapan'

'Terus Untuk Arti Kalimat Yang Ini "পৃথিৱীখ : akan menguasai'

'Arti Kalimat Yang Terakhir "শাসন কৰিব : Dunia'

"Lebiya Bergumam Di Dalam Hati"

'Seperti nya jika kamu menerjemahkan satu per-satu ukiran kuno ini menggunakan teknologi canggih, arti-nya Mungkin akan berbeda'

"Seseorang Tidak Di Ketahui Menjawab"

'Kamu benar, Arti dari ukiran kuno yang tertulis di catatan sejarah masa lampau memang seperti ini'

"Seseorang Tidak Di Ketahui Berbicara"

'Ouh Iyah, aku lupa untuk memperkenalkan diri ku'

'Perkenalkan Namaku: Zora, Seorang Pengembara Lintas Waktu yang berusaha menyelamatkan dunia dari kegelapan'

"Zora Menundukkan Kepala Dengan Rasa Hormat"

"Zora Kembali Menegakkan Kepala"

"Zora Bertanya"

'Siapa Nama Kamu ?

"Zora Menunjuk Ke arah Lebiya"

"Lebiya Merasa Canggung"

"Dua Menit Kemudian Lebiya Pun Menjawab Zora"

'Namaku.... Lebiya, aku Seorang Penjaga Di Desa River Volfe'

"Zora Menjawab Lebiya

'Salam kenal Nona Lebiya yang terhormat

"Zora Menundukkan Tubuh Dengan Rasa Hormat"

"Zora Kembali Menegakkan Tubuh"

"DHUARR, Suara Ledakan Dahsyat terdengar dari Ke jauhan hingga mencapai kediaman Amine"

"Lebiya, Amine & Zora merasa TERKEJUT"

"Lebiya Bertanya"

'Suara apa itu ?'

"Lebiya Merasa Kebingungan"

"Zora Menjawab Pertanyaan Lebiya"

'Suaranya sangat keras, seperti nya ini ledakan, suara nya mengarah ke arah Sana !'

"Zora Menunjuk Arah Ledakan"

"Amine Menjawab"

'Tunggu Sebentar, sebaiknya kita jangan kesana'

'Lihat di sana ada makhluk'

"Amine Menunjuk Ke Arah Monster"

"Lebiya dan Zora Memperhatikan Makhluk apa yang di tunjuk oleh Amine"

" `??` {ENTITAS TIDAK DI KETAHUI} Mengaum Sambil Mengibaskan Sayap"

" `??` {ENTITAS TIDAK DI KETAHUI} Mengeluarkan suhu panas yang membuat Rumah di sekitar menjadi meleleh"

"Zora Berbicara Dengan Nada Terbata-Bata"

'Ini....!!, Ini...., Makhluk Di Zaman Kuno yang pernah aku lihat terakhir kali !, Monster ini bernama Leyvens'

"Lebiya Bertanya Ke Zora"

'Memangnya Monster Leyvens Sekuat Apa ?'

"Zora Menjawab Dengan Nada Tidak Yakin"

'-Sangat berbahaya-, Akan tetapi Tingkatku dengan-nya Sedikit Lebih Unggul'

"Zora Berteriak"

AKU AKAN MELAWAN MONSTER INI DEMI DESA RIVER VOLFE !

"Zora Berlari ke arah Monster Leyvens Dan Melawan Monster tersebut, akan tetapi tiba tiba ada kabut sangat pekat muncul dari atas Zora ketika Zora masih sibuk Melawan Monster Leyvens"

"Muncul Sebuah Kabut Tebal dari Kejauhan"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Berbicara"

'Kena Kamu Zora!'

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Tertawa Jahat"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Mengeluarkan Sihir Kegelapan, Akan Tetapi Lebiya sangat cepat untuk melindungi Zora"

"Lebiya Terkena Serangan [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI)"

"Lebiya Merintih Kesakitan Sambil Berteriak Ke Zora Untuk Memberinya Perintah"

'UGH !!, KAMU LAWAN SAJA MONSTER Leyvens!, Aku akan mengurus yang ini'

"Lebiya Menciptakan Sihir Ruang Waktu yang membuat Medan Perlawanan Khusus"

"ZORA BERTERIAK"

'LEBIYA TUNGGU !!'

'KAMU SEDANG MELAWAN PENGUASA KEGELAPAN !!'

"Teriakan Zora sudah Terlambat, Lebiya dan [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Telah saling bertarung di Medan Khusus"

"Sedangkan Amine"

'Mengapa....., Aku...., Sangat lemah dan Tidak Berguna....., Aku juga ingin melawan ketidak Adilan ini'

'Aku Juga Ingin Menjadi Kuat seperti Lebiya dan Zora...'

"Amine Terduduk sambil menangis merintih karena tidak bisa membantu teman - teman nya"

"Zora Mengeluarkan Jurus Terakhir"

"Zora Berteriak"

'RASAKAN MANTRA INI !!!'

"SH`KATËRRONI ERRËSIRËN"-  

"Monster tersebut hancur dan menjadi Kepingan Cahaya"

"Zora Bergumam Di Dalam Hati"

'Akhirnya sudah selesai...'

'Akan tetapi..., Bagaimana Keadaan Lebiya...'

"Zora sangat khawatir dengan Lebiya"

"hingga secara tiba tiba Potongan Tubuh Lebiya yang hancur secara terpisah Keluar dari portal Medan Khusus"

"Amine Terkejut Melihat Potongan Tubuh Lebiya Yang Keluar Dari Portal Medan Perang"

"Zora Terkejut Dan Berteriak"

'LEBIYA !!, TIDAK MUNGKIN !, AKU BARU SAJA MENGENALI KAMU !!'

"Di saat yang sama [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menyerang Zora Dari belakang"

"Zora yang tidak menyadari langsung terkena serangan dan terhembus 200 Meter dari tempat Zora Bersedih"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Bergumam"

'Sangat Menyedihkan sekali'

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Tertawa Jahat"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Berbicara"

'Menangis tidak akan membuat kamu Lebih Baik Wahai Manusia Lemah !'

'Aku ingin membunuh kalian Semua, Akan tetapi aku lebih ingin menyiksa kalian dan melihat kesedihan dari perjuangan kalian yang akan berujung sia - sia'

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) TERTAWA CEKIKIKAN"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menatap Amine"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Bergumam Di Dalam Hati"

'Kamu akan berguna untukku'

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menghilang Meninggalkan Kabut Tebal"

~|Berlanjut|~

-!! PERINGATAN !!-

Karya ini bersifat khayalan semata, Keseluruhan Cerita ini Menggunakan Chat Dialog.

Jika Ada Nama Tokoh Maupun Dialog Atau Chat Dialog yang Kurang Sesuai Seperti Memiliki Kesamaan Dan Lain Sebagainya, Aku Mohon untuk di maaf karena cerita ini di kembangkan oleh satu orang.

×Pembaca Di perbolehkan untuk Mengkritik dan mengasih saran secara halus×

×Aku akan selalu memperbaiki cerita ini agar lebih di minati serta di nikmati×

Kontak Penulis: eyquf {Instagram}

Magis Terlarang

"Di sisi lain Gurfeda sudah tersadarkan diri dari pingsan akibat terkena hembusan kristal"

Gurfeda: uhh.... Tubuh ku masih terasa sangat sakit [Mengeluh]

Gurfeda: ini di-mana ? (Melihat Sekeliling)

"Suara Pintu Berdenyit karena di buka oleh Amine"

Amine: Heiii Gurfeda, akhirnya kamu terbangun~

"Amine Berlari dari Pintu sambil menangis lalu memeluk Gurfeda"

Gurfeda: Ada apa Amine ? "Merasa kebingungan", Kenapa kamu menangis ?

"Gurfeda Memeluk Amine kembali dengan dekapan yang hangat"

Amine: "Berbisik"- Ceritanya panjang..., Jadi....., tadi.... Saat kamu masih pingsan....

"Amine tidak bisa menahan tangisan yang terus Bercucuran sangat deras seperti air terjun karena mengingat Lebiya yang sudah Kehilangan Nyawa dan tubuh nya terpisah menjadi beberapa bagian"

"Zora dengan keadaan tubuh penuh luka mencoba untuk menjelaskan"

Zora: Saat kamu pingsan, Aku, Lebiya dan Amine mendengarkan suara ledakan yang sangat dahsyat, lalu kami bertiga mencoba untuk melihat keluar dan benar saja ada satu monster sangat menyeramkan sedang menyerang Desa ini, Jadi aku berlari dan melawan Monster tersebut, akan tetapi hal yang tidak terduga terjadi, aku di serang oleh sosok bayangan yang di kelilingi dengan kabut tebal dari atas samping kananku dan Lebiya melindungiku, awalnya aku tidak tahu siapa itu akan tetapi aku baru menyadari nya ketika ada tulisan berukiran "লৰ্ড অৱ ডাৰ্কনেছ " jika di artikan menjadi "Penguasa Kegelapan" di bagian tangan kiri, Aku sangat terkejut dan berteriak ke arah Lebiya akan tetapi Lebiya sangat terburu buru Menciptakan Ruang magis khusus dan Lebiya melawan sendirian di dalam kekuatan nya.

"Tiba - Tiba Di belakang Zora, Ada Seseorang yang tidak di kenali langsung menyela pembicaraan"

??: Menurut Kamus kuno ini, Ruang Khusus yang di ciptakan oleh mantra magis ini bernama "Jainkosaren Magia", hanya pejuang terpilih yang dapat menciptakan ruang magis ini dalam sekejap, Menurut kamus kuno, ilmu magis ini dapat di pelajari dalam waktu: 47 Tahun jika dia adalah Ahli Magis akan tetapi jika dia masih pemula maka waktu yang di habiskan bisa mencapai 80 Tahun.

??: Apapun yang kita pelajari tidaklah mudah akan tetapi pejuang yang telah aku lihat dengan mataku sendiri ia adalah pejuang yang sangat hebat, Aku sangat kagum dan menyukainya, akan tetapi sangat di sayangkan perjuangan nya berakhir karena sikap nya yang terlalu terburu - buru dan berakhir sangat tragis.

Zora: HEI ! AKU TIDAK MENGIZINKANMU UNTUK MENYELA OBROLAN KU ! "BERTERIAK"

"(??) Menyenggol Luka Zora"

Zora: Ugh !- Dasar "**" 

??: ini juga bukan urusanmu untuk melarangku ketika menjelaskan fakta, bukti telah menjelaskan bahwa kamu juga tidak dapat Melindungi Gadis hebat itu.

"Zora secara tiba - tiba menangis karena mendengarkan penjelasan dari (??), Lalu Zora Berkata"

Zora: Kamu benar... Aku gagal melindungi rekan baruku...., Maafkan aku !!, maafkan Aku, LEBIYA ! MAAFKAN AKU !

"Zora Berlari keluar dengan tangisan penyesalan serta menahan semua rasa sakit yang di terima"

Amine: Zora !! Tunggu !! Kamu tidak bisa berlarian dengan LUKA SEPERTI ITU !! "Berteriak"

"Amine Mengikuti Zora dengan wajah sangat Khawatir"

??: Aku Sangat - Sangat kasihan melihat desa ini kacau, seharusnya kita bergerak lebih cepat mengumpulkan rekan untuk menghentikan setengah kehancuran ini akibat kekuasaan kegelapan Magis, yang ku bicarakan apa benar Gurfeda ?

Gurfeda: "TERKEJUT", Darimana Kamu mengenaliku ?

??: Waktu tidak terlalu banyak, kamu tidak perlu tahu tentang bagaimana aku mengenali kamu karena aku hanyalah penggemar kamu, perkenalkan namaku: Elara

Elara: Diam dan jangan banyak bergerak, aku akan menyembuhkan kamu

"Elara menggunakan kekuatan magis penyembuh, magis ini terserap oleh tubuh dan Gurfeda pingsan karena Tidak Kuat merasakan kesakitan yang sangat mendalam"

Elara: (Khi-Khi-Khi) kamu akan aku kendalikan sebagai bayangan,  alih - alih akan menyembuhkan kamu akan tetapi membunuhmu

"Di Sisi Lain, Amine berusaha menenangkan Zora"

Amine: heii..., Jangan bersedih Zora, Kamu sudah berusaha sebisanya dan bukti yang sangat membahagiakan yaitu kamu tidak seburuk yang di fikirkan oleh nya, kamu berhasil menyelamatkan aku

Amine: Zora.... Dengarkan aku..., kamu sudah sangat beruntung bisa mempelajari kekuatan magis, sedangkan aku...., aku hanya wanita lemah yang gagal mempelajari hal baru, akan tetapi aku sangat bersyukur karena sudah bisa menjadi doktor di desa ini

"Zora tidak menjawab"

Amine: Jawab Aku Zora ! 

"Zora Berkata sepatah ke amine dengan nada tegas"

Zora: Menyingkir dari sini, aku hanya ingin lebih kuat...., lebih kuat dan ingin sangat kuat !!...., jangan temani aku..... !

Amine: Aku akan TETAP DISINI menemani kamu !

"Zora kehilangan kendali lalu berubah menjadi Tenebris Bellator (Pejuang terlarang)"

Zora: ROAAARRHH, ARGHHH !!!, AKAN KU TELAN KAU !

"Zora Menelan Amine sebagai sumber kekuatan Magis baru Dan Terciptalah sayap yang sangat indah Setelah menelan Amine, Lalu Zora Berkata"

Zora: Manusia yang sangat keras kepala, ini adalah akibat dari pilihanmu sendiri

Zora: ARRGHH- 'ROARR', Ji-Jika.... Satu pengorbanan Tidak cukup untuk menghabisi Monster dan penguasa Kegelapan, A-Aku akan mengorbankan nyawa ku sebagai GANTI NYA ! "BERTERIAK"

"Zora pun Terbang dan Menciptakan Ruang Dimensi baru akibat mempelajari Magis terlarang dari Buku Kuno yang ia dapatkan dari nenek nya semasa kecil"

"Waktu telah berlalu sangat cepat, Zora tidak memiliki tujuan hingga tiba tiba Zora keluar dari dimensi ruang nya dan Mendarat, Lalu Berhenti di sebuah desa nya berasal"

Zora: Kekuatan apa ini dan berasal darimana ? 'ERRR'

"Zora Terkejut dan menghampiri dengan sangat cepat menggunakan ruang magis Lalu sesampai di tujuan nya"

Zora: {GRRRR}-, {Dasar Pembohong ternyata kamu adalah Mata - Mata dari bagian Invasi Penguasa Kegelapan}

"Elara Menyadari Keberadaan Zora"

Elara: Hei ?, sampai kapan kamu akan berdiri di belakangku dengan wujud Seram seperti itu ?, Biar aku tebak, kamu pasti akan menyerangku ?, Aku sudah terbiasa di serang secara mendadak akibat kesalah fahaman karena magis yang aku gunakan

"Tanpa banyak bicara satu katapun, Zora langsung menelan Elara sebagai Kekuatan"

"~ Klinting-Ting-Ting-Ting (Suara Alat Magis yang di gunakan Elara Jatuh) ~"

"Zora pun berevolusi semakin menyeramkan dan nampak sangat kuat, Insting dari fikiran nya bertambah sangat pesat"

Zora: Sekarang...., Aku telah menelan dua jiwa yang tidak di ketahui kebenarannya..., akan tetapi...., Aku berjanji akan mengalahkan penguasa Kegelapan yang tidak di ketahui !

Zora: 'GRRR' AKU AKAN KEMBALI GURFEDA ! 'ARR-'

"Zora Terbang dan Masuk ke dalam ruang Magis dengan tujuan arah yang Sangat Misterius"

"Warga Desa yang melihat kejadian ini hanya terdiam dan memindahkan Gurfeda yang nampak Sangat lemah dalam posisi terduduk di lantai Rumah Amine"

(NPC•/Pelengkap)- Lina: Aku selalu berdoa untuk kalian dan sangat berharap bahwa Penyelamat bagaikan Cahaya bintang akan membantu mengalahkan Penguasa Kegelapan Serta Menciptakan Peradaban yang Damai tanpa perang antar Magis

"Lina Menyalakan Tungu Lilin Di samping Rumah Amine Dengan Sikap -Seraya- Agar Doa Dan Harapan nya bisa Terwujud Di masa Depan"

~|Berlanjut|~

• -!! PERINGATAN !!- , KARYA INI BERSIFAT FANTASI/KHAYALAN SEMATA, JIKA ADA PENAMA'AN TOKOH ATAUPUN DIALOG YANG KURANG SESUAI, AKU MOHON UNTUK DI MAAFKAN KARENA CERITA INI DI KEMBANGKAN OLEH SATU ORANG•

× Pembaca Di perbolehkan untuk Mengkritik dan mengasih saran secara halus ×

× Aku akan selalu memperbaiki cerita ini agar lebih di minati serta di nikmati ×

Kontak Penulis: eyquf {Instagram}

[Masa Lalu Lebiya] - [Bela Diri Magis]

"Pagi hari yang cerah di Desa Moon Tales, Kehidupan yang damai Di iringi dengan udara Sepoi - Sepoi Sejuk seperti Hari - Hari yang telah berlalu"

(?): Ayah.... Ayah.... Kapan aku bisa belajar bela diri Magis..., aku kan sudah dewasa ayah

(-): Kamu akan bisa mempelajari nya putri ku, untuk sekarang kamu Fokus belajar dan Fokus mencari ilmu di sekolah magis dengan benar

(-): Jangan sering membolos

(?): tapi ayah, lihat kakak sekarang, walaupun ia sering bermalas - malasan dan selalu bermain game tetapi ia sangat hebat dalam bela diri, aku juga mau seperti dia !

"(?) Mengerutkan Alis dan memasang wajah Masam"

(-): Putriku, kamu bisa mempelajari bela diri magis sendiri tanpa bantuan ayah, kamu harus menjadi wanita tangguh yang bisa melindungi seseorang

(-): ayah sangat yakin, kamu bisa melakukan hal ini sendirian dan melindungi teman - teman kamu

(?): Ayah sangat pilih kasih denganku !, kenapa ayah memperilakukan ku seperti bukan anak ayah sendiri !? Atau mentang - mentang aku adalah anak kedua ayah dari ibu yang berbeda !, Aku sangat rindu pada ibu...., aku benci ayah !

(*): Hei Lebiya, berhenti berbicara seperti itu ke ayah, ayah hanya ingin kamu lebih hebat dari ku dan bisa membantu ku menciptakan ke damaian secara bersama di masa depan

"(?) Lari dan kabur dari rumah sembari menangis"

(-): Anak ku Gurfeda, kamu terlalu berlebihan membicarakan hal ini, Ayah tahu kamu hanya ingin memberi keyakinan ke Adik kamu Lebiya akan tetapi dia sekarang salah faham kepada kamu

(*): Huh, biarlah ayah, aku sudah sangat lelah selalu salah di mata ayah

"(*) Sedang sibuk bermain game hingga tidak fokus dan game nya berakhir kalah"

(*): Ahhh Kalah Lagi ! Kapan sih aku bisa memperoleh kemenangan secara berturut - turut, kenapa aku selalu di kasih ke kalahan

"(*) Sangat Kesal dan meninggalkan ponsel nya yang pada saat itu masih menyala di Lobby Game - Aeon of Strife -"

"Di sisi Lain (?) Sedang bergumam sambil meninjui Sarung Latihan di Hutan yang bersebelahan dengan Desa BluVe GraVe"

(?): Ahhh-, Aghhhh-, A K u Ha-rus Le-Bih KUAT ! "Bernafas sampai tersengal - sengal"

"Lima jam telah berlalu, (?) Sangat banyak mengeluarkan Keringat"

(?): ahh...., sangat melelahkan....

"Suara Berdenyit dari ke jauhan"

(?): SIAPA DI SANA !, AKU BISA MERASAKAN KEBERADAAN KAMU, JADI JANGAN COBA - COBA UNTUK BERSEMBUNYI !

"(?) Melempar Petasan ke arah dekat dengan pohon yang Berdenyit"

"CTARRR- (Suara Petasan)"

(*): HEI ! Kamu curang menggunakan petasan sebagai senjata, kakak takut tau !

(?): Ah.... Ternyata kakak, kenapa kakak datang kemari setelah aku berlatih sendirian ?, kakak selalu aja terlambat dan tidak pernah mau mengajari ku

(*): Maaf, kakak hanya ingin melihat kamu berlatih sendiri

(?): kakak sama saja seperti ayah yang alasan nya tidak pernah berubah, berlatih sendiri berlatih sendiri dan selalu berlatih sendiri

"(?) Menceloteh tentang sikap kakak nya"

(*): huh....., kakak faham.... Tetapi.... Kamu akan merasakan hasil dari kerja keras kamu sendiri, dulu nya kakak lebih parah... Dan menyuruh ayah untuk berhenti mengawasi kakak saat sedang berlatih, bagi kamu hal seperti ini sangat mengenakkan akan tetapi kakak merasa sangat tidak nyaman dan kurang merasakan fokus

(*): Ayah seperti ini karena kakak dan sekarang ayah sudah mengabulkan nya untuk kamu, kamu harus lebih percaya ke dalam hati nurani kamu daripada Selalu Bersikap Egois, Kamu sudah dewasa Lebiya, Usia kamu sekarang sudah 18 Tahun, Kamu bisa terus mempelajari dan berjuang hingga mendapatkan hasil yang maksimal

"(?) Terdiam dan Terduduk serta merenungkan perkataan (*)"

(?): kakak benar, aku akan terus berlatih sendiri dan tidak akan mengeluh terlalu berlebihan ke kakak, terimakasih kak sudah menyuruh ayah seperti itu, jadi nya aku bisa sadar bahwa berlatih sendiri akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik daripada di dampingi

(*): nah bagus, ini baru adik perempuan kakak yang tangguh

(*): Kakak pulang ke rumah dulu yah dan kakak akan bersiap siap untuk berlatih lagi, kamu semangat latihan nya Lebiya !~

"(?) Memberikan senyuman ke (*) dan Memeluk (*) dengan dekapan sangat hangat"

"(*) Kembali melakukan runitas dan (?) Kembali berlatih"

"10 Tahun Telah berlalu"

"(-) Memanggil (?) dengan nada sangat bahagia karena hari ini adalah Ulang Tahun Putri Pertama nya yang ke 28 Tahun"

(-): Putriii~, Ayah ingin memberi kamu hadiah, Selamat ulang tahun Ke 28~, Ayah akan mengasihkan buku magis ini sebagai progres tambahan agar kamu lebih kuat, walaupun terlihat kuno, buku ini akan sangat bermanfaat untuk kamu "Berteriak dengan nada Lembut"

"(?) Menghampiri dengan bahagia (-) dan menjawab"

(?): Iyaaa ayah aku datang, tunggu sebentar aku lagi membuat masakan untuk keluarga kita

"(?) Telah sampai di hadapan (-)"

(-): Jangan beri tahu kakak kamu yah, nanti dia akan iri melihat hadiah dari ayah karena yang bisa mewarisi kekuatan ini hanya putri kecil manis nya ayah

(?): Ayah selalu aja memberikan hadiah berharga setelah pencapaian ku sudah sangat jauh....

(-):  Putri....., Kamu harus ingat satu pesan ayah, Kemajuan akan datang dengan cara yang berbeda, kamu akan selalu membutuhkan ilmu baru untuk menjadi lebih baik dari yang sekarang, jangan biarkan kamu selalu terhenti di satu jalan akan tetapi kamu harus selalu membuat jalan baru agar masa depan kamu lebih cerah dan di penuhi dengan kebahagiaan

"(?) Menerima Buku Magis dari (-)"

(?): Terimakasih ayah sudah selalu memberikanku nasihat serta perilaku terbaik, aku sangat mencintai ayah !~

"(?) Memeluk Erat (-)"

(-): Sama - Sama put-ri, Aghhh "kesakitan"

(?): Ayah !! "BERTERIAK"

"(-) Terjatuh dan terlepas dari pelukan (?)"

"(?) Mengecek Denyut Nadi (-)"

(?): Tidak Mungkin...., ayah......- ayah tidak mungkin meninggal dunia...., aku...., Aku tidak ingin kehilangan sosok hebat seperti ayah...

"(?) Menangis karena terkejut lalu terburu buru Menelfon (*)"

"Telfon telah di terima oleh (*)"

(?): Kak, cepatlah pulang ke rumah, ayah....,, ayah.....

(*): Ada apa adik ku ? Kenapa kamu menangis ? Apa yang terjadi ke pada ayah ?

(?): CEPAT PULANG SAJA KAK !, AKU SANGAT SEDIH ! "Menangis Semakin Keras"

(*): Okey, kakak akan pulang akan tetapi agak lama karena sekarang kakak sedang berjaga di daerah bagian River Volfe, tunggu yah Adik ku Lebiya !

"Telfon di tutup oleh (?)"

"(*) Sedang dalam Perjalanan Pulang Ke Rumah"

(?): ayah.... Kenapa di saat seperti ini ayah meninggal kan ku padahal aku sudah membuat masakan favorit kamu ayah..

"(?) terduduk sambil menangis"

"(*) Telah Sampai Di depan rumah Lalu Membuka Pintu Rumah dengan Gelisah"

"{Pintu Rumah Terbuka}"

(*): Adikku ?, Apa yang terjadi dengan ayah !!?

"(*) Menghampiri (?) yang sedang menangis sambil terduduk di lantai lalu memeluk (?)"

(?): Ayah...., ayah telah meninggal dunia

(*): ..... "Tidak Merespon Karena Terkejut"

"(*) Perlahan Mengeluarkan air mata dan menangis sebelum semakin keras sembari menenangkan (?) dan menguatkan diri seperti (-) yang selalu membuat mereka kuat ketika berada di dalam kesedihan"

(*):  Adikku Lebiya.... Jangan terlalu berlebihan bersedih nya...., Ayah tidak meninggalkan kita hanya saja untuk sekarang ayah sedang beristirahat di tempat yang berbeda...

"(*) Membuat Gerakan Lucu untuk menghibur (?)"

(?): kakak... Ini bukan saat nya untuk bercanda...

"(?) Terpaksa mengeluarkan senyuman hangat untuk meyakinkan diri sendiri dan melegakan perasaan sedih nya (*)"

(*): Aku akan menguburkan ayah dengan tempat yang bagus, kamu jangan bersedih lagi, okay ?, ingat satu kata kakak: ayah tidak meninggalkan kita hanya saja sekarang sedang beristirahat di tempat yang berbeda

(?): "Memberikan Senyuman Dan Anggukan"

"Ponsel Berdering karena panggilan masuk dari milik (*) Lalu (*) Menerima Telfon dari (Tidak Di Ketahui)"

(Tidak Di ketahui): Cepat datanglah kemari, Keadaan Sangat darurat Bahwa Ada Sebuah Kristal Besar Berwarna Ungu Pekat sedang terjatuh dari langit, Perkiraan terjatuh nya tidak di ketahui akan tetapi Penjaga Keamanan sudah memprediksi, silahkan ke tempat lokasi !

(*): Baik akan tetapi aku sedang menenangkan Adik ku

(Tidak Di Ketahui): Bawa Adik kamu untuk ke tempat kejadian

"- Ting Bunyi Notifikasi - + (Tidak Di Ketahui) Mengirimkan Lokasi Peta Digital Milik (*) +"

"(Tidak Di Ketahui) Menutup Telfon"

"(*) Membuka Pesan dan membaca Koordinat yang telah di kirimkan oleh (Tidak Di Ketahui)"

(*): RIVER VOLFE ?, Baiklah.... Aku akan menangani ini dengan Adikku.., semoga kita tepat waktu

(*): Adikku Lebiya !, ikut kakak ke Desa River Volfe Untuk Evakuasi Penduduk Desa !

"(*) Selesai Membungkus Mayat Ayah"

(?): Bagaimana dengan ayah ? (Menatap (*) dengan sedih)

(*): Tidak apa - apa nanti kakak lanjutkan lagi, sekarang ada keadaan yang lebih darurat`

"(*) Berangkat Menuju Desa River Volfe, Sesampai nya di sana, (*) dan (?) Mengevakuasi Penduduk Desa"

"Tiga Jam telah Berlalu, (*) dan (?) sedang berkeliling dan berjalan santai dengan perasaan tenang Setelah selesai mengevakuasi Penduduk Desa hingga sesuatu tidak terduga terjadi"

"Awan Menjadi Gelap Gulita Mengelilingi Langit Lalu Semua orang bertanya - tanya mengapa hal ini bisa terjadi"

"Tidak ada alasan pasti tentang kejadian ini hingga (?) Dan (*) melihat sesuatu di atas langit"

(?): Hai Kak !?, Lihat ada Kristal Besar Berwarna Ungu Pekat sedang jatuh dari Langit !!

(*): Wah !!! "Terkejut Dan Terbelalak"

"Kristal Besar Berwarna Ungu Pekat terjatuh dengan sangat keras, Kristal tersebut membuat lubang sangat dalam sekaligus menciptakan Guncangan Dahsyat Sehingga (?) dan (*) terhempas hingga terluka sangat parah"

(?): Ugh'- "Pingsan"

(*): Aghh !!- "Pingsan"

"Beberapa saat kemudian Beberapa Orang Tidak Di ketahui Muncul Dan Melihat dari ke jauhan tetapi hanya satu orang yang mendekat ke arah kristal yaitu [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI)"

[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI): Akhirnya waktunya akan segera tiba "Tertawa Sangat Bahagia"

[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI): Kalian para Manusia Lemah Tidak Akan bisa menghentikanku "Tersenyum Jahat"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Mengeluarkan Kekuatan Kegelapan sangat dahsyat yang membuat kristal tersebut retak perlahan dan hancur lalu Memunculkan Monster Bersayap"

(Monster Tidak Di Ketahui): ****** ?, ****

[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI): Pergilah Ke Desa Anturnm, Desa tersebut memiliki Kristal yang bisa membuat kamu lebih kuat

(Monster Tidak Di Ketahui): **** "Menunduk"

"Lalu Monster Tersebut Terbang Sangat Tinggi Menuju Desa Anturnm Dan Meninggalkan Tuan nya"

[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI): "Tertawa Jahat"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menghilang Meninggalkan Kabut Tebal"

"Di Sisi lain Seseorang Sedikit Mendekati (*) Dan (?)"

Elara (Tidak Di Ketahui):  (Khi - Khi - Khi- Tertawa), Dua Jiwa yang sangat kasihan, Walaupun Aku benci Kalian berdua terlebih lagi Dengan mu {Jari Menunjuk Ke (?)}, Tetapi aku akan mencoba menyembuhkan kalian

Elara: "Membacakan Mantra Magis Penyembuhan: {Е-д,ι-к`иқ~ыр<лы-ж}"

"Elara Mencoba Kekuatan Magis Penyembuhan ke (?) Dan (*) Tetapi Gagal"

Elara: AHH !!, KEKUATAN MAGIS MENJENGKELKAN !!, JAUH LEBIH BAIK KALIAN MATI SAJA !! "BERTERIAK"

Elara: JIKA KALIAN MATI, PERSAINGANKU DI DUNIA MAGIS INI BISA BERKURANG !!

"Elara Menggunakan Kekuatan Magis Dan Menghilang Dari Tempat (?) Dan (*) Terjatuh Tidak Sadarkan Diri"

~|Berlanjut|~

• -!! PERINGATAN !!- , KARYA INI BERSIFAT FANTASI/KHAYALAN SEMATA, JIKA ADA PENAMA'AN TOKOH ATAUPUN DIALOG YANG KURANG SESUAI, AKU MOHON UNTUK DI MAAFKAN KARENA CERITA INI DI KEMBANGKAN OLEH SATU ORANG•

× Pembaca Di perbolehkan untuk Mengkritik dan mengasih saran secara halus ×

× Aku akan selalu memperbaiki cerita ini agar lebih di minati serta di nikmati ×

Kontak Penulis: eyquf {Instagram}

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!