NovelToon NovelToon

PEMBALASAN DENDAM WANITA SEBATANG KARA

BAB 1

"Dasar anak pembawa sial!! Karena kamu anak dan menantuku celaka!!" ucap seorang wanita paruh baya yang bernama Zeana. Zeana adalah ibu dari Kevin Ivandra, yaitu ayah Alexa sendiri.

Alexa yang mendenger ucapan neneknya hanya terdiam membisu tampa berkata apa pun. Karena ia takut di pukul dengan tongkat jika dia bertutur kata.

"Sekarang kamu pergi dari rumah anakku, dan jangan kembali lagi ke sini!!" ucap Zeana dengan suara keras.

"T-tapi aku harus pergi kemana? Aku tidak punya tempat tujuan lagi selain rumah peninggalan Daddy dan momy!!" ucap Alexa dengan terbata bata.

Zeana yang mendengar ucapan Alexa merasa jijik, Zeana pun langsung memukul Alexa dengan keras hingga membuat sekujur tubuh Alexa memar. Pukulan tersebut di tonton oleh semua kerabat Alexa, namun mereka semua tidak mau membantu Alexa karena merasa jijik.

"Nek! Aku mohon jangan pukul aku lagi!!" Lirih Alexa sambil menangis akibat menahan sakit.

"jangan pernah memanggilku nenek!! Karena aku bukan nenek mu lagi!!" ujar Zeana dengan muka datar sambil memukul Alexa dengan keras.

setelah beberapa menit, akhirnya Zeana berhenti memukul Alexa. "Kamu sekarang bangun dan pergi dari rumah ini, karena saya tidak mau lagi melihat kamu!!" ujar Zeana sambil menendang Alexa yang sedang pinsan.

"Rico kamu bantu mama buang dia ke pinggir tebing!!" pita Zeana kepada Rico. Rico adalah abang kandung dari Kevin, ia sebenarnya ingin menolong Alexa. Karena sebelum Kevin meninggal, Kevin pernah berpesan kepada Rico bahwa jika suatu saat Kevin meninggal Rico harus merawat Alexa seperti anaknya sendiri.

Namun Rico tetap berpura pura membuang Alexa ke pinggir jurang. Padahal sebenarnya Rico membawa Alexa ke rumah sakit untuk di obati.

Ketika sampai di rumah sakit, Rico langsung membawa Alexa ke ruang IGD. Namun saat sampai di ruang IGD Alexa koma. Rico yang mendengar kabar itu merasa gagal menjaga amanah dari adiknya yang sudah tiada.

_____

Zeana merasa sedikit curiga kenapa Rico belum kembali selama 1 jam. Padahal tebing jurang hanya berjarak 2 km dari rumah mereka. Zeana yang merasa aneh pu. Langsung menelepon Rico.

Ketika Rico sedang duduk, ia terkejut ketiaka melihat ibunya menelepon. Ia takut Alexa akan semakin di benci oleh ibunya.

"Halo Rico! Kamu di mana kenapa sampai sekarang belum pulang?? Kamu sudah membuang Alexa ke pinggir tebingkan??" Tanya Zeana dengan suara lembut.

*Bagaimana ini, aku gak mungkin ngomong ke mama kalau aku tidak membuang Alexa kejurang tapi membawanya kerumah sakit. Aku takut Alexa di buang kejurang oleh mamah!!* gumam Rico dalam hati.

"Rico! Kenapa kamu diam! Kamu sudah membuang Alexa ke jurang kan??" tanya Zeana.

"Iya mah. Aku sudah membuang Alexa ke jurang!!" ujar Rico.

"Bagus kamu memang anak mama yang paling bisa diandalkan!! Oh ya, Rico kenapa kamu belum pulang?!" Tanya Zeana.

"Ini mah teman aku yang dari jauh tiba tiba datang untuk betobat kesini sendiri. Jadi aku temanin dia!!" saut Rico dengan suara pelan.

"ok, kalau begitu mama tutup telepon ya!!" ujar Zeana sambil menutup teleponnya.

*Alexa, sekarang riwayat kamu sudah tamat. Jadi sekarang seluruh harta milik Kevin jatuh ke tangan saya!!* gumam Zeana dalam hati sambil tersenyum sinis.

____

*Maaf ma Rico terpasak harus berbohong kepada mama, karena Rico harus jaga amanah dari Kevin* gamamnya dalam hati.

Setelah beberapa saat, seorang dokter keluar dari ruang rawat Alexa. Doktor tersebut berkata bahwa Alexa mengalami luka yang cukup parah sehingga Alexa harus di rawat selama 1 bulan di rumah sakit.

"Baik dok tolong lakukan yang terbaik untuk keponakan saya!!" Tutur Rico dengan nada khawatir.

BAB 2

3 hari kemudian, akhirnya Alexa sadar dari komanya. Ketika Alexa melihat sekeliling ia merasa bingun bagaimana bisa dia ada di rumah sakit. Alexa hanya ingat bahwa dia dipukuli oleh neneknya hingga pingsan, dan setelah itu dia tidak mengingat apa apa lagi.

"Hai Alexa apa kamu sudah sadar?!" Tanya Sandy dengan nada khawatir. Sandy adalah seorang anak yang baru berusia 8 thn. Sandy berasal dari keluarga Lauren, yaitu keluarga terkaya di dunia.

Sandy adalah orang yang dimanta bantuan oleh Rico untuk menjaga Alexa selamannya. Namun Rico menyuruh Sandy untuk tidak bilang bahwa dia adalah orang yang diminta bantuan oleh Rico.

"k-kami s-siapa?!" Tanya Alexa dengan bingung dan suara terbata bata.

"Perkenalkan namaku Sandy Lauren, aku menemukanmu di pinggir tebing dalam keadaan pingsan dan tubuhmu penuh dengan luka!!" ujar Sandy.

"Makasih sudah bantuin aku!!" Lirih Alexa dengab rasa kesakitan.

"Kamu gak perlu ucapin makasih sama aku! Aku yang seharusnya berterima kasih sama kamu!!" cetus Sandy.

"Buat apa?!" Tanya Alexa dengan bingung.

"Dulu ayah kamu pernah bantuin keluarga aku, saat perusaan keluarga aku diambang kebangkrutan!!" pekik Alexa.

"Oh iya, orang tua kamu dimana? Kok dari tadi aku gak lihat mereka?!!" Tanya Lauren dengan penasaran.

"Orang tua aku udah meninggal dua tahun yang lalu, akibat kecelakaan karena aku!!" cekik Alexa dengan rasa bersalah.

"Maksudnya?"

"Orang tua aku meninggal saat mereka mengantarku ke rumah sakit! Dan setelah itu aku hidup sebagai pembantu di rumahku sendiri!!" ucap Alexa sambil menangis.

Sandy merasa bersalah karena menanyakan akibat orang tua Alexa meninggal. Sandy pun langsung menenangkan Alexa dengan cara memeluknya.

"Maaf aku sudah menanyakan tentang alasan orang tuamu meninggal!!" ucap Sandy sambil memeluk dan membelai rambut Alexa.

_____

*Akhirnya seluruh harta milik Kevin jatuh ke tanganku!* gumam Zeana dalam hatinya.

"Ibu kenapa anda menyuruh ku untuk membuang Alexa? Padahal Alexa masih berumur 7thn!" cetus Rico dengan penasaran.

"Aku membuang Alexa karena dia sudah membuat Anak dan mantu kesayanganku meninggal!!" Ujar Zeana dengan datar.

"Aku yakin bukan hanya itu alasan ibu membuang Alexa! Ibu pasti memiliki Alasan lain!!" pekik Rico.

"Rico kamu memang anakku yang pintar! Kamu benar, ibu bukan hanya karena membenci Alexa tapi ibu juga ingin menguasai harta milik Kevin!!" ujar Zeana dengan tersenyum sinis.

****************

15 TAHUN KEMUDIAN.

Alexa telah tumbuh menjadi seorang pengusaha muda yang sukses dan genius. Begitu juga Sandy, Sandy sekarang menjadi seorang CEO yang terkenal, karena ketampanan, genius, dan juga cuek.

"Alexa nanti malam lo harus temanin gue buat ke acara ulang tahun teman gue sebagai pacar gue!" ujar Sandy kepada Alexa.

"San lo lupa kalau sekarang gue lagi nyamar jadi Xena Gabriellia! Jadi mulai sekarang lo harus panggil gue Xena!!" pekik Alexa

"iya, iya maaf! Jadi lo mau gak temanin gue ke acara ulang tahun teman gue?!" Tanya Sandy.

"Ok, gue bakal temanin lo. Tapi lo harus ingat mulai sekarang lo panggil gue Xena, bukan Alexa!!" ucap Alexa.

"Lagian lo ngapain sih nyamar jadi orang lain dan makai nama Xena, kenapa lo gak pakek nama lo yang asli aja sih?!" Tanya Sandy dengan penasaran.

"Gue mau balas dendam kepada semua keluarga gue! Karena semenjak Daddy dan Mommy gue meninggal mereka perlakuin gue kayak anak haram!!" ucap Xena dengan geram.

"Oh jadi itu penyebabnya!!" pekik Sandy.

"Emang teman lo yang ulang tahun namanya siapa?!" tanya Alexa dengan penasaran.

"Kalau gak salah namanya Raina!" Ucap Sandy dengan santai.

Alexa yang mendengar nama itu seketika terdiam membisu, karena Raina dulunya adalah orang yang paling sering menyiksanya. Namun Alexa tidak yakin jika teman Sandy itu adalah Raina yang membencinya dulu. Jadi untuk memastikan itu Raina sepupunya, Alexa bertanya "Nama panjang Raina siapa?!"

"Kalau gak salah nama panjangnya Raina Jena Natalie!" ujar Sandy.

Ketika Alexa mendengar nama itu ia hanya terdiam membisu tanpa berkata sepatah kata apapun. Sandy yang melihat Alexa diam hanya merasa bingung tanpa ingat bahwa Raina adalah putri dari seseorang yang pernah mencelakai Alexa.

"Xena! Xen, oi Xena Grabriellia!!" teriak Sandy terhadap Xena.

Alexa yang sedang melamun, tiba tiba terkejut karena suara teriakan dari Sandy.

"Iya ada apa?!" Tanya Alexa.

"Make nanya lagi, gue yang harusnya nanya kenapa lo melamun!"

"Gak gue tadi gak melamun!"

"Terus kalau gak melamun lo kenapa dia?!"

"Gue hanya ingat sesuatu!"

"Ingat apa? Apa jangan jangan lo ingat masa lalu lo lagi!"

"Iya gue cuma ingat tentang Raina sepupu gue yang dulunya sering nyiksa gue!"

"Tunggu dulu kok namanya sama dengan Raina teman gue! Apa jangan jangan itu sepupu lo lagi?!" pekik Sandy dengan khawatir.

"Iya yang lo bilang benar, Kalau Raina Jena Natalie adalah orang yang sering nyiksa gue sekaligus sepupu gue!!" ujar Alexa sambil menunduk.

"Xena maafin gue! Karena gue udah buat lo ingat dengan masa lalu lo lagi!!" ucap Sandy dengan nada penuh rasa bersalah.

"Udah lo gak usah minta maaf karena itu juga bukan salah lo! Lagian gue sekarang bakal nyusun rencana buat balas dendam kepada orang orang yang udah pernah nyiksa gue dulu!!" Ujar Alexa sambil mengepalkan kedua tangannya.

Sandy yang melihat Alexa mengepalkan tangannya, langsung memegang tangan Alexa sambil berkata

"gue janji gue bakal bantu lo untuk balas dendam!!"

"Makasih San. Lo udah bantu gue selama ini hingga gue sukses sekarang, gue gak bakal lupain jasa lo buat gue!!" pekik Alexa dengan lembut.

"Lo gak usah bilang makasih sama gue. Karena gue ikhlas bantuin lo Xena!" cekik Sandy.

"Alexa andai lo tau, Kalau gue sebenarnya suka sama lo!" Cicit Sandy dengan suara pelan.

"Ya sudah, Sandy ayo temanin gue buat beli gaun untuk acara malam ini! Gue mau jadi pusat perhatian agar acara ulangtahun Raina gagal!!" ujar Alexa dengan senyum sinis sambil bangun dari tempat duduknya.

"Ok ayok! Gue temanin lo!" lirih Sandy sambil berdiri dari tempat duduknya.

Alexa dan Sandy pun langsung menuju ke mobil milik Sandy, untuk pergi ke mall LUXURIOUS. Mall ini adalah mall termewah dan terbesar di negara Indonesia. Mall ini menjual semua produk luar negeri.

Setelah beberapa saat akhirnya Alexa dan Sandy sampai di mall LUXURIOUS. Saat sampai disana Alexa melihat sebuah tas yang sangat bagus, wanita mana yang tidak tertarik dengan tas, baju, aksesoris, dan lln yang mewah.

Ketika Alexa sedang melihat lihat koleksi tas GUCCI terbaru ia di hampiri oleh seorang pelayan toko.

"Ada yang bisa kami bantu nona?!" Tanya pelayan tersebut dengan sopan.

"Saya mau lihat lebih dekat dengan tas itu!!" ucap Alexa sambil menuju kearah tas yang diinginkan olehnya.

"Selera anda memang sangat bagus, mari saya perlihatkan tah itu!!" Ucap pelayan tersebut sambil berjalan ke arah tas itu.

"Baik! Oh iya, Sandy kalau kamu mau lihat lihat hadiah untuk Raina silahkan, karena aku mau melihat koleksi tas dan sepatu terbaru!!" Cekik Alexa sambil berjalan mengikuti pelayan tersebut.

"ok!" Saut Sandy.

Saat pelayan tersebut sedang menjelaskan tentang tas itu, tiba tiba datang seorang Pelayan yang berpenampilan agak seksi.

"Maaf nona kami di sini hanya melayani orang orang yang mampu, jadi lebih baik nona pergi dari sini sebelum merusak barang barang branded ini!!" Ujar pelayan seksi itu dengan merendahkan Alexa.

"Kenapa kamu melarang saya untuk melihat tas ini? Apa kamu juga ingin membelinya?!" ucap Alexa dengan muka datar.

"Aku tentu saja tidak mempunyai uang untuk membeli tas ini! Tapi aku tidak akan merusak barang barang disini!!" Ujar pelayan tersebut dengan nyinyir.

"Mari nona saya perlihatkan lebih detail lagi!!" Saut pelayan baik tadi dengan lembut.

"Kamu anak baru gak tau apa apa mending diam, Kamu di sini baru 1 minggu jadi gak tau kalau banyak orang orang yang hanya melihat barang barang di sini tanpa membelinya" Ujar pelayan itu.

"Tapi mbak pelanggan harus dilayani, jadi terserah mereka, kalau mereka mau beli apa enggak!!" saut pelayan baik itu dengan ramah.

"Kamu pelayan baru tau apa tentang semu-" ucap pelayan seksi itu dengan gantung, ketika Alexa mengeluarkan BLACK CARD dari tasnya.

"Jadi sekarang saya sudah boleh membeli tas itukan?!" Tanya Alexa dengan lembut sambil memegang black card miliknya kearah pelayan seksi itu.

"I-iya anda sudah bisa membeli tas ini!" ujar pelayan seksi itu yang hendak mengambil Black card Alexa untuk pembayaran.

Alexa yang melihat itu langsung memberi black card miliknya kepada pelayan baik itu.

"Saya mau semua koleksi tas terbaru! Dan saya mau kamu yang melakukan pembayaran!" ujar Alexa kepada pelayan itu.

"Biar saya saja yang membantu anda melakukan pembayaran, Saya bisa dengan cepat. Dia hanya anak baru takut nantinya akan mengundur waktu anda yang berhaga!!" Ujar pelayan itu dengan percaya diri.

"Saya mau nya dia!!" Ucap Alexa.

"B-baik, saya akan segera menyiapkan koleksi tas tas terbaru dan membantu anda untuk membayar!!" Ucap pelayan itu dengan semangat.

Ketika sedang melakukan pembayaran, Pelayan baik tadi terkejut ketika tau bahwa wanita yang sedang ia layani adalah XENA GRABRIELLIA, yaitu seorang wanita yang menduduki peringkat kedua sebagai orang terkaya. Ya tentunya nomor satu adalah Sandy.

"A-anda adalah nona Xena Grabriellia?!" Tanya Pelayan itu dengan suara keras.

Semua pelayan yang mendengar nama itu sontak sangat terkejut, karena wanita yang sedang berkunjung itu adalah orang nomor 2 paling kaya di dunia.

Pelayan seksi tadi hanya terdiam, karena ia baru saja merendahkan seseorang yang terhormat.

*Tamat sudah riwayat ku, aku sudah merendahkan seseorang yang seharusnya tidak aku rendahkan* gumam Pelayan seksi tadi dalam hati dengan ketakutan.

"M-maaf kan saya nona Alexa, yang tadi itu hanya salah paham. Dan mengapa nona Alexa tidak bilang kalau hendak kesini?!" pekik pelayan seksi tadi dengan rasa takut.

"Salah paham kamu bilang? Kamu benar benar memandang rendah orang orang, apa kamu tidak sadar bahwa kamu dibawah orang orang yang datang kesini? Dan mengapa saya harus bilang ketika saya pergi ke mall milik sahabat saya sendiri?!" ujar Alexa dengan kesal dan menatap tajam.

"Dan satu lagi mulai sekarang kamu di pecat, dan akan di blokir dari semua industri!" ujar Alexa.

"Halo! Indra tolong kamu suruh beberapa pengawal untuk mengambil tas tas saya di toko GUCCI!!" ujar Alexa kepada Indra di telpon.

"Baik nyonya!" saut Indra.

BAB 3

Ketika Sandy sedang melihat lihat hadiah, tiba tiba is dihampiri oleh Laura dari belakang sambil memeluk Sandy.

"Sandy gue kangen banget sama lo! Lo kangen gue gak?!" cekik Laura sambil memeluk Sandy dari belakang.

Sandy yang mengetahui bahwa yang memeluknya adalah Laura, langsung melepaskan pelukan dari Laura dan berkata "Kenapa Lo disini? Bukankah lo di sekolah di jerman?!"

"Gue udah selesai sekolahnya jadi gue balik ke Indonesia karena kangen sama lo! Lo pasti kangen juga sama gue kan"?!" Pekik Laura.

"Gak gue gak kangen sama lo, dan satu lagi kenapa lo harus balik ke Indonesia? Kenapa lo gak belajar aja di luar negeri?!" Pekik Sandy.

_____

"Duh Sandy ke toko mana sih? Kok dia beli hadiahnya lama banget sih?!" pekik Alexa sambil mencari cari Sandy. Setelah beberapa lama mencari, akhirnya Alexa menemukan Sandy di toko HERMES. Ketika Alexa hendak mendekati Sandy, ia melihat Sandy berbicara akrab dengan perempuan lain selain dirinya.

Alexa yang melihat hal itupun lantas merasa heran, karena ia tidak pernah melihat Sandy berbicara akrab dengan perempuan lain selain dirinya.

*Sandy ngomong sama siapa ya?! Kok gue gak pernah lihat wanita itu?!* gumam Alexa dalam hati sambil berjalan ke arah Sandy.

_____

"Dek gue tanya sama lo! Lo pulang ke Indonesia udah izin sama bunda gak?!" Pekik Sandy.

"Hehehe... gue belum izin sama bunda untuk balik ke Indonesia! Abisnya kalau nanti aku minta izin pasti gak di kasih izin!!" ucap Laura sambil mengayunkan kedua tangan Sandy.

"Astaga! Lo kenapa bali ke Indo gak bilang ama bunda? Nanti kalau misalnya bunda cariin gimana?!" cekik Sandy sambil tepuk jidat.

"Ya nanti kalau bunda cariin aku tinggal bilang kalau aku balik ke Indo karena di suruh kaka!"

"Kenapa harus selalu gue yang lo tarik dalam masalah yang lo buat? Kenapa sekali kali lo gak tarik pacar lo aja dalam masalah yang lo buat!"

"Kak lo lupa kalau gue itu gak pernah pacaran? Jadi lo sebagai kakak kesayangan gue lo harus bantuin adek cantik lo ini!"

"Iya iya nanti gue bantu!" ucap Sandy dengan pasrah.

"YES!! Lo memang kakak terbaik gue!" pekik Laura sambil memeluk Sandy.

"Iya, iya! Lo lepas pelukan lo dari gue!" pita Sandy sambil melepaskan pelukan adiknya.

Laura berasal dari keluarga Lauren, yang berarti Laura adalah adik kandung dari Sandy sendiri. Laura pergi belajar ke luar negeri sejak umurnya 5 tahun. Semua orang tidak tau bahwa keluarga Lauren memiliki seorang putri, mereka hanya tau bahwa Sandy adalah anak tunggal.

"Sandy! Kenapa lo lama sekali untuk membeli hadiah aja?!" Panggil Alexa sambil berjalan ke arah Sandy dan Laura.

Laura yang mendengar suara itu langsung menoleh ke arah suara yang memanggil kakaknya.

"Kamu siapa?!" Tanya Laura dengan penasaran.

"Oh perkenalkan nama ku XENA GRABRIELLIA! Dan aku adalah sahabat Sandy!" ucap Alexa sambil menjulurkan tangan kepada Laura.

"Oh jadi kamu sahabatnya kak Sandy? Perkenalkan namaku LAURA LAUREN!" ucap Laura sambil berjabat tangan dengan Alexa.

"Kak? Maksudnya kamu adiknya Sandy?!" Tanya Alexa dengan nada terkejut.

"Iya aku adiknya kak Sandy! Apa kak Sandy gak pernah bilang padamu kalau dia punya seorang adik?!" Pekik Laura sambil melihat ke arah Sandy dengan geram.

"Iya Sandy gak pernah bilang kalau dia punya adik!" pekik Alexa.

"Kak kenapa lo tidak pernah bilang kalau lo punya adik sama kakak ipar gue? Apa lo mau nanti misalnya setelah lo dan kakak ipar menikah, kakak jadi salah paham kalau gue dekat ama lo?!" Ujar Laura dengan nada kesal sambil menatap tajam ke arah Sandy.

"Kakak ipar? Siapa aku??" Tanya Alexa dengan penuh kebingungan.

*Laura memang adik gue, dia tau kalau aja gue suka sama Alexa!* gumam Sandy dalam hati.

"Gimana lo mau kan bantu gue!" bisik Laura kepada Sandy.

"Iya kamu kan satu satunya menantu perempuan keluarga Lauren! Kalau kak Sandy sampai macam macam bilang aja sama aku kak!" ujar Laura dengan nada lembut.

"A-aku bukan menantu–"

"Kak Xena kamu gak perlu malu sama aku, anggap aja aku sebagai adik kandung kakak sendiri! Yuk kak kita belanja gak usah pedulikan kakak yang tidak berguna ini!" Ucap Laura sambil menarik tangan Alexa.

Alexa yang di tarik oleh Laura hany terdiam dan mengikuti Laura yabg hendak ke mana.

Ketika sedang memili milih baju, Alexa bertanya kenapa dia di katakan sebagai menantu perempuan keluarga Lauren padahal dirinya hanya bersahabat sejak kecil.

"Kak Xena apa kamu tidak tau kalau kak Sandy menyukai mu?!" Tanya Laura.

"Apa maksud mu?"

"Kak kamu dan kak Sandy adalah orang paling kaya di dunia ini, dan kalian juga sangat serasi di mata dunia. Selain aku gak pernah lihat kak Sandy dekat dengan orang lain selain Kak Xena!!"

"Kami berdua adalah sahabat, tentu saja kami dekat!" pekik Xena dengan polos.

"Apa kamu tidak suka sama kak Sandy? Atau jangan jangan kakak sudah punya pacar? Kalau kakak punya pacar aku minta maaf karena sudah menjodoh jodohkan kalian berdua!!" Pekik Laura dengan nada panik sambil melihat ke arah Xena.

"Kamu tidak perlu minta maaf, dan lagian aku gak pernah punya pacar!"

"Serius kak?!"

"Iya aku serius lagian sekarang aku lagi fokus untuk nyusun rencana balas dendam!!" Ucap Alexa dengan enteng.

Laura yang mendengar ucapa Xena merasa terkejut, karena ia berpikir bahwa Xena tidak memiliki dendam, itu karena wajahnya ceria tidak ada depresi sama sekali.

Alexa yang sadar dengan apa yang iya katakan barusan langsung menutup mulut, karena ia berpikir mungkin akan di benci oleh Laura.

*Gawat kenapa gue bisa keceplosan soal balas dendam? Aduh gimana ini, pasti sekarang Laura sangat benci terhadap gue!* cicit Alexa dalam hati.

"Kak! Kepada siapa kakak akan balas dendam, sini biar aku bantu!!" Pekik Laura.

"HAH?!" lirih Xena dengan terkejut, karena ia berpikir mungkin Laura akan membencinya. Tapi sebaliknya Laura malah ingin membantu Alexa untuk balas dendam, tentu itu membuat Alexa terkejut dengan ucapan Laura.

"Kenapa terkejut! Apa ada sesuatu?!" tanya Laura dengan polos.

"Gak tadi aku hanya terkejut ketika kamu bilang ingin membantuku untuk balas dendam, Aku pikir kamu bakal benci sama aku karena aku seorang pendendam!" Ujar Alexa dengan datar.

"Kak aku tau kamu orang baik! Kak setiap orang pasti punya dendamnya masing masing, bukan kakak aja jadi buat apa aku benci sama kakak!" ujar Laura sambil tersenyum.

"Terim kasih ya Laura, walau kita baru bertemu beberapa jam tapi kamu sudah baik sama aku!" pekik Alexa sambil tersenyum lebar.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!