NovelToon NovelToon

Unperfect Marriage

Prolog

ketika dia yang menikahi mu memiliki rumah yang lain untuknya pulang...

Tentang seorang perempuan cantik berdarah Ningrat bugis Makassar, Andi Tenri Ola yang bersuami kan seorang lelaki pewaris takhta asli Semarang bernama Arjuna Reksa Nugraha yang menikahi Ola untuk kemudian diceraikan demi mempersunting si Cinderella, Dewi Asmara

tentang sebuah kepercayaan seorang Istri yang berhadiah kekecewaan...

fyi:

untuk mendukung penulis jangan lupa tambah di favorit, masukan ulasan bintang lima, like, dan komentarnya. terimakasih

Kejutan

fyi: 🗣️🗣️🗣️ untuk mendukung penulis jangan lupa tambah di favorit, masukan ulasan bintang lima, like, Vote dan komentarnya. kalau bisa komen setiap paragraf per babnya 🥰 terimakasih

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

dering telpon membuyarkan atensi seorang wanita cantik dari lembaran kertas di hadapannya, melihat nama yang tertera tanpa pikir panjang ia langsung menggeser icon hijau sehingga suara salam bernada antusias dari seberang telpon membuatnya tersenyum

"Waalaikumsalam, ma. ada apa?"

"kamu masih sibuk nggak?"

"tidak, kenapa ma?" jawabnya berdusta setelah melirik tumpukan berkas di atas meja kerjanya

"mama jemput kamu sekarang ya, mama butuh bantuan kamu banget"

lagi-lagi matanya melirik tumpukan berkas yang sudah dua hari ini melambai-lambai untuk di eksekusi oleh tangan terampilnya

"jam berapa ma?" tanyanya kemudian. berharap ia masih bisa menyelesaikan desain satu lembar lagi sebelum ibu mertuanya menjemputnya

"mama sudah ada di depan kantor kamu, hehehe"

Ola ikut terkekeh meski setelah sambungan telpon terputus ia sempat memijit keningnya.

sebelum menyusul Ratu, sang ibu mertua, Ola memanggil sang asisten

"siapa yang sudah deal besok?"

sang asisten segera membuka tablet "besok ada dua perusahaan. dari PT. Mebel guna jaya dan dari perusahaan A&D"

Ola mengangguk, sedikit lega mendengar informasi itu.

"yaudah. ini desainnya sudah saya rampungkan, tinggal atur pengirimannya" Ola menyerahkan pada sang asisten

"saya mau keluar. kemungkinan tidak balik lagi. sampaikan pada yang lainnya" sambungnya lalu mengambil tas, sang asisten yang melihat Ola terburu-buru ikut membantu

"masuk" seru Ola masih sibuk memasukan beberapa pretelan dalam tas. seorang satpam membuka pintu

"maaf bu, ada ibu Ratu di luar menunggu ibu" beritahu Saipul

"iya, saya sudah mau keluar ini"

"Freya saya pulang dulu, sampaikan sama yang lainnya. Pak Saipul tolong jaga kantor dan anak-anak ya" ujarnya berbicara dua arah yang di balas "siap!" oleh keduanya

"assalamualaikum, ma" Ola mengambil tangan ibu mertuanya setelah duduk di samping ibu dari suaminya itu

"maaf ya, mama ganggu kerja kamu"

"nggak kok"

"emang mama mau kemana?" sambung Ola bertanya

"kasih surprise papa" Ratu berucap malu-malu pada sang menantu

"memang papa ulang tahun?" kening Ola mengerut, surprise dalam rangka apa sebab baru 2 bulan lalu kedua orang tua suaminya itu baru merayakan hari jadi pernikahan ke 30 tahun.

"bukan, hari ini tepat hari dimana papa sama mama pertama kali bertemu"

astagaaa

Pemilik nama lengkap Andi Tenri Ola itu merasa geli bercampur iri. pasalnya pasangan paru baya itu masih saja romantis di usia mereka yang tak muda lagi, tak seperti dirinya dan suami yang... ah sudahlah.

setelah memilih kue di sebuah toko bintang lima, mereka melanjutkan perjalanan menuju sebuah perusahaan besar di tengah-tengah kota Semarang. gedung bertingkat 8 itu adalah tujuan mereka tempat dimana para suami perempuan beda generasi itu mencari nafkah

mereka harus menunggu karna ternyata suami mereka sedang mengadakan rapat.

"aduh mama kok tiba-tiba pengen pipis" Ratu langsung ngacir menuju toilet setelah menyerahkan kotak kue pada pangkuan sang menantu

Ola yang merasa bosan menunggu berdiri menelisik ruangan papa mertuanya, Barack. ini kali pertama ia berkunjung setelah hampir satu tahun ia menjadi bagian dari keluarga Nugraha

"mama buang airnya lama banget" keluh Ola, tanpa pamit ia keluar ruangan. ada sesuatu yang membuatnya tertarik tadi sebelum diseret masuk ke dalam ruangan Barack oleh Ratu

"wah, excellent!" pujinya menikmati corak dinding luar ruangan Barack. ternyata bukan hanya di dalam ruangan yang estetik dengan desain dinding tapi ternyata di luar tak kalah bagus

suara grusak-grusuk mengalihkan atensi perempuan itu, begitu kepalanya menoleh terlihat beberapa orang keluar dari salah satu ruangan di ujung sana. sepertinya itu adalah ruang rapat.

"selamat siang ibu, mau ketemu sama pak Barack atau sama pak Esa?" tanya seorang lelaki berkacamata yang Ola tahu berprofesi sebagai asisten papa mertuanya. lelaki yang bernama Indra itu sering ke rumah mertuanya untuk menjemput sang atasan

"dua-duanya pak Indra. apa mereka sudah selesai?"

"sudah. tapi sepertinya ada bahasan internal antara ayah dan anak sehingga saya disuruh keluar duluan" beritahu Indra dengan candaannya

"hahah biasalah. ya udah pak Indra lanjutkan aja tugasnya. saya mau bergabung sama mereka dulu, ibu mertua saya sudah lama nunggu di dalam soalnya"

Indra mempersilahkan Istri dari anak bosnya itu, toh perempuan cantik berdarah bugis itu adalah keluarga inti dari sang bos

Ola hendak mengetuk pintu yang sedikit terbuka namun urung kala mendengar suara tinggi dari dalam

"Aku capek hidupku disetir terus sama papa!"

"jangan bodoh Esa! papa lakukan semua yang terbaik untukmu!"

"terbaik menurut papa tapi tidak dengan Esa!"

Ola meneguk ludah, terkejut mendengar kali pertama suaminya bersuara tinggi, apalagi sama papanya sendiri. dia tidak seharusnya disini. peringatnya pada dirinya karna merasa melanggar privasi mertua dan suaminya yang selama ini terlihat baik-baik saja bahkan sangat akur. namun langkahnya yang hendak menjauh terpaku setelah mendengar kalimat yang terlontar dari papa mertuanya

"mau kau kemana kan istrimu kalau kau menikahi perempuan itu?!"

Deg...

istri? dirinya kan

menikahi perempuan itu? perempuan? maksudnya suaminya mau menikah lagi? suaminya punya wanita lain?

"aku akan menceraikan Ola lalu menikahi Dewi"

dia akan diceraikan!

"jangan gila kamu Esa!"

"papa yang gila! sudah cukup satu tahun ini aku menerima dengan terpaksa pernikahan yang tidak pernah aku inginkan ini"

"aku mencintai Dewi bukan Ola" sambung lelaki yang 11 bulan lalu menjabat tangan ayah Ola saat ijab terucap. lelaki sabar dan penuh kelembutan yang Ola kenali selama pernikahan mereka. namun hari ini ia ditampar kenyataan bolak-balik

kehadirannya disini untuk menemani ibu mertuanya memberi kejutan untuk papa mertuanya, tapi ternyata kejutan yang disiapkan papa mertua dan suaminya lebih mengejutkan sampai rasanya seluruh persendian Ola melemah

Bersambung....

Keluarga Bahagia

Fyi: 🗣️🗣️🗣️ untuk mendukung penulis jangan lupa tambah di favorit, masukan ulasan bintang lima, like, vote dan komentarnya. kalau bisa komen setiap paragraf per babnya 🥰 terimakasih

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

"kamu kemana aja, mama keluar kamar mandi udah di tinggal aja" rajuk Ratu begitu Ola memasuki ruangan

"maaf ma, tadi aku diluar lihat-lihat desain kantor papa"

"resiko punya mantu seorang arsitek, nggak bisa tenang duduk kalau lagi di ajak keluar" decak Ratu gemas

tidak lama setelah Ratu menarik sang menantu duduk di sisinya pintu ruangan terbuka, namun mereka lebih tepatnya Ratu dikejutkan dengan kemunculan Barack dengan aura penuh emosi lalu berangsur terperangah mendapati keberadaannya dan Ola, keterkejutan Ratu semakin bertambah kala mendengar suara melengking putranya menyusul meneriaki suaminya

"Esa belum selesai bicara pa, pokoknya tanpa persetujuan papa, Esa akan tetap meni...mama, Ola" suara Esa melirih di akhir, menyebut tamu tak terduga papanya

"Esa? ada apa nak sampai berbicara tinggi sama papamu" tanya Ratu menghampiri sang putra yang berdiri mematung di ambang pintu

"apa yang papa tidak setujui, hm? kamu akan tetap apa? bilang sama mama biar mama bantu bicarakan baik-baik sama papa, kamu tidak perlu berteriak kurang ajar seperti itu sama orang tua, nak" sambung Ratu dengan mata berkaca-kaca, Esa mengigit bibir, melirik sekilas ke arah Ola yang tampak menatap ke arah lain. lalu Esa beralih menatap papanya yang tengah menaikan alis seolah menantangnya untuk memberitahu masalahnya pada sang mama

mana Esa berani!

mamanya adalah kelemahan Esa. dan sudah pasti Esa tahu jawabannya akan tanggapan Ratu atas masalahnya yang rumit

"masalah sebesar apa sampai kamu berani meninggikan suara sama papa kamu, nak?" kembali Ratu bertanya karna Esa tetap bungkam

"maaf ma.. tadi..." otak Esa menari-nari mencari alasan dusta untuk menjawab serentetan pertanyaan wanita terhebatnya. keberaniannya yang sudah menggebu-gebu seketika lenyap entah kemana saat berhadapan dengan sang ibu. ia belum siap mendapat amarah dan mungkin kebencian dari wanita kesayangannya itu.

"dia itu pengen mandiri ma, pengen menjalankan perusahaan baru dengan dalih ingin meningkatkan kemampuannya, tapi papa tolak mentah-mentah usulannya itu, makanya dia marah" sahut Barack membantu. lelaki itu berucap sambil berjalan ke arah sang menantu "bagaimana kabarmu hari ini nak, kok ke sini nggak bilang-bilang" tanyanya kemudian setelah ia duduk persis di sebelah Ola

"mama yang paksa Ola pa karna pengen ditemani" bukan Ola yang menjawab, Itu suara Ratu, perempuan itu menjelaskan sembari menarik tangan putranya mendekat ke sofa dimana suami dan menantunya duduk

"bagaimana pekerjaanmu?" Barack mengangguk, lalu kembali melempar tanya

"sudah beres pa" jawab Ola singkat

"jangan sering-sering nurutin terus kata mama. mama itu pengangguran tahu" Barack berbicara dengan nada kecil dan gestur tangan berbisik

"mama dengar ya papa" protes Ratu ketika duduk di sofa seberang dan Esa menyusul

"mama nganggur kan juga karna permintaan papa, siapa yang minta mama stay di rumah supaya papa kalau pulang kerja ada yang nyambut dan bisa dikelonin kapan aja?" tambah perempuan itu membuat Barack tergelak sedang Ola hanya tersenyum malu-malu mendengar obrolan mertuanya. Esa sendiri yang masih dikuasai amarah dan keterkejutan hanya menatap mereka satu-satu. lalu pandangannya terkunci pada sosok perempuan di samping ayahnya. keningnya mengerut mencoba menerka keanehan... kenapa perempuan itu seperti menghindari menatap ke arahnya? kenapa tangannya tak diambil lalu dicium seperti biasa ketika mereka bertemu?

Esa lalu menatap punggung tangannya yang menganggur di atas pahanya. dia merasa ada yang kurang dari pertemuan tak terduga inj

setelah acara potong kue dan kedua pasangan baya itu saling suap, mereka memutuskan untuk makan siang di luar

acara makan siang pun berlalu, tiba saatnya dua perempuan itu berpamitan pada suami masing-masing

"mama langsung pulang?" tanya Barack

"nggak, mama mau temani Ola dulu ke salon terus lanjut nge mall"

"mama yang menemani atau mama nih yang mau di temani" goda Barack mencolek dagu istrinya yang lagi-lagi menimbulkan rasa geli sekaligus iri pada diri Ola

"hehehe papa tahu aja" Ratu mencubit gemas perut suaminya yang kemudian direspon kesakitan oleh Barack. lebih tepatnya pura-pura agar dapat elusan dari tangan lembut sang istri tercinta

"ya udah kami berangkat dulu, papa yang semangat kerjanya" pamit Ratu pada suaminya

melihat tingkah mereka bukan hanya Ola yang merasa geli, Esa pun sama, sebenarnya dari tadi ia curi-curi pandang pada Ola, perempuan itu tumben sekali irit bicara padahal biasanya kalau mereka kumpul gini pasti Ola bisa mengimbangi celotehan Ratu yang absurd. bahkan perempuan itu hari ini tak pernah secara langsung mengajaknya bicara padahal perempuan yang ia nikahi dengan adat bugis beberapa bulan lalu itu termasuk perempuan cerewet yang suka sekali membuat suaranya keluar untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tak penting

apa Ola punya masalah di kantornya, ya? tanya Esa dalam hati sembari menelisik gestur dan aura wajah sang istri.

"Ola duluan ya, mas" sekalinya bicara hanya singkat dan terkesan lemas. keluh Esa dalam hati

"kamu baik-baik aja?" tanya Esa sembari menyerahkan punggung tangannya untuk dicium sang istri

"baik"

ada apa dengan Andi Tenri Ola, sih?

Bersambung...

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!