NovelToon NovelToon

Sisi Lain Dokter Al

Bab 1 Hinaan

Seorang pria baru saja masuk rumah Ketika ia pulang bekerja Namun belum lagi ia masuk ke kamarnya

" Dari mana ? Kok pulang selarut ini " kata seorang wanita paruh baya melipat tangannya di dada

" Maaf mi tadi ada pasien yang anfal Yang harus Al tangani " Kata Altaf

" Ck...... Kerja lembur saja gajimu tetap kecil kan Harus nya kau itu jadi dokter bedah syaraf dari pada dokter umum yang tak berguna itu Dasar sampah !! Percuma kau di sini jadi laki laki Kalo masih menumpang tinggal disini " Kata wanita itu pedas

Nyess...........

Dada Al serasa di gores belati tajam tiap kali mendengar omelan mertuanya itu Yang tak pernah sama sekali Menghargai segala usaha selama ini .

" Maaf mah, tapi Evelyn tak mau tinggal di rumah kontrakan Jadi kami harus bagaimana lagi ?" kata Altaf

" Ya itu salah mu jadi laki laki lemah tak berguna Percuma kau jadi menantu Tapi tak bisa di andalkan Suami macam apa kamu Al Masa harus kami melulu Yang menyokong kehidupan kalian Harus nya sejak awal Evelyn tak aku izin kan menikah dengan mu " Kata wanita itu berlalu Meninggal kan Al sendiri Yang mematung di depan pintu kamar nya .

" Ya tuhan ...sampai kapan semua ini berakhir " kata Al yang lalu masuk kedalam kamarnya .

Di dalam kamar terlihat Evelyn tidur lelap .Karna memang sebagai dokter spesialis kandungan Evelyn gaji nya lebih besar Dan juga jadwalnya tertata Apalagi ia bekerja dirumah sakit ternama Dan juga mendapat insentif yang cukup besar sebagai spesialis

Al meraup wajah nya kasar lalu melepaskan pakaian nya dan menaruh di keranjang baju kotor Dan masuk kamar mandi untuk membersihkan diri

Badannya serasa remuk redam karna dari pagi ia bekerja seharian Apalagi di tambah lembur mengantikan dokter yang berhalangan hadir Agar mendapat uang tambahan Untuk bisa membahagiakan istrinya Yang sudah ia nikah selama 3 bulan ini .Dari perjodohan pamannya dan papah Evelyn

Hanya 15 menit Al membersihkan diri Lalu ia memakai piyama tidurnya Setelah itu Al ikut berbaring di sebelah Evelyn yang sudah tidur sedari tadi

Al memejamkan matanya untuk tidur Karna ia ingin bangun lebih pagi besok Sebelum mami mertuanya itu Kembali mengorek gorek mencari kesalahan nya

*************

Jam 4 Altaf sudah bangun Lalu ia mandi Sambil merapikan peralatan medisnya sebelum berpakaian Agar ia tak lupa Apa yang akan ia bawa

" Pulang jam berapa tadi malam .?" kata Evelyn bicara pada Al

" Jam 11 , aku lembur " jelas Al pelan

" Apa dengan lembur mami akan berhenti berkicau Kau harusnya ambil spesialis lagi Al " Kata Evelyn duduk di sebelah Al Karna ikut terbangun

" Tapi aku belum punya uang untuk itu lyn Kau tahu kan kondisi ku sekarang " kata Altaf melirik Evelyn

" Ya aku tahu , kau harus menabung " kata Evelyn memegang bahu Al lalu menyandarkan kepalanya di bahu Al .

" Bersabar lah , beri aku waktu " kata Al merangkul bahu Evelyn

" Sampai kapan Al , telinga ku bisa rusak Bila mendengar mami mengomel tiap hari pada mu " kata Evelyn

" Bukankah perjodohan ini juga kau yang mau Bukan salahku bila akhirnya akan jadi begini lyn Seharusnya waktu itu kau menolaknya " Kata Al lirih

" Astaga , aku juga tidak Kalo akan jadi begini Al Apa aku salah aku sudah berusaha bersabar " Kata Evelyn gusar

" Maaf bila aku belum bisa membahagia kan mu" kata Al lalu mencium pipi Evelyn Lalu berdiri untuk berpakaian

Evelyn memeluk tubuh Al erat Yang membuat Al kaget Tak menapik Evelyn memang jatuh cinta pada sikap Al Yang lembut dan sopan juga terkesan cuek Tampan dan juga berwibawa Tapi profesi nya yang di bawah Evelyn membuat mamahnya gerah Apalagi kebutuhan dan gaya hidup mereka diatas rata rata kelas menengah

Yang membuat gaji Al terlihat kecil di mata mertuanya Karna istrinya seorang spesialis kandungan Sedangkan Al hanya dokter umum biasa Tak seperti Evelyn yang bergaji besar dari nya

" Lyn aku ...... " kata Al yang terdiam

Karna istrinya itu meraba miliknya

Yang membuat Al memeluk Evelyn . Lalu menciumnya Al akui ia jarang melakukan nya bersama Evelyn Karna selama ini mereka sama sama sibuk Waktu yang padat membuat mereka jarang bisa bertemu Apalagi Ketika Al harus lembur Bila ada yang membutuhkannya

" Aku merindukan mu " bisik Evelyn

" Mhem " dehem Al Yang lalu mengangkat tubuh Evelyn keatas tempat tidur Dan melakukan apa yang mereka mau .Karna itu kebutuhan biologis sepasang manusia yang menikah

************

Evelyn dan Al baru saja ke ruang makan Ketika mamah nya berteriak pada seorang pelayan Karna membuat wanita cerewet itu terpeleset jatuh Karna sisa air yang menyebabkan lantai licin

" Kamu ini ya kalo kerja yang benar dasar babu . Makanya kalo ngepel yang bersih Jangan sampai ada air " Bentak mamah kesal

" Maaf nyonya , saya tidak sengaja " Kata pelayan itu ketakutan

" Mah sudah kok pagi pagi sudah ribut Bikin kuping papah sakit " Kata papah

Yang membuat Al dan Evelyn diam Lalu duduk di meja makan Dengan tenang tanpa bicara

" Evelyn nanti jangan lupa bayar cicilan emas mami ya " Kata mami Yang menarik kursi ingin duduk sarapan

" Ya mah " Jawab Evelyn

" Astaga mah , berhentilah membeli emas Kan emas mamah sudah banyak Untuk apa juga beli emas banyak banyak Kasihan Alyn harus menyicilnya " Kata papah mengoles roti dengan selai

" Ya jelas buat simpanan dan investasi lah lah pah .Emang siapa lagi yang mau bayar menantu mu !!. Mana mungkin beli mobil saja dia ngak mampu Tuh lihat masa dokter harus pake motor Malu dong kalah sana istri Salah nya papah mau saja di tipu si Anton " kata mamah menyindir Al

" Astaga mah , tak ada yang menipu disini itu murni memang Evelyn mau sama Al dia setuju saja kok Lagian apa kurang nya Al sih mah " kata papah membela menantu nya

" Kurang nya ngak punya duit pah. Rumah saja tak punya masa mau numpang melulu Dan dia bilang mau kontrak Tapi di komplek perumahan ekonomi kelas bawah Malu pah ...malu masa dokter spesialis tinggal di rumah kecil " Kata mamah

Al yang disindir hanya diam Memakan roti lapis dengan rasa pahit Walau roti itu berisi selai susu kacang Namun hati Al dan telinga Al Yang mendengar perkataan mertuanya itu menjadi kan rasa roti itu menjadi kan rasa pahit di lidah nya Karna sudah rutin baginya sarapan dengan makan hati setiap hari

Namun Al tak bisa berbuat apa apa Karna itu lah faktanya Gaji istrinya lebih besar darinya . Dan Al hanya bisa bersabar menghadapi kecerewetan mertuanya itu.

" Al , nanti siang aku ada seminar di hotel Mungkin pulangnya agak malam " Kata Evelyn

" Ya hati hati " jawab Al

"Harusnya kau jemput istrimu itu Jangan di biarkan pulang malam" kata Mamah menatap Al tajam .

" Ya mah nanti Al jemput " kata Al

" Ngak usah mah , kan Al juga capek masa arus jemput Alyn juga .Kan Alyn bawa mobil sendiri mah " Kata Evelyn

" Kamu ini , Suami mu itu harusnya lebih perhatian padamu Sudah ngak bisa ngasih nafkah sempurna Masih ngak peka juga Harusnya dia yang antar jemput kamu Dan juga mengurus mu Supaya kamu ngak lelah dan sakit . Kamu yang kerja keras suami enak enak saja Emang dia siapa ini rumah kita .Dia cuma numpang " kata mami

" Mah cukup , sudah sarapan saja berisik Apa tidak bisa sehari saja tidak berkicau " kata papah

" Mah pah Al berangkat permisi , lyn nanti pulang abang jemput " Kata Al Bergegas pergi dari ruang makan

Karna merasa tak nyaman dengan semua perkataan mami mertuanya itu

Al membuang nafas kasarnya Sambil mengeluarkan motornya Lalu berangkat ketempat kerja sambil merasakan dada nya yang sesak Karna menahan rasa marahnya yang terpendam dalam dirinya.

Bab 2 Menolong

Hanya satu jam perjalanan Al sudah berada di rumah sakit Al langsung menuju ke ruangannya .Namun belum sempat masuk

" Al tugas mu membantu di bansal 20 ya " kata senior nya

" Baik dok " jawab Al bergegas masuk ruangannya Lalu keluar lagi lalu menuju bangsal pasien

Disana menumpuk para pasien di vonis covid oleh para dokter Dan sambil memakai sarung tangannya Al pun memeriksa beberapa pasien secara satu persatu pasien yang terbaring di brankar .

" Hati hati Al mereka kena virus " kata dokter Deni mengingat kan .Teman nya yang juga dokter umum

" Ya Den " kata Al Yang tahu virus covid baru masuk negara mereka .Yang penyebarannya datang dari negri china .

Al memeriksa pasien satu demi satu pasien nya bersama dokter Deni Setelah selesai mendiagnosa Al pun keluar dan membawa semua data Yang semua hampir mirip kasusnya dan gejalanya

" Den penyebarannya sangat cepat Apa virus ini bermutasi " kata Al

" Ya seperti nya , Kita harus hati hati pasang masker mu bila bekerja ." kata dokter Deni berlalu meninggal Al

Tanpa menjawab Al berdiri menatap koridor bangsal para pasien Yang melihat pasien terlihat Banyak yang mengeluh merasakan dadanya sesak

Al lalu melangkah kembali keruangan nya Dan meletakan data diagnosa di atas meja Merasa aneh dengan cepat nya penyebaran virus yang melanda masyarakat baru baru ini

Disisi lain Evelyn baru saja ingin berangkat kerja Ketika mamanya meminta uang pada nya

" Buat apa lagi mi ?" kata Alyn

" Ya buat shoping lah " kata mami

" Tapi hanya sedikit mi , Alyn belum gajian " kata Alyn membuka tasnya

" Ngak perduli , salah sendiri kamu mau menikah dengan Al coba kamu menikah dengan dokter Hans .Tak akan begini kan kehidupan mu !!! " kata mami Menadahkan tangannya . Alyn mengeluarkan beberapa lembar uang ratusan lalu memberikannya ke tangan maminya .

" Astaga mi , dokter Hans itu sudah tua Mana Alyn mau " kata Alyn kesal

" Tapi dia punya banyak uang lyn " kata mami

" Ya sana , Kenapa ngak sama mami saja nikah nya " kata Alyn kesal Lalu masuk ke mobilnya

Brum.......brum.....

Mobil Alyn mundur cepat Dan keluar dari garasi mobil Lalu menghilang di kejauhan

" Dasar anak bodoh , sudah bagus di carikan suami yang kaya dia menolak Malah milih yang muda dan tampan Tapi apa kenyang cuma makan modal tampang " Omel mami sambil mengipas uangnya Lalu melangkah masuk ke dalam rumah

***********

Al baru saja meletakan stetoskop nya Ketika seorang perawat datang berteriak

" Dokter Al pasien kritis " kata perawat Membuat Al kembali meraih alatnya dan bergegas menuju bangsal pasien Dengan berjalan setengah berlari

Tap.... tap...... tap.....

Al langsung memeriksa pasien itu yang terlihat lemah dengan mata berair

" Dokter selamat kan aku , aku tak mau mati disini " kata pria tua itu lemah Lalu menarik kepala Al lebih dekat .

" Selamatkan aku , aku bukan kena virus covid Tapi di covid kan .Agar mereka mendapat uang bantuan rumah sakit " bisik pria tua itu Yang membuat Al berdiri mematung menatap nya

Al terdiam sesaat Lalu memandang pria tua itu Apa ia harus menolong nya Al mengalami perang batin sesaat Lalu ia mengambil keputusan .Setelah memeriksa lagi pasien Yang memang benar tak ada gejala covid

" Saya akan menolong bapak , Tapi dengan cara membuat bapak mati selama 3 jam bagaimana ?" kata Al bingung Karna tak ada jalan lain lagi yang ia pikir kan

" Ya lakukan apa saja ,asal aku keluar dari sini " Kata pria tua itu lirih

" Baik " kata Al Lalu Al melihat kiri kanan Untuk melihat para medis Setelah terlihat sepi Al pun menotok titik chi pria tua itu Sehingga ia tak bernafas Lalu Al dengan cepat memencet bel darurat pemanggil dokter

" Al ada apa ?" kata dokter Susan berlari kearah Al

" Dia tak bernafas dok , coba pasti kan lagi .Aku takut salah diagnosa "kata Al gugup Namun ia dengan cepat Al menenangkan diri sendiri

Dokter Susan pun memeriksa denyut nadi juga matanya Dan kondisi pasien yang sudah tak bernafas .

" Ok dia sudah tak ada, ini jam 12 31 Al urus segala sesuatu dan suruh perawat menghubungi keluarga nya " Kata dokter Susan Lalu meninggalkan bangsal Setelah menyatakan pasien meninggal .

" Baik dok "kata Al yang lalu memanggil perawat untuk mengurusi jenazah pria tua itu .Dan Al mengawasi nya Sambil memeriksa pasien lain. Sampai keluarga korban datang menjemput jenazah pulang Lalu Al mendekati seorang wanita yang menangisi jasad pria tua itu

Tangis pilu terdengar di ruangan itu Dan raut wajah sedih terlihat dari pihak keluargga .

"Apa anda putrinya " Kata Al sedikit gugup mendekati wanita itu

" Ya dok , kenapa papi saya bisa meninggal dok , padahal kemaren baik baik saja ?" kata wanita itu menghapus air mata nya

" Bisa kita bicara sebentar " kata Al melihat orang di sekeliling nya.

" Ya " kata wanita itu masih terisak

Al lalu membawa wanita itu sedikit menjauh Dan setelah menjauh dari bangsal Al pun berbicara pelan pada wanita itu Yang membuat wanita itu kaget Tapi diam tak bersuara . Lalu ia pun mengangguk

" Baik trimakasih " kata wanita itu

Dan wanita itu menghubungi dokter yang bertangung jawab Untuk tidak mengantar jasad ayah nya pulang Karna ia sudah membawa mobil khusus keluargga Dan Al sudah bersiap untuk membantu mengurus segala sesuatu nya .

" Trimakasih dok , atas segala bantuan nya Ini kartu nama papi " Kata wanita itu memberikan sebuah kartu nama pada Al

" Ya sama sama mba " kata Al membuka totok chi pada pria tua itu Sebelum mereka membawanya pulang

" Oh ya Berikan dia herbal jahe dan serai juga kunyit untuk membuang lendir paru parunya panggang dulu sebelum di rebus Dan juga buah peach dan bubur gandum " Kata Al memberi resep herbal

" Baik dokter skali lagi trimakasih Oh ya bisa saja minta nomor dokter " kata wanita itu menatap Al

" Ya " kata Al meminta ponsel wanita itu lalu mengetik nomor nya ponselnya dengan cepat .

Setelah selesai Al keluar dari mobil itu Agar tak ada kecurigaan Lalu kembali ke dalam rumah sakit Dan kembali bertugas

*********

Malam nya Al cepat cepat melepas seragam dokternya untuk pulang Karna ia teringat akan menjemput Alyn pulang

" Astaga aku telat " Kata Al sambil berjalan cepat menuju koridor parkiran rumah sakit. Untuk mengambil motornya Setelah itu Al pergi menuju rumah sakit dimana sang istri bertugas

" Al ....kenapa menjemput ku , lalu motor mu " kata Evelyn kaget Ketika Al datang untuk menjemputnya

" Aku bisa mengambilnya nanti " Kata Al meminta kunci mobil Evelyn Dan membukakan pintu untuk sang istri Setelah Evelyn masuk Al pun berjalan memutar menuju pintu sebelah kanan Dan ikut masuk mobil Lalu menghidup kan mesin mobil

" Harus nya kau tak melakukannya Kau juga lelah Al " kata Evelyn

" Aku sayang padamu Lyn " kata Al Lalu diam . Fokus untuk membawa mobil keluar dari parkiran rumah sakit ternama itu Dan pulang menuju rumah mertuanya

Setibanya di garasi depan rumah Alyn turun Dan Al memberikan kunci mobil nya pada Alyn .

" Masuklah aku akan ambil motor " kata Al Yang menitipkan motornya di bengkel seorang teman Sebelum ia kerumah sakit naik ojol .

" Ya hati hati " Kata Evelyn melangkah masuk kedalam rumah

" Mau kemana Al ?" kata mami melihat Al tak masuk rumah. Ketika Evelyn membuka pintu

" Mengambil motor mi "jawab Evelyn melewati mami nya begitu saja

" Bagus paling tidak dia berguna untuk jadi sopir mu Dasar pria bodoh " Kata mami dengan seringai sinis

" Mi cukup ngak perlu kasar padanya " kata Evelyn Sambil melangkah masuk ke kamarnya

" Kalo kau tak terima , cerai kan dia mami tak suka ada benalu di rumah ini !!" Kata mami berteriak keras

Yang membuat Alyn ingin masuk kamar terhenyak mendengar perkataan sang mami Yang akhir akhir ini membuatnya stress dan bingung Antara memilih mami dan suaminya .

Bab 3 Kecelakaan

Disisi lain Al sudah berada di bengkel temannya Untuk mengambil motornya

" Wan ambil motor ya bro " kata Al

" Ya sudah lho antar pulang tuh bini lho ?" kata Iwan

" Sudah bro , terimakasih ya " Kata Al

" Sama sama bro hati hati " kata Iwan teman SMA Al ketika mereka sama sama merantau dulu .

Al lalu menyalakan motornya dan melaju pulang ke rumah Dan Al membaur bersama kendaraan lain Namun tiba tiba ada sebuah mobil yang tak sengaja menyenggol motornya

Brak.........

" Akh........." Teriak Al kaget dan terpental Yang membuat pengendara lain Yang berada belakang nya Cepat turun dan menolongnya

" Woi ..... berhenti " teriak seorang pria pada mobil yang menabrak Al

Al yang terpental jatuh jatuh dari motor membentur tratoar dengan kepala lebih dulu Yang membuat kepalanya pusing dan berkunang kunang Dan untungnya dia memakai helm Kalo tidak pastinya kepalanya sudah pecah menghantam semen pembatas itu .

Prak.........

"' Mas ngak apa apa kan, kurang ajar tuh mobil main kabur saja " kata pria yang menolong Al

" Ngak apa apa pa cuma lecet lecet " kata Al berusaha bangun

" Mas nya duduk dulu biar saja belikan minum dan obat ya " kata pria itu Yang membuat Al terdiam memeriksa lukanya

Dan entah kenapa karna benturan itu ingatan Al berubah 98 derajat yang tiba tiba saja mewarisi ingatan tajam sang kakek Yang mengingatkan pada ilmu akupuntur

" Astaga kenapa baru sekarang aku mengingatnya Apa karna tadi aku menolong orang " kata Al yang slama ini melupakan ilmu warisan kakeknya itu

" Apa mas ngak apa " kata pengendara lain yang meminggirkan motor Al

" Alhamdulilah ngak apa apa mas , cuma lecet lecet kecil " kata Al

" Syukurlah, itu mobil memang kurang ajar. Mentang mentang pake mobil menindas kita kaum lemah " Kata pria itu

Dan tak lama bapak yang tadi kembali lagi mendekati Al

" Ini mas minumnya , ini obatnya biar saya obati dulu mas tuh kening mas juga berdarah" kata bapak itu Lalu membuka kresek kecil .

" Ya sudah mas, pa saya tinggal dulu ya karna mas nya baik baik saja " kata pria itu

" Ya mas trimakasih semoga Allah membalas kebaikan mas dan bapak " kata Al menatap dua pria itu

" Sama sama mas, pa saya duluan ya " kata pria itu

" Ya nak , hati hati . Ini mas sudah selesai apa mas nya mau saya antar pulang kerumahnya mas "Kata bapa tua itu kasihan pada Al

" Ngak usah pa, bapak pulang saja oh ya pak siapa nama bapak ?" kata Al pada bapak itu Karna tidak tahu namanya

" Panggil saja pa Ilham mas, anak gadis saya dulu seorang perawat Dia kerja di rumah sakit Tapi setelah menikah dia berhenti mengikuti suaminya " kata bapak tua itu bercerita sambil mengobati luka Al yang lecet lecet

"' Kenapa berhenti pa kan sayang " kata Al berusaha duduk

" Ya karna dilarang kerja sama suaminya Karna harus mengurus anak .Padahal cari kerja sekarang susah " kata bapak tua itu lagi Lalu merapikan kresek tempat obat

" Iya pa , terima kasih ya pa Ilham saya tak tahu harus berkata apa lagi Kalo bapak tidak menolong saya " kata Al

" Ngak usah sungkan nak saya kerja tak jauh dari sini tuh di gedung itu. Hanya sebagai satpam " kata pak Ilham

" Ya pak, ngak apa apa satpam pak . Yang penting halal " Kata Al lalu berusaha untuk berdiri Di bantu pa Ilham

" Ya sudah bapak duluan ya nak ,Dan ini obatnya di bawa pulang masnya saja ya "Kata pa Ilham pamit

" Ya pak hati hati , Sekali lagi trimakasih banyak ya pak sudah menolong saya " kata Al Lalu kembali naik keatas motornya

" Ya nak sama sama " kata pa Ilham

Sedangkan pak Ilham sudah pergi jauh Dan Al kembali menghidupkan motornya Untung motornya tak kenapa napa Kalo tidak ia tak bisa memakai motor lagi Dan terpaksa harus naik bis untuk bekerja

Tak lama Al sampai di rumah jam 11 malam Dan rumah sudah terlihat sepi Ketika mba imah membuka kan pintu depan untuknya

" Den Al kok pulang malam banget Astaga itu kenapa den " kata mba Imah melihat Al yang dalam kondisi banyak plester di lengan nya

" Hanya kecelakaan kecil mba , apa nona Alyn sudah tidur " Kata Al

" Sudah dari tadi den, sudah tidur lelap kok den ya sudah sana masuk den " kata mba imah Yang kasihan pada suami nona majikan nya itu .

" Ya mba " kata mba Imah

" Kasihan sudah kerja banting tulang ngak di hargai Mana di anggap sampah den den kasihan banget , Untung masih nrimo " guman mba imah Karna tak tega pada Al Karna sering di hujat dan di hina majikan nya itu

*************

Pagi nya Al ingin berangkat seperti biasanya Karna itu hanya luka kecil baginya Dan ia sudah biasa mendapat luka ringan seperti itu

" Kenapa dengan nya ?" kata mami melihat Al yang ingin berangkat kerja

" Di senggol mobil mi " Kata Evelyn Yang juga bersiap siap

" Makanya kerja yang benar , biar bisa beli mobil " kata mami

" Mi apa ngak bosan tuh mulut berkicau tiap hari Bukan nya kasihan malah menambah omelan " Tegur papi

" Belain aja tuh mantu papi , Yang tak bisa menghasilkan itu Sampai kapan pun tak akan berguna " kata mami

" Mi ....." kata Evelyn

" Apa ... mau ikut membela suami mu juga Memang kenyataannya kan Dia hanya makan tidur gratis di rumah ini Gajinya saja hanya seperempat gaji mu Apa kamu harus terus mau menunggu Pria tak berguna itu

Al terdiam sambil memejamkan matanya Merasa ada sembilu menusuk hatinya Yang membuatnya sangat merasa sakit hati Karna sudah lelah mendengar ucapan mertuanya .

" Mi kalo mami tak senang Al tinggal disini Al akan pergi " kata Al kembali kekamar nya

" Ya sana pergi itu lebih baik " Kata mami dengan wajah masam

" Mi apaan sih mi, Al suami Alyn mi Kata Alyn bergegas kekamar menyusul Al yang memasukan bajunya di koper

" Al jangan pergi " kata Evelyn

" Tinggal lah disini aku akan mencari kontrakan di luar .Aku tetap akan mentransfer gaji ku untuk mu tiap bulan " kata Al

" Tapi Al Aku tak butuh itu Aku hanya butuh dirimu Al Kau ada di sisiku Al " kata Alyn Meminta Al untuk tak keluar dari rumah mereka

" Untuk apa , kau juga tidak membela ku kan Kau hanya diam Kalo kau sayang padaku Harus nya kau tak menolak Untuk mengkontrak rumah lyn .Apa kau malu tinggal di rumah kontrakan ?" kata Al menatap Alyn

" Al bukan begitu, aku kerja dan aku belum terbiasa masak sendiri Karna aku sudah biasa di layani mba Imah Ayolah Al pikirkan lagi " Kata Evelyn

"' Tidak , apa selama ini aku mencari kekurangan mu tidak kan Lalu apa salahnya kita hidup mandiri " kata Al. Mengangkat kopernya Lalu menarik nya keluar kamar

" Al jangan pergi . Bila kau pergi dari rumah ini jangan salah kan aku Bila nanti aku menceraikan mu " Teriak Evelyn mengacam Al

Deg.....

Al pun menghentikan langkah nya Lalu berbalik menatap Alyn

" Apa kau menginginkannya lyn " kata Al

" Ya " kata Alyn

" Lakukan lah " kata Al memejamkan matanya merasa berat Namun bibir nya harus tegas mengambil keputusan

"Al.......Al .......mami ...Papi " Kata Evelyn mengejar Al Namun Al tetap keluar dari rumah besar itu .Karna ia sudah banyak sabar selama ini .

" Al jangan pergi ...." Teriak Evelyn

" Aku harus pergi lyn Aku mencintai mu Aku bisa melawan semua derita asal kau bersama mu. Tap bila kau memilih masih bersembunyi didalam rumah itu Aku tak akan kuat" kata Al

" Evelyn masuk , ngapain kau memohon padanya Biarkan dia pergi paling juga tinggal di jalanan " kata mami mengejek

"' Trimakasih mi atas hinaan dan ejekan nya mudahan kalian bahagia Tapi jangan menyesal bila suatu saat itu berbalik pada kalian " kata Al pergi .

" Al .......kau yang akan menyesal nanti " Teriak Alyn

Namun Al tak menggubrisnya Ia hanya fokus pada motor nya Dan menjauh pergi dari rumah itu.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!