NovelToon NovelToon

Janda 100 Juta

Hancur

Seorang wanita muda bernama Dania berlari di lorong rumah sakit dengan cemas dan takut.tadi ada seseorang yang menelfon mengunakan hp suaminya yang mengatakan pemilik hp kecelakaan dan sudah di bawa ke ruma sakit Mutiara.

"Suster. Saya mau tanya.tadi ada korban kecelakaan dua laki laki.di mana mereka sekarang.?"

"Apa ini dua laki laki yang Mba maksud,?"Suster menunjukan dua KTP.

"I,,iya Sus.itu suami Saya dan Ayah Saya."

"Kedua laki laki ini sudah ada di kamar jenazah Mba,ruangannya ada di ujung lalu belok kiri."

Dar...

Serasa petir menyambar saat dengar kedua orang yang di cintai nya sudah ada di kamar jenazah.

"Ma,,maksud Suster.?"

"Suami dan Ayah Mba sudah meninggal saat di bawa ke rumah sakit ini.kata saksi yang membawa mereka, keduanya meninggal di tempat."

Hancur dan sedih yang saat ini Dania rasakan.dua laki laki yang sangat di cintai nya telah meninggal bersamaan.

Dania wanita baru berumur 22 tahun.baru genap satu bulan Dania menikah dengan laki laki yang di cintai nya.

Suami dan Ayah setiap pagi berangkat kerja bersama sama. Keduanya menaiki sepeda motor untuk menuju tempat kerja mereka.

Tempat kerja Ayah satu arah dengan tempat kerja Suami Dania.makanya mereka setiap hari selalu berangkat kerja dan pulang kerja bersama.

Dengan lemas Dania berjalan menuju kamar Jenazah. Saat sampai di ruang Jenazah Dania seakan tidak sanggup untuk membuka kain putih yang menutupi tubuh Suami dan Ayahnya.

"Permisi.apa Mba keluarga korban,?"seorang perawat mendekati Dania. Dania mengangguk.

"Oh syukurlah keluarga sudah datang. Mba silakan bisa pastikan dulu kedua jenazah keluarga Mba apa bukan."

Dania dengan sekuat hati membuka dengan pelan kain putih itu. air mata mengalir deras saat melihat wajah Ayahnya yang sudah pucat.

"Ya Tuhan Ayah,"Dania memeluk jazad Ayahnya.

"Mba yang sabar.ini semua suda takdir dari Tuhan,"kata Perawat.

Dania masih terus menangis dan memeluk Ayahnya.

"Mba silakan di lihat yang satunya lagi,apa keluarga Mba juga."

Dania lau melihat ke sebelah kanannya.tangan Dania bergetar seakan tidak berani. dengan pelan kain putih itu terbuka dan wajah suami nya yang masih muda dan tampan saat ini penuh darah dan luka.

"Massss....tidak Mas,jangan tinggalkan Dania Mas.ayo bangun Mas."Dania menangis cukup kencang.

Perawat yang bingung melihat Dania yang histeris lalu keluar memanggil Suster.

Suster pun datang dan menenangkan Dania.perawat lalu membawa dua jenazah untuk di bersihkan ,karena akan di antar ke rumah Dania.

Dania duduk dengan lemas.Dania bingung mau menelfon Ibu nya untuk mengabari tentang kejadian ini.

Dania lalu menelfon mertuanya dan bilang tentang kecelakaan ini.mertua Dania menangis membuat Dania ikut menangis.

Dania meminta mertuanya untuk kerumahnya.dan memberi tau pada ibunya tentang yang terjadi.

Dua jam akhirnya dua jenazah sudah masuk ke ambulance.Dania sudah membayar semua administrasi nya.

Dania pulang bersama ambulance ,setengah jam akhirnya Dania sampa di rumah. rumah Dania sudah banyak orang .

Saat Dania turun dari ambulance,Dania melihat Ibunya yang sedang menangis. Dania berlari memeluk Ibunya.keduanya menangis bersama.

Sampai akhirnya Dania pingsan."Dania. Dania bangun sayang,"Ibunya langsung minta tolong untuk membawa Dania ke kamarnya.

Saat Dania sadar ,Ayah dan Suaminya sudah di makamkan.

Dania hanya bisa diam dan menangis.karena badan rasanya tidak bisa di gerakan karena lemas.

"Sayang. Sudah jangan sedih,semua sudah takdir dari Tuhan. Ibu juga sangat sedih tapi kita harus ikhlas."Dania hanya bisa mengeluarkan air mata tanpa berkata kata.

Malam harinya ,di rumah Dania banyak orang datang untuk tahlilan . Mertua Dania juga datang karena rumah nya tidak jauh dari rumah Dania.

Jam 9 malam,acara tahlilan selesai dan orang orang pada pulang. rumah Dania menjadi sepi dan sunyi.

Dania melamun di kamarnya.Dania teringat semalam saja suaminya masih tidur bersamanya.tapi sekarang suaminya sudah di ambil sang pencipta. meninggalkannya seorang diri.

Begitu juga dengan Ayahnya,yang telah pergi untuk selama lamanya bersama sang suami.

"Ayah. Mas.kalian semoga tenang di sana. Aku akan menjaga ibu di sini. Aku mengiklankan kalian,"sambil mengusap air matanya Dania berkata.

Ibu masuk kamar Dania,melihat Dania yang duduk melamun lalu mendekat dan mengusap rambutnya.

"Sudah jangan sedih,"Dania mendongak lalu mengangguk .

Dania memeluk Ibunya yang sedang berdiri."Ibu kenapa jadi begini.?"

"Ini semua sudah takdir sayang.sudah jangan sedih.ini sudah malam ,lebih baik kita tidur."

"Ibu tidur di sini yah,temani Dania."

"Ya baik lah. Ibu akan tidur di sini temani kamu."

Keduanya lalu tidur bersama,sebenarnya perasaan Ibu juga sangat sedih.tapi kalau Ibu memperlihatkan kesedihannya pada Dania ,Dania pasti akan tambah sedih lagi.

Seminggu berlalu,dan bulan pun berlalu. Dania sudah kembali aktif bekerja lagi sekarang. Sebenarnya Dania sudah mengundurkan diri dari tempat kerjanya di sebuah Butik ternama di daerahnya, semenjak menikah.tapi si pemilik Butik saat tau kalau suami Dania meninggal, meminta Dania untuk kembali bekerja lagi.

Dania pun menerima tawaran pemilik Butik.karena dirinya juga butuh uang untuk biaya hidup ibu dan dirinya.

Dania bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam. Ibu dari pada di rumah sendirian ngga ada kerjaan ,membuat warung nasi di depan rumahnya.

Ibu dan Dania saling mendukung dan saling menguatkan. Ibu dan Dania setiap Minggu sekali pasti akan datang ke makam Ayah dan Suaminya untuk ziarah.

"Ibu. Dania pergi kerja dulu yah,"Dania sudah rapi dan masuk ke warung untuk pamitan ke ibunya.

"Iya. Sudah makan belum.?"

"Sudah Bu. "

"Mau bawa bekal ngga sayang.?"

"Ngga usah Bu. nanti Dania makan di kerjaan aja."

"Ya sudah hati hati di jalan yah."

"Iya Bu."

Setelah cium tangan ,Dania menaiki sepeda motor nya untuk berangkat ke tempat kerjanya.

Ibu melihat ke Dania yang pergi menjauh meninggalkan rumah.

"Ya Tuhan. Berilah Dania jodoh lagi.Dania masih muda,dan butuh seseorang untuk menemaninya,,"kata Ibu sambil melihat ke Dania yang makin menjauh.

Dania harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit untuk sampai tempat kerjanya.

Sampai di Butik Dania langsung memarkirkan motornya. setelah itu Dania masuk ke dalam Butik untuk bekerja.

Menjadi janda kembang sangatlah tidak nyaman sebenarnya. karena Dania sering sekali jadi bahan candaan dan juga banyak laki laki yang iseng padanya.

Untungnya Dania anaknya tidak baperan dan cuek. Jadi orang mau bicara apa saja tentang dirinya, Dania tidak peduli selagi dirinya benar.

semoga suka dengan cerita baruku.

Jangan lupa like komentar dan vote terimakasih..

Uang Tips

Dania selalu ceria dan sopan kalau di depan pelanggan Butik. orang tidak ada yang tau sebenarnya di hati Dania masihlah merasa sedih dan kehilangan.

Sampai akhirnya hari berganti bulan dan bulan berganti tahun. Sudah dua tahun Dania menjadi janda bersama dengan ibunya.

Ibu Dania tidak mau menikah lagi karena sudah tua. sedangkan Ibu Dania selalu menyuruh Dania membuka hati untuk laki laki lain, karena Ibu Dania ingin Dania menikah lagi. umur Dania saat ini baru 24 tahun.

Dania baru saja pulang kerja. Ibu di dapur sedang menyiapkan makan malam untuk Dania.

"Malam Bu,"sambil cium tangan Ibu.

"Malam Sayang. mau makan dulu apa bersih bersih dulu.?"

"Makan dulu aja deh Bu. Dania sudah lapar."

"Ya sudah ayo kita makan,"keduanya makan bersama.

Saat makan Ibu dan Dania sambil mengobrol. Ibu menyuruh Dania untuk menikah lagi.

"Bu. Bukanya Dania tidak ingin menikah.tapi saat ini Dania belum kepikiran untuk nikah lagi. Dania masih belum bisa melupakan Mas Hasan."

" Hasan di sana sudah tenang.Hasan juga pasti menginginkan kamu bahagia dan ada yang menjaga kamu juga mencintai kamu.jangan terus menutup hati untuk laki laki sayang. "

"Iya Bu. Dania tau.tapi untuk saat ini Dania memang belum ingin dekat dengan laki laki dulu.ibu doakan saja semoga Dania akan cepat dapat jodoh dari Tuhan tanpa harus pacaran."

"Ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk mu sayang. Ya sudah kamu tidurlah.ini sudah malam,kamu pasti capek pulang kerja kan."

"Iya Bu. Dania masuk kamar dulu ya Bu,"Ibu jawab Iya dan Dania masuk kamar.

Sampai di kamar Dania duduk di pinggir kasur,lalu Dania mengambil foto pernikahan nya yang ada di meja dekat ranjang kasur.

"Mas sudah dua tahun kamu ninggalin Aku. kamu akan selalu ada di dalam hatiku Mas.Ibu tadi menyuruhku untuk menikah lagi,tapi Aku belum ingin.karena Aku tidak mau menduakan cinta mu. Saat ini Aku harus gimana Mas,,Aku bingung,"air mata Dania mengalir karena merasa sedih.

Pagi harinya Dania seperti biasa berangkat kerja dengan membawa motor. Saat di jalan ada motor yang mendekati motor Dania.

"Hai Dania. Kamu makin cantik aja sih. Kita jalan yuk nanti malam,"Dania hanya diam tidak menjawab.karena Dania tau siapa orangnya. Laki laki yang sudah punya istri tapi Playboy.

"Sombong amat kamu di tanya dim saja. Janda tapi sok jual mahal."

Dania sebenarnya ingin membalas omongan orang itu. tapi Dania tidak mau buat ribut. Jadi Dania membiarkan orang itu bicara semaunya.

Dania membawa motornya lebih kencang lagi untuk menghindari orang yang sudah menggodanya.

"Awas kamu yah. berani beraninya kamu mengabaikan Aku,"teriak si laki laki itu di jalanan.

Dania di motor sampai meneteskan air mata.Dania merasa sedih karena di pandang sangat rendah oleh laki laki karena dirinya janda.

Sampai di tempat kerja,Dania langsung masuk lewat samping butik khusus karyawan masuk. Dania duduk diam karena sedang merasa tidak nyaman. Sampai ada temanya yang menegur.

"Dania. Kamu baik baik saja kan.?"

"Iya. Aku ngga papa kok."

"Tapi kamu kok diam saja dan melamun gitu,ada apa.?"

"Ngga ada apa apa kok."

"Ya sudah kalau ngga ada apa apa ayo kita kerja,ini sudah siang."

"Iya ayo. Aku bersiap bentar yah."

Dania mencuci wajahnya agar terlihat segar. lalu Dania makeup agar terlihat cantik.

Butik hari ini cukup ramai,Dania sampai tidak sempat istirahat untuk makan siang.

Jam satu saat Dania mau istirahat bergantian dengan temanya. Dania ada yang memanggil.

"Mba Tunggu,"Dania menengok.

"Iya Ibu ada yang bisa Saya bantu,"kata Dania ramah.

"Saya mau cari baju untuk pergi ke acara pernikahan,bisa tolong bantu Saya,"Dania sebenarnya sudah merasa lapar.tapi karena ada pelanggan jadi Dania menahannya.

"Oh iya Bu. Saya akan bantu ibu.silakan keruangan sebelah sini Bu,di sini banyak gaun yang bagus untuk Ibu."

Si Ibu lalu mengikuti Dania. Dania menemani sampai di Ibu dapat gaun yang pas. sampai satu jam lamanya si ibu baru dapat baju.

"Makasih yah kamu udah mau bantu Saya buat cari gaun. Kamu sangat baik dan sabar menemani Saya,saya jadi merasa senang."

"Ibu berlebihan. itu kan memang tugas Saya Bu. kalau Ibu puas Saya merasa senang."

"Ngga kok memang benar kamu tidak hanya cantik,tapi baik juga. Ya sudah Saya ke kasir dulu untuk bayar yah. Ini buat kamu tanda terimakasih Saya sudah menemani cari baju,"si Ibu memberikan uang 100 ribuan ke Dania.

"Tidak Bu terimakasih,itu memang tugas Saya. silakan Ibu ke kasir saja untuk membayar,"Dania menolak secara halus.

Si ibu hanya tersenyum melihat Dania yang menolak pemberian nya. Si ibu lalu ke kasir untuk membayar, Dania lanjut bekerja kembali.

"Mba ini Saya titip kasihkan ke teman Mba yang namanya Dania yah."Si Ibu menitipkan uang ke Mba Kasir untuk Dania.

Si Ibu tau nama Dania karena baca di taq baju Dania.

"Maaf Bu ini uang apa yah.?"

"Uang tips karena Dania sudah menemani Saya cari gaun yang bagus dan cocok untuk Saya."

"Kenapa Ibu ngga kasih sendiri aja ke Dania.?"

"Dania ngga mau,makanya Saya titip ke Mba aja.tolong nanti berikan ke Dania ya Mba."

"Oh seperti itu ,iya Bu nanti Saya akan berikan ke Dania."

"Ya sudah Saya permisi. terimakasih atas bantuannya."

"Iya Bu sama sama. Semoga Ibu puas belanja di butik ini. "Si Ibu jawab Iya lalu pergi.

Dania makan siang walau sudah jam dua siang. Sampai akhirnya malam pun tiba.saat nya Dania akan pulang.

"Dania. ini Aku ada titipan dari ibu ibu yang kamu batu pilihkan baju tadi siang,"

"Ibu ibu yang mana.bukannya dai tadi butik memang banyak ibu ibu yang belanja yah."

"Iya sih. tapi ini bua kamu,ambilah.Aku aja lupa kaya apa tadi orangnya. Cuman Aku ingat orangnya pakai topi warna merah."

Dania lalu mengingat ingat. dan Dania langsung paham.

"Sudah ingat,?"Dania mengangguk.

"Ya ini terima. ini kan rezeki kamu."

Dania akhirnya menerima uang itu. Setelah semua lapu di matikan dan 6 orang karyawan Butik sudah keluar. Pintu pun di kunci. Satu persatu semua pulang mengunakan kendaraan masing masing.

Dania pulang sendiri.jam menunjukan pukul 8 malam. tapi jalanan menuju rumah Dania sangat sepi.

Tiba tiba di jalan Dania ada yang mendekati motornya. Dania yang takut sedikit kencang bawanya.

Tapi sekencang kencangnya Dania seorang perempuan masih kalah dengan motor yang di bawa laki laki.

"Dania. berhenti kamu.!"

Dania tidak memperdulikannya dan terus saja membawa motornya dengan cepat. Tapi tiba tiba motor itu mengejarnya dan berhenti di depan Dania.

Srettt.....

Dania mengerem motornya dengan cepat .kalau tidak Dania pasti akan menabraknya.

Semoga Kaka semua suka dengan cerita baruku. Oh ya kak,Aku minta dukungan ya dengan sangat yah. Kalau sampa cerita baruku ngga dapat retensi ,alhasil cerita akan sangat pendek. makanya jangan lupa like nya sama komentar nya,jangan di paca doang.heheee...

Kalau retensi ngga dapat Aku ngga dapat uang. Aku cuman nyumbang cerita ke NT aja.

makanya Cerita Alen aku tamatin cepat karena ngga dapat uang.maaf kalau jadi curhat....

Kotak Makan

Dania merasa kaget langsung melihat ke pengendara motor yang berhenti di depannya.

"Mau apa kamu.?"

"Pake nanya lagi Aku mau apa. Eh jadi janda makanya jangan belagu ,"sambil turun dari motornya laki laki yang tadi pagi berbicara.

Dania yang merasa takut sedikit mundur dengan motornya.Dania lihat kanan kiri yang sepi tidak ada orang.

"Ya Tuhan tolongin Aku. Aku takut ya Tuhan,"Dania bicara dalam hatinya.

"Kamu tuh cantik ,body montok gimana kalau kamu Aku jadikan istri kedua,"sambil tangan laki laki itu memegang tangan Dania.

Dania buru buru menarik tangannya. dan Dania mundur lagi. tapi laki laki itu terus mengikutinya sambil tersenyum licik.

"Jangan takut.Aku pasti akan membuat hidupmu enak.dari pada jadi janda ngga ada yang carikan uang dan tidur pun sendiri tidak ada yang menemani kamu."

"Tolong biarkan Aku pergi. Saya tidak mau menikah dengan suami orang."

"Pergi.enak aja mau pergi. Aku belum selesai bicara. "

Saat laki laki itu terus berusaha menarik tanga Dania agar turun dari motornya. ada motor yang datang dan berhenti di dekat Dania.

"Oh jadi kelakuan kamu begini Mas.!!? Eh janda gatel ,kamu udah nggak laku apa sampai berani beraninya deketin suami ku hah.!"

Ternyata si istri laki laki itu yang datang. Dan si istri langsung turun dari motornya sambil marah marah.

"Sayang. ini si janda ini yang ngajakin Mas ketemuan di sini. Katanya dia pengin di nikahi Mas."

"Tidak! itu bohong. Aku tidak seperti yang di katakan nya. Justru suami Mba lah yang mengejar ngejar Aku .untung saja Mba datang kalau tida pasti suami Mba akan berbuat kurang aja pada ku."

"Mas! Apa benar yang di katakan ini janda.?!"

"Eh janda tutup mulut mu. Kamu jangan membalikan fakta yah."

"Ngga Yang,dia bohong. Aku ngga mungkin seperti itu."

"Kamu jadi janda jangan gatel yah sama laki orang,"Dania di cekik sama si istri.

Dania mencoba menarik tanga si wanita. Dania yang merasa tidak bersalah dengan sekuat tenaga bisa melepasnya.dan Dania mendorong si wanita ke belakang. Untung ada suaminya yang menangkapnya,kalau tidak pasti si wanita sudah jatuh ke aspal.

"Brengsek kamu,!"kata si wanita sambil bangun ingin menantang Dania.

"Setop.kalua kamu mau duel ayok. tapi ayo di kantor polisi . Aku akan ladenin kamu. tapi perlu kamu ingat Aku sama sekali tidak punya niatan untuk mengambil suami mata keranjang mu itu.cuh...,"Dania meludah,setelah itu Dania menyalakan motornya untuk pergi.

Dania membawa motornya cukup kencang. Dania menyetir motor sambil menangis karena merasa sedih,terhina dan takut.

Sampai di ruma. Dania tidak langsung masuk ke dalam. Dania duduk di motor sambil melamun.air mata sudah tidak lagi mengalir.

Ibu yang dengar ada suara motor Dania pulang,lalu keluar.

"Sayang kok ngga masuk,?"Dania menengok ke ibunya.

"Iya Bu. Dania lagi ingin duduk di sini sebentar,"Dania lalu mendekat ke ibu dan cium tangan.

"Kok pulangnya telat.?"

"Iya maaf Bu. tadi butik sangat ramai."

"Oh gitu. ya sudah sanah bersih bersih lalu kita makan malam bersama."

"Iya Bu."

Dania masuk ke dalam rumah menuju kamarnya. Dania yang sudah lapar buru buru bersih bersih. Setelah itu Dania bersama ibunya makan malam bersama.

Selesai makan Dania langsung tidur karena sudah mengantuk dan capek.

Dania tidur sangat nyenyak sampai bermimpi. dalam mimpinya Dania bertemu Ayah dan Suaminya. keduanya tersenyum sambil memeluk Dania bergantian.

"Kita di sini suda bahagia. Kamu juga harus bahagia Sayang,"kata Ayah.

"Iya Sayang. Mas dan Ayah sudah bahagia. Kamu juga harus bahagia. buka hati kamu untuk orang lain. Mas ikhlas agar kamu bahagia dan ada yang menjagamu dan menyayangimu."

Dania di alam mimpinya tidak bisa bicara .hanya bisa diam dan mendengarkan apa yang di katakan Ayah dan suaminya.

Saat Dania berusaha mau bicara,ternyata suara alarm di hpnya berbunyi dengan kencang membuatnya terbangun.

"Ya Tuhan ,ini cuman mimpi. Ayah,, Mas,,Diana kangen."sambil memeluk guling setelah mematikan alarm di hpnya.

Sekitar setengah tujuh Dania mandi dan akan bersiap berangkat kerja. Selesai mandi Dania langsung sarapan.

Ibu kalau pagi begini pasti sibuk di warung.karena banyak yang beli nasi uduk nya.

Setelah sarapan Dania bersiap berangkat ke Butik.Dania pamitan dulu ke Ibunya.

Dania pergi setelah berpamitan. Dania tidak lagi lewat jalan yang semalam.jalan semalam memang jalan tembusan yang dekat menuju butik.tapi jalannya sepi. Dania sekarang lewat jalan utama tapi lebih jauh. makanya Dania berangkat lebih cepat.

Sampai di Butik Dania bersama teman temanya di beri arahan dulu oleh bos nya.setiap 3 hari sekali si bos memberikan arahan agar Butik rame dan cara melayani pembeli yang baik.

Bos akan memberikan uang bonus kalau penghasilan lewat target.makanya semua karyawan Butik selalu kompak.

Bos Butik Dania seorang Duda yang sudah berumur 50 tahun. orangnya sangat baik dan perhatian ke semua karyawannya.setelah selesai memberi arahan Bos menyuruh semua lanjut bekerja.

"Sekarang silakan kalian lanjut bekerja. dan nanti sore gajian kan ,jadi harus semangat."

"Siap Pak."

Semua lanjut bekerja,dan Si Bos langsung pergi ,nanti sore akan balik lagi. Bos Dania punya tempat jahit untuk baju baju butiknya.jadi Bos tidak selalu ada di Butik.

Jam makan siang Dania bersama teman temanya bergantian makan siang. Saat Dania sedang makan siang di ruang belakang. Dania di panggil temanya.

"Dania. ada yang mencari kamu tuh."

"Siapa.?"

"Ngga tau. Ibu ibu sih."

"Siapa yah. mau ngapain sih.?"

"Mana Aku tau. udah sanah kamu temu dulu."

Dania cuci tangan dulu ,setelah itu baru Dania keluar untuk menemui orang yang mencarinya.

"Maaf Bu.apa ibu cari Saya.?"

"Iya. Kamu masih ingat Saya kan.?"

"Iya Bu masih. Ibu yang kemarin beli gaun di sini kan.?"

"Iya betul."

"Yang kemarin di titipkan ke teman Saya terimakasih ya Bu."

"Oh itu.iya ngga papa."

"Em kalau boleh tau Ibu cari Saya ada apa ya Bu.?"

"Saya ingin memberikan makanan ini buat kamu,"sambil menunjukan kotak makan.

"Ngga usah repot repot Bu "

"Ngga Kok,saya ngga merasa repot. Karena kamu kemarin membantu saya cari gaun yang sangat bagus dan cocok di Saya.".

"Tapi itu memang sudah tugas Saya Bu.jadi Ibu ngga usah begini. Saya jadi yang tidak enak."

"Ngga papa. tau ngga semalam di acara yang Saya datangi. Semua bilang saya cantik dan Gaun yang Saya pake katanya bagus dan cocok di pake Saya. makanya Saya merasa senang dan ingin berterimakasih sama kamu.ini ambilah."

Dania mengambil kotak makan yang di berikan si ibu.

"Saya mau beli gaun lagi,kamu mau temani Saya yah."

"Baik Bu,silakan."

Biar cerita ini panjang kaya kereta api yuk di dukung.Jangan lupa like komentar dan vote terimakasih...

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!