NovelToon NovelToon

ABSOLUTE WINNER SYSTEM

BAB 001 - Peperangan Besar Alafin Arabaz!

“Hahaha! Sepertinya rekor tak terkalahkan yang kamu miliki akan segera sirna Alafin Sang Pedang Terkuat,” tawa keras seorang yang mengenakan seluruh buntalan kain di tubuhnya.

“Bagaimana sekarang kamu akan mengalahkanku dengan tubuhmu yang sudah lemah dan kekurangan Mana Sihir itu?” tanya Kaisar Tirani Pharaoh yang menjadi lawannya itu.

“Aku tidak akan menyerah, bagaimanapun aku akan mengalahkanmu dan membunuhmu, kamu sudah terlalu banyak membuat kerusakan di Desert World ini!” Seorang Pria Paruh Baya menunjukkan tekad kuatnya.

“Sampai-sampai kamu mengaku sebagai Dewa, benar-benar tidak bisa dibiarkan dan dimaafkan, kamu keterlaluan!” teriak Alafin berusaha mengangkat pedangnya.

Kaisar Tirani Pharaoh yang menguasai seluruh padang pasir itu tersenyum, dia tahu bahwa kekuatannya masih jauh di atas Si Pedang Terkuat itu.

Kemudian dia menjadikan salah satu tangannya yang memiliki elemen pasir dan mengubahnya seperti sebuah pedang dari pasir serta sangat tajam di ujungnya, dia menusukkannya ke dada Alafin yang sudah sekarat itu.

*JLEB!

“Hahaha! Aku sekarang sudah mengambil jantungmu dan sekarang tidak ada lagi Sang Pedang Terkuat itu lagi di padang pasir ini!” tawa Kaisar Tirani Pharaoh.

“Semua orang didunia ini akan mengakuiku sebagai Dewa dan mereka akan menyembahku, ini adalah kemenanganku Alafin, matilah kamu!” teriak Kaisar Tirani Pharaoh itu.

Kaisar Tirani Pharaoh lalu mengeluarkan sihir miliknya dan membuat semua orang yang ada di hadapannya itu terhisap dan terkubur hidup-hidup ke dalam pasir gurun, semua orang itu termasuk dengan para pasukan yang dibawa Alafin.

“Ugh … sepertinya ini adalah kekalahanku untuk pertama kali, dia benar-benar sangat kuat, semoga akan ada penerusku yang bisa membunuh Kaisar Tirani Pharaoh itu…” ucap Alafin yang sudah mulai terhisap ke dalam gelombang pasir raksasa itu.

Sebuah badai tornado pasir menutup peperangan terbesar sekaligus terakhir itu, tapi pada akhirnya Kaisar Tirani Pharaoh masih tetap memenangkan pertarungan itu dan kembali ke istananya, tidak ada lagi orang yang bisa setara dengannya.

Beberapa jam kemudian, sebuah bintang jatuh dan menyasar ke pasir hisap yang meluluhlantakkan Alafin beserta seluruh pasukannya itu.

Kepingan bintang jatuh itu terus menerobos masuk ke dalam tanah dan mengenai tubuh Alafin, seakan-akan memiliki kesadaran sendiri, kepingan bintang jatuh itu langsung bergabung dengan jantung Alafin.

Kemudian cahaya terang tiba-tiba saja muncul, hingga membuat tubuh Alafin yang sudah terkubur di kedalaman 20 meter di bawah permukaan tanah itu melayang keluar di atas tanah, dia melayang beberapa meter di atas permukaan pasir.

[Ini adalah berkah dari Dewa, Anda akan dikembalikan ke 30 tahun yang lalu, di masa ketika Anda masih muda. Disana Anda akan mendapatkan bantuan sistem dalam mengalahkan Kaisar Tirani Pharaoh itu!]

[SELAMAT MENGULANG SEMUA DARI AWAL, MASTER BARUKU!]

Alafin yang secara ajaib ternyata masih hidup itu seperti mendengar sebuah suara yang begitu jelas di kepalanya. Namun, dia tidak bisa menjawab dan hanya mendengarkan suara itu sebagai mimpi indah sebelum kematian yang sesungguhnya.

‘Ya semoga mimpiku ini menjadi kenyataan…’ Alafin memejamkan matanya dan memasrahkan semua yang terjadi hari ini berlalu begitu saja.

Namun siapa yang menyangka, bahwa perkataan dari suara itu benar-benar terjadi, dimana jiwanya kembali ke masa lalu, lebih tepatnya ketika dia masih berusia 20 tahunan.

Dimana Alafin hanyalah seorang budak rendahan dari seorang Saudagar Kaya sekaligus Penguasa Kota yang ada di Kerajaan Mahkota Elang. Dia adalah budak dari Penguasa Kota itu.

***

Alafin terbangun di kamarnya.

“Ke– kenapa aku disini? Bukankah aku seharusnya sudah mati di Tangan Kaisar Tirani Pharaoh? Apakah ini adalah mimpi lanjutan sebelum kematianku yang sesungguhnya?” tanya Alafin pada dirinya sendiri.

*BRAK!

“Woi bajingan! Kenapa kamu masih tiduran disini, apakah kamu sudah lupa bahwa sekarang adalah waktu dimana kamu harus membawa semua barang yang ada di gudang menuju ke toko?!” teriak seorang pria gendut dengan pakaian khas padang pasir.

Alafin masih diam saja, dia memandang pria gendut yang sangat dikenalnya itu dengan tatapan kebencian. Di masa lalu dia selalu mendapat masalah karena orang itu yang memang sengaja membuat dirinya mendapat banyak masalah.

“MASIH TIDAK MAU BERGERAK! DASAR BUDAK TIDAK TAHU DIRI! KALAU BEGITU, AKU AKAN MENCAMBUKMU! TERIMALAH INI!” teriak Pria Gendut itu sambil mengayunkan pecutan miliknya.

BAB 002 - Mengulang Semuanya Sekali Lagi.

*CTAS!

*CTAS!

Tubuh Alafin terus dicambuk oleh Pria Gendut itu tiada henti. Sampai terhempas kesana kemarin. Tapi anehnya, bukannya berteriak kesakitan karena cambukan itu, Alafin malah seperti menyadari sesuatu hal lainnya.

“Ugh … rasa ini nyata, apakah aku benar-benar kembali ke masa lalu? Kalau begitu, seharusnya aku bisa mempersiapkan diri untuk melawan Kaisar Tirani Pharaoh dengan lebih baik lagi,” ucap Alafin terhempas ke dinding kamarnya yang sempit itu.

“Dasar budak sialan! Apakah kamu masih mau hidup? Apakah kamu sudah bosan hidup, kalau memang begitu lebih baik aku membunuhmu saja, bajingan kecil!” teriak Pria Gendut itu berniat kembali memberikan cambukan keras lagi pada Alafin.

Alafin memandang pecutan itu dengan tenang, kemudian dengan gerakannya yang lincah, dia berhasil menghindarinya dan langsung memberikan serangan balasan pada Pria Gendut yang ada di depannya itu.

*BRAK!

Pria Gendut itu jatuh ke tanah dan Alafin menggunakan dua jari di tangan kanannya hampir mencolok kedua mata pria itu, sedangkan tangan kirinya berhasil menjatuhkan serta mencekik leher pria gendut itu hingga jatuh ke lantai kamar itu.

‘Ini benar-benar nyata, aku masih bisa mengingat semua hal yang terjadi di masa depan, karena pada dasarnya aku kembali ke masa lalu, begitu juga dengan semua beladiri dan ilmu sihir yang sudah aku pelajari,’ batin Alafin sedikit senang.

“Apakah kamu tahu yang sedang kamu lakukan, seorang budak hina sepertimu hampir saja membuat mataku hilang, ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi,” ucap Pria Gendut yang sudah berkeringat dingin melihat reflek serangan balik Alafin itu.

Alafin kembali tersadar dari lamunannya, dia kemudian tidak jadi mencolok kedua mata pria gendut itu dan mundur beberapa langkah, kemudian dia berbicara layaknya seorang budak pada tuannya, dia mengubah semua sikapnya dalam sekejap.

‘Aku memang bisa mengingat semuanya, namun tubuhku sekarang masihlah sangat jauh dari untuk menguasai semuanya secara sempurna, aku tidak boleh gegabah dan tergesa-gesa dalam mengulang semuanya kembali,’ batin Alafin.

“Maafkan aku Tuan, saya habis bermimpi bahwa akan ada seorang kaisar tirani yang membuat saya ketakutan. Mimpi tadi sampai terbawa ketika saya sudah sadar, sekali lagi saya minta maaf,” ucap Alafin dengan menunduk patuh.

Pria Gendut yang juga merupakan seorang Petarung itu bisa melihat gerakan Alafin bukan lagi gerakan amatir, dia juga sangat aneh dengan reflek Alafin yang sangat cepat tadi.

Apalagi Alafin sudah menjadi budaknya sejak kecil, tentu saja Pria Gendut itu tahu seluk beluk mengenai budaknya itu. Tapi sekarang budaknya itu malah menunjukkan hal yang luar biasa, Alafin juga terlihat sangat aneh dalam pandangannya.

“Apakah hanya dengan maaf saja akan bisa menyelesaikan semuanya? Kamu tadi saja hampir membuatku kehilangan kedua mataku,” marah Pria Gendut itu sambil mengembalikan kewibawaannya sebagai tuan dari Alafin.

“Apa yang bisa kamu berikan padaku untuk menebus semua itu? Kalau tidak ada yang bisa aku janjikan, maka aku akan membunuhmu sekarang juga!” ancam Pria Gendut itu, sekarang sudah sudah bangkit sepenuhnya dari lantai.

Pria Gendut itu memang bajingan tengik, dia adalah putra dari Penguasa Kota yang sering kali menggunakan kekuasaannya hanya untuk rasa senangnya saja, keluarga ini memang memiliki karakter buruk sampai ke akarnya.

Tapi dia juga bukan orang bodoh yang akan menyia-nyiakan bakat dari Alafin tadi, dia seperti memikirkan sesuatu yang bisa membuat bakat hebat itu berguna.

“Saya bisa mengangkat barang-barang yang ada di gudang sendirian, saya akan melakukannya dengan cepat, jadi Anda tidak perlu khawatir. Saya juga minta maaf, tadi benar-benar hanya ketakutan karena mimpi saya saja Tuan,” ucap Alafin.

“Hmm … baiklah, lakukanlah tugasmu sekarang, tidak akan ada makan siang kalau kamu gagal memenuhi janjimu itu! Ingat kalau kamu gagal, bukan hanya tidak dapat makan siang, aku juga akan memberikan 100 cambukan padamu!” tegas Pria Gendut itu.

“Baik, Tuan!” ucap Alafin sambil berlalu menuju gudang.

Sesampainya di sana dia melihat betapa banyaknya barang yang harus diangkat, biasanya membutuhkan 10 budak untuk memindahkan semua barang itu ke toko, tapi dia sendirian sekarang.

‘Sial! Tidak heran pria gendut itu membiarkanku pergi begitu saja, dengan janjiku tadi, yang terkesan biasa saja, karena memang barang disini sebanyak itu! Kalau sampai aku tidak bisa memindahkan ini semua sendiri, maka aku akan disiksa lagi, aku–’

[DING!]

[ABSOLUTE WINNER SYSTEM AKTIF!]

BAB 003 - Absolute Winner System Muncul.

[Perkenalkan saya adalah Absolute Winner System yang bertugas menjadi pemandu sekaligus membantu Master untuk bisa mengalahkan Kaisar Tirani Pharaoh, saya adalah berkah yang diberikan oleh Dewa pada Anda.]

Mendengar suara yang tampak tidak asing itu, Alafin dengan polosnya tidak tahu apa-apa mengenai suara yang memperkenalkan dirinya sebagai sistem itu.

Dia hanya pernah mendengar suara itu sebelum kematiannya, tapi setelah mendengar penjelasan lanjut sistem, dia mulai bisa menyesuaikan diri, akhirnya dia meminta penjelasan lebih lanjut dari sistem.

[Anggap saja saya sebagai salah satu kekuatan Master. Dimana saya bisa membantu untuk memberikan skill, senjata dan semua hal penunjang peningkatan kekuatan Master.]

“Apakah apa yang kamu katakan itu benar? Aku ingin tahu lebih banyak mengenai dirimu dan sebenarnya kamu itu ada dimana?” tanya Alafin lagi.

“Kenapa aku hanya bisa melihat kotak-kotak transparan di depanku ini dan suaramu seperti langsung ada di kepalaku?” tanya Alafin polos.

[Sistem memang ada dan sudah bergabung dengan jiwa Master, kita adalah satu yang tidak terpisah, jadi jika Anda mati, maka secara otomatis maka sistem juga akan menghilang, karena sistem adalah kekuatan unik Anda.]

[Mengenai semua kotak-kotak transparan itu disebut sebagai Panel Informasi, dimana semua hal yang ada di dalam sana menjelaskan mengenai segala hal tentang sistem.]

[Anda bisa memilih dan membaca informasi sistem dengan cara menyentuh menu-menu yang ada di dalamnya. Semua penjelasan detail ada di dalam sana semuanya Master.]

Alafin langsung melakukan dan mencoba apa yang dikatakan sistem, kemudian dia terlihat senang, karena akhirnya dia paham cara menggunakan sistem itu, dia juga terlihat sangat kagum dengan Toko Sistem yang bisa dibeli dengan Poin Sistem.

Disana terdapat banyak sekali barang-barang berharga yang seharusnya sangat langka, seperti Batu Kristal Mana yang digunakan untuk meningkatkan mana, seharusnya itu adalah barang langka dan hanya bisa didapatkan oleh orang kaya saja.

Alafin sangat asyik dengan semua informasi dan sesekali bertanya mengenai beberapa hal, sampai dia lupa mengenai tugas aslinya yang mana harus memindahkan semua barang yang ada di gudang ke dalam toko yang jaraknya lumayan jauh.

[Apakah Master tidak memindahkan semua barang-barang yang ada disini? Bukankah Anda akan dimarahi dan disiksa oleh seseorang jika sampai gagal melakukannya?]

“Oh iya, untung saja kamu mengingatkanku Sistem! Tapi bolehkah aku bertanya untuk terakhir kalinya, apa gambar kotak yang bersinar ini? Disini bertuliskan Kotak Hadiah Awal?” tanya Alafin.

[Ini adalah hadiah pertama karena Master berhasil mengaktifkan sistem, dimana semua hadiah yang akan didapat adalah penunjang kekuatan Master. Apakah Master ingin membukanya?]

“Tentu saja, tolong bukakan untukku Sistem! Aku ingin melihat apa yang aku dapatkan, akan bagus kalau aku mendapatkan beberapa Batu Kristal Mana Hitam yang bisa meningkatkan kekuatanku dengan cepat,” harap Alafin.

[Pembukaan Kotak Hadiah Awal…]

[Selamat! Master mendapatkan 100.000 PS.]

[Selamat! Master mendapatkan Jiwa Pedang Unik.]

[Selamat! Master mendapatkan Pedang Kematian. (+)]

[Semua hadiah akan langsung dipasangkan ke dalam tubuh Master dalam hitungan 3… 2… 1!]

“Tunggu-tunggu!” Alafin masih berusaha membaca semua informasi yang ada dari 3 hadiah utamanya itu, namun sistem sudah mengambil alih dengan memasangkan secara langsung sebuah Jiwa Pedang Unik ke dalam tubuh Alafin.

“ARGH!” Teriakan Alafin membuat kehebohan bagi semua orang yang berlalu lalang di sekitar gudang, tentu saja hal itu menjadi tontonan, apalagi tubuh Alafin yang melayang dengan balutan kekuatan misterius.

“APA YANG SEBENARNYA TERJADI DISINI?” teriak Pria Gendut, Tuan dari Alafin. Dia datang bersama dengan para tukang pukulnya untuk melihat kinerja Alafin, tapi dia malah disuguhkan sebuah pemandangan yang menakjubkan.

“Jangan-jangan ini…”

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!