NovelToon NovelToon

Suamiku Dari Kota Saranjana

Bab 1 Malam Mencekam

Siang ini Alea akan kembali pulang ke Jakarta. .Karna kunjungan kerjanya sudah berakhir .

" Apa kita ngak pulang sabtu saja pa " kata Alea yang ingin istirahat barang sehari untuk Quality time

" Kita mengejar waktu Al, kan senin ada meeting " kata Arka manajernya .

" Iya sih pa , tapi kan ngak buru buru juga .ini sudah sore lagian malam jum,at itu ngeri kali menerobos hutan gelap pa Bagaimana besok pagi saja . Lagian cuaca mendung " kata Alea yang memang khawatir ada apa apa dijalan dan juga malam.

"'Ya pa Alea benar toh kita besok libur " kata Marwan.

" Pokok nya kita pulang sekarang , takut besok kesiangan lagian kita bisa istirahat di banjarbaru sebelum pulang " kata Pa Arka.

" Ya terserah bapa lah " kata Marwan yang tak mau membantah atasannya itu.

" Ya sudah bersiap siap sekarang bilang sopirnya kita berangkat satu jam Lagi

Alea hanya membuang nafas kasar. Karna mau tak mau dia juga ikut pulang Karna tak mungkin ia pulang sendiri. Padahal hari sudah hampir sore Alea sangat khawatir melewati hutan yang akan mereka lewati . Apalagi dimalam hari. Kalo siang ngak akan menjadi masalah. Karna masih ada mobil yang lewat atau pun berpapasan .

Alea pun merapikan tas dan kopernya. Entah mengapa perasaan nya menjadi tak enak . Atau hanya perasaannya saja.

Setelah semua nya beres Alea pun memasukan barang barang nya ke dalam mobil .Agar nanti tak ketinggalan. Mungkin ia akan memberi oleh oleh di banjar baru saja atau di Banjarmasin .untuk dibawa pulang.

Sekedar kenang kenangan untuk teman temannya dikantor atau tetangganya .

" Kalo sudah siap ayo berangkat " kata pa Arka yang sudah duduk didepan .Sedang Alea dan Marwan di kursi tengah..

" Sudah semua? " tanya sopir .

" Sudah pa ngebut ya pa agar ngak kemalaman dijalan " kata pa Arka.

" Wah tergantung pa, kita kan melewati hutan angker jadi pelan pelan saja apa lagi malam jumat. " kata pa Amri si sopir yang membawa mobil.

" Lho kok begitu pa ?" tanya pa Arka.

" Ya memang harus begitu pa, kalo ngebut malam malam itu bahaya . Lagian medannya tak terlihat jelas seperti siang. Saya sih berharap ngak hujan pa, agar perjalanan lancar. karna sudah sore .pastinya malam begini melewati hutan pasti ngeri juga " kata Amri. yang sudah biasa melewati hutan angker. tapi jarang di waktu sore.

" Ya terserah bapa deh " kata Pa Arka.Akhirnya menurut.

" Ya pa kita pelan pelan saja .Takut bahaya " kata pa Amri.

Setelah semuanya masuk mereka pun berangkat. menelusuri jalan yang lengang

Alea duduk tenang sambil mendengar kan music. . Karna perjalanan mereka lancar.

Namun ketika melewati hutan angker..Cuaca berubah mendung dan mulai turun hujan . Sopir membawa mobil dengan santai karna jalan sedikit licin. Gemuruh dan petir terdengar nyaring Ketika sudah separo perjalanan hujan semakin lebat. Dan hari semakin gelap.

" Astagfirullah " kata pa Amri yang menjalankan mobil dengan sabar karna hujan deras sekali menguyur bumi.

" Kok bisa hujan deras ya ,padahal tadi ngak terlihat mendung pa " kata Pa Arka yang duduk disebelah sopir.

" Ya kita kan ngak tahu pa , namanya kondisi cuaca lagi ngak stabil kadang hujan kadang engak " kata pa Amri santai.

" Di buat santai aja pa Amri . Ngak usah ngebut karna hujan nya lebat banget ini " kata Marwan .

" Iya pa ini pelan pelan." kata pa Amri.

Mobil pun berjalan pelan melewati jalan yang sepi. Entah mengapa Alea merasa bulu kuduknya merinding. Ketika melihat dua cahaya merah lewat kaca jendela.

" Astagfirullah ..... ya Allah lancarkan perjalanan kami " guman Alea. yang lalu berdoa dan membaca ayat kursi . Karna hujan semakin deras turun.

" Kenapa Al kok tegang , santai Al aman " kata Marwan menyenggol Alea yang duduk disebelahnya

" Ngak pa cuma ngak enak aja , kan hujan lebat gini . Mana jalan ngak kelihatan. Oh ya pa Amri pelan pelan saja " kata Alea

" Iya mba ini sudah pelan karna cuaca buruk .ngak sepertinya biasanya " kata pa Amri didepan.

"'Pa disekitar sini ada rumah penduduk ngak kalo ada kita berhenti saja , istirahat dulu baru lanjutin nanti kalo hujannya sudah reda " kata Alea

" Wah jarang ada mba, masalahnya ini masuk hutan yang jarang ditinggal mungkin 5 km lagi ada setelah kita melewatinya " kata Pa Amri.

".Nanggung Al .kita terus saja, malah nanti keburu tengah malam. Nanti kalo lewat perkampungan kita mampir " kata Pa Arka.

" Ya terserah deh pa " kata Alea yang lalu diam tak bicara lagi.

Makin kedalam hujan semakin deras dan petir menyambar pepohonan. Yang sudah gelap gulita. karna sudah waktu magrib. Mobil terus berjalan pelan menerobos hutan yang gelap.

Ada rasa was was di hati Alea .Namun ia tetap tenang sambil berzikir karena sudah masuk waktu magrib. yang semakin mencekam ketika mobil masuk kedalam dan menerobos pekatnya malam.

" Pa didepan seperti ada yang lewat pa " kata Pa Arka menatap derasnya hujan .

" Mana ngak ada pa, mungkin anda salah lihat " kata Pa Amri .

Sedang Alea hanya diam melihat sepanjang jalan hutan yang terus maju menerobos jalan.

Namun tiba tiba..

Brak.......brak........mobil tiba tiba oleng bersamaan petir menyambar gambar

Wus ........... jedar........jedar..........

"' Entah apa yang terjadi........." Bathin Alea hanya merasakan perih dikakinya ketika membuka mata . Yang membuatnya gemetaran. Mobil terbalik dari sisi jalan yang membuatnya oleng . Dan seketika malam terasa mencekam.

" Pa Marwan tolong " rintih Alea yang memanggil pa Marwan di ada sebelahnya .

Namun ketika kilat dan petir menyambar menyambar terlihat jelas terang . Yang membuat Alea bergidik ngeri melihat pa Marwan terjepit tak bernyawa.

"' Inalilahi .....ya allah apa yang terjadi " kata Alea merintih menahan sakit . Dan melihat separo tubuhnya terjepit badan mobil.

" Ya Allah apa yang terjadi " kata Alea menangis . Sambil merintih dan mengerakkan tubuhnya yang terhimpit .Untuk bisa bangun dari tempat itu

" Tolong ..... kata Alea bergerak pelan namun tubuhnya kaku tak bisa bergerak . ia hanya bisa menangis tersedu sedu melihat pa Arka dan sopir yang juga tak bergerak kena kilatan petir.

Jedar.............pyaar ..........

Suara kilat pun menyambar lagi. Yang membuat Alea tak bersuara.....Karna ketakutan melihat malam gelap di tengah hutan sedangkan ia sekarat. Yang mencoba berjuang untuk bisa menarik badannya yang separo

" Hiks.........hiks......hiks.... ya Allah tolong aku rintih Alea ....yang menangis bercampur rasa sakit yang menimpa tubuhnya. Dan berusaha menarik tubuhnya keluar dari badan mobil yang remuk .

" Tolong........tolong........ adakah orang yang mau menolong

" Tolong......tolong......." kata Alea lirih. ...sambil menangis dan juga ketakutan ditengah hutan yang gelap bersama hujan deras yang semakin lebat.

" Tolong.........tolong..........." isak Alea Yang mengusik seorang pria yan tertidur tenang di pohon besar tempatnya berteduh.

.

.

Bab 2 Mata Merah

Hujan semakin deras. Malam kian dingin dan angin semilir membuat Alea menangis kedinginan.

" Ya ampun berisik siapa sih " guman seseorang yang merasa terusik .

Lalu bangun dari pembaringannya. disebuah pohon besar. Lalu keluar mencari arah suara rintihan yang membuatnya tak bisa tidur. Malam yang begitu gelap dan hujan deras menguyur hutan yang sepi mencekam.

"'Hiks.....hiks....tolong .....adakah orang yang mau menolongku ....tangis Alea. Berusaha bertahan hidup . Walau terasa perih dan sakit . hujan yang semakin lebat membuatnya kedinginan. Tubuh Alea menggigil namun ia berusaha untuk mengangkat tubuh nya sedikit demi sedikit .

Dua mata merah mengintipnya dibalik pohon . dengan meringis menahan ngeri melihat pemandangan yang mengingatkan nya dulu

Ya......ia pun mengalami hal yang sama . kecelakaan mobil yang membuatnya kini menjadi hantu penghuni hutan.

" Dum......... dum......... terdengar suara dentuman dari kejauhan.Namun sosok itu tetap tenang berdiri di balik pohon. Yang tak jauh dari Alea .

" Dia......masih hidup. Apa aku bisa menolongnya " guman sosok hitam itu.

Sedangkan Alea terus berjuang . berusaha menggeser tubuhnya sedikit demi sedikit dengar mencakar tanah.

" Ya Allah selamat aku, tolong ya Allah ....." .rintih Alea ..Terisak menahan tubuhnya yang sakit . Namun ia harus bertahan .

Lama Alea berjuang untuk menarik tubuhnya Namun belum juga berhasil sampai ia lelah.

" Kasihan sekali dia " kata sosok hitam itu lalu ketika Alea pingsan ia mendekati Alea yang terlihat menggigil kedinginan.

" Bagaimana aku menolongnya " kata sosok hitam itu semakin mendekati Alea

Atasan Alea dan temannya juga meninggal Begitu juga dengan sang sopir. Entah mengapa mobil itu tiba tiba terbalik dan mengakibatkan kecelakaan.

Jedar................jedar .............petir berbunyi nyaring membuat kilatan yang sempat memperlihatkan wajah Alea yang pingsan karna lelah dan juga kedinginan.

" Aku akan menolongnya sebelum setan berwajah besar datang untuk mengisap darahnya " kata sosok itu lalu berusaha mengangkat tubuh Alea yang terhimpit .

" Begum ......... Begum ...........terdengar suara langkah mendekati tempat kejadian . Sosok hitam secepat kilat membawa tubuh Alea dan menghilang dibalik pepohonan yang rimbun dan juga gelap. Lalu ia berhenti di balik pohon besar. Ketika sesosok mahluk besar mendekati area kecelakaan.

Begum........begum..........langkahnya terdengar nyaring mengusik semua penghuni astral hutan yang terkenal angker itu.

"Sosok mata merah lalu membawa tubuh Alea masuk kedalam pohon dan menyandarkannya. di dinding pohon.

" Kakinya terluka ..." guman sosok itu lalu mengambil kulit kayu untuk menutupi tubuh Alea yang menggigil kedinginan

Wush..........wush.......... suara angin malam terasa saling beradu.... membelah hujan deras yang masih belum berhenti.

" Uk............uk............uk suara burung hantu terdengar jelas. Sosok itu kembali tidur . setelah melihat Alea yang sudah tidur pulas setelah diberi selimut kulit kayu.

...................................

Paginya suasana hutan hening .setelah tadi malam hujan lebat. Beberapa mobil yang lewat pagi langsung menolong mobil yang naas itu.

" Ya ampun mereka meninggal semua. Mana sudah bengkak dan biru biru " kata seorang pria yang melihat dan ikut turun dari mobil

" Wah ayo kita bawa ke kampung biar bisa di makam kan kasihan " kata seorang pria .

" Iya ayo jadikan satu saja dari pada mereka dimakan hewan liar disini " kata seorang pria.

" Iya ayo kasihan " kata para pria itu. Yang lalu mengangkat jasad yang cukup mengerikan Dan menutupnya dengan terpal di mobil bak terbuka. Karna mereka sedang bekerja mencari Kayu gaharu..... di dalam hutan dekat desa. Dan tak sengaja melewati tempat itu yang memang satu satunya akses menuju ke kampung lain.

Dua mobil itu meninggalkan tempat itu. Karna mereka tak bisa menarik mobil naas itu.Jadi mereka hanya membawa barang barang milik penumpang .Agar tahu indentitas mereka. Siapa saja orang yang meninggal dan melaporkan kan dengan kepala desa setempat.

Sedangkan disebuah pohon besar. sosok hitam memandang wanita yang masih pingsan wanita yang ia selamatkanl

" Dia cantik ,masih hidup tapi sayang dia manusia.......apa ia akan bisa berjalan " guman sosok hantu bermata merah tadi malam . Yang mencoba menyelamatkan Alea yang masih pingsan.

Lalu menghilang pergi dalam sekejap mencari sesuatu untuk wanita yang ditolongnya. Atau kembali ketempat kejadian .

...................................

Dia mobil bergerak cepat pagi ini memasuki perkampungan Lalu mereka berhenti di dekat rumah yang harus halamannya cukup besar

" Pa lurah Aman.....ada yang kecelakaan di dalam hutan sana .Mereka semua meninggal mungkin tadi malam mereka menabrak sesuatu " kata seorang pria yang membawa mobil.

" Bagaimana bisa kemaren mereka lewat sini " kata pria yang tak lain pa Aman .pa lurah kampung setempat .

" Dimana jasadnya?" tanya Pa Aman

" Di mobil pick up pa, bak belakang " kata Pria itu.

" Inalilahi wainalilahirojiun " kata Pa Aman

" Apa cuma ini , seperti masih ada yang kurang " kata pa lurah.

" Hah.........kok bisa pa ?" tanya yang lain.

" Iya ada satu orang wanita , yang ikut mobil apa jasadnya tidak terlihat " kata pa Aman.

" Hah..............kami tak melihatnya pa " kata para pria saling padang satu sama lain. Karna memang mereka hanya menemukan tiga jasad pria tampa ada yang lain.

" Berarti........... apa dia selamat atau......pa lurah pun menatap ke empat pria pencari gaharu itu.

" Atau apa pa lurah ?" kata keempatnya tegang .Karna tidak aneh bagi mereka yang tahu tentang angkernya hutan yang mereka lewati.

" Mungkin ditolong makhluk lain " kata pa lurah mengaruk kening

" Bisa jadi terus gimana dengan jasad 3 pria itu pa" kata salah satu pria.

" Langung kita makam kan saja tapi cari pengenal mereka biar tidak keliru. " kata pa lurah yang sudah biasa . Karna sudah sering terjadi kecelakaan atau musibah ketika melewati hutan angker. terutama malam jumat Yang jarang ada yang melewati tempat itu.

Para pemuda desa saling gotong royong membantu proses pemakaman . Lalu mereka berkumpul untuk mencari tahu dan bertanya kepada humas yang pergi ke atar desa dan kota dekat hutan.

................................

Sedang kan di dalam hutan .Alea baru saja sadar . sambil melihat sekeliling ia melihat tubuhnya tertutup kulit kayu.

" Dimana aku? .......kenapa ada disini " kata Alea yang mencoba bangun .

Karna tubuhnya ditutupi dengan kulit kayu Alea pun memindahkan nya dengan perlahan. Lalu melihat sekeliling nya yang gelap dan tak bisa melihat apa pun .

" Aku dimana?" apa aku sudah mati " guman Alea yang lalu melihat ada celah sedikit dibalik dinding yang terlihat terang.

" Aduh kaki ku " kata Alea yang merasakan kakinya yang sakit lalu duduk bergeser pelan pelan. Melihat celah yang terang.

" Apa aku sudah mati atau jadi hantu " guman Alea seorang diri yang lalu melihat celah. dibalik dinding .Dan terlihat hutan lebat didepannya.

" ya Allah aku di mana?" kata Alea bingung

"'Kau dirumah ku " kata sesosok hitam muncul

"Aaaaa aaaaa..........!!!!" teriak Alea kembali pingsan.

Bab 3 Hantu

Sosok hantu itu hanya bisa mengaruk lehernya. Ketika melihat wanita manusia itu pingsan lagi.

" Huh...aku harus apa " gumamnya ...

Lalu kembali menghilang menembus rimbun nya pepohonan.Untuk mencari buah hutan dan makanan...

" Kenapa aku harus repot .." kata sosok mahluk berbulu lebat itu . lalu kembali melesat hilang masuk kedalam pohon besar...

Srek...srek... terdengar suara dedaunan berbunyi .karna ada seseorang yang datang menghampiri pohon besar itu.

kuk...kuk... suara burung hantu terdengar jelas berada sangat dekat .Sosok mata merah langsung keluar .

" Ggeeer ........... bau darah segar ..." kata sosok bayangan yang mendekati pohon besar.

" Ini wilayah ku pergilah ..." kata sosok bermata merah itu meringis . Memperlihatkan wajah mengerikan dan mata merah

Sosok hitam yang melihat itu pun pergi . Karna tak ingin punya masalah dengan pemilik pohon besar itu.

Namun tiba...tiba ..

Ting...

" Siang teman ini aku mengantar pesanan mu " Kata sosok cahaya putih itu memberikan bungkusan.

"'Trimakasih... " kata Sosok hantu berbulu itu ketika menerimanya....

" Itu buat apa...bukan nya itu makanan manusia.

" Aku menolong manusia " jawab hantu bermata merah.

" Hah...astaga kau tidak takut kalau dia tahu kau hantu " kata pria yang berdiri diatas tanah itu melayang layang sambil berpangku tangan.

" Aku kasihan melihatnya " kata sosok hitam itu.

" Ck.....sok baik....tetap saja kau hantu dan dia akan takut melihat mu " kata pria itu.

" Aku tak tega melihatnya, sebenarnya aku bisa saja membiarkan nya mati .tapi malaikat belum mau mencabut nyawanya...." kata hantu berbulu lebat itu.

" Mungkin dia punya banyak hutang didunia....makanya malaikat menanguh kan nyawanya . atau ada urusan yang belum selesai " kata pria itu

" Bisa jadi ya sudah trimakasih teman " kata sosok hantu berbulu.

" Sama ...sama....aku pergi " katanya lalu menghilang

Sosok pria berbulu itu pun kembali masuk kerumahnya . Dan meletakan bungkusan itu dekat wanita yang pingsan. Lalu kembali pergi menghilang.

" Akh..........ah....... sakit " rintih Alea . yang kembali sadar dan lalu duduk. Kakinya masih terasa sakit . Walau darahnya mengering tapi kakinya belum bisa digerakkan

Srek....

" Eh apa ini " kata Alea yang mengambil plastik disampingnya dan membukanya...

Dan terlihat buah apel ranum yang cukup besar .

" Alhamdulilah ... ada makanan . aku lapar " kata Alea yang lalu mengambil apel itu dan lalu memakannya dengan lahap . Karna dia memang lapar .

Setelah kenyang Alea melihat sekelilingnya...

Aku dimana ...? " guman Alea melihat sekelilingnya. Dan meraba raba dinding tempatnya bersandar.

" Apa aku didalam pohon " kata Alea kaget ...

Melihat jelas yang ia pegang adalah pohon .Ya pohon besar ...pohon yang sangat tinggi dan juga besar....

" Kenapa aku bisa ada disini ? apa mahluk itu yang menolongku " kata Alea bingung .

Ya Alea baru ingat iya melihat mahluk berbulu hitam menatapnya tajam dan juga bermata merah sebelum ia pingsan . Dan kini ada makanan di sampingnya Padahal tadi belum ada apapun....Apa dia yang membawaku kesini " guman Alea yang sudah mengingat semua apa yang terjadi tadi malam.

" Iya pasti mahluk menyeramkan itu menolongku " kata Alea .sambil melihat buah apel yang tersisa satu.

" Tapi dia baik , dia memberi ku makan " kata Alea yang sadar bahwa dia di tolong . Karna tidak mungkin ia sekarang ada didalam pohon bila masih terjepit.

" Terimakasih ya Allah sudah ada yang menyelamat kan ku " guman Alea lalu bersandar. karna baju nya masih kotor dan berlumuran bekas darah Tapi hati kecilnya ia bersyukur masih selamat . Lalu kembali berbaring dengan berselimut kulit kayu.

Sedangkan ditepi danau angin berhembus kencang Kret...kret....suara pohon kayu saling bergesekan . .Ketika sosok hitam duduk diatas nya.

" Ting...Apa yang kau lakukan disini " kata sosok bayangan kilat putih duduk didekatnya.

" Kau mengikuti ku" kata sosok hantu berbulu.

" Iya kenapa ? kau keberatan " kata sebuah cahaya

" Tidak aku hanya ingin menenangkan diri. " jawab sosok hantu itu....

" Aku tahu kau sedih melihatnya...mengingat kan tentang diri mu kan " kata cahaya putih itu

" Eh ....pulang lah , pasti keluarga mu mencari mu " kata sosok hantu bermata merah.

" Aku sudah pulang , aku ingin menawarkan sesuatu untuk mu " kata kilatan cahaya itu .

" Tapi kita mahluk yang berbeda kau jin sedangkan aku hantu gentayangan " kata -sosok berbulu .

" Kau masih punya hati, dan juga kesempatan untuk berbuat baik . jadi jangan takut .wujud mu akan berubah suatu hari nanti " kata cahaya putih itu.

" Ya kuharap begitu , agar aku bisa pergi dari hutan ini " kata sosok hitam itu menatap Laut lepas.

Keduanya memang berada diatas pohon besar sambil duduk melihat laut .Yang terhampar luas .

Sedangkan Alea tak bisa tidur karna merasakan nyeri dikakinya. Yang masih sakit. ..Namun Alea mencoba duduk pelan pelan. Tak ada apapun disekelilingnya .Hanya ada kulit kayu yang berserakan. Dan cahaya matahari yang minim. Karna pohon itu yang ia tempati memang rimbun.

" Kemana dia ?" guman Alea yang mencoba menggeser tubuhnya . Mencari sosok hitam yang sudah menolongnya. Lalu duduk

mengatur posisi yang nyaman.

Sedang disebuah perkampungan banyak orang berkumpul dan membicarakan tentang kecelakaan itu

" Berarti jasad wanitanya ngak ada pa lurah " kata seorang warga bertanya. ..

" Iya ngak ada kami sudah mencarinya disekitar tempat kejadian tapi tak menemukan jasadnya . Sepertinya....

" Entah lah huahualam " mungkin ada yang memakan ,memakai jasadnya atau ia masih hidup didalam hutan kita juga tidak tahu " kata seseorang

" Ya kalo ia selamat dia pulang tapi kalo tidak entah lah kita tahu rahasia ilahi " kata pa lurah. Yang sudah ngak aneh dengan setiap kejadian yang bersangkutan dengan hutan angker.

Karna tempat itu memang di tempati mahluk mahluk astral dan gaib. juga bangsa siluman hantu, dedemit dan lainnya. Hanya tinggal kita saja berhati hati .Bila melewati tempat itu. Dan biasanya itu terjadi 5 tahun sekali. Kata orang bilang tumbal hutan angker.

" Pihak perusahaan dari jakarta datang kesini untuk mengeceknya. Apa benar mereka karyawannya. Kami sudah menyiapkan indentitasnya dan foto foto kejadian pa" kata salah seorang warga .

" Bagus lah nanti tinggal kita beri tahu karna kita memang menemukannya pagi hari " kata seorang pria yang bergidik ngeri ketika mengingat jasad jasad itu . Yang sangat mengerikan

" Apa mungkin mereka di jilat hantu wajah besar dan wanitanya dibawa " kata salah seorang warga bertanya

" Tidak tahu juga " kata seorang warga yang saling pandang .

" Sudah ngak usah dibahas. semuanya sudah takdir. Yang penting kita tak menganggu mereka. Dan mereka juga tidak menganggu kita. Alam nya sendiri sendiri " kata pa lurah.

" Iya pa " kata salah seorang warga yang lalu meminum kopinya .Sambil merokok....

Sedangkan di pohon besar Alea sudah merobek kain bajunya sedikit untuk melap

bekas darah dikakinya.

" Gum...........gum..............

" Suara apa itu " bathin Alea yang merasakan bulu kuduknya semua berdiri mendengar suara geraman mengerikan.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!