NovelToon NovelToon

Dewa Perang FSBA (Fight Survival Battle Arena)

1.

Dunia Paralel Augsia, Ibu Kota Magdum.

Disebuah rumah sewa biasa.

"Pak Leon, maaf! Anda tidak memenuhi persyaratan perusahaan kami ..."

Leon langsung menutup telepon dengan ekspresi sedih di wajahnya.

"Sangat disayangkan, sudah hampir sebulan sejak aku datang ke dunia ini dan sampai sekarang aku masih belum bisa menemukan satupun pekerjaan!" Leon terlihat sedang meratapi nasibnya.

Leon bukanlah orang yang berasal dari dunia paralel Augsia ini, tetapi ia adalah seorang transmigran dari kehidupan sebelumnya dan bertransmigrasi ke orang dengan nama dan jenis kelamin yang sama persis dengan dirinya dikehidupan dunia paralel Augsia ini.

Leon adalah lulusan Universitas Gindora dan juga lulusan sekolah bergengsi. Dia belum menemukan pekerjaannya selama lebih dari setengah tahun setelah lulus. Sepertinya keberuntungan sedang tidak menyertainya saat ini.

Setelah menganggur selama lebih dari setengah tahun dan pacarnya yang telah menjalin hubungan bersamanya selama tiga tahun, memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengannya. Leon semakin merasa depresi dan tidak bisa memikirkan dirinya sendiri untuk sementara waktu ini. Ia bahkan benar-benar meminum sebotol obat tidur hanya untuk menenangkan dirinya sendiri.

Jadi, Leon benar-benar mengalami kehidupan yang sial di dunia paralel Augsia ini!

"Jika aku tidak dapat menemukan suatu pekerjaan dan menghasilkan uang, aku khawatir tidak akan mampu membayar biaya sewa bulanan rumah ini. Si Kikir itu pasti akan datang mengusirku jika aku tidak membayarkan uang sewanya.", pikir Leon.

Tiba-tiba, dari dalam pikiran Leon, terdengar sebuah suara gadis yang sangat imut.

"Pengaktifan sistem 'Airdrop FSBA untuk menjadi seorang pemain dewa' dimulai...!"

"Pengaktifan sistem selesai......!"

"Selamat kepada master Leon! Peluncuran sistem 'Airdrop FSBA untuk menjadi seorang pemain dewa' telah sukses dilakukan."

"Apa ini? ! Airdrop FSBA untuk menjadi seorang pemain dewa? ! pengaktifan sistem? ! Apa yang sedang terjadi? !" Leon bertanya-tanya dalam hati.

Leon telah membaca banyak novel di kehidupan sebelumnya dan langsung menyadari bahwa ini terlihat sama persis dengan judul novel "Jari Emas Legendaris".

Bahkan setelah mendengar kata Airdrop FSBA barusan, Leon langsung merasakan nostalgia sejenak. Sebab, ia sangat suka memainkan game FSBA di kehidupan sebelumnya. Jika memang seperti itu, apakah itu berarti sistem ini berhubungan dengan game FSBA?

"Aku tidak tahu siapa dirimu dan darimana kau datang secara tiba-tiba. Namun, bisakah kau memberitahuku apa arti semuanya ini? Aku benar-benar tidak mengerti semua ini.", tanya Leon.

"Ding... Dong... Baiklah, sistem ini adalah satu-satunya yang ada di dunia ini. Katakanlah, sistem terkuat di dunia ini..." Gadis yang bersuara imut itu mulai menjelaskan.

"Hmm... Oke... Kalau memang begitu, aku ingin bertanya secara langsung tentang fungsi dan apa peran sistem itu di sini?", tanya Leon.

"Ding... Dong... Master Leon adalah pemilik sistem tunggal ini! Yang perlu master Leon lakukan hanyalah mengambil airdrop di sepanjang game FSBA tengah berlangsung. Supaya untuk mendapatkan hadiah."

"Hadiah? Hadiah apa yang kamu maksud?!" Leon terlihat sedikit antusias dan bersemangat.

"Ding... Dong... Selama master Leon berhasil mengambil airdrop. Maka, master akan diberikan hadiah berupa uang dan beberapa teknik khusus."

Gadis bersuara imut itu kembali melanjutkan penjelasannya, "Untuk setiap sepuluh airdrop yang berhasil master dapatkan, master juga akan mendapatkan sebuah hadiah keberuntungan! Namun... Jika master tidak bisa mencapai 'Chicken Dinner' dalam permainan FSBA. Maka, sistem akan mengambil kembali seluruh hadiah maupun teknik yang sudah master Leon dapatkan sepanjang permainan. Apa master Leon siap? Jika sudah, mari kita lakukan, master Leon!"

"Bisakah aku mendapatkan uang dan hadiah teknik hanya dengan mengambil airdrop di FSBA serta mendapatkan Chicken Dinner? Lalu kemudian, apakah aku masih bisa menghasilkan uang melalui FSBA di masa yang akan datang? Aku pikir ini luar biasa! Hari-hari yang sulit ini akhirnya bisa segera berakhir!", pikir Leon.

"Hei... Gadis imut, apakah ada paket hadiah pemula atau semacamnya?", tanya Leon.

Leon teringat saat membaca novel di masa lalu dan sistem di dalam novelnya biasanya akan memberikan paket hadiah pemula dan sejenisnya untuk pemain baru.

"Ding... dong... Sistem telah mempersiapkan paket hadiah besar pemula untuk master Leon, apakah master Leon ingin membukanya sekarang?"

"Tentu saja... Buka sekarang!", pinta Leon.

"Ding... dong... Selamat kepada master Leon karena mendapatkan hadiah: [Mulai siaran langsung]!"

"Mulai siaran langsung? Paket hadiah macam apa ini untuk pemula? Aku juga bisa melakukannya sendiri kalau begitu!"

Leon sangat tidak puas dengan paket hadiah pemula yang diterimanya ini.

"Ding... Dong... Jangan khawatir master Leon! Sistem ini akan langsung memberikan master Leon alat live streaming terbaik yang pernah ada!"

Sebuah komputer desktop tiba-tiba muncul di kamarnya Leon, beserta kamera dan mikrofon, yang tampaknya sudah sangat terkonfigurasi.

"Wow... lumayan menakjubkan!" Leon bergumam dan berdecak kagum.

"Ding... Dong... Yakinlah master Leon, sistem ini sangat bisa master andalkan! Silahkan mari kita mulai perjalanan 'Chicken Dinner' nya, master Leon!"

Leon segera menyalakan komputer dan menemukan bahwa game 'Fight Survival Battle Arena' dan perangkat lunak streaming langsung 'OSL TV' telah terunduh di dalam komputer.

Setelah membuka platform OSL TV, Leon segera mendaftarkan akun platform dan membuka ruang permainan. Adapun nama ruangannya masih dipikirkan oleh Leon.

Leon memikirkannya cukup lama, karena dia ingin sebuah nama yang tidak memberikan kesan arogan. Sebut saja [Taklukan bersamaku dan Chicken Dinner milik bersama].

Setelah cukup lama bergulat dengan pikirannya sendiri, Leon akhirnya memutuskan untuk memakai nama tersebut dan sebuah ruangan bernama [Taklukan bersamaku dan Chicken Dinner milik bersama] muncul di area permainan FSBA di OSL TV!

Leon memasuki ruangan siaran langsungnya dan menemukan ruangannya masih kosong serta tidak ada satupun orang di sana.

Leon berpikir mungkin nama ruangan siaran langsung yang dipakainya terlalu umum. Setelah beberapa saat, terlihat di layar bahwa beberapa orang mulai masuk ke ruangannya dan memberikan beragam komentar, sehingga suasana ruangannya menjadi ramai dan riuh.

"Taklukan bersamaku dan Chicken Dinner milik bersama? Berani juga mengambil nama seperti itu. Oi... Kamu ternyata sangat percaya diri juga ya!", ujar seseorang memberikan komentar.

"Ketika aku melihat kata-kata 'Taklukan bersamaku dan Chicken Dinner milik bersama', aku langsung datang dan penasaran ingin segera melihatnya! Jangan sampai kau mati saat mendarat ya. Hahaha!"

"Itu pasti hanya omong besar belaka untuk menarik perhatian orang!"

"Sedang menunggu si pemilik ruangan mati saat pendaratan."

"Sama seperti yang diatas, aku sedang menunggu momen pendaratannya."

Seluruh komentar yang masuk, terposting satu per satu di kolom chat, sebagian besar dari orang-orang ini hanya tertarik dengan nama ruangan Leon yaitu [Taklukan bersamaku dan Chicken Dinner milik bersama]. Dari seluruh beragam komentar yang masuk, dapat dilihat bahwa orang-orang ini merasa tidak yakin pada Leon.

Leon tidak ingin menanggapi komentar dari orang-orang ini. Dia hanya perlu menunjukkan kemampuannya. Ketika dia berhasil mendapatkan 'Chicken Dinner', tentu saja orang-orang ini akan terbungkam diam.

Setelah masuk ke FSBA, Leon langsung login ke akun game miliknya dulu yang masih diingatnya.

Kemudian, Leon mengklik mouse untuk masuk ke dalam game dan karakter game yang Leon miliki dengan nick [Pemula] pun muncul di pulau Astigos. Leon menggerakan karakternya untuk memberikan sebuah tinju kepada karakter yang berada di sebelahnya dan asap hijau tiba-tiba muncul pada karakter tersebut yang menandakan karakter tersebut kehilangan darah di dalam game ini.

Melihat Leon sedang meninju dan menendang karakter yang berada di sampingnya, penonton yang ada di ruangan siaran, langsung melontarkan beberapa komentar.

"Nih orang sepertinya sedang melawak ya? Sangat membosankan sekali!"

"Hahaha, aku suka itu. Sering kulakukan saat di pulau Astigos. Aku suka memukul orang-orang tepat sebelum permainan dimulai."

"Umumnya orang yang melakukan ini tidak bisa Chicken Dinner!"

"Omong kosong komentar yang di atas, aku baru melakukan itu terakhir kali dan mendapatkan Chicken Dinner!"

"Aku benci dengan pemain yang memukul-mukul pemain lain di pulau Astigos. Tunggu saja... Aku berharap orang ini yang akan mati duluan, tepat saat permainan dimulai!"

Leon kembali mengabaikan komentar para penonton. Setelah beberapa saat, permainan pun dimulai dan sebuah pesawat muncul di layar. Leon membuka peta untuk memeriksa rute yang dilalui pesawat tersebut.

"Hei... Gadis imut, bukankah paket hadiah pemula yang kau berikan padaku tidak memiliki kemampuan untuk menunjang permainanku? Bagaimana aku bisa Chicken Dinner kalau seperti ini?", tanya Leon.

"Ding... dong... Jangan khawatir, master Leon, sistem ini cukup bisa master andalkan dan akan memberikan hadiah kepada master berupa teknik secara acak ketika master Leon mengambil airdrop pertama, yang akan membantu menunjang permainan master Leon di segala medan beserta situasinya!", jelas Gadis tersebut kepada Leon.

"Sepertinya aku masih perlu waktu untuk mengenal lebih baik tentang sistem ini. Yang terpenting untuk saat ini, aku harus mengambil dulu airdrop pertamaku supaya mendapatkan teknik yang menunjang kemampuan bermainku.", pikir Leon.

Leon melompat dari pesawat dan langsung menuju area gedung kecil dengan hanya tiga bangunan di area tersebut.

"Ah... Aku keluar, orang ini terlalu pengecut! Sebenarnya dengan melompat ke area yang sepi seperti ini akan membuat permainan ini sulit berkembang.", ujar salah seorang penonton dan meninggalkan ruangannya Leon.

"Pemula, apa yang kamu takutkan? Lompat saja ke pangkalan militer dan tembak saja mereka semua yang kamu temui disana!", ujar penonton lain.

"Hei, apanya yang taklukan bersama dan Chicken Dinner milik bersama itu? Benar - benar mengecewakan!"

“Pemula, lanjutkan permainanmu! Apa yang salah dengan melompat ke area yang sepi pemain? Asalkan bisa Chicken Dinner, aku tidak peduli dengan taktik maupun gaya bermainmu!” Salah seorang penonton mendukung Leon.

"Aku sependapat dengan komentar yang di atas, aku sering melompat ke alam liar bahkan area yang sepi! Chicken Dinner adalah hal yang diutamakan!"

Melihat Leon yang benar-benar melompat ke area yang sepi pemain, ruangan siaran Leon langsung dipenuhi dengan banyaknya komentar para penonton, sebagian penonton ada yang mendukungnya, sementara yang lain mencemoohnya.

Pada umumnya, para pemain yang mengincar Chicken Dinner adalah pemain yang melompat langsung ke area yang ramai dan rawan akan pertempuran langsung, yang dapat membunuh lebih banyak pemain lain, serta mendapatkan sumber daya yang lebih baik serta menunjukkan keahlian permainan mereka.

Namun, Leon berbeda dari para pemain agresif yang memburu Chicken Dinner ini. Leon hanya memiliki dua tujuan dalam permainan ini. Satu untuk mendapatkan airdrop dan yang lainnya, untuk mendapatkan Chicken Dinner dengan lancar tanpa harus terlibat dalam pertempuran yang berat!

Adapun membunuh pemain lain, itu hanyalah ia jadikan opsi. Jika, ia dalam kondisi terdesak atau menemukan momen yang tepat untuk melakukannya!

...****************...

2.

Leon membuka parasutnya dan melompat ke atap gedung yang berada di tengah. Ia melihat sekelilingnya sejenak. Kemudian, dia menemukan senapan mesin ringan UZI di atap tersebut.

Senapan mesin ringan UZI sangat umum ditemukan di FSBA, tetapi karena mereka tidak dapat dilengkapi dengan berbagai peralatan tambahan, sangat sedikit pemain yang mau menggunakannya. Tetapi, itu cukup untuk pertempuran jarak dekat saat ini!

Selain itu, tak hanya Leon sendiri saja yang mendarat di area ini, ada satu pemain lain yang ikut juga mendarat di area sepi ini. Seperti sudah ditentukan oleh takdir, pemain tersebut mendarat tak jauh dari posisi Leon berada saat ini.

Leon buru-buru mengambil senapan mesin ringan UZI di atap tersebut, memasukkan pelurunya dan mencemooh pada pemain yang baru saja mendarat tak jauh darinya.

Pemain yang baru saja mendarat ini masih mengenakan celana pendek dan rompi, bahkan tidak memiliki perlengkapan apapun. Melihat Leon yang telah mengambil senapan mesin ringan UZI, dia berbalik dan segera melarikan diri.

Leon berpikir dalam hati, "Ini saja sudah membuatmu lari ketakutan! Tentu saja, aku tak akan melepaskan peluang ini!"

Leon segera membidik pemain tersebut dan langsung melepaskan beberapa tembakan.

"Bang! Bang! Bang!"

Serangkaian peluru ditembakkan dari senapan mesin ringan UZI dan kepulan asap hijau segera keluar dari kepala pemain yang mengenakan celana pendek dan rompi.

Detik berikutnya, pemain yang tewas tersebut berubah menjadi sebuah kotak dengan lampu hijau yang menyala. Leon tidak ingin repot-repot memeriksa kotak tersebut. Itu adalah kotak dari pemain yang baru saja mendarat dan sudah pasti tidak ada apa-apa di dalamnya.

【Kamu baru saja menggunakan UZI untuk membunuh pemain dengan ID : Xavier!】

Leon baru saja membunuh pemain yang sedang tidak beruntung dan barisan komentar dalam siaran langsungnya, kembali menjadi ramai.

"Hei... Pemula, kamu terlalu beruntung! Dia bisa terbunuh hanya dalam satu tembakan!"

"Pemain barusan juga sepertinya orang yang baik. Dia terjun payung ribuan mil jauhnya hanya untuk mengantarkan nyawanya ..."

“Si Pemula ini boleh juga! Aku suka gaya bermainnya dan aku punya firasat, ia pasti akan Chicken Dinner!”

"Keberuntungan, itu semua hanyalah keberuntungan semata..."

Setelah membunuh pemain pertamanya, Leon langsung menggeledah tiga bangunan gedung tersebut tanpa ragu dan hanya menemukan helm tingkat kedua, armor tingkat pertama, dan wajan penggorengan!

"Ya ampun, tiga gedung ini hanya memiliki sedikit sumber daya dan peralatan? Hmmph... Apa boleh buat? Satu-satunya senjata yang dapat kuandalkan saat ini hanyalah senapan mesin ringan UZI yang ada di tanganku ini!", gumam Leon.

Melihat bahwa Leon telah mencari begitu lama, tetapi gagal menemukan senjata yang lebih mumpunin. Para penonton di ruangan siaran langsung, segera bersuka cita.

"Hahaha, keberuntungan Pemula sudah habis ..."

"Saya hanya menemukan sebuah senapan mesin ringan di tiga gedung yang besar, tidak ada pemain yang seberuntung saya. Hahaha ..."

"Pil... Ambil pil itu! Pemula ini cepat atau lambat akan minum pil ... Hahaha"

"Senapan mesin ringan UZI sebenarnya boleh juga..."

Melihat bahwa tidak ada sumber daya dan perlengkapan yang dapat ditemukan lagi di sini, Leon berpikir sudah waktunya dia untuk berpindah tempat.

Namun, sebuah tanda peringatan tiba-tiba muncul begitu saja di peta, seketika membuat Leon merasa kebingungan.

"Gadis imut, tanda apa ini? Apakah ini ulahmu?", tanya Leon.

Leon belum pernah mengalami situasi seperti itu di FSBA sebelumnya, jadi dia langsung kepikiran untuk bertanya pada gadis yang bersuara imut itu.

"Ding... dong... Untuk membantu master Leon berhasil mengambil airdrop, sistem akan memberikan tanda pada peta, yang mana itu menunjukkan lokasi airdrop akan jatuh."

Setelah mendengarkan penjelasan gadis tersebut, Leon langsung mengangguk paham.

Lokasi airdrop FSBA bersifat acak setiap waktu dan tidak ada yang tahu di mana ia akan mendarat, meskipun terkadang ada pemain yang sangat hebat, tetapi jika tidak memiliki keberuntungan, pemain hebat itupun tidak akan dapat mengambil airdrop tersebut.

"Hei... Gadis imut! Ya, kamu sangat bisa diandalkan!" Leon berterima kasih kepada gadis imut tersebut.

"Ding... Dong... Sama - sama master Leon."

"Sebagai tanda terima kasihku... Izinkan aku memberimu sebuah nama."

"Ding... Dong... Dengan senang hati, master Leon."

"Baiklah... Mulai detik ini, namamu adalah Rosanna!"

"Ding... Dong... Diterima!"

Leon sangat senang dengan sistem ini, airdrop apa lagi yang tidak bisa diambil oleh dirinya?

"Aku tidak tahu apa yang bisa ku dapatkan dari airdrop ini, tapi aku sangat menantikannya!", batin Leon.

Leon buru-buru menemukan mobil yang terparkir di dekatnya dan mengetahui bahwa airdrop itu berjarak lebih dari seribu meter dari posisinya. Dia segera menyalakan mobilnya dan bergegas menuju ke arah airdrop.

Setelah mengemudi beberapa saat, Leon mendengar suara "boom boom boom" dari atas langit dan sebuah pesawat terbang melintas di atasnya.

Leon sangat gembira, sepertinya memang ada airdrop dan semua airdrop dijatuhkan oleh pesawat, selama ada pesawat terbang di dekatnya, mungkin ada airdrop yang dapat ditemukannya.

Leon terus mengemudi menuju lokasi yang ditunjukkan oleh Rosanna di peta dan benar saja, dia melihat airdrop jatuh dari pesawat! !

Leon segera turun dari mobil dan berlari dengan cepat, hanya untuk menemukan bahwa airdrop mendarat tepat di lokasi yang ditandai oleh Rosanna.

Sekali lagi, Leon merasa sangat gembira. Rosanna benar-benar dapat diandalkan!

Asap merah tebal naik dari kotak airdrop, Leon adalah orang pertama yang tiba di sana dan langsung bergegas untuk membuka airdrop.

"Ding... Dong... Selamat kepada master Leon karena telah meraih airdrop pertama dan mendapatkan teknik: [Sniper Skill] Tingkat Tinggi! Serta hadiah uang: Rp 46.000.000,- !"

Leon merasakan arus semangat mengalir di seluruh tubuhnya. Tak hanya itu, semua jenis pengetahuan tentang senapan sniper dan cara menggunakannya muncul di benaknya. Pada saat ini, dia sudah pantas menjadi dewa penembak jitu.

"Ding... Dong... Saldo dalam sistem adalah Rp 46.000.000, bolehkah saya meminta master Leon untuk menarik uang tunai?"

“Aku ingin segera menarik uang tunai!” Leon berkata, "Aku bukanlah lagi seorang pengangguran dan pecundang yang miskin!"

"Ding... Dong... Selamat kepada master Leon karena berhasil menarik uang tunai!"

Begitu Rosanna selesai berbicara, Leon merasakan ponselnya bergetar di saku celananya.

Leon buru-buru menyalakan ponsel untuk melihatnya dan itu menunjukkan bahwa pesan teks telah diterima, jadi dia mengklik pesan teks tersebut untuk melihatnya.

"Kartu tabungan Anda dengan nomor akhir 9972 memiliki pendapatan Rp 46.000.000 dan saldo Rp 46.100.000."

Melihat pesan teks ini, Leon sangat senang dan dia tidak akan pernah khawatir kehabisan uang lagi.

"Ding... Dong... Master Leon, jangan bersenang hati dulu! Jika master Leon tidak bisa mendapatkan Chicken Dinner di game ini. Maka, uang dan teknik semua akan diambil kembali!" Rosanna memperingatkan Leon.

Mendengar hal tersebut, Leon segera menyingkirkan hadiah sistem dan melihat ada senapan sniper AWM, sekotak peluru Magnum dan Scope 8x di kotak airdrop!

"Langit telah membantuku, aku khawatir tidak dapat menemukan senapan sniper, jadi airdrop ini telah dikirimkan kepadaku!", ucap Leon penuh syukur.

Penonton di ruangan siaran langsung melihat bahwa Leon telah menerima airdrop dan rentetan komentar kembali membanjiri.

"Aku benar-benar beruntung, aku bisa menemukan airdrop saat berjalan di jalan..."

"Mengapa saya tidak beruntung? Saya tidak bisa mendapatkan airdrop setiap saat ..."

"Senapan penembak jitu AWM dengan Scope 8x benar-benar terlalu sempurna... Wow!"

"Ah... Itu juga semua kembali tergantung apakah pemula ini bisa menggunakan senjata sniper. Jika dia tidak bisa menggunakannya, sama saja bohong."

"Ya, ya... Hei pemula, apakah kamu benar-benar tahu cara bermain seorang penembak jitu?"

Ketika Leon melihat seorang penonton mengajukan pertanyaan ini, dia berkata dengan sedikit percaya diri, "Ketika aku sudah mendapatkan senapan sniper AWM, maka permainan ini sudah berakhir!"

Mendengar kata-kata arogan Leon barusan, rentetan komentar itu kembali membludak.

"Hahaha... Hei... Pemula, kamu benar-benar orang yang sangat menarik!"

"Jika kamu begitu yakin, memang seharusnya ini yang harus dikatakan oleh seorang dewa Chicken Dinner!"

"Apa yang harus dilakukan? Hatiku bergejolak. Ini tidak bagus, aku akan jatuh cinta dengan si pemula..."

"Sejauh ini, aku hanya bisa memberi kamu 99 poin untuk saat ini dan aku khawatir kamu akan terlalu bangga jika kamu mendapatkan lebih banyak poin ..."

"Pemula, sepertinya seseorang akan datang, kenapa kamu tidak lari ...?"

Leon melihat ada tanda roda di peta dan sepertinya seseorang sedang mengemudi ke arahnya. Lagi pula, asap merah dari airdrop ini sangat menarik perhatian.

Leon segera berlari ke bawah pohon yang tidak jauh dari sana dan bersembunyi. Ia menyalakan scope 8x dan melihat seorang pemain mengendarai kendaraan off-road datang ke arah airdrop.

...****************...

3.

Leon mulai membidik pemain yang sedang mengendarai kendaraan off-road dengan scope 8x, sembari menunggu kesempatan terbaik untuk membunuh pemain tersebut.

"Apa yang dilakukan si pemula? Apakah dia ingin menembak musuh? Wah, ini mengasyikkan!"

"Mobil ini masih melaju, apakah si pemula ingin menembak musuh yang sedang mengemudi?!"

"Apa pemula itu sedang menentang hukum alam? Menembak musuh dengan kendaraan off-road yang sedang bergerak cepat itu sangat sulit bahkan untuk seorang pemain profesional!"

"Tidak mungkin ini! Oi... Pemula, kamu terlalu percaya diri. Aku bertaruh untuk sekantong penuh gorengan beserta cabai rawitnya, kamu pasti tidak akan mampu melakukannya..."

"Di atas ku pelit, aku bertaruh untuk dua kantong gorengan beserta minuman soda kaleng!"

Leon secara diam - diam juga membaca rentetan komentar ini. Menghadapi keraguan penontonnya, Leon hanya bersikap tenang. Ia hanya perlu menggunakan teknik dan kemampuannya untuk membungkam mulut mereka semua!

Leon berjongkok di dekat pohon besar, menunggu kesempatan terbaik, seperti seekor binatang yang sedang berburu, menunggu mangsa menunjukkan ketidakwaspadaan!

Ya... Momen itu tiba sekarang juga.

"Bang!"

Peluru Magnum ditembakkan dari senapan sniper AWM dan mengenai kepala musuh secara langsung. Kepulan asap hijau pun muncul, menyatakan pemain tersebut telah tewas.

【Kamu telah menggunakan senapan sniper AWM untuk membunuh pemain dengan ID : ThunderSlash】

Melihat bahwa Leon telah membunuh musuh di dalam mobil dengan satu tembakan, seluruh penonton siaran langsung Leon ricuh!

"Bagaimana mungkin? Ini pasti curang!"

"Ayo... Bunuh semuanya!"

"Ini waktu yang tepat untuk beraksi, ayo singkirkan mereka semua!"

"Itu adalah kemampuan si pemula. Kalian tahu apa tentangnya...?"

"Bisa dibunuh dalam posisi sulit seperti itu? Apakah dia pikir dia adalah dewa? Itu pasti menggunakan cheat!"

"Aku akan keluar. Aku sudah memeriksanya tapi tidak ada tanda kecurangan sama sekali. Itu benar-benar kemampuan si pemula! Baiklah, aku pamit!"

Leon yang membaca komentar tentang tuduhan pemakaian cheat, langsung merespons.

“Karena kamu bilang aku curang. Kupersilahkan kamu untuk mencari bukti dan laporkan aku! Jika kamu tidak dapat membuktikan kecuranganku. Bukankah itu berarti, tuduhanmu itu tak berdasar? Seperti halnya yang sering dilakukan oleh para pecundang yang kalah bertanding.”

【Koala Kecil memberi pemula sebuah roket! 】

【Koala Kecil memberi pemula sebuah pesawat! 】

【Koala Kecil memberi pemula kapal pesiar! ! 】

Koala Kecil berkata, "Kamu adalah pemain terbaik! Aku percaya padamu! Jangan dengarkan ocehan penonton sampah itu ..."

"Tch... Sialan! Aku keluar! Roket, pesawat dan kapal persiar ya? Dasar orang - orang kaya!"

"Apa yang dikatakan Koala Kecil itu benar! Kami juga mendukungmu!"

Leon tidak menyangka ada seseorang yang begitu cepat mengirim hadiah kepadanya dan segera berkata, "Terima kasih Koala Kecil atas hadiahnya, saya akan menggunakan seluruh kemampuan saya untuk membuktikan bahwa perkataan Anda benar!"

Kemudian, Leon melihat sekelilingnya dan ketika dirasanya sudah cukup aman. Leon keluar dari tempat persembunyiannya dan bergerak menuju tempat pemain yang ditembak mati tadi olehnya. Ia pun mulai membuka kotak dengan lampu hijau menyala itu.

Leon pun menemukan senjata M416 berperalatan lengkap dan armor tingkat dua pada kotak tersebut.

"Tampaknya pemain ini sedari awal kemampuannya lumayan dan dia sudah memiliki M416 yang lengkap tidak lama setelah permainan dimulai.", gumam Leon.

Setelah Leon selesai memeriksa kotak itu. Dia segera menuju mobilnya dan mengendarainya ke Kota Barakhes, karena tanda peringatan yang ditandai oleh Rosanna menunjukkan airdrop berikutnya muncul di dekat Kota Barakhes.

Dengan senapan sniper AWM di tangan kanannya dan senjata lengkap M416 di tangan kirinya, Leon menuju Kota Barakhes dengan gagah dan penuh percaya diri.

Ketika Leon tiba di Kota Barakhes. Dia menemukan bahwa airdrop telah jatuh dan kotak airdrop masih dipenuhi asap merah.

Namun, ada baku tembak sengit yang sedang terjadi saat ini, berada tidak jauh dari airdrop dan tampaknya ada sekitar empat atau lima orang yang datang untuk mengambil airdrop.

Leon segera turun dari mobil dan berbaring di rumput, bersiap untuk menyergap. Ia juga siap untuk membunuh siapa saja yang berani mendekati airdropnya.

Ketika penonton di ruangan siaran langsung melihat Leon bersembunyi di rumput, mereka segera mengetahui apa yang akan dilakukan Leon selanjutnya.

"Pemula, apakah kamu akan menyergap lagi?"

"Apakah kamu bodoh? Apakah kamu perlu bertanya? Apakah itu kurang jelas? Anak kecil saja pun tahu, apa yang akan dilakukan pemula selanjutnya!"

"Pemula, jarak mereka masih jauh dari posisimu saat ini. Apa kamu yakin bisa membunuh mereka semua?"

Melihat rentetan komentar di ruangan siaran langsungnya, Leon berkata dengan tanpa ekspresi, "Aku hanya akan menembak sekali untuk membunuh satu orang!"

"Sialan, si pemula mulai mendominasi! Oke, mari kita lihat pertunjukkanmu!"

"Hahaha, mengapa kalimat ini terdengar begitu menarik?"

"Hahaha... Tampaknya aku telah diajari oleh pemula dan aku akan mengatakan hal yang sama lain kali saat aku membawa pacarku..."

"Pemula, lihat! Seorang pemain telah menampakkan dirinya..."

Leon melihat ke arah airdrop dan benar saja, seorang pemain tidak bisa menahan diri dan berlari menuju kotak airdrop. Namun, Leon sudah menunggu dengan tenang untuk membunuhnya.

"Bang!"

Leon menarik pelatuknya dan peluru Magnum ditembakkan dari senapan sniper AWM, tepat mengenai pemain yang berlari menuju airdrop tanpa meleset sedikitpun.

Gumpalan asap hijau segera naik perlahan dan pemain yang tewas tersebut berubah menjadi kotak dengan lampu hijau menyala di samping kotak airdrop saat ini.

【Kamu telah menggunakan senapan sniper AWM untuk membunuh pemain dengan ID: SkyBird! 】

Segera setelah itu, terlihat pemain kedua berlari menghampiri airdrop. Leon kembali menembak dan headshot!

Pemain ketiga, headshot!

Pemain keempat, headshot!

Keempat pemain yang tewas dibunuh Leon tergeletak dengan tenang di sebelah kotak airdrop dan masing-masing berubah menjadi kotak yang bercahaya hijau.

【Kamu telah menggunakan senapan sniper AWM untuk membunuh pemain dengan ID: ArmyBase! 】

【Kamu telah menggunakan senapan sniper AWM untuk membunuh pemain dengan ID: Tsuyoishi ! 】

【Kamu telah menggunakan senapan sniper AWM untuk membunuh pemain dengan ID: Cerberus ! 】

Pengumuman sistem bahwa Leon membunuh beberapa pemain terus bermunculan dan ruangan siaran langsung, kembali lagi menjadi riuh untuk saat ini.

"Gila... Gila... Aku tidak bisa berkomentar apa-apa!"

"Apakah ini...? Bagaimana mungkin menembak headshots secara beruntun begitu?!"

“Tidak, sepertinya pemula itu benar-benar tidak melakukan kecurangan. Tapi, itulah kemampuan dia yang sebenarnya!”

"Dengan keahlian menembak seperti itu... Pemula bisa dikatakan sudah setara dengan pemain profesional."

"Sialan! Dengan ini, sudah ada lima korban headshotnya si pemula, ada apa ini?"

【Koala Kecil memberi pemula tiga roket! 】

【Koala Kecil memberi pemula dua kapal pesiar! 】

【Hawkboy memberi pemula sebuah pesawat! 】

Koala Kecil berkata, "Bergembiralah... Pemula, aku mendukungmu!"

"Bersama-sama.... bersama-sama kita mendukungnya!"

Leon mengabaikan sorakan dari penonton. Dia segera menatap ke arah airdrop yang mengeluarkan asap merah di kejauhan.

"Membunuh pemain lain hanyalah sebuah pilihan. Mengambil airdrop itu adalah tujuanku!" Leon memantapkan hatinya.

Leon segera menaiki mobilnya dan melaju menuju ke arah airdrop. Setelah sampai di kotak airdrop, Leon bergegas turun dari mobilnya.

Tepat pada saat ini, sebuah suara tembakan pun terdengar dan sebutir peluru terbang melesat ke arah Leon dan Leon pun tertembak!

Leon segera bersembunyi di balik pagar rendah yang ada di sampingnya. Mendengar suara tembakan barusan, Leon menyimpulkan itu adalah senjata Kar 98K dan si penembak yang berada di seberang sana akan segera menyergapnya.

"Pemula dalam bahaya! Setelah sekian lama berlalu, masih ada pemain lain yang menyergap dari sisi yang berlawanan. Sulit untuk bertahan kalau seperti ini!"

"Luar biasa! Luar biasa! Sekarang keduanya akan bertarung satu sama lain!"

"Ayo... Ayo... Aku akan menjadi bandar. Siapa pun yang kamu pertaruhkan pasti akan menang ..."

"Hahaha... Si pemula yang memakai cheat ini akan segera menerima ganjarannya!"

Leon yang melihat beberapa tuduhan lagi di rentetan komentarnya. Ia kembali berkata, "Kalian yang mengatakan aku berbuat curang akan melihatnya dengan jelas. Aku hanya perlu melepaskan satu tembakan. Pasang matamu baik-baik dan temukan bukti bahwa aku melakukan kecurangan. Laporkan aku dengan bukti yang nyata bukan dengan tuduhan yang tak berdasar!"

Leon menyalakan scope 8x untuk membidik dan diam-diam menunggu pemain yang menyergapnya di sisi yang berlawanan menjulurkan kepalanya.

...****************...

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!