NovelToon NovelToon

Pendekar Langit Dan Bumi

Lien Feng

.

Disebuah benua bagian barat.

Terdapat sebuah daratan yang disebut daratan Dewa.

Daratan dewa memiliki empat kerajaan besar.

Kerajaan Teratai

Kerajaan Daun Emas

Kekaisaran Xiao

Kekaisaran Sun

Kerajaan Teratai, adalah kerajaan yang memiliki wilayah paling luas dan memiliki sumber daya yang melimpah, tapi dari segi kekuatan masih dibawah Kerajaan Daun Emas.

Kerajaan Daun Emas memiliki wilayah yang cukup luas dan lebih dari seperempat dari wilayah nya adalah sebuah perairan menjadikan Kerajaan Daun Emas menjadi sebuah kerajaan maritim yang kuat dan kaya akan hasil dari perairannya karna sering menjadi tempat transit bagi wilayah lain.

Kerajaan yang ketiga yaitu Kekaisaran Xiao yang merupakan kerajaan yang sangat makmur walaupun wilayah nya cukup kecil tapi memiliki tempat yang strategis, wilayah nya yang berada di dataran tinggi, menjadikan setiap jengkal tanah di Kekaisaran Xiao bisa ditumbuhi tanaman dengan subur, wilayah hutan nya juga masih sangat lebat dan alami menjadikan hutan tersebut masih dihuni oleh jutaan Beast dari berbagai tingkat.

Yang terakhir adalah Kekaisaran Sun.

Kekaisaran Sun merupakan kerajaan terkecil dari tiga kerajaan lain nya, letak nya yang berada di bagian selatan daratan Dewa, membuat wilayah ini cukup terpencil, tapi meskipun demikian Kekaisaran Sun masih diuntungkan karna wilayahnya yang berbatasan dengan hutan dari Kekaisaran Xiao, dan hal itu juga yang menjadi kan Kekaisaran Sun termasuk kerajaan yang kuat karna banyak penduduk nya bisa memanfaatkan semaksimal mungkin sumber daya yang ada di hutan di perbatasan.

Di daratan Dewa masing masing kerajaan punya tiga sampai empat kota besar.

Kerajaan Teratai punya empat kota besar,

Kota Wen

Kota Jian

Kota Lian

Dan ibukotanya adalah kota Hue.

Kerajaan Daun Emas mempunyai tiga kota besar

Kota Han

Kota Zee

Kota Zeng sebagai ibukota nya.

Kekaisaran Xiao juga mempunyai tiga kota besar,

Kota Hao

Kota Ning

dan ibukota nya adalah Kota Zien.

Yang terakhir kekaisaran Sun yang hanya mempunyai dua kota besar saja yaitu,

Kota Kapur Putih

Dan kota Karang Hitam

Sedangkan ibukota nya sendiri berada di kota Karang Hitam.

Di Daratan dewa tingkatan kultivasi ada delapan tingkatan, dan setiap tingkatan punya sembilan bintang.

Bintang satu sampai sembilan, dan tingkatan paling rendah dimulai dari,

Petarung Pemula

Petarung Mahir

Petarung Senior

Petarung Kaisar

Petarung Langit

Petarung Suci

Petarung Dewa

Petarung Dewa adalah tingkat yang paling tinggi di daratan Dewa.

Tingkatan Alkemis ada Enam di daratan dewa,

Alkemis bintang satu atau pemula

Bisa membuat pill tingkat satu sampai dua

Alkemis bintang dua

Mampu membuat pill tingkat satu sampai empat

Alkemis bintang tiga

Mampu membuat pill tingkat satu sampai enam

Alkemis bintang empat

Mampu membuat pill tingkat satu sampai delapan

Alkemis bintang lima

Mampu membuat pill tingkat satu sampai sepuluh

Alkemis bintang enam atau ahli pill.

Mampu membuat pill tingkat satu sampai pill tingkat spiritualis atau tingkat sempurna

Di daratan Dewa terdapat sepuluh tingkatan Beast,

yaitu Beast tingkat satu sampai sembilan yang bisa dicapai hampir semua Beast, dan tingkat tertinggi yaitu Dewa Beast atau Beast tingkat sepuluh, yang tak bisa dicapai oleh sembarang Beast, hanya Beast jenis tertentu saja yang bisa mencapai tahap kesepuluh.

Di kekaisaran Sun,

tepat nya di kota Kapur putih,

Terdapat lima Klan besar dan sangat berpengaruh di sana,

Klan Sun

Klan Lien

Klan Meng

Klan Yin

Klan Zu

.

Lien Feng pemuda berumur sembilan belas tahun.

Putra Tetua ketiga klan Lien.

Disaat pemuda seumuran nya sedang giat giat nya untuk meningkat kan kultivasi nya, Lien Feng lebih memilih untuk membaca baca buku di perpustakaan klan.

Bukan nya dia tidak tertarik untuk meningkatkan kultivasinya, tapi sejak dilahirkan dia memang harus menerima keadaan kalau dia tidak berkultivasi dengan baik, karna dia terlahir hanya dengan dua dantian saja, dan karna hal tersebut juga Lien Feng menjadi lebih tertarik pada dunia alkemis.

Tapi karna tingkat kultivasi hanya petarung pemula bintang satu, membuat nya tak bisa melakukan banyak hal, setidaknya untuk membuat sebuah Pill tingkat satu pun seorang alkemis pemula harus bisa menggunakan kemampuan untuk mengontrol elemen api.

Tapi Lien Feng tidak menyerah begitu saja, dia tetap berusaha mencari informasi dari banyak sumber agar dia bisa menjadi seorang alkemis.

Lien Feng yang sejak lahir memang terlahir berbeda dari teman temannya, akan tetapi hal tersebut tidak membuat nya patah semangat, Lien Feng sejak kecil memang susah untuk berkultivasi.

Bahkan di umur nya yang sudah sembilan belas tahun, dia hanya bisa berkultivasi sampai di tingkat petarung pemula bintang satu saja, sedangkan ayah nya yang seorang Tetua ketiga klan Lien berada di tingkat kultivasi Petarung Senior Bintang Lima, hal itu juga yang membuat Lien Feng terkadang mendapat hujatan dari orang orang di sekeliling nya,

Saat ini Lien Feng sedang melangkahkan kaki nya menuju kearah perpustakaan klan, hal rutin yang dia lakukan seperti hari hari biasa nya.

Dari arah berlawanan tampak dua orang pemuda berjalan mendeka.

'' Hai berhenti pecundang!! ''

Ucap Lien Zu putra dari ketua pertama,

'' Hahaha ''

'' Dasar pecundang tidak ada guna nya kau tiap hari datang ke perpustakaan klan, itu tidak akan membantu apa apa untuk mu yang seorang pecundang. ''

Sahut Lien Mei putri dari ketua kedua.

Lien Feng yang sudah terbiasa mendapat hinaan seperti itu pun hanya diam saja.

'' Hmmm ''

'' Aku akan buktikan pada kalian semua kalo aku bisa menjadi seseorang alkemis dan kultivator hebat suatu saat nanti ''

Gumam Lien Feng dalam hati.

'' Sudahlah lebih baik kita tinggalkan saja pecundang ini, hanya membuang buang waktu kita saja. ''

Ucap Lien Zu sambil memegang tangan Lien Mei, dan mengajaknya pergi dari depan pintu perpustakaan klan Lien.

'' Baiklah, ayo kita pergi ''

Lien Zu dan Lien Mei pun pergi meninggalkan Lien Feng sendirian, tak beberapa lama Lien Feng pun membuka pintu perpustakaan klan, hampir semua buku dilantai satu sudah pernah Lien Feng baca, akhirnya dia pun memutuskan untuk naik ke lantai dua.

Sesampai nya di lantai dua, mata Lien Feng langsung terpaku oleh sebuah buku bersampul kulit yang sudah cukup usang, di bagian sampul buku tersebut terdapat judul yang cukup menarik bagi Lien Feng.

'' Batu inti Api ''

Lien Feng pun langsung mengambil buku tersebut dan dia langsung menuruni tangga menuju lantai pertama, di lantai pertama Lien Feng melanjutkan langkah kaki nya menuju sebuah bangku panjang yang tersusun rapi dan terdapat kursi kursi disebelah kiri dan kanan nya.

'' Krekk ''

Suara pintu perpustakaan yang dibuka, nampak sesosok pria paruh baya memasuki perpustakaan klan.

'' Selamat pagi Tuan muda Feng, seperti nya anda sudah berada disini sedari tadi? ''

Ucap pria paruh baya yang tak lain adalah penjaga perpustakaan.

'' Iya paman ''

Jawab singkat Lien Feng."

Setelah menyapa Lien Feng , pria paruh baya pun melangkah kan kaki nya kembali ke ruangan nya di perpustakaan klan ,

Lien Feng pun kembali menatap buku di hadapan nya, dan dia mulai membuka satu persatu halaman buku tersebut, sampai akhirnya dia mendapatkan suatu cara untuk menjadi seorang alkemis.

Di buku tersebut di jelaskan jika seorang alkemis pemula yang belum ahli atau tidak punya kemampuan untuk mengendalikan elemen api, dia bisa Menggunakan Batu inti api untuk membantu nya mengendalikan elemen api, dengan batu tersebut seorang alkemis pemula yang tidak mempunyai kekuatan elemen api pun akhirnya bisa mengeluarkan api dan bisa mengendalikan api tersebut untuk berbagai keperluan, termasuk untuk membuat sebuah Pill kultivasi.

.

..

...

....

TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.

Perjalanan

.

Lien Feng perlahan mengeluarkan sebuah senyuman lebar,

" Aku harus bisa mendapatkan batu inti api, agar bisa membantu ku untuk membuat sebuah Pill kultivasi. ''

Gumam Lien Feng dalam hatinya.

Lien Feng kembali membaca ciri ciri spesifik dari batu inti api, setelah membaca cukup lama Lien Feng pun akhirnya sudah sepenuhnya memahami ciri ciri khusus dan bentuk dari batu inti api, Lien Feng pun segera pergi meninggalkan perpustakaan klan Lien.

Sesampai nya di kediaman nya, Lien Feng mencari keberadaan ibu nya, dia bermaksud ingin meminta ijin dari ibu nya untuk mencari batu inti api yang kemungkin berada di hutan kematian yang berada di sebelah barat hutan perbatasan Kekaisaran Xiao.

Dari arah belakang Lien Feng muncul sesosok wanita berumuran sekitar empat puluh tahunan perlahan datang mendekat kearah Lien Feng.

'' Feng'er ''

Seketika Lien Feng pun langsung membalikan badan nya, karna dia sangat mengetahui siapa pemilik suara lembut tersebut.

'' Feng'er kenapa kau berada disini, kenapa kau tidak berlatih bersama ayahmu dihalaman belakang kediaman? ''

Ucap Lien Shin dengan suara lembut kepada anak satu satu nya yang dia punya.

'' Tidak ibu , Feng'er disini sedang menunggu ibu, Feng'er berencana akan pergi meninggalkan klan untuk sementara waktu untuk mencari batu inti api. ''

Ucap Lien Feng dengan ekspresi memohon.

'' Tapi Feng'er itu sangat berbahaya, ibu tau memang konon katanya batu inti api itu bisa sangat berguna bagi seorang alkemis pemula, tapi keberadaan batu itu pun tak banyak yang mengetahuinya. ''

'' Apapun dan bagaimanapun cara nya, Feng'er akan berusaha ibu, tolong berikan ijin pada Feng'er dan doakan agar Feng'er bisa berhasil dan kembali ke sisi ibu secepatnya. ''

Ucap Lien Feng berusaha membujuk ibu nya, Lien Shin pun mengerutkan kedua alis nya, di hati nya dia tidak bisa merelakan anak nya untuk pergi, tapi di satu sisi dia juga tidak bisa menahan anak satu satu nya yang dia miliki untuk pergi mencari pengalaman baru di luar sana.

Mungkin dengan perjalan tersebut akan banyak membantu nya suatu saat nanti, dan mudah mudahan dia juga bisa mendapat batu inti api untuk membantu nya menggapai impian nya menjadi seorang alkemis.

Dengan nafas berat Lien Shin pun berkata.

'' Baiklah ibu akan mengijinkan mu untuk pergi Feng'er, tapi kau harus berjanji untuk selalu berhati hati dan kau juga harus bisa menjaga dirimu baik baik, setelah kau mendapat kan batu inti api, maka cepatlah kembali Feng'er ''

'' Terimalah ini Feng'er ''

Sambil berkata Lien Shin mengulurkan tangan nya.

'' Ambilah Feng'er, ini cincin penyimpanan milik ibu, semoga isi di dalam nya bisa untuk membantu selama perjalanan mu nanti. ''

Lien Feng pun mengambil sebuah cincin penyimpanan dari telapak tangan ibu nya.

'' Terimakasih ibu ''

Ucap Lien Feng sambil tersenyum lebar, setelah berpamitan Lien Feng pun berjalan meninggalkan kediaman keluarga nya.

'' Hutan perbatasan, iya aku harus mencari batu inti api kesana, aku mendengar di sebelah barat hutan perbatasan ada sebuah hutan yang sangat jarang didatangi orang, karna di sana banyak di tinggali para Beast Beast tingkat tinggi, binantang siluman dan juga binatang roh, kemungkinan batu inti api ada di sana juga. ''

Ucap Lien Feng sambil melangkah kan kaki nya, setelah berjalan keluar dari gerbang klan Lien, Lien Feng sejenak memeriksa apa saja isi di dalam cincin penyimpanan di jari tangan nya.

Mata nya terbelalak melihat ribuan bahkan jutaan koin emas didalam cincin penyimpanan ditangannya, bahkan ada berbagai senjata pedang range epic dan juga range master didalam cincin penyimpanan tersebut.

Ada juga berbagai Pill kultivasi tingkat satu sampai tiga, ada juga Pill pemulihan, tampa sadar ada sebuah senyuman lebar dibibir Lien Feng.

'' Terimakasih ibu, Feng'er berjanji takan kembali sebelum Feng'er berhasil menjadi kultivator dan alkemis yang hebat. ''

Ucap Lien Feng pelan, dia pun kembali melangkah kan kaki nya, letak Kediaman klan Lien tak berada cukup jauh dari hutan perbatasan, mungkin hanya membutuhkan waktu satu hari penuh jika dengan berjalan biasa.

Tapi bagi para kultivator yang berada di tingkat kultivasi petarung senior mungkin hanya butuh waktu satu sampai dua jam saja, dengan cara melesat menggunakan teknik meringankan tubuh.

Disepanjang jalan tak banyak yang mengenal Lien Feng, walaupun dia adalah anak Tetua ketiga klan Lien, tapi keseharian nya hampir Lien Feng selalu berada di kawasan kediaman orang tua nya saja, jadi wajar saja kalo diluar kediaman klan Lien tak banyak yang mengenal nya.

Tapi hal ini malah membuat Lien Feng senang, setidaknya tidak akan terlalu banyak masalah yang akan dia dapatkan nanti, karna tak banyak orang yang mengetahui identitas nya.

Setelah setengah hari berjalan kaki Lien Feng pun memutuskan untuk mampir kesebuah kedai, selain untuk tempat beristirahat, dia juga butuh mengisi perut nya yang sudah mulai terasa lapar.

Sesampai nya di kedai Lien Feng memilih tempat duduk di dekat jendela, tak beberapa lama seorang pelayan datang menghampiri nya.

'' Tuan, apa ada yang ingin anda pesan? ''

Pelayan berkata sambil tersenyum ramah pada Lien Feng.

'' Tolong bawakan aku makanan terbaik disini , dan jangan lupa teh hangat nya juga ''

Ucap Lien Feng singkat, pelayan pun mengangguk dan berkata,

'' Baik lah tuan , mohon tunggu sebentar, pesanan anda akan segera sampai ''

Setelah mencatat semua pesanan Lien Feng,

pelayan itu pun langsung pergi meninggalkan Lien Feng,

Disisi lain Lien Feng nampak sedang melihat keluar jendela.

" Desa Giok memang sangat indah dan damai, walaupun sangat ramai orang berlalu lalang tapi tak membuat udara di desa Giok terasa panas, bahkan terasa sangat sejuk ,padahal sudah pertengahan hari. "

Gumam Lien Feng dalam hati nya.

'' Tuan ini pesanan anda, silahkan dinikmati tuan, semoga anda puas dengan pelayanan disini. ''

Ucap seorang pelayan dengan sebuah senyuman ramah dibibir nya, ucapan pelayan tersebut seketika membangunkan Lien Feng yang sedang melamun.

'' Oh iya , Terimakasih banyak ''

Ucap Lien Feng canggung, setelah pelayan pergi Lien Feng pun memakan pesanan nya, dan setelah menghabiskan semua makan dan minuman yang dia pesan, Lien Feng pun melambaikan tangan nya pada pelayan yang tadi mengantarkan pesanan nya.

'' Jadi berapa semua yang harus ku bayar? ''

Ucap Lien Feng .

'' Total nya lima koin emas Tuan ''

Lien Feng pun mengeluarkan sekantong koin emas berukuran kecil , perkiraan ada sekitar sepuluh koin emas didalam nya,

'' Ambil saja kembalian nya untuk mu ''

Seketika wajah pelayan pun tampak sangat senang .

Ketika menghitung koin emas didalam nya ternyata ada sekitar sepuluh koin emas, bagi nya hari ini adalah hari keberuntungan nya.

Bagaimana tidak, gaji nya sebulan sebagai pelayan bahkan hanya beberapa keping koin emas saja, tapi hari ini dia malah mendapatkan lima keping emas secara cuma cuma.

'' Terimakasih banyak Tuan atas kebaikan anda ''

Ucap pelayan sambil membungkuk kan badan nya, Lien Feng pun berjalan pergi meninggalkan kedai, dia terus berjalan ke arah gerbang keluar desa Giok.

Akhirnya hutan perbatasan pun sudah tampak jelas dimata Lien Feng.

.

..

...

....

TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.

Hutan Kematian

.

'' Akhirnya aku sampai juga di hutan perbatasan ''

Ucap Lien Feng sambil tertawa kecil,

Ini pertama kali nya Lien Feng menginjakan kaki nya di hutan perbatasan kekaisaran Sun dan Kekaisaran Xiao, Lien Feng kembali melangkah kan kaki nya, memasuki hutan perbatasan lebih dalam.

Karna tujuan utama nya adalah hutan kematian, tak lama Lien Feng berjalan, dia mendengar suara Auman yang cukup terdengar pelan.

'' Aum ..Aum. ''

Tampak seekor harimau kecil berbulu putih terang terperangkap disebuah jebakan yang dibuat oleh pemburu, Lien Feng yang penasaran pun berjalan semakin mendekat ke arah harimau kecil tersebut.

Jangan takut harimau kecil aku akan membantu mu, Lien Feng pun semakin mendekat dan setelah berada di hadapan harimau kecil tersebut Lien Feng mengelus kepala harimau tersebut . Harimau itu pun tampak lebih tenang dari sebelum nya,

Mata Lien Feng terpaku pada sebuah pola bulan di tengah kening harimau tersebut.

'' Harimau Bulan ''

'' Hmmm "

" Dia ternyata adalah binatang roh ''

Tanpa ragu Lien Feng pun mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan nya dan menghancurkan perangkap yang menjerat harimau kecil tersebut.

Seketika harimau itu pun lepas dari perangkap yang membuat nya sangat tersiksa.

'' Terimakasih Manusia kau telah menolongku, sebagai bentuk rasa terima kasihku, aku akan selalu mengikuti mu ''

Ucap harimau kecil tersebut, sontak Lien Feng pun membelalakan mata nya, seolah tak percaya dengan apa yang dia lihat, konon memang katanya ada sebagian dari kalangan binatang roh yang bisa berbicara.

Dan itu pun hanya sebagian dan jarang juga di temui keberadaanya, tapi Lien Feng tanpa sengaja telah bertemu dengan harimau bulan yang bisa berbicara, dan dia juga berjanji akan menjadi pengikut Lien Feng, bukan kah ini adalah suatu keberuntungan yang mengejutkan.

'' Baiklah, kau boleh ikut dengan ku, mulai saat ini aku akan memanggilmu Linmau, ''

'' Aum .. Aumm ''

Linmau pun mengaum tanda dia juga setuju, mereka pun pergi meninggalkan tempat tersebut.

Di sisi lain ke empat pemburu yang membuat jebakan pun datang ke tempat dimana mereka meletakkan jebakan tersebut.

'' Sial, kenapa bisa hancur seperti ini ''

Ucap salah satu dari ke empat pemburu.

'' Kalau di perhatikan perangkat yang kita siapkan disini dihancurkan oleh sebuah pedang, potongan nya tampak jelas dan rapi seperti di potong dengan sebuah pedang, ''

Ucap pria berkepala botak.

'' Sudah lah, ayo kita cepat cari siapa yang berani mengambil hasil buruan kita ''

Ucap pria paruh baya, dan secara kompak dan serempak ketiga nya langsung mengangguk setuju dengan usulan pria paruh baya, mereka ber empat pun pergi meninggalkan tempat tersebut .

Lien Feng terus berjalan semakin kedalam ke arah barat sudah pasti karna hutan kematian adalah tujuan nya, sedangkan Linmau yang berada di dalam saku jubah Lien Feng hanya diam sambil melingkarkan tubuh nya.

''Sepertinya kita akan segera sampai di hutan kematian Linmau? ''

'' iya tuan, aku pun merasakan energi di depan kita terasa semakin pekat ''

'' Hmmm ''

'' Sepertinya aku harus lebih berhati hati lagi, karna sebentar lagi aku akan memasuki hutan kematian ''

Gumam Lien Feng dalam hatinya.

Ketika sedang berjalan dari arah belakang muncul empat orang membawa senjata lengkap, ada yang membawa pedang ada juga yang membawa tombak dan juga golok.

'' Hai kau anak muda berhenti,!! ''

Lien Feng yang merasakan firasat yang tidak baik , dia mempercepat langkah nya tanpa menoleh kebelakang.

'' Ayo cepat kejar dia,! ''

Empat pemburu pun langsung berlari ngejar Lien Feng, Karna tingkat kultivasi nya kalah dengan empat orang yang mengejarnya, ke empat orang pemburu pun kini sudah berada di depan Lien Feng.

'' Hahaha ''

'' Mau lari kemana kau anak muda, cepat serahkan hewan buruan kami, kami sudah lama mengincar binatang roh tersebut ''

Ucap pria paruh baya ,

'' Menyerah lah tingkat kultivasi mu hanya Petarung Pemula Bintang Satu, tak kan bisa mengalahkan kami yang rata rata adalah kultivator Petarung Mahir Bintang Lima, ''

'' Hahahaha ''

Pria botak berkata sambil tertawa, Lien Feng hanya terdiam di tempat, dia sadar kalo kemampuan nya masih berada jauh dibawah ke empat orang yang mengepung nya, tapi tetap saja Lien Feng tidak akan menyerah sebelum memberikan perlawanan.

Lien Feng mengambil pedang yang ada di belakang punggung nya, ke empat orang pemburu yang melihat hal tersebut, seketika langsung tertawa terbahak bahak .

'' Hahahahaha ''

'' Baik lah kalo itu sudah menjadi pilihan mu, ayo semua serang,!! ''

Ucap pria paruh baya sambil mulai menyerang ke arah Lien Feng.

'' Ting .. Ting ..Ting. ''

Suara dentingan pedang yang beradu dengan pedang serta golok dan juga tombak, Lien Feng menggunakan teknik yang di ajarkan oleh ayah nya untu membalas serangan dan juga bertahan, puluhan jurus sudah di keluarkan.

Lien Feng pun semakin terdesak, banyak luka goresan di tubuh nya.

Linmau yang mengetahui tuan nya sudah sangat terdesak dia pun akhirnya nya mengeluarkan sebuah energi yang cukup besar, yang memancar keluar dari saku jubah Lien Feng.

'' Duarr.. ''

Ledakan energi yang cukup besar memaksa ke empat orang yang menyerang Lien Feng untuk mundur beberapa langkah .

Ketika asap hitam tebal mulai menghilang tampak Lien Feng sudah tidak berada di tempat .

'' Apa? ''

'' Kemana dia pergi cepat cari, dia sedang terluka jadi tidak mungkin dia bisa pergi jauh dari sini. ''

Lien Feng berlari dengan sekuat tenaga nya, tak di sadari oleh nya, dia sudah memasuki wilayah hutan kematian, di wilayah hutan kematian tampak hutan nya sangat lebat dan energi di hutan kematian juga sangat pekat, Lien Feng terus berlari tanpa menoleh kebelakang.

'' Berhentilah, mereka tidak akan mengejar kita sampai kesini ,ini adalah wilayah hutan kematian, mereka akan berfikir dua kali untuk masuk kehutan kematian, sebaiknya tuan mencari tempat untuk memulihkan diri. ''

Lien Feng yang mendengar perkataan Linmau pun seketika langsung menghentikan langkah nya.

'' Kau benar, sebaiknya aku segera mencari tempat untuk memulihkan diri ''

Lien Feng menyarahkan mata nya ke sekeliling.

'' Ketemu ''

Lien feng melihat sebuah pohon yang cukup besar dan daunnya sangat lebat, Lien Feng pun berjalan mendekat ke arah pohon yang dimaksud, setelah mengamati keadaan di sekeliling nya benar benar aman, Lien Feng pun memutuskan untuk menaiki pohon besar yang berada dihadapan mata nya.

Butuh sedikit perjuangan untuk menaiki pohon besar itu dengan keadaan tubuh yang sedang terluka, tapi jika memulihkan diri dibawah pohon takut nya nanti ada binatang siluman atau Beast yang menyerang nya.

Maka nya Lien Feng memutuskan untuk memulihkan diri diatas pohon, sesampai nya diatas pohon Lien Feng langsung mengeluarkan Pill pemulihan tingkat dua dari dalam cincin penyimpanan milik nya.

Dia pun menelan nya dan mengambil posisi seperti orang akan berkultivasi, secara perlahan Lien Feng menyerap Pill pemulihan tersebut dan perlahan tubuhnya mulai sedikit demi sedikit pulih.

'' Pill pemulihan tingkat dua memang sangat berkhasiat ''

Gumam Lien Feng .

Di tempat lain ke empat pemburu sampai di batas antara hutan kematian dan hutan kekaisaran Xiao.

''seperti nya pemuda lemah itu masuk kedalam hutan kematian ''

'' Apakah kita akan mengejarnya masuk kehutan kematian? ''

ucap pria botak.

.

..

...

....

TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!