NovelToon NovelToon

Jagoan Yang Terhebat

Bab 1 ELVIS GREY

Lepaskan aku ! aku bilang lepaskan aku !

jika kau tidak melepaskan ku, jangan salahkan ku jika kalian semua ku laporkan ke atasan mu !

akhirnya perseteruan di lobi gedung Grand WD terdengar.

dua orang satpam yang kekar berjalan ke arah pintu keluar sambil menyeret seorang pemuda tampan. Dari tampang nya yang kelihatan berusia 21 Tahun terlihat membawa sebuah ransel, memakai celana jeans Lusuh dan kaos oblong sedang memegang beberapa brosur .

seorang satpam berbadan tegap dan kekar berteriak keras menyuruh nya diam.

"Jika kau tidak berhenti berteriak tidak jelas, jangan salahkan aku jika melempar mu keluar dengan kasar, Satpam itu"

sementara satpam yang satu nya memegang nya sambil menatap serius dan tegas.

Hei.. Kawan Kawan tolong jangan Marah dan Kasar, sekarang ini sulit sekali mencari uang, 'Please' jangan seret aku, karena banyak orang melihat ku, aku malu sekali kawan .

lalu satpam yang memarahi nya tersebut berkata : Malu katamu ? lihatlah diri mu, cuma kau seorang diri yang menyebarkan brosur di tempat ini, harus nya kau tahu diri, harus nya kau tahu malu,

karena melakukan nya di gedung terbesar di negara ini dan paling megah.

Apa salah nya sih, kalau aku menyebarkan brosur di sini, aku menghargai pekerjaan ku, Memangnya kau siapa berani berani nya merendahkan pekerjaan ku. "Pemuda itu tampak ketus dan marah pada kedua satpam itu" wajah nya tampak merah padam.

Baiklah, aku tidak akan membuang waktu terlalu banyak dengan mu, orang yang tidak berkepentingan di LARANG MASUK kedalam gedung. Keluar sekarang !

Lalu kedua satpam itu bergerak cepat, menyeret pemuda itu keluar gedung. kejadian ini terjadi sekitar jam 12 siang, dimana panas matahari sedang terik terik nya.

Dan waktu itu bertepatan dengan para pekerja keluar untuk makan siang dan beristirahat.

Gedung Grand WD adalah gedung perkantoran kelas tinggi di kota Wale, dengan luas nya hampir 50 meter persegi dengan dilengkapi helipad di atap nya.

banyak sekali perusahaan perusahaan dan grup grup bisnis di kota wale, yang berkantor pusat di gedung grand WD. Dan bayak di antaranya merupakan perusahaan Cabang teratas di seluruh dunia dari 300 perusahaan teratas di dunia berkantor di gedung Grand WD.

jadi tampak jelas, para pekerja di gedung Grand WD tampak Rapi, Formal dan sopan. pada saat itu tampak banyak sekali pria dan wanita yang keluar masuk dari gedung tersebut.

mereka sungguh terkejut melihat kejadian itu, dan tampak mengerutkan kening mereka, ketika melihat seorang pemuda yang tampak memakai pakaian lusuh dengan harga tidak lebih dari 200 ribu.

kedua satpam itu semakin tertekan karena dipandang oleh banyak mata pekerja kantoran saat itu, maka mereka pun berjalan lebih cepat menyeret pemuda itu.

setelah membuka pintu kaca tersebut, kedua satpam itu saling berpandangan dan mengangguk bersamaan seolah sudah tahu apa yang akan di lakukan.

mereka mengayunkan tangan bersamaan dan mendorong pemuda itu, lalu mengusir nya keluar.

bokong pemuda itu mendarat di lantai dengan keras, dan ia memegang bokongnya karena merasa tulang ekor nya sangat sakit. rasa sakit, membuatnya berteriak keras.

kedua satpam itu menyeringai puas dan bertepuk tangan puas, Pergi kau dari sini jika tidak kami akan menghajar mu kalau kau berani menunjukan diri mu lagi di sini dan mengotori lantai gedung ini lagi nanti.

pemuda itu bangkit dan mengosok gosok bokong nya yang sakit. SIALAN ! kalian berdua hanya satpam , apa hebat nya kalian ! Apa kalian pemilik gedung ini ? Kurang ajar sekali perbuatan kalian pada ku, mohon hentikan !! Apa begini sopan santun kalian pada orang yang berkunjung ??

pemuda tersebut berkata ketus sambil meludah di lantai dengan marah. iri ya ! tunggu saja sampai aku kaya, Akan ku beli gedung ini. akan ku paksa kalian berlutut dan memohon agar tidak ku pecat.

kedua satpam itu saling memandang dan tertawa memegang perut nya sambil berkata bersama " MIMPI KAU" apa karena otak mu lama terbakar dibawah panas matahari jadi kau berkata semau mu ?? . Kedua satpam itu tertawa tergelak sambil memegangi perut nya.

Bab II Bertemu Mantan

Satpam Yang Satu nya berkata.. Baik Lah !. Kita lihat saja, Kami tidak akan hanya berlutut, tapi

juga akan merangkak di hadapanmu, Si pemuda tidak menghiraukan kedua satpam itu, menganggap mereka sedang bicara omong kosong. Dia mengedarkan pandangan penuh kebencian ke gedung tinggi berlantai tujuh puluh tujuh itu. Lalu pergi.

Jangan bergerak! Baru beberapa langkah pemuda itu berjalan, kedua satpam mengejar danbmenghadangnya. Pemuda itu terkekeh dan berkata, Apa lagi sekarang Apa kalian menyesal dan ingin minta maaf ?

Minta maaf Jangan mimpi kamu! Satpam yang kekar itu berbicara lagi dan mengulurkan lengannya yang kuat ke arah pemuda itu, Bayar empat ratus dua puluh ribu, karena kamu meludah

ke lantai. Pemuda itu tidak dapat menahan diri,

dan memaki, Apa-apaan! Kapan kamu melihatku meludah ke lantai Beraninya kamu menagihku empat ratus dua puluh ribu untuk itu Kamu mau merampokku, aku akan panggil polisi , agar kalian tidak semena-mena terhadap ku.

Kamu bisa lihat buktinya di sana. Jangan coba-coba membela diri. Di bawah sinar matahari, terlihat sedikit noda air, tapi sudah mulai memudar.

Pemuda itu mengerutkan kening dan tidak bisa berkata apa-apa, Ini ?? . Dia baru teringat kalau dia meludah ke lantai sewaktu marah tadi. Meskipun itu bukan hal yang harus dilakukan, tapi dia tidak melihat ada tanda dilarang meludah.

Pemuda itu menjawab dengan marah, Tidak ada tanda dilarang meludah di sini. Aku bisa melaporkan ini ke departemen property management!

Melaporkan Tentu saja. Selama kamu bisa masuk ke dalam gedung, kamu bisa mengajukan laporan di mana saja. Kedua satpam itu mengepalkan tangan membentuk tinju, dan membuat bunyi-bunyian dengan sendi-sendi jari mereka.

Pemuda itu merasa takut mendengar suara yang mereka buat.

Kedua satpam itu terlalu kuat dan tinggi. Tinggi mereka sekitar 180 cm dengan berat seratus delapan puluh pon. Sedangkan pemuda itu tidak sampai enam kaki, dan beratnya hanya seratus tiga puluh pon, jadi dia terlihat lebih kurus daripada kedua satpam itu.

Dia melihat ke dua satpam dari atas ke bawah dan mulai mengamati keadaan sekitar untuk merencanakan rute pelarian.

Dia harus melarikan diri, karena dia tidak punya uang. Jangankan empat ratus dua puluh ribu. Dua puluh delapan ribu saja dia tidak punya.

Pacarnya, yang telah bersama selama lima tahun, memutuskan hubungan dengannya, dan memilih untuk bersama dengan orang lain, karena dia tidak punya uang.

Namun bukan berarti pemuda itu tidak berguna.

Dia bernama Elvis Grey, dan dia bekerja sebagai staf di sebuah perusahaan kecil untuk menyebarkan brosur. Dia lulusan universitas yang cukup terkenal di Kota wale, sebenarnya.

Tidak jauh dari elvis, ada pasangan muda yang berjalan ke arahnya, prianya memiliki paras yang tampan dengan alis tebal dan setelan jas yang

dirancang khusus. Dia juga mengenakan jam tangan Cartier yang mahal.

Secara keseluruhan perawakannya terlihat seperti pria sejati, dengan sedikit sikap tak acuh dan arogan. Sedangkan, sang wanita nampak sangat cantik dengan bentuk tubuh yang bugar dan berlekuk. Kulitnya putih, mata besarnya dihiasi bulu mata yang lentik, rambutnya hitam dan panjang. Dia memakai tank top merah muda dengan celana jeans pendek, membawa tas tangan LV, serta mengenakan sandal bertatahkan

kristal. Dia adalah Yuni Joys , mantan pacar Elvis .

Kedua satpam itu tercengang, Elvis tidak tahu harus berbuat apa, tapi dia buru-buru kembali bersikap normal.

Sebelum Elvis sempat mengatakan apapun, gadis itu telah berjalan menghampirinya, lalu menuduhnya dengan sikap yang tidak menyenangkan.

Elvis, ( Sambil Mencibir) tak kusangka kamu adalah orang yang seperti ini. Setelah kita putus begitu lama, kenapa kamu tetap tidak bisa melepaskanku? Bukankah sudah kujelaskan kalau kita tidak cocok Berhentilah bermimpi untuk bisa kembali bersama ku.

Bab III Elvis Vs Yuni (Sang Mantan)

Elvis pun segera menjelaskan, Yuni ! ini tidak seperti yang engkau pikirkan. Tapi Yuni tidak menggubris ucapan elvis, Kamu tidak perlu menjelaskan. Aku telah menemukan pasangan yang cocok untukku. Ini pacarku, Joni Frist, CEO di Diamond WE Investment. Dia sangat sukses dalam bidang keuangan, penghasilan tahunan-nya bisa miliaran.

Bagaimana kamu bisa dibandingkan dengannya, Yuni memegang erat lengan pria itu dan memberikan ciuman yang hangat ketika ia berbicara dengan Elvis.

Elvis menatap pria yang angkuh itu dengan dingin dan bertanya perlahan, Yuni !!, jadi ini yang kamu inginkan Lantas bagaimana dengan janji yang kita buat Apa kamu tidak peduli dengan itu semua.

Yuni menyeringai dan tersenyum sinis, Junior, kamu sangat naif. Aku mengucap janji hanya agar kamu senang dan sekarang kamu memintaku untuk kembali kehidupan miskin denganmu ? Maaf, aku sudah muak. Aku harap kamu berhenti menggangguku. Kalau tidak, aku akan panggil polisi, Yuni berpaling dengan dingin, lalu menatap ke arah pemuda di sebelahnya dengan mata berbinar-binar. Sayang, mari kita pergi. Aku ingin

makan dan minum teh di Morda Hotel. Teman-temanku bilang hotel itu menyajikan menu baru."

dengan Gaya Sombong pria itu menatap kedua satpam itu dan berkata dengan angkuh. "Aku adalah kenalan atasan kalian Nelson, jika aku masih melihat pria ini lagi di sini ? maka jangan salahkan aku jika aku melaporkan cara kerja kalian pada atasan kalian''.

kedua satpam itu mengangguk mengerti, Tidak masalah Bos, siap laksanakan !! kedua satpam itu memberi hormat untuk menyenangkan Joni.

Yuni dan Joni berjalan sambil bergandengan tangan mesra.

melihat hal itu, Elvis berteriak , Yuni ku pastikan kau akan menyesali tindakan mu hari ini dan karena telah meninggalkan aku.

Elvis berteriak sekuat tenaga dengan sisa energinya dibawah terik matahari siang bolong, dan akhirnya ia terjatuh ke lantai seperti kehilangan diri sendiri.

dia merasa kosong setelah meneriakan ketakutan dan ketegangan yang di alami nya beberapa bulan ini dan kini ia tdk tidak memiliki sisa tenaga lagi.

Tanpa menoleh kebelakang, Yuni melambaikan tangan nya secara acuh dan terus berjalan tanpa memperdulikan Elvis, seperti yang di lakukan beberapa bulan lalu saat dia meninggalkan Elvis. Daaaaah?!!

Apa kamu yang kamu lihat lihat.. ingat pecundang seperti mu apa pantas bersama seorang putri ??

kedua satpam itu mencibir dan berkata kasar melukai perasaan Elvis yang sedang terpuruk..

lalu satpam itu mendorong elvis sambil menendang bokong nya, Kamu tidak perlu membayar denda, segera pergi dari sini dan jika aku melihat mu lagi disini dan menyerahkan kau ke Polisi sampai kau berakhir di penjara.

sekarang pergi !! aku tidak ingin berpanas ria dengan mu di bawah terik matahari ini. Elvis merangkak berdiri dengan sedikit tenaga nya,

Aku bisa berjalan sendiri berhenti mendorong ku, aku akan pergi..

sambil tertatih ia berjalan pelan keluar dari kompleks Gedung Grand WD dan memungut brosur nya yang berceceran di lantai. rasa sakit di badan yang di rasakan oleh elvis tidak sebanding dengan Rasa sakit hati akibat perlakuan kedua satpam terlebih perlakuan Yuni kepada nya yang tidak sedikit pun prihatin, malah membuatnya semakin terpuruk dan hina.

Dalan hati elvis mengumpat mengeluarkan semua kekesalan hati nya , Suatu saat akan ku buktikan dan membuat kalian semua menyesal karena telah memperlakukan aku seperti ini, awas saja ! jangan pernah datang berlutut memohon mohon kepada ku suatu saat.. !!! Aku Elvis sampai kapan pun tidak akan melupakan kejadian ini.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!