NovelToon NovelToon

Naga Emas Sang Pembantai

awal mula dan jatidiri

Disebuah desa terpencil di pinggiran hutan pinus yang sangat terkenal dengan hewan hewan buas nya saat ini tengah terjadi pembantaian yang dilakukan oleh para perampok, tampak terlihat beberapa perampok yang sedang membantai warga.

Isak tangis dan teriakan teriakan yang menyayat hati terdengar jelas saat para perampok membantai warga.

Setelah para perampok menghabisi nyawa warga yang tak bersalah terlihat beberapa perampok yang tengah mengumpulkan barang barang milik warga desa, setelah mereka mengumpulkan harta warga para perampok kemudian membakar desa tersebut dan kemudian mereka menancapkan bendera bergambar tengkorak yang bertanda bahwa pembantaikan ini dilakukan oleh mereka yaitu perampok tengkorak.

Perampok tengkorak adalah kawanan buronan yang sedang diburu akibat aksi aksi kejam mereka dalam perampokan dan pembantaian desa desa.

Tampak seorang anak laki laki usia 12 tahun yang masuk ke desa tersebut dan kaget karena desa tersebut telah hancur dan terbakar, serta banyak mayat mayat penuh luka sepanjang mata melihat, anak laki laki tersebut kemudian berlari ke dalam desa tersebut dan berhenti di depan sebuah rumah besar yang sedang terbakar.

Air mata menetes dari anak laki laki tersebut, "ayah… Ibu…" anak tersebut berteriak saat melihat jenazah dua orang yang ada tak jauh dari rumah tersebut. "maafkan aku karena terlalu lama bermain di sungai dan tidak dapat menyelamatkan kalian"

Dengan susah payah dan alat seadanya kemudian anak tersebut memakamkan mayat kedua orang tuanya dan warga warga yang lain. Dengan isak tangis anak tersebut berkata "AKU LONG TIAN, BERJANJI KEPADA LANGIT AKAN MEMBANTAI SEMUA PERAMPOK TENGKORAK".

tiba tiba awan menjadi gelap dan suara petir terdengar, seakan badai akan datang, anak tersebut melihat ke langit dan berkata "BERIKANLAH AKU KEKUATAN DAN AKAN KU HAPUS PERAMPOK TENGKORAK YANG TELAH MEMBANTAI ORANG TUA KU" Petir kembali terdengar dan terlihat petir berwarna emas menyambar ke arah anak tersebut. Dan awan kembali terang

Tak dapat menghindar dan LONG TIAN terkena petir tersebut, rasa sakit menjalar di semua bagian LONG TIAN dan terdengar teriakan kesakitan dari LONG TIAN. Tak kuasa menahan rasa sakit LONG TIAN pun tak sadarkan diri.

"Dimana aku? Apakah aku sudah mati" LONG TIAN terbangun dan terkejut saat melihat sekeliling yang tampak berbeda. Tampak di jarak beberapa meter dia melihat sebuah rumah kayu. Dia kemudian berjalan ke rumah tersebut dengan tujuan ingin mencari jawaban.

Saat LONG TIAN sampai di depan rumah terlihat ada seorang pria tua dengan pakaian putih dan berjenggot panjang keluar dari rumah tersebut.

"Tuan maaf dimanakah ini?" LONG TIAN berkata dengan nada rendah dan sopan sambil sedikit menunduk untuk menunjukan keramahannya.

"NAK. Duduklah di kursi itu dan akan aku jelaskan padamu" pria itu menjawab sambil menunjuk kursi yang terletak di teras rumah tersebut.

"Baik Tuan. Terima Kasih" Long Tian menjawab sambil melangkah dan duduk di kursi di teras rumah tersebut diikuti oleh pria tua tersebut yang duduk di depannya.

"Nak, dengarkan baik baik, Namaku LONG XI, Aku adalah leluhur pertamamu, dan aku sekarang hanya berupa roh, kita sekarang berada di dunia jiwa, dunia jiwa ini hanya dimiliki oleh mu sebagai penerusku yang terakhir" Long Xi berkata pelan dan terlihat ekspresi dari Long Tian yang bingung dengan penjelasan dari Long Xi

"Jutaan tahun lalu Klan Long adalah klan yang sangat kuat, akan tetapi klan Long telah di serang oleh Raja Iblis" Long Xi menghela nafas panjang dan raut wajah nya terlihat lebih murung. "Klan long berada di Dunia Naga Emas akan tetapi setelah penyerangan Raja Iblis, klan long Pindah ke Dunia Bawah yang tersegel ini akan tetapi karena di dunia ini tersegel orang orang di dunia ini tidak ada yang bisa berkultivasi, sehingga perlahan klan Long Punah karena tidak berkultivasi. Nak apa ada yang ingin kau tanyakan?"

"Maaf Leluhur, beberapa hari lalu orang tua ku di bunuh oleh perampok dan seingat saya tadi saya terkena sambaran petir berwarna emas, dan apa yang di magsud dengan dunia jiwa ini? Dan apa yang di sebut kultivasi ini?" Long Tian bertanya dengan sangat serius karena dia sangat sangat memerlukan jawaban atas semua hal ini.

"Nak, Dunia Jiwa ini adalah peninggalanku, dan dunia ini sengaja aku buat untuk mu sebagai penerus terakhir Klan Long, waktu di dunia ini lebih lambat dari dunia yang ada di luar, 1 tahun disini sama dengan 1 hari di luar, Petir emas yang menyambarmu adalah Dunia ini yang masuk ke dalam tubuhmu, lihatlah Tanda Naga Petir Emas di dadamu" Long Xi menjawab sambil menunjuk dada dari Long Tian.

Dengan penuh rasa penasaran Long Tian membuka jubahnya dan terlihat Gambar Naga Petir berwarna emas di bagian dada nya.

"Nak, Klan Long adalah Klan Naga." Long Xi menambahkan keraguan dan kebingungan terlihat jelas di wajah Long Tian.

"Tapi leluhur, saya adalah manusia bukan Naga, ayah dan ibu saya adalah manusia." Long Tian menjawab dengan terbata bata.

"Nak, sejak ratusan tahun lalu kami Pindah ke dunia ini, kami merubah diri kami jadi manusia, dan sejak itu banyak dari klan Long yang menikah dengan manusia sehingga garis darah Naga Emas menjadi tidak murni dan mereka menjadi tidak dapat lagi berubah menjadi Naga. Termasuk ayahmu. Sedangkan Kultivasi adalah seni beladiri para dewa dimana dalam kultivasi terbagi dari kultivasi tubuh dan kultivasi Qi, Nak waktuku sudah akan habis, ini hanya pecahan jiwa ku yang aku tinggal di dunia jiwa ini" Long Xi menjelaskan dengan harapan Long Tian memahami asal usul nya dengan Jelas.

"Nak, ini adalah cincin dimensi" long xi menyerahan sebuah cincin ukiran naga kepada Long Tian. Dan long tian menerima cincin tersebut dan memasang cincin tersebut di jari manis nya. "Nak teteskan darahmu, dan coba kau fokuskan pikiranmu untuk melihat isi dari cincinmu, lalu kau keluarkan 2 buah kitab yang ada di dalam cincin itu"

Long Tian kemudian menggigit ujung jari nya dan meneteskan darahnya ke cincin tersebut kemudian dia memfokuskan pikirannya untuk melihat isi dari cincin tersebut, dan alangkah kagetnya dia saat mengetahui areal di dalam cincin nya bahkan seluas dari desa nya, jutaan keping emas tampak menggunung di salah satu pojok, ribuan pil didalam botol giok bening  terlihat di rak dan beberapa pakaian mewah juga terlihat serta ratusan pedang dan tombak juga terlihat, dan saat dia melihat pojok lainnya terlihat ada 2 buku yang melayang dan ribuan buku kitab di rak belakangnya, dia kemudian mengeluarkan 2 buku tersebut dengan pikirannya, dan kedua buku tersebut kini berada di tangannya.

"Bagus Nak, buku yang berwarna hitam itu adalah buku catatan perjalanan hidup ku, dan buku berwarna emas adalah buku teknik kultivasi naga emas, sekarang kau ikut aku ke belakang rumah ini Nak." Long Xi berdiri dan mengajak Long Tian. Saat sampai di belakang rumah Long Tian melihat sebuah kolam berwarna emas.

"Nak, ini adalah Kolam Darah Naga Emas, kolam ini di buat dengan darahku, dan sekarang kau masuklah ke kolam itu dan berendamlah disana sampai kolam itu mengering" long xi berkata sambil menunjuk kolam darah emas.

"Maaf leluhur, tubuh saya masih di luar dan hamba takut akan terjadi apa apa dengan tubuh saya" Long Tian berkata karena dia merasa hanya jiwa nya yang ada di dunia ini tidak dengan tubuh asli nya.

"Nak, masuklah ke kolam itu, yakin lah tidak akan ada binatang buas satu pun yang akan berani memakan tubuh fisik mu, Klan Long adalah Klan Naga dan semua binatang buas akan takut dan segan dengan mu, nanti jika kau sudah selesai menyerap darah emasku di kolam ini kau akan bisa membawa tubuh asli mu masuk ke dunia jiwa ini, kau hanya perlu fokus dengan pikiranmu untuk keluar dan masuk dan keluar dari dunia jiwa mu ini, dan setelah kau membawa tubuh asli mu pelajari lah kedua kitab itu, dan ikutilah semua yang tertulis, dan bacalah semua kitab yang ada di cincinmu untuk menambah pengetahuanmu dan ilmu mu, waktu ku sudah habis. Jagalah dirimu baik baik. jadilah sebagai yang terkuat dan jika kau sudah sanggup kembalilah ke Dunia Naga Emas dan ambil alihlah dunia itu dari pengikut iblis" Long Xi perlahan memudar.

"Baik Leluhur. Saya akan berlatih keras dan akan berusaha mewujudkan keinginan leluhur" Long Tian Berkata sambil bersujud memberikan penghormatan terakhirnya dan perlahan Long Xi menghilang.

Memulai

Perlahan Long Tian membuka Pakaiannya dan kemudian dia masuk kedalam Kolam darah Naga Emas, dia memilih bersemedi di bagian tengah kolam naga emas itu.

Perlahan dia merasakan rasa nyaman dan dia merasakan perlahan lahan ada masuk melalui pori pori tubuh nya, dengan penuh tekad dia kemudian memejamkan matanya dan mulai fokus untuk memasukkan semua darah emas ini kedalam tubuh nya.

Tak terasa 6 bulan sudah dia didalam kolam emas dan kini kolam tersebut sudah surut dan kering. Dia kemudian bangun dan kembali memakai pakaiannya dan mulai memfokuskan dirinya untuk kembali ke tubuh fisik nya.

"Akhhhhh" Long Tian yang telah kembali ke tubuh fisiknya dia berteriak dan merasakan pegal yang sangat di tubuhnya akibat dampak perubahan garis darahnya.

Perlahan dia bangun dan melihat ke sekeliling yang terlihat hanyalah bekas bekas rumah terbakar.

"Aku harus kembali ke dunia Jiwa, tidak mungkin aku tetap disini, tapi jika aku masuk ke dunia jiwa disini maka nanti jika aku keluar juga akan disini, sebaiknya aku pergi ke Gua  tersembunyi di dalam sungai seperti biasa" Long Tian berkata sendiri dan mulai melangkah.

Kesedihan masih terlihat di wajahnya mengingat beberapa hari lalu ia pamit kepada ayah ibu nya untuk bermain di sungai, dan saat ia kembali ia malah telah kehilangan orang tua nya untuk selama lamanya.

Perlahan namun pasti ia tiba di sungai dan lansung menceburkan diri sungai dan perlahan dia berenang ke bawah dan memasuki gua yang ia temukan sebelumnya.

Pintu Gua yang berada di sungai itu ia  temukan tahun lalu saat ia sedang menangkap ikan di sungai, dan meski pun pintu masuk gua itu kecil tapi di dalam gua itu luas dan sangat panjang.

Meski didalam gua itu sudah malam hari dan tidak ada lubang keluar di bagian atas gua tapi gua itu terang di akibatkan banyaknya kristal kristal di dinding gua yang mengeluarkan cahaya.

"Aku baru sekali ini masuk kesini di malam hari dan ternyata disini ternyata sangat terang. Kristal kristal ini meski aku tidak tau namanya tapi sangat membantu, sebaiknya aku segera masuk ke dunia jiwa dan berlatih sesuai pesan leluhur"

Long Tian memfokuskan pikirannya untuk memasuki dunia jiwa nya.

(Dunia jiwa)

Sebaiknya aku beristrahat dulu rumah itu, siapa tau ada makanan di rumah itu tak terasa perut ini mulai terasa lapar, tak sudah 3 haru aku belum makan apa apa terasa sejak kematian orang tua ku.

Perlahan Long Tian memasuki rumahnya dan menjelajah tiap ruangan, dia kemudian menemukan dapur di bagian belakang dan dia tidak menemukan makanan apapun.

"Huh sepertinya aku harus keluar dan mencari ikan tapi di luar sudah sangat malam, akan susah buat ku menangkapnya. Sebaiknya aku tidur dan besok aku harus menangkap ikan hidup hidup sebanyak mungkin untuk aku masukan ke dunia ini" bergumam pelan dan perlahan dia berjalan ke kamarnya dan tertidur.

Pagi hari nya dia terbangun dan kemudian berjalan keluar rumahnya dan menuju kolam darah emas yang sudah kering.

"Kolam ini sudah kering dan sebaiknya aku menjadikan kolam ini penuh ikan, tapi dimana sumber air disini?" Long Tian hanya bisa bergumam sendirian.

"Leluhur bilang dunia ini milik ku, dan apapun yang aku inginkan aku tinggal fokus memikirkannya saja" Long tian kemudian fokus membayangkan bahwa kolam di depannya berisi air dan ikan. Tapi dia terkejut karena kolam ini sudah berisi air yang sangat jernih tapi tidak ada satu ikan pun terlihat.

"Sepertinya aku tetap harus keluar menangkap ikan" long tian kemudian keluar dari dunia jiwa.

(GUA)

long tian menelusuri lorong gua yang menurun untuk tiba di sungai dan yang merupakan pintu masuk gua.

"Wah ternyata aku tidak harus keluar gua. Di aliran sungai dekat pintu masuk ini juga banyak ikan mas nya" perlahan long tian memasuki sungai dan mulai menangkap ikan dan mengirimnya ke kolam ikan di dunia jiwa nya, seandainya ada orang lain disitu pasti akak kaget karena setiap dia menangkap ikan, ikannya akan menghilang.

"Sepertinya ikan di kolam dunia jiwa sudah banyak, sudah ratusan ku masukan, sebaiknya ikan yang ini aku bakar disini saja" long tian duduk di pinggir sungai di dalam gua dan mulai menyalakan api dengan membenturkan 2 buah batu api yg selalu dia bawa ke ranting2 kecil yang dia sudah masukan kedalam gua beberapa hari sebelum tragedi kematian orang tua nya.

Dia menikmati kesendiriannya dan ikan bakarpun sudah beberapa ekor masuk je perutnya.

"Ahhh kenyang, aku harus kembali ke bagian dalam gua dan kembali ke dunia jiwa untuk berlatih"

(Dunia jiwa)

Long Tian duduk di kursi di teras rumahnya dan mulai membaca buku hitam peninggalan leluhurya.

Bagian pertama dari buku hitam adalah tentang dunia jiwa dan apa apa yang ada di dunia jiwa.

"sepertinya dunia jiwa ini sangat luas, di buku ini leluhur menulis jika di bagian barat adalah kebuh buah buahan dan kebun tanaman herbal, bagian utara adalah hutan yang berisi ayam hutan dan kelinci, bagian selatan merupakan kawasan untuk latihan kultivasi bagian timur merupakan kawasan khusus tempat leluhur menyimpan kristal langit dan inti inti roh binatang buas dan barang barang lainnya

"Sebaiknya aq pergi ke sebelah  barat untuk memetik buah buahan dahulu untuk aku makan nanti sambil berlatih"

Long tian melangkah perlahan dan mengarah ke arah barat rumahnya dan terkejut dia dengan apa yang dia temukan.

Ribuan tanaman terlihat dan sangat banyak sekali pohon pohon buah buahan yang ada di pinggir tanaman obat dengan buah nya yang sudah sangat lebat.

"Banyak sekali apel ini, tapi kenapa berwarna emas ya apelnya. Ahhh yang penting harus ku panen dan ku bawa ke rumah" long tian memetik buah apel emas tersebut dan menyimpak nya di cincin dimensi nya ratusan buah apel emas dia masukan ke cincin dimensi nya.

"Sebaiknya aku ke wilayah selatan belajar kultivasi tubuh" berjalan pelan dia menuju bagian selatan dunia jiwa nya, dan sepanjang jalan dia melihat banyak pohon pohon buah buahan yang sudah siap panen tapi memiliki warna yang berbeda yaitu semua berwarna emas.

"Akhirnya aku sampai di area ini, ternyata areal latihan hanya sebuah bukit tinggi dan di bagian bawah sana ternyata ada sungai dengan batu batu besar" Long Tian duduk di rumput sambil bersender di Pohon beringin.

Perlahan dia membaca buku warna emas dan dia membaca bagian awal yang berisi tentang cara dan tingkatan dari kultivasi tubuh.

Ya kultivasi tubuh sesuai dengan tertulis di buku emas adalah hal wajib untuk di pelajari sebelum memulai kultivasi Qi.

Dibuku emas ditulis bahwa untuk menjadi Kultivator yang tiada tanding haruslah mencapai tahap kaisar dewa.

Kultivasi tubuh bertujuan untuk membentuk tubuh, tulang dan jiwa yang kuat, itulah kenapa dalam kultivasi tubuh di bagi beberapa sebutan atau tingkatan, antara lain:

Tingkat Tubuh fana

Tingkat Tulang perak

Tingkat Tubuh bumi

Tingkat Tulang emas

Tingkat Tubuh langit

Tingkat Tulang berlian

Tingkat Jiwa fana

Tingkat Jiwa bumi

Tingkat Tubuh raja

Tingkat Jiwa langit

Tingkat Tubuh kaisar

Tingkat Tubuh dewa 

Tingkat Tubuh kaisar dewa

Dan semua tingkatan terbagi 3 yaitu awal, tengah dan akhir.

Sedangkan kultivasi Qi terbagi:

Tingkat Pembentukan Qi

Tingkat Raja

Tingkat Kaisar

Tingkat Bumi

Tingat Langit

Tingkat Surga

Tingkat semi dewa

Tingkat dewa perak

Tingkat dewa emas

Tingkat dewa berlian

Tingkat dewa surga

Tingkat raja dewa

Tingkat kaisar dewa

Masing masing tingkatan terdiri dari tiga bagian yaitu awal, tengah dan akhir.

Awal Kultivasi

Perlahan LONG TIAN membaca dan mencoba mempelajari tahapan tahapan yang harus ia lakukan untuk membuat tubuh nya mencapai kultivasi tubuh tertinggi, yaitu kultivasi tubuh kaisar dewa.

"Seharusnya jika sesuai dengan yang aku baca di kitab ini saat ini kultivasi tubuhku sudah mencapai 'Tingkat Tubuh Raja' sesuai hasil dari berendam di kolam darah naga emas" Long Tian bergumam.

"Baiklah…. Jadi semakin tubuh ini di tempa maka kualitas tubuh ini juga akan semakin naik, sepertinya latihan awal yang harus aku lakukan mencoba membawa naik batu batu besar di pinggir sungai di bawah sama"

Long Tian kemudian menuruni bukit dan kemudian mencoba mengangkat batu yang berukuran setubuh nya, hal yang sangat mustahil untuk dia lakukan. Tetapi dampak nyata dari berendam di kolam naga emas mulai terlihat, dan batu yang besar tersebut ternyata sangat ringan untuknya.

Kemudian dia berusaha mengangkat batu yang lebih besar yaitu 2 kali dari ukuran tubuhnya dan dia merasakan sedikit beban terasa. "Ya aku harus kuat, aku harus bisa, aku akan membawa batu ini naik ke atas bukit dan akan aku bawa turun lagi"

Berulang kali Long Tian naik dan turun bukit dengan membawa batu besar dan setiap dia turun dia akan mengganti dengan batu yang lebih besar.

Tak terasa 3 bulan telah berlalu dan kini Long Tian merasakan bahwa badannya semakin ringan. Dalam 3 bulan terakhir dia selalu berlatih keras yang mungkin melebihi anak anak seusianya.

"Aku harus mulai belajar kultivasi Qi" Long Tian bertekad dalam hati nya agar dia bisa segera menjadi kuat dan yang terkuat di seluruh alam semesta.

Dia duduk semedi di bawah pohon di atas bukit latihan, dan mulai membaca kitab emas kembali.

"Disini di jelaskan jika tahapan awal dari Kultivasi Qi yaitu mulai merasakan aura dari langit dan Bumi dimulai dengan bermeditasi dan merasakan semua hal yang ada di udara sekitar" perlahan dia mulai menutup matanya dan berfokus untuk merasakan hal hal yang ada di sekelilingnya. 

Waktu terus berlalu dan tak terasa seminggu sudah berlalu. Perlahan Long Tian membuka matanya.

"Akhirnya aku bisa merasakan perbedaan di udara sekitar, aku bisa merasakan apa yang angin bawa di udara yang tak terlihat ini. Ternyata di dunia Jiwa ku ini aura Qi sangat melimpah" dengan perasaan bahagia Long Tian berucap sendirian.

"Sekarang yang harus aku lakukan adalah merasakan posisi dari titik dantian dan meridian di tubuhku ini, dan yang harus aku lakukan yaitu mulai menarik aura qi di luar tubuhku untuk aku masukan ke dalan tubuh ku, dan di kitab ini dijelaskan jika aku harus melakukannya secara perlahan sedikit demi sedikit agar semua titik meridian di tubuhku terbuka"

Long Tian kembali mengambil sikap semedi dan mulai bermeditasi, dia berusaha bernafas setenang mungkin dan berusaha memasukan aura Qi sedikit demi sedikit kedalam tubuhnya.

Waktu berjalan cepat 3 bulan sudah berjalan dan Long Tian pun membuka matanya.

"Akhirnya aku berhasil membentuk lautan Qi di Dantianku, tapi apa bola emas yang melayang itu ya? Sebaiknya aq coba mencari tau nya lagi" Long Tian kembali menutup matanya dan bermeditasi.

Jiwanya mulai menjelajahi lautan Qi di dantiannya dan saat dia melihat bola emas yang melayang di lautan Qi nya dia melihat sesosok Naga Emas yang sedang tertidur.

Perlahan dia kembali ke kesadarannya dan mulai membuka matanya, dia mengeluarkan buku hitam dari cincin dimensinya dan mulai mencari tulisan tentang lautan Qi dan Bola emas.

'Jadi ternyata sejak aku tersambar petir emas lautan Qi juga terbentuk dan Bola Naga Emas itu adalah Roh Beladiri Naga Emas, di kitab ini dijelaskan bahwa semakin sering aku berlatih fisik dan bermeditasi maka lautan Qi ku akan makin luas dan Naga Emas yang di dalam bola emas akan membesar dan keluar dari Boa emas atau cangkang emasnya" dengan sangat serius dan fokus Long Tian membaca berulang kali Kitab Hitam dan berusaha mengingat semua isi dari kitab hitam tersebut.

"Baiklah, skarang sebaiknya aku kembali ke rumah ku dan beristirahat, besok baru aku belajar ilmu beladiri" perlahan ia bangun dan melangkah santai menuju rumahnya.

Keesokan hari nya….

Long tian duduk dibawah pohon di belakang rumahnya di dekat kolam ikannya. Dia mulai membaca kitab emas kembali dan di kitab emas di jelaskan jika dia harus mulai dengan teknik beladiri tangan kosong.

"Jurus Naga Emas, Cakar Naga" dia bergumam dan mulai mempelajari dan mengingat jurus pertama di Buku Emas tersebut.

Long Tian mulai berdiri dan bergerak sesuai dengan petunjuk dari kitab Emas. Dia melakukan gerakan gerakan yang sama berulang kali.

Tak terasa waktu berlalu sangat cepat, langit mulai gelap, bulan mulai terlihat, Long Tian menghentikan latihannya dan mulai Bermeditasi kembali.

Sinar Matahari mulai mengenai wajahnya dan dia membuka matanya.

Dia mengambil Apel Emas di cincinnya dan saat dia mengunyah apel emas tersebut dia merasakan aliran Qi yang sangat deras. Dia langsung menghabiskan apel emas tersebut dan perlahan mulai bermeditasi kembali.

Perlu berjam jam dia untuk menyerap alian qi dari apel emas dan kini lautan qi nya mulai berombak, keringat dingin keluar dari tubuh Long Tian.

Angin berhembus sangat kencang, langit pun mulai gelap, tiba tiba petir menyambar Tubuh Long Tian sebanyak 3 kali. Dia merasakan sakit luar biasa, seakan semua tulangnya hancur.

Long Tian kembali tidak sadarkan diri, darah mengalir dari mulut dan tubuhnya. Dan tidak perlu lama darah yang keluar berhenti mengalir, ya Darah Naga Emasnya menutup luka nya.

Satu minggu Long Tian tidak sadarkan diri dan kini dia terbangun dan merasakan badannya sangat sakit luar biasa, dia perlahan mengambil sikap meditasi dan mulai mencoba mengobati semua luka di badannya sesuai dengan apa yang dia pelajari di kitab emas dan hitam.

"Akhirnya aku mencapai tingkat kultivasi Qi Raja Awal" long tian sangat bergembira sekali karena tidak merasakan hal susah mencapai hal ini.

"Jadi apel emas ini, bisa menambah Qi, semakin banyak aku konsumsi maka aliran Qi akan semakin banyak juga" dia perlahan mengingat kembali saat dia pertama kali mengunyah apel emas setelah dia bisa berkultivasi.

Waktu terus berjalan dan kini usia Long Tian sudah memasuki usia 15 tahun, akan tetapi perawakannya sudah seperti yang berusia 17 tahun.

Rambut yang panjang sepinggang, otot yang kekar dan tubuh yang sangat proporsional di tambah wajah yang akan membuat para wanita terpesona olehnya.

Sudah semua isi kitab emas dan hitam dia pelajari dan pahami, semua jurus dan juga teknik kultivasi Naga emas dia pahami dan kuasai.

Kini kultivasi nya pun sudah mencapai Tingkat Langit tahap akhir selangkah lagi mencapai Tingkat Surga.

"Sebaiknya aku keluar dari dimensi ini dan mulai menjelajah Gua diluar, selama ini aku tidak pernah tau sepanjang apa dan seluas apa gua ini" dia kemudian mulai fokus dengan pikirannya dan keluar dari Dunia Jiwa.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!