NovelToon NovelToon

I Love You Mr.Mafia

Keluarga kecil Jack

Bismillahhirohmanirohim..........................

Salam kenal semuanya, semoga suka dengan cerita saya ya 😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤️

Nama : Jack Sandreas

Umur : 27 tahun

Tinggi: 187cm

Sifat : Dingin, Kejam, Cuek, Sombong, Licik namun penyayang dan Setia.

6 tahun sudah berlalu setelah kejadian tragis yang terjadi di Italia. Kejadian yang menjadi masa kelam seorang Jack Sandreas beserta keluarga besarnya. Kini Jack dan keluarga kecilnya telah tinggal di negara Kanada untuk

memulai hidup baru dan melupakan kejadian 6 tahun itu.

Pagi ini Jack dan keluarga kecilnya akan beraktivitas seperti biasanya. Terlihat sebuah mansion mewah pribadi milik Jack yang sangat luas itu dengan hiasan taman bermain dengan beberapa pepohonan yang rindang beserta bunga yang cantik, 2 helikopter mewah, 3 pesawat pribadi, puluhan mobil mewah dan dua gedung mansion yang terpisah dari beberapa meter kolam renang dan tak lupa di belakang mansion terdapat hutan yang rindang khusus hewan buas peliharan Jack. Yah 1 mansion yang ditinggalin oleh keluarga kecil Jack dan 1 mansionya lagi yang ditempati oleh anak buahnya.

Jack memiliki puluhan anak buah yang bertugas untuk menjadi penjaga mansion, pelayan, bodyguardnya. Tentu Jack memiliki lima kaki tangan yang sudah lama ia percayai yang di anggap sebagai saudara karena sudah hidup bersama semenjak mereka kecil. Kelima kaki tangan yang di anggap sebagai saudaranya  adalah Jimmy sebagai sekertaris pribadi di perusahan Sandreas, Billy sebagai kaki tangan di dunia gelap, Deni sebagai kaki tangan untuk keamanan rumah, Son sebagai kaki tangan untuk keperluan mansion, dan Max kaki tangan sebagai dokter pribadi sekaligus menjalankan rumah sakit yang dimiliki oleh Jack.

Mereka berlima adalah kaki tangan Jack yang umurnya tidak jauh dari Jack kecuali Son yang sudah berusia 40tahun. Ke empat pemuda itu masih jomblo semua kecuali Son yang sudah memiliki istri bernama Selly.  Son sudah mengabdikan dirinya pada keluarga Sandreas semenjak Jack masih belum di lahirkan.

******

Hari weekend yang selalu di tunggu-tunggu oleh kedua anak Jack untuk menghabiskan waktu bersama sang ayah walaupun sebenarnya Jack selalu sibuk. Pagi hari ini Bella dan Kenzo berlari menuju ke kamar Jack untuk membangunkan sang Ayah dan menagih janjinya untuk mengajak mereka ke taman kota walaupun sebenarnya di rumah mereka sudah ada taman yang lebih cantik daripada taman kota di negara itu.

 “Daddy! ” panggil kedua anak kembar yang berlari menuju tempat tidur Jack.

“Daddy............”

“Daddy.............”

Tak kunjung mendapat jawaban dari sang Daddy, Princess Bella Sandreas dan Kenzo Sandreas pun naik ketempat tidur Jack sambil membangunkannya.

“Daddy, wake up!!!!“ Bella yang menarik tangan kiri Jack dan Kenzo yang menarik tangan kanan Jack untuk membuat sang Daddy bangkit dari tempat tidurnya.

“Yes Prince and Princess Daddy, ” Sambil membuka mata, Jack yang memeluk kedua buah hatinya dan tak lupa memberikan morning kiss di awali pada Bella lalu Kenzo, walaupun sebenarnya pukul sudah menunjukan siang hari.

“Ayolah Daddy sudah aku bilang jangan memberikan ku ciuman. Aku bukan anak kecil lagi, ” gerutu Kenzo ketika Jack memberikan morning kiss.

“Itu menyenangkan Kak Ken, yang menandakan Daddy menyayangi kita. Iya kan Daddy?” ucap Bella.

“Tentu sayang, ” jawab Jack.

“Iya, iya tapi tidak dengan ku Daddy, itu memalukan jika dilihat orang lain, ” ucap Kenzo dengan dingin.

“Hahahaha, baiklah kau itu adalah duplikat dari diriku, ” ucap Jack.

“Hahahahha. ” mereka berdua tertawa karena mengetahui sifat  dingin yang dimiliki Kenzo itu didapatkan dari sang ayah.

“Apakah kalian sudah mandi?” tanyak Jack.

“......” Bella menggelengkan kepalanya.

“Baiklah Daddy akan panggil Selly untuk menyiapkan air mandi kalian dan Sarapan buat kita. ”

“Oke Daddy, " ucap Bella.

Bella dan Kenzo lupa dengan tujuan awal mereka datang ke kamar Jack untuk menagih janjinya pergi ke taman kota. Sementara Jack memanggil Selly untuk menyiapkan air mandi dan sarapan bagi kedua anaknya.

“Selly? ”  Jack pun bangkit dan memanggil Selly yang sedang menyusun makanan di meja makan dan Selly pun bergegas menuju sumber suara bosnya.

“ Kalian berdua sudah sarapan?”

“Sudah Daddy, ” jawab Bella.

“Daddy lihat jam sudah menunjukkan pukul berapa ini?” sambung Kenzo dengan watak dingin yang hampir mirip seluruh sifatnya Jack itu, dengan tangan dilipat dua ke tubuhnya setelah menunjuk ke arah jam dinding di kamar Jack.

Yah memang Kenzo dan Jack memiliki sifat yang sama, sama-sama dingin dan hanya manis pada Bella saja namun ada waktunya mereka akan satu pemikiran.

Tak lama kemudian Selly pun mengetuk pintu kamar Jack walaupun sebenarnya pintu sudah terbuka.

“Iya tuan, ada apa anda memanggil saya. ” tanya Selly kepada Jack.

“Siapkan keperluan mereka berdua untuk mandi! ” jawab Jack.

“Baik tuan, ” jawab Selly.

“Tuan muda dan nona  ayo!” ucap Selly

“Aku sudah besar, aku mandi sendiri tapi siapkan saja baju ku di tempat tidur, ” jawab Kenzo dengan dingin sambil ia turun dari kasur untuk meninggalkan Jack yang berada di kamar.

“Jangan lupa setelah itu tunggu Daddy di meja makan, Daddy akan makan siang bersama dengan kalian. ” perintah Jack setelah mereka ingin  keluar dari kamar Jack.

“Iya Daddy, ” ucap Bella sambil mencium pipi Jack sebelum pergi meninggalkan kamarnya bersama Selly.

“Ya.” ucap Kenzo sambil mereka pun pergi meninggalkan kamar Jack.

“Aku masih ingin berbaring di ranjang tercinta ku namun kedua anakku sudah membangunkan ku saja.” gumam Jack

Jack hanya tidur beberapa jam saja karena sibuk dengan berkas-berkas kantornya. Karena berkas-berkas kantornya itulah ia lembur hingga jam 5 pagi baru selesai. Sebenarnya sudah biasa ia lembur, karena tuntutan profesi dia sekarang. Bahkan dulu menjadi tentara ia jarang tidur, bahkan pernah selama 3 hari berturut-turut ia tidak tidur karena menjalankan sebuah misi. Stamina Jack yang sudah di latih dari kecil itu tidak mempengaruhi kesehatannya walaupun dia jarang tidur. Namun sebulan ini dia memang begitu sibuk dengan urusan perusahan dan dunia gelapnya. Maka terlihat jelas kelelahan dari dirinya. Namun sekarang satu-satunya penyemangat dalam hidupnya adalah keluarga kecilnya.

Jack pun bergegas untuk mandi sambil memikirkan kenapa kedua anaknya itu datang menghampiri dia.

“Apakah aku ada janji yang belum terpenuhi kepada mereka berdua, makanya mereka datang ke kamarku pagi-pagi? ” gumam Jack ketika membuka pintu kamar mandinya.

Jack itu sangat tahu sekali tentang gerak gerik sang buah hatinya. Walaupun terkadang dia selalu lupa dengan setiap janji yang telah dia buat sendiri karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Hal itulah yang terkadang membuatnya tidak akur dengan Kenzo

*****

Gimana para pembaca? Penasaran dengan lanjut ceritanya yang memiliki banyak teka-teki di setiap paragraf? Hayo jika penasaran jangan lupa dukung author W untuk episode-episode berikutnya dengan :

+ Jadikan Favorite di branda kamu

+ Jangan lupa Bintang 5

+ Jangan Lupa Vote walaupun hanya 10 poin

+Jangan lupa like dan Komentnya untuk meninggalkan jejak

Terimakasih Atas dukungannya .....................

Salam Literasi dan Salam Pembaca Dari W......... ❤️💙💜💚🖤💛

Jangan lupa senyum hari ini 😊❤️💙💜💚

Taman

Nama: Deny

Umur: 25tahun

Tinggi: 182

Sifat: Pemberani, Kejam, emosian Dan penyayang anak kecil

Setelah mereka meninggalkan Jack, Jack pun bergegas untuk mandi dan bersiap untuk turun kebawah makan siang bersama keluarga kecilnya. Setelah Jack siap mandi ia masuk ke ruangan lemari bajunya dan memilih menggunakan celana panjang dan kaos panjang saja. Sambil memakai pakaiannya ia melihat kaca dan mengagumi ketampanan dirinya sendiri(wkwkkwkwkkwk😂😂😂). Hidung yang mancung, mata yang tajam dengan bola mata kebiruan, alis yang tebal, bentuk wajah yang oval, bibir yang tipis namun seperti terbelah dua yang menjadi daya tarik sendiri, tubuh yang tinggi dengan postur tubuh yang perfect yang menjadi idaman para wanita, perut yang sixpack seperti roti sobek.

Setelah Jack menggunakan pakaiannya ia tidak lupa merapikan wajah dan rambutnya beserta memberikan sedikit parfume dengan wangi huggo bos yang menambah aura kerennya. Lalu ia pun bergegas turun tangga untuk makan siang bersama kedua anaknya. Namun sebelum turun ke bawah, suara handphone Jack berdering.

“Ada apa?” tanya Jack setelah menekan tombol menjawab panggilannya.

“Bos jangan lupa kalau hari ini ada pertemuan di  markas! ”  jawab Billy.

“Iya, aku tau Billy, ” yah yang menelphone adalah Billy.

Jack langsung turun ke bawah setelah menutup telephone dari Billy.

Di tempat lain Selly yang sudah selesai menyiapkan pakaian Kenzo dan Bella yang sedang mandi di masing-masing kamarnya, Selly langsung meninggalkan kamar Kenzo dan kembali ke kamar Bella untuk menunggu Bella selesai mandi dan berpakaian untuk menata rambut Bella.

“Tuan muda, pakaian anda sudah saya siapkan di sini ya!” ucap Selly di dalam kamar Kenzo padanya.

“Baik, letakkan saja seperti biasanya! ” jawab Kenzo yang sedang berada di dalam kamar mandi.

Selly pun meninggalkan kamar Kenzo menuju kamar Bella yang bersampingan itu. Tak berapa lama Selly menunggu Bella mandi, Bella pun selesai mandi dan bergegas menggunakan pakaiannya yang di bantu oleh bi Selly. Dan kemudian memulai berbincang pada Selly.

“Bi?” tanya bella pada Selly.

“Ya non, " jawab selly sambil menyisir rambut Bella.

“Kapan Selly bisa jumpa ibu ya Bi, Bella rindu Bi.” ucap Bella dengan wajah yang sendu.

“Non Bella, biarkan Ibu Non tenang di surga ya. ”

“ Tapi Bi, Bella ingin seperti teman-teman sekolah Bella yang tiap hari menceritakan tentang Ibu mereka. Bella juga ingin merasakan seperti apa memiliki seorang Ibu!” ucap Bella dengan sedih.

“Ibu Non sudah di surga, Non yang sabar ya.” Jawab Selly yang sudah selesai menata rambut Bella.

“Terimakasih selama ini Bibi sudah merawat Bella dan Kenzo dengan baik, ” ucap Bella pada Selly.

“Sudah menjadi tugas Bibi Non, ” jawab Selly.

“Bi...” panggil Bella.

“Iya Non, ” jawab Selly.

“Mungkinkah Bella akan merasakan kasih sayang seorang ibu suatu saat nanti?” tanya Bella.

“Mungkin saja Non, jika tuan besar menikah.” jawab Selly.

“Apakah istri Daddy kelak akan menyayangi kami berdua Bi?” tanya Bella.

“Tentu saja Nona muda.” jawab Selly

“Apakah Bibi yakin? Karena selama ini Daddy tidak pernah bersama dengan perempuan mana pun?”

“Akan ada waktunya nanti Tuan besar jatuh cinta dan pastinya ia juga akan memikirkan kalian berdua. Karena bagi Tuan besar, kebahagian kalian berdualah yang terpenting saat ini.” jawab Selly.

“Benarkah begitu Bi?”

“Iya non, bagi Tuan besar Nona Bella dan Tuan muda Kenzo lah segalanya bagi dirinya. Jadi Non berdoa saja semoga kelak akan ada wanita yang mencintai Tuan besar dan juga Nona Bella dan Tuan muda Kenzo.”

“Iya Bi.”

“Ya sudah Non, ayo Non kita kebawah.” Selly pun mengajak Bella turun untuk ke ruang makan.

Ibu dari Kenzo dan Bella yang di katakan oleh Jack sudah meninggal dari sejak mereka pertama kali dilahir membuat kedua anak kembar itu tidak pernah mendapatkan kasih sayang ibu bahkan di sentuh sekalipun oleh sang ibu. Dari saat lahir hingga saat ini Selly lah yang mengurus kebutuhan Kenzo dan Bella.

Mereka pun sudah berkumpul di meja makan dan dengan tenang menyantap makanan yang telah di hidangkan oleh Selly di meja makan. Setelah selesai Jack berpamitan kepada kedua anaknya untuk di rumah saja karena ia akan pergi.

“Daddy pergi kerja dulu ya.” Jack berpamitan sambil mencium pipi kedua anaknya.

“Tidak pernah ada waktu buat kami padahal ini hari weekend, dan kau sudah berjanji pada kami akan ikut kami ke ke taman.” sahut Kenzo dengan dingin ketika di cium oleh Jack.

“Astaga, aku lupa.” ucap Jack sambil menepukkan telapak tangan kananya di jidadnya.

“Seperti biasa kau selalu lupa pada janji mu.” ucap Kenzo.

“Maafkan aku. Pergilah, bawa Deni bersama mu. Lain kali kita akan berlibur bersama. Oke.” ucap Jack kepada Kenzo dan Bella sambil mengeluskan kepala Bella dan melangkah pergi.

Tanpa mendengar persetujuan dari Kenzo, Jack sudah pergi meninggalkan mereka untuk pergi kemarkasnya menjumpai Billy. Saat itu Son ada di situ bersama istrinya mendengar pernyataan Jack yang berarti tanpa di perintah Son sudah mengerti maksud dari bosnya. Son pun memanggil Deni untuk menyiapkan mobil dan membawa beberapa pengawal untuk mengajak Kenzo dan Bella pergi ke taman.

***Saat itu Deni masih di ruang olahraga.***

“Tuan Deni, Tuan besar mengatakan untuk menemani Tuan muda dan Nona muda ke taman.” ucap Son

“Baiklah, tunggu sebentar aku akan mandi dan bergegas ke sana. Tolong siapkan mobilnya pak Son, ” jawab Deni.

“Baik tuan.”

Son pun bergegas menyiapkan mobil sedangkan Deni bergegas mandi dan segera melaksanakan perintah Jack.

Dan mereka pun pergi meninggalkan mansion menuju taman terdekat. Padahal di mansionnya ada taman namun Kenzo bosan selalu bermain di taman rumahnya saja. Ketika mereka pergi dari mansion tanpa di ketahui oleh Deni dan beberapa pengawal mereka di ikutin oleh mobil hitam hingga ke taman.

“Uncle, Bella ingin es cream, ” rengek Bella kepada Deni.

“Oke Uncel Deni belikan, ayo!” ucap Deni sambil mengangkat Bella untuk di gendongnya.

“Deni aku ingin ke toilet, kalian pergilah dulu.” ucap Kenzo.

“Kalian berdua jaga Kenzo.” tunjuk Deni kepada dua bodyguard yang ia bawa.

“Menyebalkan, ke toilet saja harus di jaga dua bodyguard ini, membosankan.” gerutu Kenzo.

Mereka pun berpisah dengan Deni yang mengendong Bella menuju tempat es cream sedangkan Kenzo dan dua bodyguard menuju ke toilet umum di taman itu. Sedangkan ada dua pasang mata yang sedang mengawasi mereka yaitu dua orang yang berada di mobil yang sudah mengikutin mereka sejak berada di mansion.

+ ***Jadikan Favorite di branda kamu

+ Jangan lupa Bintang 5

+ Jangan Lupa Vote walaupun hanya 10 poin

+Jangan lupa like dan Komentnya untuk meninggalkan jejak

Terimakasih Atas dukungannya .....................

Salam Literasi dan Salam Pembaca Dari W......... ❤️💙💜💚🖤💛

Jangan lupa senyum hari ini 😊❤️💙***

Penculikan part 1

Setelah berpisah, Kenzo dan kedua bodyguard menuju ke toilet umum di taman sedangkan Deni dan Bella menuju tempat Ice Cream. Kemudian Kenzo yang menyuruh kedua bodyguard menunggu di depan tidak boleh masuk bersamanya agar Kenzo mudah melarikan diri.

“Kalian tunggu di sini!” perintah Kenzo.

“Tapi tuan muda........” ucap salah satu bodyguard nya.

“Sudah jangan membatah. Tunggu di sini atau kalian ku pecat, " ucap Kenzo.

“Tuan Deni mengatakan untuk selalu menjaga tuan Muda.” Jawab salah satu bodyguard.

“Apa mungkin kalian juga harus ikut aku ke dalam, tidak ada penjahat di dalam toilet jadi tenanglah. Kalian tunggu di sini saja! ” ucap Kenzo.

Kenzo pun masuk kedalam toilet sedangkan kedua bodyguardnya menunggu di depan pintu toilet. Kenzo yang megendap-endap mengikuti orang yang keluar dari toilet untuk tidak di ketahui oleh bodyguardnya. Dengan tubuh kecil Kenzo yang di tutupin dengan tubuh besar orang-orang yang keluar dari toilet mampu membuat dirinya tidak di ketahui oleh kedua bodyguardnya. Kenzo pun berhasil lolos dari pengawasan bodyguardnya.

“Yes akhirnya lolos.“ Kenzo bergumam di hati sambil menarik tangan kanannya yag di kepal dan di lipat seperti orang sedang bahagia berhasil lolos dari kedua bodyguardnya.

Setelah Kenzo dapat melarikan diri dari kedua bodyguardnya, ia berlari untuk mengelilingi taman tanpa penganggu. Kenzo ingin merasakan tanpa ada siapa pun yang mengikutinya seperti anak-anak lain ketika sedang bermain. Namun kenzo tidak sadar sedang di ikuti oleh orang asing.

“Terlihat sangat bahagia keluarga yang berada di sana. Anak itu sungguh sangat bahagia bisa di temani oleh dady dan ibunya bermain. Sungguh membuat ku iri saja. Kapan aku dengan Bella merasakan hal yang sama seperti anak-anak seusia kami?” gumam Kenzo dalam hatinya. Kenzo sedang duduk di sebuah bangku taman sambil memandangi sebuah keluarga yang bahagia.

“Sunggu keberuntungan kita, bocah itu pergi meninggalkan penjaganya.” seru seseorang yang sedang melihat gerak gerik Kenzo. Yah seseorang dengan ciri-ciri berkepala otak.

“Hahahha, betul. Kita tidak perlu repot-repot membereskan kedua bodyguard yang menjaganya” sahut seseorang yang di sampingnya pria berkepala botak

“Kita ikuti saja bocah itu, ketika keadaan sekitar sunyi kita culik dia.”

“Ide bagus, ayo.”

Kenzo merasa ada yang sedang memantau dirinya dan mengikutinya dengan cepat ia berdiri dan menggalkan bangku itu dan berpura-pura berjalan. Setelah ia memastika ia sedang di ikutin, Kenzo pun bersembunyi dibalik pohon besar yang berada di taman dan mengintip siapakah yang sedang mengikutinya. Ia kira adalah kedua bodyguard ya namun ternyata salah. Dua pria berbadan besar yang sedang merilik kanan kiri sedang mencari sesuatu itu yang tidak di kenali oleh Kenzo.

Merasa kehilangan sosok Kenzo yang sedang bersembunyi di sebuah pohon besar. Kedua orang asing itu pun menyadari bahwa orang yang mereka ikuti sedang hilang dari pantauannya.

“Dimana anak kecil itu pergi.” salah satu pria berbadan besar yang kepalanya botak.

“Iya aku tidak tau entah ke mana perginya, sepertinya ke arah Sana.” jawab salah satu pria itu sambil menunjukkan ke arah jalan pohon tempat persembunyian Kenzo.

Mereka pun segera menuju ke arah perpohanan besar yang rindah di taman itu untuk mencari keberadaan Kenzo.

“Sial!, mereka mendekat aku harus segera pergi dari sini. Siapa si mereka yang sedang mengikuti aku.” gumam Kenzo.

Kenzo ingin kembali ke Deni namun ia sudah jauh meninggalkan tempat Deni membeli es cream dengan Bella tadi. Kenzo pun berfikir lebih baik ia pergi kearah parkiran mobil, itu lebih dekat dan lebih aman. Kenzo pun perlahan mengelilingi pohon dengan pelan-pelan untuk melarikan diri dari pengelihatan kedua pria itu. Namun sekitar sepuluh meter Kenzo meninggalkan kedua pria itu salah satu pria itu melihat Kenzo sedang berlari ke arah parkiran mobil.

“Itu dia.” salah satu pria tersebut sambil tangan kanannya menujuk ke arah Kenzo berlari.

“Ayo, kejar anak itu.” ucap orang asing lainnya.

Setelah sampai ke parkiran Kenzo langsung menuju mobil yang ia naiki tadi. Namun ternyata mobil ya terkunci karena sang sopir sedang berada di toilet.

“Sial kemana supir ini, kenapa dia meninggal mobil ini. Bagaimana ini sekarang.” gumam Kenzo.

“Lebih baik aku lari saja dulu.” Kenzo pun pergi meninggalkan tempat parkir.

Dengan di kejar oleh kedua pria asing itu pun Kenzo berlari meninggalkan parkiran mobil menuju entah kemana. Tanpa di sadari Kenzo sudah berlari keluar dari taman parkiran kendaraan hingga ke gang sunyi dan

kedua pria asing itu semakin dekat.

Kedua orang asing yang mengikuti Kenzo itu pun telah mendekati Kenzo.

“Mau kemana kamu anak kecil, ikut kami.” kata salah satu pria.

“Tidak! Siapa kalian? Siapa yang membayar kalian? Aku akan membayar kalian dengan 3 kali lipat dari orang yang telah menyuruh kalian.” ucap Kenzo.

“Kau hanya anak kecil tidak perlu tau itu, kami hanya perlu menculikmu dan memberikan kepada bos jadi menurutlah.” mereka berdua pun ingin menangkap Kenzo dan salah satu dari mereka mengeluarkan sapu tangan yang sudah ada obat bius ya untuk mengunci mulut Kenzo.

*****

Di toilet yang sedang terlihat berdiri 2 orang bodyguard Kenzo menunggu tuan mudanya keluar dari toilet itu.

“Kenapa tuan muda lama sekali ini sudah hampir satu jam kita menunggu dirinya keluar dari toilet ini.” ucap salah satu bodyguardnya.

“Iyanya, kau tunggu di sini biar aku yang akan masuk untuk mengecek keberadaan tuan Muda.” jawab salah satu bodyguardnya.

“Baiklah”

Setelah di cek untuk mencari keberadaan Kenzo, bodyguardnya itu pun tak kunjung menemukan sosok Kenzo yang berada di dalam toilet. Dirinya sudah mengecek setiap pintu untuk melihat keberadaan Kenzo namun tidak menemukan tuan mudanya. Kemudian ia pun keluar dan berkata pada temannya.

“Tuan mudah tidak ada di dalam. Apakah kau melihatnya keluar tadi.”

“Apa!!!. Aku tidak melihat tuan muda keluar dari toilet ini dan kita juga dari tadi sudah menunggunya keluar namun ia tidak keluar.”

“Kemana tuan muda. Apakah dia kabur dari kita ?”

“Bisa jadi. Gawat bakalan kenak marah oleh tuan Deni kita.”

“Jadi bagaimana ini? Apa kita pergi melaporkan saja ke tuan Deni?”

“Jangan bisa-bisa kita langsung di pecat.”

“Sebaiknya kita kelilingi dulu taman ini untuk mencari keberadaan tuan muda Kenzo. Kemungkinan dia tidak jauh dari sini.”

“Baiklah itu ide bagus. Aku akan ke arah utara dan kau keselatan.”

“Oke, kita akan berjumpa kembali ke titik ini lagi.”

“Oke.”

Mereka pun pergi mencari keberadaan Kenzo.

Jangan lupa

dukung author dengan like, koment dan votenya.

Jika menemukan nama, tempat, kejadian yang sama hal ini tidak ada unsur kesengajaan author.

Salam Literasi dan Salam Pembaca dari W

Jangan lupa senyum hari ini 😊

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!