NovelToon NovelToon

TAKDIRMU BERSAMAKU

BAB 1. HIDUP TAK SEINDAH NEGERI DONGENG

...happy reading  ,,,,...

Terlahir sebagai salah satu anggota keluarga besar Naransya yang terkenal dengan segala kelebihan yang mereka miliki,  baik di bidang akademik maupun di dunia bisnis, tak menjadikan Ratu hidup bagaikan seorang putri seperti namanya. Seandainya ia bisa memilih dari keluarga mana yang akan melahirkannya maka pastilah Ratu akan memilih keluarga biasa namun penuh dengan kasih sayang dan menerima dirinya apa adanya. Selain berwajah cantik dan mempunyai hobby menggambar tak ada lagi yang ia punya. Sedangkan keluarga besarnya semua memiliki IQ di atas rata-rata maka jadilah dirinya sebagai bahan olok-olokan dalam keluarga besarnya. Kecuali nyonya besar keluarga Naransya yaitu nyonya Kailani yang tak lain adalah omanya sendiri. Hanya oma Kailani dan tante Sita yang benar-benar menyayanginya. Tante Sita Naransya berprofesi sebagai psikiater yang merupakan adik bungsu dari Zayyan Naransya.

Ratu Alisha Naransya menurut pandangan orang-orang pasti hidupnya sangat bahagia karena merupakan salah satu anggota keluarga yang terkenal dengan keberhasilannya baik dalam dunia bisnis maupun pada pendidikan. Anak pertama keluarga Naransya bernama Zayyan Naransya yang sekaligus ayah dari Ratu, beliau adalah seorang pebisnis ulung mewarisi sang ayah yaitu tuan Naransya, anak kedua keluarga Naransya bernama Zeno Naransya adalah seorang arsitek handal. Sedangkan anak bungsu keluarga Naransya bernama Masyta Naransya.

Seperti biasa jika hari minggu, semua anggota keluarga Naransya yang berada di ibukota berkumpul di rumah oma Kailani. Jumlah mereka tak seberapa karena cucu-cucunya sebagian besar berada dan tinggal di luar negeri sebagian karena pekerjaan dan sebagiannya lagi sedang melanjutkan studinya. Hanya Ratu dan adik sepupunya yang masih kecil berada di Indonesia. Ratu memilih bermain dengan adik sepupunya yang masih kecil daripada bergabung dengan kedua orangtua dan om serta istrinya.

“Ratu kok betah banget sekolah di tanah air, liat dong Bella tak lama lagi studinya di Oxford University akan segera kelar. “ Alana istri dari Zeno memulai pembullyannya pada Ratu

Ratu hanya membalasnya dengan senyuman manis walau hatinya menangis dan menjerit melihat kenyataan kedua orang tuanya hanya menatapnya datar tanpa sedikitpun membelanya.

'Sedemikian tidak pedulinyakah mama dan papa ?' batin Ratu menangis

“Ngapain lagi kamu mempertanyakannya, mana bisa gadis seperti dia bisa sekolah sampai ke luar negeri dengan IQ jongkok seperti itu, di tanah air saja sekolahnya gak jelas, memalukan keluarga Naransya saja.” Terdengar suara Zayyan ayah Ratu menghantam seonggok daging yang menghuni dadanya. Rasanya nyeri dan hancur berkeping-keping. Papanya sendiri ikut mempermalukan dirinya yang merupakan anak kandungnya sendiri.

‘Ya Tuhan, sedemikian memalukannya hambamu ini hingga papa dengan kejam menghinaku ? Apa yang salah denganku, aku juga tak ingin terlahir dengan otak yang pas-pasan seperti ini.’ Batin Ratu menahan air matanya agar tidak jatuh di depan mereka.

“Kalau kalian berkumpul di rumah mama hanya untuk menghina cucu mama, lebih baik kalian gak perlu lagi datang ke sini ! pulang kalian !!” hardik nyonya Kailani sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya tak ingin melihat anak dan menantunya.

“Heran deh, mama sangat menyayangi gadis idiot seperti anak kakak. “ dumel Alana kesal karena di usir oleh mertuanya.

Kedua pasang suami istri itu terpaksa meninggalkan rumah wanita yang sangat berjasa bagi kehidupan mereka.

“Jangan di masukkan ke hati kata-kata mereka, ya. Ratu gak boleh berkecil hati mendengar ucapan mereka, justru hal itu harus membuat Ratu bersemangat, jadikan kata-kata mereka sebagai tantangan. Tante yakin Ratu memiliki sesuatu yang bisa di banggakan. Setiap orang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Mungkin pada bidang akademik Ratu gak berlebihan tapi pada bidang lain pasti ada kelebihannya. “ tante Sita mengusap kepala Ratu dengan sayang.

“Ratu sudah cukup dewasa untuk mengerti setiap kata-kata mereka, tante, dan rasanya sakit sekali.” Isak Ratu yang sejak tadi berusaha ia tahan.

“Ratu sayang, lihat tante dan dengar baik-baik. Gali potensi yang ada dalam dirimu, buat mereka sadar akan kesalahan yang pernah dilakukannya padamu. Keberhasilan seseorang bukan hanya memiliki nilai akademik yang bagus atau sekolah sampai ke luar negeri tapi keberhasilan dapat kita raih dengan potensi yang kita miliki. Ratu Alisha Naransya, kamu memiliki wajah yang cantik bahkan yang paling cantik dalam keluarga Naransya selain itu kamu juga pandai menggambar maka jadikan kedua hal itu sebagai kelebihanmu. Selesaikan kuliahmu dengan segera dan mulailah melakukan sesuatu yang berkaitan dengan kelebihanmu. Kami yakin kamu akan berhasil. Tante dan oma akan selalu mendukungmu.” Sita berusaha mengembalikan kepercayaan diri Ratu yang di hempaskan sedemikian rupa oleh kedua saudaranya.

“Betul apa yang di ucapkan tante Sita, sayang. Pertama selesaikan dulu kuliahmu, dan oma akan menunggu keberhasilanmu. Kamu harus semangat, buat mereka malu dengan ucapannya.” Oma Kailani memberikan semangat pada cucu kesayangannya.

“Terima kasih oma, tante Sita ,,, hanya kalian yang bisa menerimaku dengan segala kekurangan yang Ratu miliki. Ratu menyayangi kalian berdua. “ Ratu memeluk kedua wanita yang selalu ada untuk mendengar keluh kesahnya.

💞💞💞💞

...Terima kasih sudah mampir...

...Jangan lupa goyangkan jempolnya...

...Klik Like (👍), beri bunga mawar (🌹), komen dan klik (💖) untuk info updatenya...

...Maaf ya othor terkesan maksa minta dukungan 🤭🤭...

BAB 2. LAMARAN

...happy literasi...

Tiga bulan setelah peristiwa yang sangat menyakiti hati Ratu, dan mengikuti kata-kata tante Sita untuk segera menyelesaikan kuliahnya. Dengan tekad yang kuat akhirnya Ratu tiba juga pada hari dimana ia harus menghadapi dosen penguji, ia siap untuk dibantai habis-habisan dengan berbagai pertanyaan agar bisa mengikuti wisuda bulan depan. Benar kata orang bahwa tekad yang kuat disertai usaha dan kerja keras akan membuahkan hasil yang sangat memuaskan.

“Oh Ratuku, my Queen ,,, gimana ujiannya. “ seru Alika heboh menyambut Ratu yang baru saja keluar ruang ujian.

Alika adalah salah satu sahabat baik Ratu walaupun sedikit bar bar tapi baik hati, karena Alika lebih dulu ujian makanya ia datang khusus untuk menemani dan memberikan semangat pada Ratu dan Andhini yang juga tengah ujian di ruangan yang lain.

“Alhamdulillah akhirnya aku bisa juga melewati tahap akhir dengan sukses. “ balas Ratu dengan senyum bahagianya

“Kita duduk di situ, yuk, sambil nungguin si cabe rawit kelar ujiannya. “ ajak Alika setengah menyeret Ratu.

Ratu dan kedua sahabatnya menyambut dengan suka cita keberhasilan mereka setelah menyelesaikan ujian skripsinya, akhirnya cita-cita mereka bertiga untuk wisuda bareng tercapai. Ketiganya larut dalam kegembiraan hingga tak terasa hari semakin sore. Ketiganya pun berpisah dan pulang ke rumah masing-masing.

Masih dengan senyum bahagia menghiasi wajah cantiknya, Ratu terus melajukan mobilnya. Walaupun di mata kedua orang tuanya keberhasilan Ratu menyelesaikan pendidikannya tak berarti, namun Ratu kini tak memperdulikan lagi kata-kata pedis yang akan mereka lontarkan dan ia pun tak berniat untuk mengabari kedua orang tuanya . Kini ia hanya memikirkan dirinya dan oma serta tante Sita, hanya kedua wanita itulah yang selalu ada untuknya. Karena kedua orang tuanya tak pernah menganggapnya ada dan tak pernah memberinya kasih sayang maka oma Kailani mengambil Ratu dan memberikan kasih sayang yang selama ini tak pernah Ratu dapatkan sebagai seorang anak .

Memasuki halaman rumah besar yang selama ini ia tinggali bersama sang oma dengan perasaan bahagia, namun langkahnya yang ingin masuk melewati pintu depan harus ia putar agar tidak mengganggu tamu oma Kailani. Ratu masuk lewat pintu samping setelah memarkir mobil pemberian oma Kailani.

“Assalamualaikum bi ,,,” sapa Ratu pada bi Ima yang sedang sibuk membuat minuman untuk tamu oma

“Waalaikumsalam non ,,, bahagia banget si non. “ balas bi Ima masih dengan aktifitasnya.

“Iya dong bi, eh bi, siapa sih tamu oma ? kedengarannya pembicaraan mereka sangat alot. “ ucap Ratu celingak celinguk ingin mendengarkan pembicaraan mereka.

“Itu kan tuan Zayyan papanya non Ratu bersama teman dan keluarganya. “ balas bi Ima sambil mengangkat nampan yang berisi minuman buat para tamu.

Mendengar nama papanya di sebut, Ratu menghentikan keinginannya dan hanya mengangkat bahunya tak peduli dan meneruskan langkahnya menuju lantai dua di mana kamarnya berada. Namun baru satu anak tangga berhasil ia lewati, suara orang yang paling ingin ia hindari terdengar memanggilnya. Dengan malas Ratu memutar badannya menghampirinya, ia sudah menyiapkan dirinya lahir dan batin untuk di permalukan lagi.

Ratu mengambil tempat duduk di samping oma Kailani dan menatap datar papa dan mamanya menunggu dengan gelisah apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Oh ya Bram, Lilian dan nak Rafka, kenalkan dia adalah Ratu. Dan Ratu kenalkan mereka adalah keluarga Adipati. “ Zayyan memperkenalkan mereka.

“Hai om dan tante, apa kabar ,,,” sapa Ratu dengan senyum manisnya

“Baik sayang. Wah calon menantu keluarga Adipati sangat cantik cocok dengan Rafka “ ucapan tante Lilian membuat Ratu terkejut.

Ratu kaget dan menatap wajah omanya penuh tanda tanya, tak ada pembicaraan sebelumnya mengenai lamaran ini. Oma Kailani menggelengkan kepalanya tanda tak tahu. Ratu berusaha menahan diri agar tidak mempermalukan keluarga besarnya.

‘Apa maksud papa menjodohkanku dengan orang yang sama sekali tidak aku kenal ‘ batin Ratu geram.

“Baiklah kita tanyakan pada keduanya “ ucap om Bram semakin membuat Ratu gelisah.

“Nak Ratu dan Rafka, kalian menerima kan perjodohan ini. “ lanjut om Bram dengan senyum lebarnya

Tak ada kata yang keluar dari mulut pria yang menatapnya dengan tatapan datar tanpa ekspresi. Ratu pun berusaha mencari cara agar lamaran tersebut batal.

“Maaf sebelumnya om, tante ,,, tapi saya adalah anggota keluarga yang paling bodoh dan tidak di harapkan, apa tante dan om tidak akan malu nantinya.” Ucap Ratu apa adanya

Mendengar ucapan Ratu yang tanpa beban membuat Mira dan Zayyan menatap tajam pada anaknya, sedangkan Rafka shock mendengar pengakuan wanita cantik yang akan dijodohkan dengannya. Sungguh Ia tak pernah membayangkan bagaimana hidupnya kelak bersama dengan wanita yang bodoh jika hal itu benar.

“Bagi keluarga kami, yang utama adalah kebaikan hati seseorang. Masalah kecerdasan adalah nomor kesekian bagi kami karena menurut ajaran tetua kami bahwa orang cerdas belum tentu peka dengan sekitarnya sedangkan orang yang baik hati pasti akan memperoleh banyak kebaikan dalam hidupnya. “ ucap tante Lilian menatap lembut wajah cantik Ratu.

Naluri keibuan Lilian bekerja entah mengapa begitu melihat wajah cantik dan meneduhkan milik Ratu, ia semakin yakin untuk menjadikan Ratu sebagai menantu sekaligus putrinya. Keluarga Adipati dan Naransya sejak dulu sangat dekat di samping sebagai partner bisnis mereka juga bersahabat sehingga kedua keluarga besar tersebut akan menikahkan salah satu keturunannya agar persahabatan mereka bisa berubah menjadi sebuah ikatan Keluarga dan Lilian memilih Ratu untuk di jadikan menantunya. Lilian tak tertarik pada Syaza yang selalu di bangga-banggakan oleh Zeno dan Alana.

Mendengar ucapan tante Lilian, Ratu menoleh pada Oma Kailani meminta bantuan agar perjodohan ini dibatalkan. Oma Kailani hanya mengangguk dan tersenyum manis menghiasi bibirnya yang mulai keriput sebagai jawaban. Perlahan Ratu mendengus apalagi ketika menatap wajah datar dan dingin calon suaminya yang jauh dari kata menyenangkan.

‘Sungguh malang nasibku, selalu menderita. Entah mengapa takdir seolah mempermainkan diriku. ‘ batin Ratu meratapi kehidupannya.

Menyadari kesedihan cucu kesayangannya, perlahan oma Kailani mengelus punggung tangan Ratu dengan penuh kasih sayang seolah ingin mengatakan ‘kamu akan hidup dalam keluarga yang tepat ‘. Oma Kailani sangat mengenal keluarga Adipati yang penuh kasih sayang. Mereka tak pernah membeda-bedakan anggota keluarganya yang lain dan mereka hidup jauh dari sifat ambisius. Tidak seperti anak-anaknya. Dalam hati oma Kailani sangat bersyukur dengan perjodohan ini.

Kemudian para orang tua membahas segala sesuatu menyangkut pernikahan antara kedua keluarga besar yang sangat di segani dalam dunia bisnis. Ratu memilih menyandarkan kepalanya pada kursi tak bersemangat. Kebahagiaannya karena berhasil dengan baik menyelesaikan ujian skripsinya menguap bagaikan asap yang menghilang di terpa angin.

💞💞💞💞

...Update setiap hari...

...Jangan lupa dukungan terbaiknya....

...Salam manis dari dunia halu...

BAB 3. KERAGUAN RATU

...happy literasi...

Walaupun dengan setengah hati, Ratu menerima perjodohan itu. Ia tak punya cukup alasan untuk menolaknya, semua alasan yang ia kemukakan tak berpengaruh pada kedua calon mertuanya. Kesepakatan kedua keluarga adalah satu bulan ke depan adalah hari pernikahan mereka. Memikirkan semua itu membuat kepala Ratu berdenyut hebat hingga akhirnya ia tertidur.

Mentari pagi mulai menampakkan sinarnya yang keemasan di sertai kicauan burung khas di pagi hari sehingga memaksa para penghuni semesta untuk bangun dan beraktifitas kembali. Sinarnya yang hangat menerpa hangat kulit putih milik Ratu, meskipun masih ingin melanjutkan tidurnya namun bunyi ponselnya seakan kompak dengan sang mentari pagi untuk tak membiarkannya kembali bermimpi.

Ratu meraih ponselnya dan tersenyum membaca chat grup Whattshapnya. Bagaimana tidak kedua sahabatnya sudah online dan mulai ribut online pula.

Alika_Rusuh

My Queen sayang, bangun dong

^^^Dhini_Imut^^^

^^^Kok Cuma Queen, dedek imut juga dong^^^

Alika_Rusuh

Huueekkk, mau muntah rasanya. Imut darimana 🤮🤮

Me

Udah jangan pada ribut, kalian mandi dan kita ketemuan di tempat biasa

Ratu memutuskan untuk berbagi cerita dengan kedua sahabatnya. Tak pernah ada rahasia diantara mereka, susah senang mereka lewati bersama dan saling mensuport. Mereka benar-benar sahabat sejati. Alika pun berasal dari keluar pengusaha yang berlimpah kasih sayang, kadang Ratu iri melihat kehidupan sahabatnya yang sempurna. Sedangkan ayah Andhini adalah salah satu kepala cabang sebuah bank pemerintah.

“Pagi oma ,,,”

“Pagi cucu oma yang cantik, gimana denganperjodohan kemarin ,,,” tanya Oma Kailani ingin mendengar pendapat Ratu

“Entahlah Oma, kita liat aja nanti. “ jawab Ratu lesu

“Sayang, Oma gak ingin memaksa dan tidak berpihak pada papa dan mamamu hanya saja keluarga Rafardhan adalah keluarga yang penuh dengan kasih sayang, hanya pada mereka Oma bisa melepasmu dengan ikhlas.”

“Ratu gak apa-apa kok Oma. Serahkan semuanya pada takdir. Ratu keluar dulu ya oma, ngumpul bareng Alika dan Dhini.” Pamit Ratu seraya mencium pipi oma Kailani.

“Hati-hati sayang, jangan terlalu sore pulangnya. “

Ratu hanya tersenyum manis sembari menautkan jari telunjuk dan ibu jarinya pertanda OK, kemudian berlalu keluar dari rumah besar tersebut menuju garasi dimana mobilnya terparkir. Perlahan Ratu mengeluarkan mobilnya dari garasi menuju pintu gerbang untuk selanjutnya bergabung dengan para pengendara yang lain di jalan raya yang ramai.

‘Semoga hidupmu selalu di liputi kebahagiaan sayang. ‘ gumam Oma Kailani lirih melihat kepergian cucu kesayangannya hingga menghilang.

Dua puluh menit kemudian Ratu tiba di kafe favorit mereka, dengan cepat Ratu memarkir mobilnya berdampingan dengan mobil Alika. Dengan langkah anggun, Ratu memasuki kafe dan langsung menarik perhatian pengunjung kafe, Ratu yang memiliki wajah yang cantik di hiasi dengan bola mata yang teduh menyiratkan kasih sayang namun sayang beribu kali sayang, dirinya sendiri tak pernah merasakan kasih sayang kedua orang tuanya.

“My Queen ,,, kami di sini honey ,,,” teriak Alika dengan hebohnya sambil melambaikan tangannya ke arah Ratu.

“Ck, berhenti memanggilku seperti itu, memalukan tau ,,,” kesal Ratu namun hanya di balas cengiran oleh Alika.

“Iya nih, dimana-mana selalu aja bikin rusuh. “ Dhini ikut-ikutan kesal.

“Ck kalian ini jaim banget. Eh my Queen ngapain minta kita ngumpul di sini. Masih banyak loh yang harus di urus di kampus. “ Alika mengalihkan pembicaraan dengan wajah berubah serius

“Aku di jodohkan.” Ucap Ratu pelan namun mengagetkan kedua sahabatnya

“Whaaattt ???” teriak keduanya kompak sehingga menarik perhatian pengunjung yang lain.

“Demi doraemon yang memiliki kantong ajaib, kamu gak sedang ngerjain kita kan ,,,” bisik Dhini takut suaranya menarik perhatian lagi

“Aku serius. Kemarin lamarannya. “ jawab Ratu tak bersemangat

“Dengan siapa ,,, selama ini kan kamu hanya pernah terlibat kisah asmara dengan Tristan itupun semasa SMA. “ kepo Alika

“Dengan Rafka Rafardhan. “

Mata Alika dan Dhini membulat sempurna, siapa yang tak mengenal sosok yang baru saja sahabat mereka sebutkan, salah satu keluarga konglomerat di negeri ini. Namun sesaat kemudian wajah mereka berubah prihatin menatap sahabat mereka.

“Kamu yakin akan menikah dengan Rafka ??” tanya Alika pelan

“Entahlah, terus terang aja aku ragu dengan semua ini.” Jawab Ratu lesu

“Setauku Rafka itu kan sudah punya pacar bahkan sering memamerkan kemesraan mereka di muka umum. Kalau bisa kamu tolak aja deh, daripada hidup bagaikan di neraka. “ ucap Alika dan di setujui oleh Andhini.

Ratu tersentak kaget mendengar fakta tentang calon suaminya yang ternyata telah memiliki kekasih. Lalu mengapa pria itu tak menolak perjodohan ini. Hati Ratu semakin ragu, ia bertekad akan ke ibukota untuk menemui kedua orang tua Rafka dan membatalkan perjodohan mereka. Setelah itu baru memberikan penjelasan pada Oma.

“Bener tuh apa yang di katakan Alika. Jika hati Rafka sudah ada gadis lain maka persentase kebahagiaanmu hanya 0,001% sisanya penderitaan. Bisa-bisa kamu mati muda karena sakit hati. “ Andhini ikut mengemukakan pendapatnya.

“Masih untung kalau langsung mati, bagaimana jika sebelum mati kamu mengidap penyakit kanker hati karena terus-terusan merasa sakit hati. “ ucap Alika asal.

“Kalau begitu temani aku ke Yogya sore ini. Aku akan menemui tante Lilian untuk membatalkan perjodohan ini. “ ucap Ratu mantap

“Idiih ogah, ntar kita di tuduh menghasut kamu. “ tolak Alika.

“Aku gak nyuruh kamu nemenin ketemu tante Lilian. Kalian di hotel saja, biar aku sendiri yang ke rumahnya. “ Ratu menjelaskan maksudnya.

“Tapi ijin ke oma gimana,,,”Andhini tak ingin bermasalah dengan oma Kailani yang sangat baik

“Tenang aja, itu urusanku. “ucap Ratu menenangkan sahabatnya seraya mengambil ponsel dan mendial nomor oma Kailani.

“Assalamualaikum oma ,,,”

“Waalaikumsalam sayang ,,, ada apa kok menghubungi oma padahal baru aja keluar dari rumah. “ terdengar suara oma di ujung telepon. Terdengar suara lembut oma Kailani. Ratu sengaja mengaktifkan speaker ponselnya.

“Ratu mau ijin sama Oma, Ratu sama Alisha dan Dhini rencana mau liburan ke Yogya, kami akan berangkat sore in jadi Ratu gak pulang ke rumah. “

“Loh kok tiba-tiba sayang ,,,” tanya Oma bingung

“Kan baru kemarin kelar ujiannya jadi hari ini baru sempat ketemu dan janjian untuk liburan. Boleh ya oma, hanya tiga hari soalnya kami masih ada urusan di kampus. “ dengan merengek Ratu mencoba membujuk sang Oma. Ratu sangat mengenal oma Kailani yang tak pernah bisa melihatnya bersedih.

“Baiklah sayang, oma ijinin. Kalian akan menginap di mana ,,,” oma Kailani memberikan ijin.

“Untuk menghemat uang saku maka kami akan menginap di salah satu hotel oma. “ Ratu tersenyum manis walaupun oma Kailani tak melihatnya

“Itu dulu sayang, sekarang semua hotel Oma sudah jadi milikmu sepenuhnya, itu hadiah kelulusanmu “

“Terima kasih oma. Kami berangkat assalamualaikum. Ratu sayang oma. “ Setelah mendapat balasan dari oma Kailani kemudian Ratu mematikan sambungan selulernya.

“Wididi ,,,, ternyata sudah jadi konglomerat aja sahabat kita. Coba bayangkan punya 1 hotel bintang lima aja rekening gak akan mengering nah ini kata oma semua hotel yang oma miliki sudah menjadi milikmu.” Heboh Alika dengan mata mengerjap ngerjap.

“Kalau aku sih gak usah kerja cukup duduk manis menghitung uang yang masuk ke rekening “ Andhini ikut-ikutan mengkhayal.

“Itu bukan diriku ya, aku harus bekerja dan melakukan sesuatu yang bisa aku banggakan di depan keluarga besar Naransya agar mereka tidak lagi memandangku sebelah mata. Aku tidak ingin berada di bawah bayangan oma. “ tegas Ratu mengingat ucapan papanya beberapa waktu lalu.

“Kuylah, kita simpan mobil di rumahku aja baru ke bandara.” Saran Alika dan langsung di setujui oleh Andhini dan Ratu.

Ketiganya berjalan beriringan meninggalkan kafe setelah terlebih dahulu membayar minumannya. Lagi-lagi mata para pria menatap kearah mereka dengan tatapan memuja.

💞💞💞💞💞

...Seperti biasa saya selalu up date....

...Terima kasih atas dukungannya...

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!