NovelToon NovelToon

Legend Of Beishang

1. Undangan Kaisar

Di suatu sudut kota Chang'an , seorang gadis cantik dengan kulit seputih giok sedang duduk santai di halaman kediaman nya.

"Bagaimana ?" Tanya gadis itu pada pelayan nya yang sedang berdiri di belakang.

"Menjawab nona muda, anda di undang dalam perjamuan Kaisar akhir pekan yang hanya sisa 3 hari lagi." Kata A Xiang, pelayan nya.

Dia mengangguk pelan dan memainkan kuku nya sebelum menyesap teh nya dengan anggun.

Di masa ini, kekuatan adalah nomor satu dan wajah adalah nomor dua. Sialnya, dia lahir dengan wajah yang cantik tanpa bisa berlatih tenaga dalam.

Tenaga dalam di bagi menjadi 7 tingkat :

- Pemula (Kekuatan setara dengan 5 gajah)

- Menengah (Kekuatan setara dengan 15 gajah)

- Tinggi ( Kekuatan setara dengan 30 gajah)

- Ahli (Kekuatan setara dengan 60 Gajah)

- Penguasa ( Kekuatan setara dengan 120 gajah)

- Kaisar (Kekuatan setara dengan 240 gajah)

- Dewa (Kekuatan setara dengan 500 gajah)

Belum ada yang berada di tingkat Dewa selama seratus tahun belakangan ini, saat ini dia, Zhou Beishang yang merupakan nona bungsu kediaman Perdana Menteri.

Tidak dapat melatih tenaga dalam sama sekali, tubuh nya sangat lemah sejak lahir yang membuatnya bahkan tidak bisa mengalahkan seekor anjing.

"Bagaimana dengan keadaan Bei Wang ?" Tanya nya.

"Bei Wang kembali dengan selamat berkat bantuan dari nona. " Kata A Xiang.

"Pastikan Bei Wang tidak mengetahui pasukan yang aku kirim kan secara diam diam. " Ucap nya dengan penuh peringatan.

"Nona muda tenang saja, Yang Mulia Bei Wang pasti tidak akan tahu. Pasukan kita berbaur di antara kekacauan dan langsung mencabut diri ketika pertarungan hampir selesai. " Kata A Xiang dengan yakin.

"Bagus, aku sudah menebai tujuan Kaisar mengundang ku. Selama bertahun-tahun sebelum nya, Kaisar tidak pernah mengundang ku ke perjamuan makan nya dan mengundang ku kali ini yang berstatus untuk merayakan kemenangan Bei Wang. " Ucap nya.

"Nona......... Jangan bilang kalau Kaisar berniat untuk menjodohkan anda dengan Bei Wang ?!" Tanya A Xiang dengan penuh ketakutan.

"Kemungkinan besar adalah begitu, Yang Mulia Kaisar telah hidup dalam bayang bayang Bei Wang selama beberapa tahun. Kemenangan ini mungkin telah menginjak ekor nya dan dia tidak bisa diam untuk lebih lama lagi. " Kata nya dengan tenang, seolah olah hal ini tidak mengejutkan nya.

"Nona, anda harus pikir kan ini baik baik. Bei Wang bukan lah orang yang mudah di hadapi, ketika anda masuk ke sana maka akan sulit untuk anda kembali keluar ! Kalau tahu begini aku dan teman teman tidak akan membantu Bei Wang. Mohon pikir kan lagi hal ini dengan baik. " Kata A Xiang sambil berlutut di depan nya.

Dia menghela nafas berat, A Xiang ini masih muda dan dia tahu kalau niat gadis di depan nya ini baik. A Xiang ingin melindungi nya dari Bei Wang.

Dia sendiri tahu dengan berbagai reputasi buruk Bei Wang, siapa yang tidak takut dengan pria yang di juluki sebagai Iblis dari Utara tersebut.

Karena tempat tinggal yang berada di utara jugalah , Kaisar sebelum nya memberi gelar Bei yang berarti adalah Utara.

Tapi, dia benar benar menantikan waktu di mana dia harus menikah dengan Bei Wang. Karena, semakin cepat dia menikah maka semakin cepat dia membalas budi pada Bei Wang.

1 tahun yang lalu, dia yang putus asa berusaha untuk bunuh diri dan mencelupkan diri nya ke danau. Seorang pendekar misterius menolong nya.

Pendekar Misterius itu memberikan nya sebuah kitab yang membuat pemilik nya akan kebal dengan segala racun. Tapi, memerlukan 365 hari untuk mendapat kan tubuh itu.

Sebagai ganti dari kitab itu, Zhou Beishang harus menjalankan tugas yang di berikan oleh Pendekar Misterius itu.

Dia sendiri tidak merasa tertekan dengan tugas yang di berikan oleh pendekar misterius itu walaupun harus mengorbankan nyawa nya.

Lebih baik mati karena menolong orang dari pada mati karena bunuh diri. Itulah kata kata yang di katakan oleh pendekar misterius.

Ini membuat nya menjadi lebih semangat hidup dan mengumpul kan pengemis secara diam diam untuk menjadikan mereka sebagai pasukan nya.

Dia sendiri tidak bisa menjalankan tugas ini sendirian karena tubuh nya yang cacat.

"A Xiang, bangun lah. Siapkan pakaian yang pantas untuk ku nanti, jangan mempermalukan ku. Lalu , aku ingin kau merebus sup ku. " Ucap nya, sebelum berjalan ke dalam.

Dia tahu kalau A Xiang pasti akan menolak nya oleh karena itu lah dia segera menutup pembicaraan ini dengan sesegera mungkin.

Dia duduk di depan cermin sambil mengelus lembut pipi nya, tidak lama ada pelayan yang mengantarkan sup obat milik nya.

Ralat, bukan sup obat lebih tepat nya melainkan sup racun. Ya, sebagai ganti sebuah tubuh anti racun dia harus meminum sup racun yang sangat menyakitkan selama 365 hari.

Ini adalah hari 336 , masih memerlukan satu bulan lagi untuk menyelesaikan hal ini. Dia menenggak habis sup racun tersebut tanpa keraguan.

Rasa sakit yang menusuk mulai menyerang tubuh nya,,dia mencengkram ujung meja dengan kuat yang membuat buku buku jari nya memerah.

Sudah 335 hari dia merasa kan ini , tapi dia masih belum bisa membiasakan diri dengan rasa sakit ini. Bahkan terasa menjadi lebih menyiksa dari hari ke hari.

Di masa depan ketika dia sudah pindah ke tempat Bei Wang maka dia tidak boleh memperlihatkan ini pada Bei Wang.

Ada banyak orang yang berusaha untuk mengincar Bei Wang, dia sendiri tidak tahu apa hubungan pendekar misterius dengan Bei Wang.

Tapi dia juga tidak peduli, perlahan lahan rasa sakit mulai menghilang berubah menjadi rasa dingin dan rasa kesepian yang menembus tulang nya.

Mata nya berubah menjadi sayu, dia menatap pantulan diri nya sendiri di cermin dengan tatapan yang menyedihkan.

"Apa kah yang aku lakukan selama ini benar ? Apa kah aku yang bodoh ini bisa bertahan di samping Bei Wang, nanti nya ?" Gumam nya.

Berbagai kekhawatiran menyusup ke dalam pikiran nya yang tenang, bagaikan sebuah batu besar yang di lemparkan ke dalam danau yang tenang.

Tubuh nya mulai gemetar sebelum dia tertidur di meja rias nya, di sisi lain A Xiang yang mengintip nona nya yang keras kepala itu hanya bisa menghela nafas berat.

Di samping A Xiang ada beberapa wanita lain yang menggunakan penutup kepala.

"Kalian berempat ikut lah aku ke dalam kediaman Bei Wang nanti nya. Pastikan keselamatan nona adalah nomor satu, apa kah kalian mengerti ?" Tanya A Xiang dengan tegas.

"Kami mengerti. Kakak, kenapa nona muda tidak menolak niat Kaisar ? Meski pun Kaisar belum mengatakan ini, nona muda pasti sudah bisa menebak niat nya bukan ?" Tanya salah satu dengan cemas.

"Nona muda bilang, kalau dia harus membalas budi pada Bei Wang yang aku sendiri juga tidak tahu. Sudah kalian pokok nya suruh orang orang mulai berjaga di dekat kediaman Bei Wang setelah nona menikah. " Perintah A Xiang yang di sanggupi oleh ke empat wanita lain nya.

Ke empat wanita itu meloncat ke atap dan menghilang dalam sekejap, dan untuk sekali lagi A Xiang menghela nafas dan menggendong tubuh kurus nona nya ke atas kasur.

(Hello ! Ini adalah karya author yang baru yang tidak terkait dengan series series yang lain. Cerita ini lebih ringan tanpa ada sihir atau pun unsur yang berlebihan atau dengan kata lain ini bergenre Wuxia tidak seperti cerita author yang lain yang bergenre Xianxia. )

2. Perjamuan Kaisar

Sudah 3 hari berlalu, wajah Zhou Beishang masih sepucat biasa nya. Kulit nya yang putih, halus dan bersih membuat nya banyak di lirik orang lain.

Ada puluhan pejabat yang berniat untuk menjadikan nya sebagai istri simpanan, yang hanya akan di pakai untuk bersenang senang.

Biasa nya orang orang yang cacat seperti nya akan pasrah dengan nasib nya sebagai istri simpanan, tapi bagi seseorang dengan harga diri yang tinggi seperti nya.

Bagai mana mungkin dia bersedia untuk menjadi istri simpanan, tidak ada juga orang yang berniat untuk memaksa nya secara langsung karena bagai mana pun dia masih lah seorang putri Perdana Menteri.

Selama dia masih menggunakan marga Zhou maka orang orang masih akan memandang ayah nya, Zhou Yi Nian.

Alasan ini juga yang membuat nya enggan kabur dari rumah meski pun bisa, lalu jika memang benar dia di tunang kan dengan Bei Wang.

Maka, tidak akan ada orang lagi yang berani untuk menganggu nya. Pasukan rahasia milik nya tidak boleh bergerak jika tidak ada yang benar benar penting.

"Nona, apa kah anda sudah siap ?" Tanya A Xiang dari balik pintu.

"Sudah." Jawab nya, dia menggunakan gaun putih yang panjang.

Dia berjalan ke depan, puluhan pasang mata menatap nya dengan tatapan tak bersahabat, dia memandang sekeliling nya.

Tempat ini sudah lumayan banyak yang berubah, sudah hampir 2 tahun dia tidak berjalan ke halaman depan dan hanya mengurung diri di halaman belakang.

"Salam kepada ayah, Beishang membawakan sebuah sapu tangan yang Beishang rajut sendiri. " Ucap nya sambil menunduk kan kepala dan memberikan sebuah sapu tangan dengan motif naga.

Zhou Yi Nian tampak diam saja dan hanya mengangguk sebelum melempar kan sapu tangan buatan nya ke pelayan di belakang.

Dia berjalan ke belakang secara teratur ke bagian luar kerumunan. Dia menatap Zhou Yi Nian dengan tatapan dalam.

Di dunia ini, hanya tersisa Zhou Yi Nian sendirian yang menjadi keluarga nya. Ibu nya adalah seorang pelacur yang hamil karena kecerobohan Zhou Yi Nian.

Ibu nya meninggal saat melahirkan nya, karena kehamilan ibu nya juga lah, istri sah Zhou Yi Nian keguguran karena marah.

Jadi, bisa di bilang dia adalah orang yang tidak di ingin kan. Jika dia bisa, maka dia lebih memilih untuk lahir dari keluarga sederhana dengan penuh kasih sayang di banding kan seperti ini.

"Ayah, Ling Ling membawakan sebuah pedang yang aku dapat kan di pelelangan !" Kata Zhou Ling Ling, kakak pertama nya yang paling berbakat.

Zhou Yi Nian tersenyum dengan bangga, dan berdiri untuk memeluk putri nya.

"Pedang ini sangat bagus, aku akan menyimpan nya untuk ku. " Kata Zhou Yi Nian dengan senyum bangga nya menyimpan pedang pemberian Zhou Ling Ling.

Putra putri Zhou Yi Nian yang lain juga maju untuk memberikan hadiah, mereka tampak seperti keluarga bahagia tanpa diri nya.

"Nona, mereka keterlaluan !" Kata A Xiang tidak tahan lagi.

Dia menahan tangan A Xiang.

"Semua terjadi karena sebab dan akibat, biarlah semua nya berjalan seperti yang semesti nya. Paling tidak sapu tangan yang ku buat tidak di bakar bukan ?" Ucap nya sambil tertawa ringan.

"Kalian berlima, duduk lah di dalam gerbang kereta bersama ku dan ibu kalian !"Kata Zhou Yi Nian.

Orang orang segera masuk ke dalam kereta kuda milik Zhou Yi Nian yang sangat mewah dan megah. Tepat saat dia ingin masuk, Zhou Ling Ling menghadang nya.

"Kereta ini sudah penuh, kau jalan kaki saja menuju istana !" Kata Zhou Ling Ling dan menutup pintu.

Zhou Yi Nian yang melihat itu hanya diam saja, dia diam dan tidak berusaha untuk berdebat sebelum tertawa ringan.

"A Xiang, siapkan kuda untuk ku !" Ucap nya, tatapan nya berubah.

"Zhou Yi Nian, aku yang memaksa ku. " Gumam nya saat melihat kereta kuda pergi.

"Aku sudah bersabar selama 17 tahun untuk kasih sayang mu, aku melakukan yang terbaik, tapi ternyata kau tidak menghargai nya. Memang , lebih baik berpisah dari pada tetap tersiksa dengan hubungan ayah dan anak yang menyakitkan ini. " Gumam nya, A Xiang datang membawa seekor kuda hitam.

Dia naik ke atas dengan mudah yang di susul oleh A Xiang. Pelayan nya yang mengendalikan kuda ini, bukan karena dia tidak bisa.

Hanya saja dia malas, untuk tubuh nya yang lemah ini. Mengendalikan kuda, sama seperti hampir berlari mengelilingi kediaman Perdana Menteri.

Dia selalu bertanya tanya, apa salah nya ? Dia bukan lah orang yang meminta untuk di lahir kan, lalu kenapa dia yang menanggung semua nya ?

Dia juga bertanya tanya, apa kah wajar merasa sakit hati saat melihat penolakan dan sikap dingin yang di tujukan oleh Zhou Yi Nian pada nya ?

Tidak terasa, mereka berdua sudah dekat dengan Kekaisaran.

"Simpan kuda ini terlebih dahulu , ingat lah untuk terus bersabar sampai perintah ku keluar. " Ucap nya dengan tegas dan meloncat turun.

Dia berjalan kaki menuju Istana yang di susul oleh A Xiang setelah menitip kan kuda ke salah satu mata mata mereka di sini.

Mereka berjalan berdampingan, ketika berjalan menuju istana. Mereka di halangi oleh pengawal.

"Kalian tidak boleh masuk !" Kata pengawal.

"Kami adalah anggota kediaman Perdana Menteri, Zhou Beishang. Aku mendapat kan undangan dari Yang Mulia secara langsung, apa kah kalian berniat untuk menentang perintah Yang Mulia ?" Tanya nya sambil mengeluarkan undangan yang bertuliskan nama nya.

Pengawal itu tampak salah tingkah di tanya seperti itu dan membiarkan nya berjalan masuk ke dalam pekarangan istana.

Membutuhkan waktu lebih dari 10 menit untuk berjalan ke dalam istana, mereka kembali di tahan oleh pengawal.

"Kami memiliki undangan dari Yang Mulia. " Kata A Xiang dengan bosan, sambil mengeluarkan undangan.

"Silakan masuk Nona Zhou. " Kata Pengawal itu mengangguk setelah memastikan kalau undangan itu asli.

Ketika dia berjalan ke dalam, dia melihat Zhou Yi Nian dan anak anak nya yang sedang duduk. Yang membuat nya mengerutkan dahi adalah tidak ada kursi kosong lagi untuk diri nya.

Dia tetap berusaha untuk tenang dan berjalan ke depan menuju tempat Kaisar dan Permaisuri.

"Salam kepada Yang Mulia dan Permaisuri, semoga kalian selalu di berkati dan di beri umur panjang. " Ucap nya berlutut di depan sepasang suami istri itu.

"Bangunlah, siapa nama mu ?" Tanya Kaisar sedikit bingung.

"Hamba ini adalah Zhou Beishang , putri bungsu dari kediaman Perdana Menteri. Terima kasih telah mengundang ku, Yang Mulia !" Ucap nya dengan suara lantang.

Kaisar tampak terkejut dengan kata kata nya dan secara refleks melihat ke arah Perdana Menteri Zhou. Dahi Kaisar tampak mengerut kala melihat kursi yang kurang satu.

"Nona Zhou, aku memang mengundang mu karena aku dengar keadaan mu membaik belakangan ini. " Kata Kaisar mengalihkan topik pembicaraan dan menyuruh orang untuk diam diam mengambil kursi.

Jika kabar ini di dengar sampai ke telinga orang banyak, maka Dinasti Qin pasti akan menjadi bahan tertawaan banyak orang.

"Terima kasih atas perhatian yang di berikan Yang Mulia pada Zhou ini. Memang belakangan ini, tubuh ku yang lemah ini membaik. " Ucap nya.

3. Perjamuan Kaisar II

"Silakan duduk, Nona Zhou. Nikmati pesta ini dengan baik. " Kata Kaisar.

"Tentu saja, terima kasih banyak Yang Mulia. Zhou ini akan menikmati pesta dengan baik. "Ucap nya sebelum kembali bersujud dan berjalan ke kursi yang baru saja di ambil oleh pelayan.

Tempat duduk nya kali ini bertepatan di sebelah Zhou Yu Nian, di belakang nya ada A Xiang yang berdiri di belakang nya untuk menjaga nya.

"Ayah, maaf terlambat. Aku mendapat kan banyak masalah di jalan. " Ucap nya dengan ringan.

"Ya." Jawab Zhou Yi Nian dengan kaku.

"Ayo ayah, mari bersulang. " Ajak nya, dia menuangkan anggur ke cangkir ayah nya dan cangkir nya sendiri.

Dia menenggak anggur nya sampai tandas dengan sekali tegukan. Meminum anggur seperti ini bahkan untuk satu guci pun tidak akan membuat nya mabuk.

Ini adalah salah satu keuntungan tubuh kebal racun, hanya saja bukan berarti tubuh ini tidak memiliki kelemahan.

Melainkan, tubuh ini memiliki beberapa macam tanaman herbal yang harus di jauhi atau tubuh nya akan langsung terluka parah dan meninggal.

Tugas nya dari pendekar misterius itu adalah menjaga Bei Wang dari berbagai serangan Kaisar, dan satu hal lagi, yaitu menyembuhkan penyakit Bei Wang.

Penyakit Bei Wang bisa di sembuhkan dengan darah nya, dia pada saat itu langsung bersumpah atas nama langit untuk menyembuhkan Bei Wang.

Jadi, sumpah nya tidak bisa di langgar lagi atau kalau tidak dia akan mati di sambar petir. Jadi, jika dia melanggar maka dia akan di sambar petir dan jika dia membantu menyembuhkan Bei Wang maka dia akan mati karena kehabisan darah.

Tentu saja dia memilih jalan yang kedua, rakyat Dinasti Qin, saat ini tidak bisa hidup tanpa jenderal mereka, Bei Wang.

Pandangan nya kembali pada sekitar sebelum melihat Bei Wang yang baru masuk dengan pakaian nya yang berwarna emas dan rambut yang di ikat dengan rapih.

Begitu dia melihat wajah itu, dia terkejut setengah mati. Bajingan ini, adalah orang yang menolong nya saat dia masih muda.

Dia adalah cinta pertama nya, dia tidak menyangka kalau cinta pertama nya adalah Bei Wang yang Cacat Perasaan.

Diam diam, dia menangis dalam hati karena cinta pada orang ini. Di masa lalu, ketika dia baru berumur 5 tahun dan di buang ke hutan oleh istri sah Zhou Yi Nian.

Pria ini yang 10 tahun lebih tua dari nya menjaga nya dari hewan buas dan membawa nya kembali ke kediaman Zhou.

Dengan perlakuan lembut pria itu, dia langsung saja jatuh cinta tanpa memikirkan hal lain, jika saat ini sedang tidak ramai maka dia akan membenturkan kepala nya ke dinding dengan keras.

Rasa malu ini bukan lah sesuatu yang dapat di tanggung oleh nya, semua keyakinan kalau dia bisa melepaskan nyawa nya dengan ikhlas pada Bei Wang hancur berkeping-keping.

Dia lebih berharap kalau dia tidak akan bertemu lagi dengan cinta pertama nya. Kaisar tampak memberikan sambutan yang meriah atas kembali nya Bei Wang dari peperangan, tapi itu semua adalah kepalsuan.

"Beri hormat pada Kaisar !" Kata Kasim dengan suara kencang.

Dia berdiri dengan tamu lain dan berlutut.

"Salam kepada Yang Mulia, semoga panjang umur dan di berkahi selama delapan ratus tahun !" Kata orang orang di aula itu dengan serempak, tidak terkecuali Bei Wang.

"Silakan berdiri, Ha ha ! Jangan sungkan, nikmati makanan kalian !" Kata Kaisar dengan tawa gembira nya.

"Terima kasih, Yang Mulia !" Jawab mereka dengan serempak sebelum kembali duduk.

Dia menuangkan anggur untuk diri nya sendiri, tanpa dia sadari pandangan Bei Zhao, Bei Wang.

(Yang di maksud di sini berbeda ya antara Bei Zhao dan Bei Wang, Bei Zhao adalah nama nya sedangkan Bei Wang adalah gelar nya dan itu adalah orang yang sama. Yang author maksud berbeda itu adalah Bei milik mereka, jika Bei milik Bei Zhao itu adalah marga nya.

sedangkan kalau Bei Wang (北)itu berasal dari gelar yang di berikan oleh Kaisar, Bei di sini berarti Utara dan Bei Zhao tinggal di utara oleh karena itu Kaisar memberi nya gelar Bei Wang yang arti nya Raja Utara. )

Bei Zhao terus menerus memandangi Zhou Beishang secara diam diam dengan tatapan rumit dan tidak bisa di baca.

"Urus wanita ini. " Kata Bei Zhao pada bawahan nya, Xie Xing.

"Hah ?" Xie Xing bertanya dengan bingung.

Bei Zhao tampak membisik kan beberapa kata di telinga Xie Xing, baru pada saat itu lah Xie Xing mengerti dengan kata kata Tuan nya.

Kata kata Tuan nya ini sangat ambigu dan tidak mudah di mengerti oleh manusia.

"Baik, tuan. Akan segera aku laksana kan. " Kata Xie Xing, dia melihat Tuan nya tersenyum tipis sebelum kembali seperti biasa seolah olah tadi tidak tersenyum.

Di tempat Zhou Beishang, gadis itu saat ini sedang meminum anggur terakhir nya sambil memakan beberapa cemilan.

A Xiang hanya diam saat melihat berbagai kelakuan nona nya yang aneh jika di bandingkan dengan putri bangsawan lain nya.

"Pelayan !" Panggil Zhou Beishang dengan santai.

"Ya nona. " Kata pelayan.

"Berikan aku anggur lagi, anggur ku telah habis. " Ucap nya sambil tersenyum tipis.

Pelayan segera memberikan nya satu guci anggur baru yang penuh, bahkan sebelum penutup Guci di buka, harum anggur sudah sangat menggugah selera.

Dia membuka guci itu dan menuangkan nya di cangkir nya, entah sudah berapa kali dia mengulangi gerakan ini. Dia merasa bosan karena tidak ada yang bisa ia lakukan di perjamuan ini.

Ayah nya sibuk dengan rekan nya sedang kan saudara saudara nya yang lain sibuk untuk memuji sana sini, hanya dia yang belum bergerak sedari tadi.

Lalu, selain diri nya yang belum bergerak sedikit pun, dia melihat Bei Zhao atau Bei Wang yang duduk dengan santai meskipun ada banyak orang yang mengajak pria itu berbicara.

"Nona, apa kau yakin akan mengikuti pesta ini sampai akhir ? Kita bisa melarikan diri sebelum terlambat, belum lagi pasukan kita sudah siap di depan gerbang. " Bisik A Xiang.

"Apa yang aku dapat kan dengan kabur dari pesta ini ? Lalu, demi ketenangan ku sementara, berapa banyak saudara kita yang harus aku korban kan untuk melawan Dinasti Qin? Apa kau tidak memikir kan itu ? Jika aku bisa kabur, maka aku akan kabur sekarang juga. " Ucap nya dengan pelan apalagi ketika mengucapkan kalimat terakhir.

Suara nya hampir tidak terdengar bahkan untuk A Xiang yang berdiri di sebelah nya. Hanya dia yang tahu dengan jelas apa maksud dari kata kata nya tadi.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!