NovelToon NovelToon

THE STRONGEST USELESS GOD

chapter 01

Di sebuah tempat tepatnya di sebuah atap gedung terdapat 3 orang dengan 2 pria dan 1 wanita, dimana keadaan salah satu pria terlihat sangat buruk dengan pisau menancap di dadanya

"B*jingan apa yang kau lakukan padaku, aku ini calon suamimu kenapa kau melakukan ini padaku" tanya pria yang tertancap pisau di dadanya

"Calon suami? apa kau pernah memperhatikan aku yang merupakan calon istrimu? apa kau pernah membahagiakan aku yang akan menikah denganmu? jawabannya tidak, kau selalu sibuk dengan pekerjaanmu dan tidak pernah peduli padaku meskipun kita akan menikah" ucap wanita yang merupakan calon istrinya

"Apa maksudmu? bukankah aku sudah mengirimkan banyak hadiah sebagai permintaan maafku karena tidak bisa bersamamu, bahkan aku sudah membeli rumah yang kau inginkan untuk tempat tinggal kita nantinya" ucap pria itu dengan ekspresi terkejut

"Apa? apa yang kau katakan itu, kapan kau memberiku semua itu yang ada malah kekasihku yang memberikan itu padaku" ucap wanita itu lalu memeluk pria lainnya yang sedari tadi hanya diam dan tersenyum penuh arti

"B*jingan kau Alex, bukankah aku menyuruhmu memberikan hadiah untuknya dan memberikan kunci rumah itu padanya tapi kenapa dia mengatakan kalau kau yang memberikannya" teriak pria itu

"He hehe hehehe hahahahahaha, dasar kau bodoh bukankah sudah jelas karena aku tidak menyukaimu Drago" kata pria yang di panggil Alex

"Kau selalu mendapat pujian dari ketua, kau mendapatkan banyak harta dari misimu, kau mendapatkan wanita yang cantik sebagai kekasihmu bukankah itu sudah cukup untuk membuatku muak padamu" lanjutnya

"Begitukah, kau merupakan adikku meskipun bukan adik kandungku kita hidup bersama dari kita masih kecil tapi kau melakukan ini hanya karena kau tidak iri padaku" ucap Drago dengan ekspresi suram

Sedangkan sang wanita hanya diam dengan air mata mengalir mendengar semua yang di ucapkan Alex dan Drago, dia tidak menyangka bahwa selama ini Alex membohonginya

"Yah mungkin ini salahku karena tidak bisa memberikan yang terbaik padamu, aku merasa gagal sebagai seorang kakak" ucap Drago lalu mendekati Alex sambil menahan sakit

"Apa yang ingin kau lakukan, mundur jangan mendekat atau akan kutembak kau" ucap Alex yang telah memegang pistol saat melihat Drago mendekatinya, meskipun Drago terluka dia tahu Drago masih sanggup membunuhnya dengan mudah

"Mundur" teriak Alex, lalu...

Bang...

Suara tembakan terdengar sangat keras dan mengarah langsung ke dada Drago, meskipun ekspresinya kesakitan dengan pisau dan peluru di dadanya tapi Drago tetap berjalan ke arah Alex dengan sisa tenaganya

"Maafkan aku" ucap Drago yang telah memeluk Alex setelah berjuang untuk berjalan kearahnya dengan sisa tenaganya, setelah mengucapkan itu Drago yang di kenal sebagai "DESTROYER" di dunia tentara bayaran menghembuskan nafas terakhirnya di tangan adik dan calon istrinya sendiri

"A-apa yang telah kulakukan, kakak bangunlah hei bangunlah kakak" ucap Alex yang segera mendapatkan sebuah penyesalan karena sebuah rasa iri dia sampai membunuh seseorang yang dia anggap sebagai kakak yang selalu bersamanya dan selalu melindunginya

"Maafkan aku maafkan aku maafkan aku" ucap wanita itu dengan air mata yang mengalir deras setelah mengetahui segalanya bahwa dia salah paham dan membunuh calon suami yang ternyata sangat pengertian padanya

(Sudah sudah malah nangis)

.

.

.

Di sebuah tempat yang hanya terdapat warna putih, melayang sebuah bola berwarna emas dimana bola emas itu melayang kesana kemari seperti mencari sesuatu

"Dimana ini, kenapa semuanya warna putih" ucap bola emas itu yang tidak lain adalah jiwa dari Drago

"Apa mungkin ini surga atau tempat orang akan bereinkarnasi seperti yang ada di anime, komik atau novel dimana sebuah jiwa akan bereinkarnasi di dunia lain" lanjutnya

"Hehehe kalau begitu bukankah aku akan bereinkarnasi juga, apakah ini waktunya aku mendapatkan kekuatan op atau mendapatkan banyak harem" ucap Drago dengan semangat

"Hehehehe, kurasa ini akan menyenangkan..."

Tiba-tiba...

Jderrr..

Sebuah petir tiba-tiba menyambarnya setelah dia memikirkan sesuatu yang kotor tentang banyaknya harem yang akan dia dapatkan

"Uhuk uhuk apa-apaan itu, bahkan aku yang tidak punya tubuh bisa di sambar petir" teriak Drago

"Apa Dewa/Dewi bercanda denganku" lanjutnya

"Dasar mesum, menjijikkan, buaya, b*jingan" teriak seseorang yang terdengar seperti seorang wanita

"Siapa, siapa yang menghinaku itu keluarlah" ucap Drago

"Kenapa kalau aku menghinamu, apa yang bisa kau lakukan padaku" ucap seorang wanita yang tiba-tiba muncul, wanita itu memiliki penampilan yang sangat cantik, rambut pirang bergelombang yang panjang sampai pinggang, mata biru kehitaman yang sangat indah, kulit putih bersih dengan tubuh yang berisi dan sangat menggoda

(anggap aja gini)

"K-kau, siapa kau" tanya Drago, meskipun dia sempat terpesona tapi dia yakin kalau wanita didepannya adalah pelaku dari dirinya tersambar petir tadi

"Aku Selina, seorang dewi" ucap Dewi Selina

"D-dewi" ucap Drago dengan nyali menciut

"Kenapa? apa yang akan kau lakukan padaku hah" tanya Dewi Selina dengan ekspresi seram

"T-tidak ada, maafkan aku" ucap Drago

"Hmph, dasar pria menjijikkan yang taunya hanya bersenang-senang dengan wanita" ucap Dewi Selina

'Apa maksudnya itu, bahkan aku tidak pernah menyentuh seorang wanita meskipun aku mempunyai calon istri tapi dia malah membunuhku' batin Drago

"Iya iya aku tahu hidupmu sangat menyedihkan, punya kekasih tapi malah jadi orang yang membunuhmu" ucap Dewi Selina

"Dasar pria menyedihkan" ejeknya

"Ugh, tolong jangan baca pikiranku" ucap Drago

"Haiss sudah-sudah kembali ke urusan kita, apa kau mau dihidupkan kembali di dunia lain" tanya Dewi Selina

"Aku mau" ucap Drago dengan cepat

"Cepat sekali, pasti karena kau memikirkan harem kan dasar pria menjijikkan" ucap Dewi Selina

"Tapi biarlah, aku akan memberimu 3 permintaan sebagai bonus agar kau bisa bertahan di dunia barumu" lanjutnya

"Hanya 3 saja" tanya Drago

"Apa? apa kau tidak mau, kalau tidak mau aku akan membatalkannya" ancam Dewi Selina

"Tidak-tidak jangan batalkan itu" ucap Drago

"Lalu cepatlah, aku masih punya banyak pekerjaan" ucap Dewi Selina

"Baiklah yang pertama aku ingin skill creator yang dapat membuat apapun termasuk sebuah skill tanpa batas, yang kedua aku ingin energiku tak terbatas dan terakhir aku ingin membuat tubuh baru karena aku tidak mau memakai tubuh lamaku didunia baru meskipun aku menyukai tubuh lamaku" ucap Drago dengan tidak tahu malu

"DASAR B*JINGAN, APA-APAAN PERMINTAANMU ITU HAAAA" teriak Dewi Selina

"Eh, apakah tidak bisa" tanya Drago dengan santainya

'Sabar sabar, bukankah Dewa tertinggi hanya memintaku melakukan sesuatu sesuai perintahnya' batin Dewi Selina

"Baiklah, aku akan mengabulkannya tapi ada syaratnya" ucap Dewi Selina

"Benarkah, hehe akhirnya kekuatan op ada ditanganku" ucap Drago

"Tapi apa syaratnya" tanya Drago

"Syaratnya adalah meskipun kau punya kekuatan yang sangat sangat besar kau akan tetap berada di level terbawah atau level 1, jadi meskipun kau kuat kau akan dianggap lemah oleh orang lain baik di dunia yang akan kau tempati saat ini ataupun dunia lainnya yang mungkin akan kau kunjungi" jelas Dewi Selina

"Hmm baiklah kalau begitu, meskipun agak mengecewakan tapi biarlah toh aku tetap kuat" ucap Drago

"Baiklah aku akan memberikan permintaanmu itu, dan untuk tubuh kau buat saja sendiri" ucap Dewi Selina lalu sebuah cahaya emas kecil sebesar kelereng muncul dari ujung jarinya dimana cahaya itu langsung melesat ke arah Drago

"Ugh apa ini, kenapa aku seperti mendapatkan sesuatu yang sangat kuat" ucap Drago bingung

"Itu skill dan energi yang kau minta tadi, kau bisa menciptakan tubuh baru dengan skillmu itu jadi aku akan pergi dulu" ucap Dewi Selina

"Setelah kau selesai katakan saja bahwa kau siap dan kau akan berpindah dunia" lanjutnya lalu dia menghilang dari tempatnya

"Hehehe, akhirnya aku bisa membuat tubuh baru" ucap Drago

"Dan juga kekuatan op, hehehehe aku akan menjadi yang terkuat diantara yang terkuat" lanjutnya dengan semangat

"Baiklah saatnya membuat tubuh baru" ucap Drago lalu dia membayangkan sebuah tubuh yang akan dia pakai nanti

Lalu muncullah sebuah tubuh pemuda yang sangat tampan dengan rambut panjang sampai lutut berwarna perak, mata ungu keperakan layaknya permata, kulit putih bersih dan tubuh yang sangat sempurna seolah di pahat langsung oleh sang dewa

(anggap kaya gini aja)

Lalu Drago yang berupa jiwa langsung masuk kedalam tubuh itu, dan setelah itu...

"Hahahaha akhirnya aku mempunyai tubuh yang sangat kuat ahahahaha" ucap Drago sambil tertawa senang

"Eternal god body, dimana tubuh ini merupakan tubuh terkuat yang pernah ada di semesta ditambah tubuh ini adalah satu-satunya hehehe" lanjutnya (kok tau kalo itu terkuat di semesta, sok tau amat)

Lalu matanya yang awalnya berwarna ungu keperakan berubah menjadi hitam pekat dengan pupil berbentuk yin yang di mata kirinya dan mata kanannya berubah menjadi hitam pekat layaknya kekosongan

"Yin yang eye yang mempunyai kemampuan memutar balikkan segalanya di dunia ini dan void eye dimana kemampuannya adalah menghilangkan segalanya yang kuinginkan" ucap Drago

"Hehehe dengan tubuh terkuat, mata yang hanya ada satu di semesta ini, skill creation tanpa batasan, energi tanpa batas ditambah pengetahuanku tentang item dan skill dari anime, komik dan novel dari dunia lamaku sudah pasti aku akan menjadi yang terkuat diantara yang terkuat hahahaha" lanjutnya

"Kalau ada yang bilang terlalu kuat akan membosankan, siapa yang peduli dengan itu karena dengan kekuatan kau akan dapat melakukan apapun" ucap Drago

"Hidup santai akan dapat kujalani dengan kekuatan ini, aku sudah lelah menjadi tentara bayaran yang membunuh adalah keseharian yang harus kujalani sejak aku masih berumur 5 tahun" lanjutnya

"Baiklah, aku siap" ucap Drago lalu tiba-tiba tubuhnya bersinar dan dia menghilang dari tempatnya

Setelah Drago menghilang Dewi Selina yang telah pergi Kembali lagi ke tempat dia dan Drago berbicara

"Haihh hidupnya sangat menyedihkan, orang tuanya meninggal saat dia berusia 4 tahun karena di bunuh suatu organisasi dan dia di asuh oleh sahabat orang tuanya yang merupakan ketua dari organisasi tentara bayaran" ucap Dewi Selina

"Dia dilatih dengan sangat keras oleh ayah angkatnya yang merupakan ketua tentara bayaran selama 5 tahun di medan perang sejak dia usia 5 tahun dia memulai debut sebagai tentara bayaran saat usianya 10 tahun, dia selalu membunuh dan membunuh siapa saja yang merupakan targetnya sejak dia masih kecil bahkan dia melenyapkan organisasi yang membunuh orang tuanya sendirian meskipun organisasi itu memiliki ribuan anggota, sampai dia akhirnya mati saat usianya 25 tahun di tangan kekasih dan adiknya haiss benar-benar menyedihkan" lanjutnya

"Yah biarlah, kuharap dia bisa hidup dengan normal di dunia barunya nanti" ucap Dewi Selina

"Meskipun itu tidak mungkin" lanjutnya yang tersenyum penuh arti

"Hiduplah sesuai keinginanmu Drago atau haruskah kupanggil Fellix Hanagi" ucap Dewi Selina lalu menghilang dari tempatnya

.

.

.

(Maaf banget buat para pembaca yang menunggu novel otherworldly system update karena kejadian thor sakit dan masuk rumah sakit selama hampir setengah bulan penuh thor jadi lupa gimana alurnya jadi thor buat novel baru sebagai penggantinya

Yah semoga ini bisa menggantikan novel thor yang satunya dan semoga kalian suka oke)

chapter 02-AZTER WORLD

Brukkk...

"B*ngsat, apa-apaan ini kenapa aku terjatuh dari atas sana" ucap Drago yang tiba-tiba terjatuh dari atas langit

"Haiss ini pasti ulah Dewi itu" lanjutnya

Lalu Drago berdiri dari tempatnya jatuh yang meninggalkan sebuah lubang cukup besar

"Untung saja aku punya tubuh terkuat, kalau tidak aku akan jadi perkedel daging kan gak lucu ya kan" ucap Drago

"Tapi dimana ini, kenapa aku seperti di tengah-tengah tempat latihan" lanjutnya bingung

"Siapa kau, apa yang kau lakukan disini" tanya seseorang di belakang Drago dengan suara yang terdengar marah

"Hmm, kau siapa" tanya Drago

"Hei jawab dulu pertanyaanku baru bertanya" ucap seseorang itu yang ternyata adalah seorang wanita yang sangat cantik dengan rambut panjang berwarna pirang, mata berwarna emas, kulit putih bersih dan tubuh yang sangat menggoda bagi para pria

"Ohh aku Hanagi Fellix (namanya Fellix marganya Hanagi, bener kan ya), salam kenal" ucap Fellix sambil tersenyum, Fellix menyebutkan nama aslinya karena Drago adalah nama yang diberikan ayah angkatnya saat di dunia tentara bayaran

(Kalau ada yang nanya apakah Fellix pake baju, ya dia pake karena saat di menciptakan tubuh sudah lengkap dengan bajunya)

Bluss..

Wanita itu terkejut dan wajahnya memerah melihat senyum Fellix, jelas saja wanita itu akan bereaksi seperti itu karena Fellix adalah pemuda yang sangat tampat setelah dia memakai tubuh barunya ditambah efek charm yang sudah berada di tingkat maksimal

"L-lalu apa y-yang kau lakukan disini" ucap wanita itu terbata-bata karena gugup setelah melihat senyuman Fellix meskipun awalnya dia marah

"Ahh tadi aku bertarung dengan seseorang dan terlempar sampai disini, kalau boleh tahu dimana ini" tanya Fellix

"Ohh begitukah, aku mengerti" ucap wanita itu, kenapa dia tidak terkejut? Karena sudah biasa bagi seseorang bertarung karena ini dunia sihir

"Kau berada di rumahku tepatnya di tempat latihan milikku, saat aku berlatih tiba-tiba kau jatuh dari atas" jelas wanita itu

"Maafkan aku" ucap Fellix sambil menunduk sedikit, meskipun Fellix kuat tapi dia tidak mau terlalu menunjukkan kekuatannya pada sembarang orang karena dia hanya ingin hidup santai kaya di pantai kecuali jika ada keadaan yang memaksanya mengeluarkan kekuatannya

"Ahh tidak tidak jangan pikirkan itu, yang penting kau baik-baik saja" ucap wanita itu

"Aku sampai lupa mengenalkan diriku, namaku Maya de Raise seorang kapten di kerajaan Emerald" ucap Maya sambil menunduk dengan anggun

"Ahh aku mengerti, aku Hanagi Fellix seorang pengembara" ucap Fellix memperkenalkan diri lagi dan juga menunduk dengan sopan

"Aku tidak pernah mendengar nama seperti namamu, kalau boleh tahu kau berasal dari mana" tanya Maya

"Aku tidak tahu, karena dari kecil aku selalu berpindah-pindah tempat dan sejak usiaku 4 tahun aku selalu sendirian setelah kedua orangtuaku meninggal" jelas Fellix

"Maafkan aku" ucap Maya yang merasa bersalah karena menanyakan sesuatu yang sensitif

"Hahaha jangan di pikirkan aku juga sudah terbiasa" ucap Fellix

"Lalu kau akan kemana setelah ini" tanya Maya

"Aku tidak tahu, mungkin aku akan berjalan lagi sesuai keinginan hatiku" jawab Fellix

"Emm, a-apa kau mau t-tinggal di r-rumahku" ucap Maya yang gugup karena ini pertama kalinya dia meminta seorang pria untuk tinggal di tempatnya, meskipun dia di lamar banyak pria untuk di jadikan istri bahkan pangeran kerajaan tertarik padanya tapi dia selalu menolak karena merasa tidak cocok dengan mereka namun berbeda dengan Fellix dimana dia merasa jantungnya berdetak sangat kencang saat bersamanya

"Eh apakah boleh, apa kau tidak takut aku akan memakanmu karena kau cantik" tanya Fellix sambil menggodanya

"T-tidak apa-apa lagian aku yang memintamu tinggal disini, dan j-jika kau mau kau boleh m-memakanku" ucap Maya dengan sangat pelan di akhir kalimatnya

'Apa yang dipikirkan wanita ini, apa dia sudah jatuh cinta padaku yang baru di temuinya beberapa menit lalu' batin Fellix

"Tidak tidak tidak, aku hanya bercanda dan mana mungkin aku melakukan itu pada orang yang baru kutemui" ucap Fellix

"Aku tidak keberatan jika itu kau yang melakukannya" gumam Maya

'Ugh gadis ini sudah gila aku masih berusia 17 tahun dengan tubuhku yang baru ini karena aku membuatnya lebih muda, meskipun sebenarnya usiaku 25 tahun sih meskipun begitu aku tidak mau melakukan itu pada orang baru kutemui' batin Fellix

"Ehem apa kau tinggal sendirian disini" tanya Fellix mengalihkan pembicaraan

"Enn aku tinggal sendirian karena orang tuaku berada di kerajaan sedangkan aku lebih suka hidup mandiri" jawab Maya

"Hmm hmm aku mengerti" ucap Fellix sambil mengangguk paham

"Baiklah ayo masuk" ajak Maya sambil menarik tangan Fellix

'Aku akan berusaha mendapatkannya' batin Maya

Setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka sampai di sebuah rumah atau mansion yang sangat indah meskipun ukurannya kecil namun halamannya sangat luas, bahkan tempat berlatih milik Maya dimana Fellix jatuh tadi letaknya sangat jauh dari mansionnya

"Hmm kenapa rumahmu terlihat sederhana namun halamannya sangat luas bahkan tempat latihanmu sangat jauh" tanya Fellix yang kebingungan

"Ohh itu karena aku tinggal sendirian makanya aku buat sederhana saja dan halamannya luas karena aku tidak mau rumahku hancur saat aku berlatih" jawab Maya

'Hancur? apa yang dilakukannya sampai membuat rumahnya hancur' batin Fellix

"Memangnya apa yang biasanya kau lakukan saat berlatih sampai-sampai bisa menghancurkan rumahmu" tanya Fellix penuh tanda tanya

"Ohh aku hanya berlatih menggunakan tunggangan ku yang sangat besar, karena itulah aku membuat halamannya sangat luas" jawab Maya

"Tunggangan? memangnya seperti apa tunggangan milikmu itu" tanya Fellix

"Apa kau mau melihatnya" tanya Maya

"Kalau boleh sih" jawab Fellix

"Baiklah ayo ikut aku" ajak Maya

Lalu Fellix di ajak Maya memasuki ruangan bawah tanah yang sangat besar dimana Fellix melihat sesuatu yang membuatnya sangat terkejut

'Sepeda motor, mobil dan pistol bukannya ini barang-barang dari duniaku' batin Fellix dengan ekspresi terkejut

'Apa-apaan ini, meskipun semua barang disini memiliki model yang terlihat ketinggalan zaman namun ini masih tetap barang yang kukenal, apakah ini dunia modern seperti duniaku tapi kenapa ada kerajaan dan kekuatan magis di dunia ini' lanjutnya

Lalu tibalah Fellix di sebuah ruangan yang tertutup pintu besi yang sangat besar

"Inilah tempatnya, ayo masuk" ajak Maya lalu dia membuka pintu itu setelah melakukan pemindaian untuk membukanya

"Ini..ini.. apa ini nyata, bukankah ini mecha" ucap Fellix yang sangat-sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya

"Mecha, ini tunggangan ku Aldios sebuah neobot yang khusus di buat oleh keluargaku untukku" ucap Maya

"Neobot? apakah ini disebut neobot" tanya Fellix sambil menunjuk mecha di depannya

"Ya itu di sebut neobot, dan di setiap kerajaan memiliki neobot sendiri-sendiri dan memiliki desain berbeda sesuai kerajaannya" jawab Maya

"Dan juga tidak semua bisa menggunakan neobot karena hanya orang-orang terpilih saja yang bisa menggunakannya, jadi kebanyakan orang yang bisa memakai neobot akan sangat terkenal dan di segani namun dalam segi kekuatan pribadi tanpa neobot pengguna neobot masih jauh lebih lemah dari mereka yang menggunakan sihir dan kemampuan berpedang" lanjutnya

"Begitu ya, apa tidak ada yang mempunyai kekuatan tempur baik dengan maupun tanpa neobot kekuatannya tetap kuat" tanya Fellix

"Selama ini hanya 4 orang pengguna neobot yang punya kekuatan sangat hebat meskipun tanpa neobotnya, mereka adalah putri kerajaan Amethyst, pangeran kerajaan Aquamarine, putri kerajaan Pirus, dan ratu kerajaan Topaz" jelas Maya

"Begitu ya, aku mengerti" ucap Fellix

"Tapi hehe haha hahahaha ini dunia yang hebat, dengan sihir dan mecha bukankah ini impian setiap pria hahaha" teriak Fellix dengan tawa yang sangat keras

'Apa yang diucapkannya, apakah dia menjadi gila karena melihat neobot milikku' batin Maya

'Meskipun dia gila aku tidak masalah selama dia menjadi milikku hehe' lanjutnya

(Njir kok ngeri ya)

"Hufftt tenanglah Fellix, aku sudah punya kekuatan op dan aku bisa membuat sebuah mecha yang sangat kuat dan pesawat tempur khusus milikku sendiri" gumam Fellix

"Hehehe aku akan mengelilingi dunia ini, hidup santai dan mendapatkan istri cantik untuk melengkapi hidupku" lanjutnya

"Apa yang kau gumamkan" tanya Maya

"Ahh tidak ada aku hanya terkejut melihat neobot ini, setelah melihatnya aku jadi ingin mempunyai neobot juga" jawab Fellix

"Emm kau boleh memakai milikku, lagipula semua yang ku punya juga milikmu setelah kita menikah" ucap maya dengan pelan di akhir kalimatnya

"Uhuk uhuk uhuk" Fellix yang mendengar itu menjadi tersedak karena terkejut

'Apa maksudnya itu, kenapa kita yang baru bertemu dan sudah sampai acara menikah' batin Fellix

"Kau tidak apa-apa" tanya Maya

"Ahh tidak tidak, aku hanya haus dan akhirnya batuk" jawab Fellix asal meskipun dia tidak akan lapar, haus atau lelah dengan energi tak terbatas dan tubuhnya yang merupakan tubuh terkuat

"Kalau begitu ayo kita masuk kerumah sekalian kita makan dan kau juga harus istirahat karena kau habis bertarung sampai terlempar seperti itu" ucap Maya

"Baiklah" jawab Fellix lalu mengikuti Maya keluar dari ruangan itu dan menuju rumahnya

.

.

.

Sedikit pengenalan saja...

Dunia tempat Fellix berada namanya dunia AZTER, dunia itu dibagi beberapa wilayah kerajaan diantaranya:

Kerajaan manusia di bagi menjadi 3 yaitu:

-Kerajaan Amethyst

-Kerajaan Emerald

-Kerajaan Garnet

Kerajaan binatang di bagi menjadi 2:

-Kerajaan Aquamarine

-Kerajaan Peridot

Kerajaan elf hanya memiliki 1 kerajaan:

-Kerajaan Pirus

Kerajaan iblis di bagi menjadi 2:

-Kerajaan Opalus

-Kerajaan Topaz

Untuk kota ngk thor kasih jadi hanya ada kerajaan saja tapi tetap ada wilayah untuk masing-masing, misalnya kerajaan Amethyst memiliki 3 wilayah di pimpin oleh si A si B dan si C kayak gitu oke

chapter 03

Setelah keluar dari ruang bawah tanah Fellix lalu mengikuti Maya kerumahnya, hingga beberapa saat kemudian mereka akhirnya sampai di sebuah rumah yang sangat indah meskipun terlihat sederhana

"Apakah kau mau langsung makan, atau kau mandi dulu, atau mungkin mau diriku" ucap Maya sambil tersenyum

"Ehem aku mau mandi saja" ucap Fellix cepat

'Gadis ini semakin berani menggodaku' batin Fellix

"Emm baiklah" ucap Maya dengan ekspresi kecewa namun Fellix membiarkannya karena ini bukan waktunya untuk itu

Lalu Maya pergi untuk membuat makanan

'Aku harus manutup pintunya sebelum dia menerobos masuk' batin Fellix yang takut Maya masuk kedalam saat dia sedang mandi

Lalu 15 kemudian Fellix selesai mandi dan mengganti pakaiannya dengan kaos hitam polos dan celana pendek hitam yang awalnya dia memakai baju putih dan celana putih (kan habis mati jadi kaya di film-film pakaiannya serba putih hehe)

Saat keluar dari kamar mandi dia bisa mencium aroma makanan yang sangat harum dari arah tempat makan

'Ternyata dia bisa melakukan banyak hal juga' batin fellix kagum

"Ahh kau sudah selesai, mari makan" ajak Maya setelah melihat Fellix berjalan mendekati meja makan

"Enn" jawab Fellix singkat

Lalu Fellix duduk berhadapan dengan Maya dan mereka makan dengan diam karena aturan para bangsawan memang seperti itu

"Apakah enak" tanya Maya setelah selesai makan

"Enn, kurasa kau cocok sebagai istri" jawab Fellix sambil tersenyum

Bluss...

'I-istri, dia bilang aku c-cocok sebagai i-istri' batin Maya dengan wajah sangat merah dan asap mengepul di atas kepalanya

'Haiss gadis ini' batin Fellix

"Aku akan berusaha" ucap Maya tiba-tiba

"Eh apa" tanya Fellix

"Tidak ada" jawab Maya

"Mari istirahat, sudah malam juga" ucap Maya

(Kok malam? yah karena Fellix jatuhnya sore-sore dan keliling ruang bawah tanah sampai rumah akhirnya malam deh)

"Baiklah aku akan istirahat dulu oke, selamat malam" ucap Fellix lalu beranjak pergi untuk istirahat, karena Maya sudah menunjukkan kamarnya jadi dia mudah menemukan tempat dia istirahat

"Ya selamat malam" ucap Maya

.

.

.

Pagi hari di sebuah kamar terdapat seorang pemuda yang sedang tertidur nyenyak, setelah beberapa saat pemuda itu terlihat akan membuka matanya

"Hoaammm nyenyak sekali tidurku, sudah lama aku tidak tidur nyenyak seperti ini meskipun aku sekarang Dewa yang tidak butuh tidur dan makan namun aku akan tetap melakukannya" ucap Fellix yang baru saja bangun dan mengingat kenangan masa lalunya, memang sejak dia menjadi tentara bayaran di kehidupan sebelumnya dia tidak bisa beristirahat dengan tenang karena dia selalu mendapatkan tugas setiap saat

"Tapi kenapa tubuhku terasa berat ya" ucap Fellix yang bingung karena setelah bangun tidur dia merasa tubuhnya sangat berat

Lalu Fellix membuka selimut yang menutupi tubuhnya dan betapa terkejutnya dia melihat apa yang berada diatasnya

"Eh anj*ng ada emak-emak gaes" teriak Fellix

Apa yang dia lihat adalah Maya yang tidur diatasnya sambil memeluk tubuhnya

"Apa yang dilakukan gadis ini, tapi bukankah aku sudah mengunci pintunya tadi malam atau aku lupa tidak menguncinya" ucap Fellix

"Haiss sudahlah mari bangunkan kucing ini, hei bangunlah sudah pagi" ucap Fellix sambil menggoyangkan tubuh Maya

"Emm sebentar lagi" ucap Maya yang merasa tidurnya terganggu

"Kalau tidak bangun aku akan menciummu loh" ucap Fellix

"Emm tolong cium aku" ucap Maya sambil tersenyum manis namun masih menutup matanya

"Kau ini, jangan pura-pura tidur" ucap Fellix sambil menarik kedua pipi Maya yang membuat Maya kesakitan

"Cakit cakit, Heyyix Yepaskan Fifihu (Sakit sakit, Fellix lepaskan pipiku)" ucap Maya

"Hehe, rasakan itu" ucap Fellix tersenyum senang melihat pipi Maya yang memerah setelah dia tarik

"Cepat bangun, bukankah kau punya pekerjaan hari ini" ucap Fellix

"Aku hanya akan melapor ke kerajaan saja, setelah itu aku bebas" ucap Maya

"Hmm apa kau bisa mengajakku jalan-jalan kalau kau memang bebas karena aku tidak tahu tentang tempat ini" ucap Fellix

"Baiklah tapi kau harus memberiku hadiah karena kau menarik pipiku hingga merah dan meminta bantuan ku" ucap Maya sambil tersenyum licik

"Hee begitukah, bukankah aku harus menghukummu dulu karena masuk diam-diam ke kamarku dan tidur di atasku sambil memeluk tubuhku" ucap Fellix yang juga tersenyum licik

"Ugh, i-itu tadi malam aku terlalu ngantuk dan akhirnya salah masuk kamar dan tertidur di atas tubuhmu" ucap Maya asal

'Kyaa aku baru ingat kalau aku tidur sambil memeluk tubuhnya yang sangat hangat' batin Maya dengan senyuman dan wajah yang memerah

'Siapa yang percaya ucapanmu itu' batin Fellix

"Baiklah baiklah lakukan sesukamu, lebih baik kau turun dulu dari atasku" ucap Fellix

"Hehe maaf" ucap Maya lalu turun dari atas tubuh Fellix

"Aku akan memasak dulu, kau mandilah lalu ke ruang makan" ucap Maya yang akan pergi namun di hentikan oleh Fellix

"Tunggu" ucap Fellix mengentikan Maya

"Ada apa" ucap Maya yang berhenti dan berbalik melihat Fellix yang berjalan ke arahnya, lalu..

Cupp...

"Terimakasih" ucap Fellix setelah mencium pipi Maya yang membuat Maya terdiam seperti patung di depan pintu

"Itu sebagai hadiah dan permintaan maafku karena sudah menghancurkan tempat latihanmu" gumam Fellix lalu pergi untuk mandi

"Ayah ibu, sepertinya aku akan segera membawa menantu kalian pulang" ucap Maya yang baru tersadar dan segera pergi untuk memasak dengan senyuman indah menghiasi wajahnya

'Hehe dia menciumku dia menciumku, kyaa aku sangat bahagia' batin Maya sambil tersenyum sendiri

15 menit kemudian Fellix selesai mandi dan menuju meja makan untuk makan bersama Maya

"Kenapa kau terlihat begitu senang" tanya Fellix yang melihat Maya tersenyum sendiri sejak dia datang sampai selesai makan

"Hehe tidak ada" ucap Maya

"Aneh sekali" ucap Fellix

"Apa kau mau ikut ke kerajaan" tanya Maya

"Kerajaan? hmm baiklah daripada aku berdiam diri di rumah" ucap Fellix

"Kalau begitu mari berangkat" ajak Maya

"Aku akan ganti baju dulu" ucap Fellix lalu pergi kekamarnya

"Hmm sebaiknya aku membuat beberapa skill dan senjata karena aku tidak mengenal dunia ini" ucap Fellix setelah sampai di kamarnya dan duduk di tepi tempat tidur

-create skill: unlimited power-

-create skill: infinity acceleration-

-create skill: mastery of element-

-create skill: mastery of battle-

-create skill: double thought-

-create skill: adaptation-

-create skill: infinity dimensional storage-

Fellix menciptakan beberapa skill pasif diantaranya:

-Unlimited power (pasif) yang akan membuatnya memiliki kekuatan tak terbatas

-Infinity acceleration (pasif) kemampuan yang membuatnya memiliki kecepatan tak terbatas bahkan sampai layaknya teleportasi

-Mastery of element (pasif) skill yang membuat dia menjadi penguasa elemen/unsur dan dia dapat mengendalikan serta memanipulasi elemen sesukanya, karena tubuhnya bisa memakai semua elemen jadi dia hanya butuh skill untuk menggunakannya

-Mastery of battle (pasif) dimana dia akan memiliki pengetahuan tentang segala jenis pertarungan baik tangan kosong atau senjata termasuk pengetahuan tentang taktik perang, strategi perang dll, meskipun Fellix seorang pembunuh bayaran terlatih namun membunuh target dengan berperang melawan banyak musuh berbeda jadi dia membuat skill ini

-Double thought (pasif) yang membuatnya memiliki pikiran ganda dan akan membuatnya lebih mudah dalam berpikir dan mengambil keputusan

-Adaptation (pasif) yang memungkinkannya untuk beradaptasi dengan berbagai jenis energi (qi, mana, cakra dll) dan juga memungkinkan Fellix beradaptasi dengan berbagai lingkungan yang berbeda

-Infinity dimensional storage (pasif) dimana dia bisa menyimpan apapun didalamnya tidak termasuk makhluk hidup dengan jumlah tak terbatas

"Apa ini sudah cukup ya, atau aku butuh skill lainnya" ucap Fellix berfikir

"Kubuat saja skill absolute yang sangat kuat" ucap Fellix yang sudah memutuskan

-create skill: absolute speech magic-

Fellix membuat sebuah skill yang bisa membuat pengguna melakukan apapun semaunya hanya dengan ucapannya

"Hehe, skill ini sangat kuat" Fellix

"Skill sudah selanjutnya adalah senjata" ucap Fellix

-create item: sniper rifle-

-create item: dual gun-

-create item: dual magic dagger-

Fellix lalu menciptakan sebuah sniper rifle yang mempunyai peluru yang dapat menembus apapun serta 2 buah pistol dengan peluru khusus yang akan meledak jika terkena target ketiga senjata itu memiliki kapasitas peluru tak terbatas karena Fellix memang membuatnya seperti itu, Fellix juga membuat sepasang dagger dengan bilah biru seperti kristal yang memiliki kemampuan untuk memotong apapun yang diinginkan Fellix

"Hmm hmm unstoppable sniper rifle, explosion gun dan magic dagger hehehe selain skill yang kuat senjata kuat juga penting" ucap Fellix lalu menyimpan senjatanya di penyimpanan miliknya

"Sekarang tinggal pakaian" lanjutnya

Fellix lalu menciptakan pakaian yang akan dia pakai untuk pergi bersama Maya dan setelah selesai mengganti pakaiannya dia lalu keluar kamar dan berjalan kearah Maya yang menunggunya di depan rumah

"Maaf aku lama" ucap Fellix meminta maaf

"Dewa" ucap Maya setelah melihat Fellix

"Dewa? siapa" tanya Fellix, meskipun Fellix adalah Dewa tapi dia tidak mengatakan pada siapapun tentang dirinya yang merupakan dewa (kenapa kok bisa jadi dewa? karena tubuh barunya yang merupakan tubuh dewa otomatis dia menjadi dewa apalagi ditambah skill miliknya jadi yah gitulah)

"Eh ah maaf aku hanya terkejut melihat penampilanmu yang sangat tampan" ucap Maya dengan wajah memerah, Maya mengatakan itu bukan tanpa alasan karena karena Fellix terlihat sangat tampan bahkan melebihi Dewa sendiri dengan rambut perak panjang sampai lutut, mata ungu keperakan, kulit putih bersih, tubuh sempurna dengan pakaiannya yang sangat mewah ditambah efek charm miliknya siapa yang tidak menganggapnya seperti Dewa yang turun dari surga

"Enn terimakasih" ucap Fellix dengan rona merah di pipinya, meskipun dia seorang pembunuh dan pernah mempunyai kekasih dia masihlah pria normal yang akan malu saat dipuji seperti itu apalagi oleh wanita cantik

"Hehe, mari pergi" ucap Maya lalu menggandeng tangan Fellix dan berjalan bersama untuk menuju kerajaan, sedangkan Fellix hanya tersenyum dan membiarkan Maya menggandengnya karena itu tidak membuatnya rugi sedikitpun malah dia mendapat untung karena merasakan sesuatu yang lembut di tangannya (kyaa Fellix mesum, cih najis hehe)

.

.

.

(snipernya kaya gini)

(pistolnya kaya gini)

(daggernya anggep aja gini)

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!