NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: tamat
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius / Tamat
Popularitas:382.8k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanya

Huh... Huh...

"Sebenarnya siapa mereka? Kenapa tiba-tiba kita diserang banyak orang? Apa ini orang sama yang kita amankan itu? Yang menargetkan Mika," ucap Reska yang kini tengah berbaring di depan supermarket bersama El.

Pertarungan ini sangat mengejutkan dan melelahkan bagi Reska. Terlebih dia yang tak terlalu jago beladiri. Tanpa dijelaskan pun, lawan mereka tadi sangat jago beladiri dan fisiknya begitu terlatih. Dia dan El sampai kuwalahan dengan wajah babak belur karena beberapa kali kena pukulan. Sedangkan Axel, hanya ada sedikit luka pada wajahnya karena memang dia punya basic beladiri. Axel menyandarkan badannya di kursi.

Beruntung Reska dan El tadi dibantu oleh Callie juga Ralia. Walaupun dua perempuan berbeda usia itu hanya menembak dengan pistol dan menggunakan alat-alat entah apa namanya. Nafas Reska dan El masih tersengal walaupun keduanya sudah istirahat cukup lama. Orang-orang yang melawan mereka sudah dibawa oleh Kara dan pengawal keluarga Roberto.

"Nona kecil, target sudah ada di tempat seperti biasa. Kami akan melaporkan ini pada..."

"Ndak usah, bial Callie saja yang maju." ucap Callie menyela ucapan Kara yang baru saja datang.

"Sama Mika yang mengurus," tambah Mika yang tentu saja takkan melewati ini semua.

"Baik, tapi harus pakai pengawalan dan Nona wajib jujur pada kami jika mau pergi. Sekali pun itu ke minimarket, Nona harus dengan pengawal." ucap Kara dengan tegas.

"Ndak usah, Callie ba..."

Tidak bisa, Callie. Papa tidak akan pernah mengijinkanmu keluar rumah tanpa pengawal lagi,

Papa untung...

Saat Callie ingin membantah ucapan Kara, tiba-tiba saja Lucky dan Ronand datang. Tatapan wajah keduanya sangat tajam, tapi menyiratkan kekhawatiran yang besar. Lucky sangat kesal dengan anaknya itu yang pintar sekali membuat alasan agar tidak dikawal pengawal. Beruntung tadi Ralia mengikuti dan mereka tidak jauh dari rumah. Jika jauh dari rumah, Lucky tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada anaknya itu.

"Itu Tuan Ronand yang dokter bedah genius dan pewaris perusahaan robot keluarga Roberto kan?" bisik El pada Reska yang sudah duduk di sampingnya. Mereka langsung menegakkan badannya saat melihat kedatangan Lucky dan Ronand.

"Iya," jawab Reska dengan pelan.

"Sebenarnya siapa Mika? Kenapa tadi ada pengawal banyak sekali yang menyelamatkan mereka? Sekarang ada Tuan Ronand yang terkenal akan kegeniusannya itu," gumam Axel yang sedari tadi diam.

"Mereka siapanya si Mika?" tanya El lagi tapi dijawab kedikan bahu oleh Reska. Biar lah nanti Mika yang menjelaskan sendiri siapa orang-orang ini.

"Ndak lho, Callie ndak luka kok. Aman... Tangan dan kaki Callie masih ada dua. Matanya masih di tempatnya, telus..."

Ihhhh...

Lucky gemas sendiri dengan celotehan anaknya itu kemudian menggendongnya. Lucky menciumi pipi Callie dengan gemas untuk menyalurkan kecemasannya. Sungguh dia tak bisa membayangkan bagaimana hancurnya dia dan Rachel kalau terjadi sesuatu dengan Callie. Sedangkan Callie yang dikhawatirkan malah santai dan terkesan biasa saja.

"Sudah ayo pulang. Tidak ada pergi kalau tanpa pengawal. Jika sampai kejadian ini terulang lagi, Papa akan borgol itu kaki kalian biar tidak bisa pergi." ucap Ronand dengan ancamannya.

"Woah... Kita bukan olang jahat, ndak usah bolgol-bolgol dong." seru Callie menolak ancaman dari Ronand.

"Ini juga bocah kok ngeyel banget sih,"

Hahaha...

"Ajak temanmu itu ke rumah, Mika. Obati lukanya," suruhnya pada Mika.

"A..."

Nggak perlu, Mika. Kita pulang aja, bisa diobati di rumah.

Ronand meminta Mika agar mengajak El, Reska, dan Axel ke rumah untuk diobati lukanya. Namun Axel langsung menolaknya. Axel tampak segan berhadapan dengan orang-orang berkuasa seperti ini. Apalagi dia yang hanya orang biasa dan bukan siapa-siapa. Jika memang Mika adalah salah satu keturunan keluarga Roberto, sepertinya mereka lebih memilih untuk sedikit jaga jarak.

"Kalian harus tetap ikut. Saya yang memaksa. Kami akan bertanggungjawab tentang luka kalian itu. Bagaimana pun juga, luka itu karena membantu anakku." ucap Lucky pada ketiga orang di sana. Mereka saling tatap seakan sedang berdiskusi.

"Ikut atau saya minta pengawal untuk seret ka..."

"Ikut saja daripada macannya ngamuk," sela Lucky yang tak ingin Ronand malah marah pada ketiga teman Mika.

Ah... Baik lah,

Uncle Onand, Om Zion gimana?

Nanti kita urus. Sudah aman di tangan pengawal,

Reska, lo tahu tentang ini kan?

Hehehe...

***

"Ini kenapa?" seru Janice yang melihat tiga orang laki-laki terluka. Tak lupa dengan Mika yang ada sedikit darah pada telapak tangannya.

Janice terkejut melihat tiga laki-laki yang pernah dilihatnya di SMA Genta Bumi itu babak belur. Terutama saat melihat wajah El dan Reska. Janice melihat Mika yang telapak tangannya memerah dan ada bercak darah juga. Janice yakin kalau pasti ada suatu kejadian yang membuat mereka seperti ini. Apalagi melihat Lucky dan Ronand yang wajahnya begitu tegang.

Berbeda dengan Ralia dan Callie yang malah asyik makan permen lolipop. Tampak sekali keduanya tidak peduli dengan ketegangan yang terjadi. Lucky segera membawa Callie duduk di ruang tamu. Kejadian hari ini masih dirahasiakan pada keluarga. Walaupun tadi banyak pengawal yang pergi, tapi Janice dan Rachel tidak curiga.

"Biasa, anak muda." ucap Mika dengan santainya.

"Tawuran?" seru Janice menebak apa yang dimaksud oleh Mika.

"Enggak, Ma. Bantu orang yang dikeroyok," ucap Mika membuat alasan berbohong. Sedangkan El, Reska, dan Axel tampak terdiam. El dan Axel begitu terkejut melihat rumah dari keluarga Roberto. Apalagi melihat figura foto yang ada di ruang tamu.

"Ternyata beneran si Mika itu salah satu anggota dari keluarga Roberto," gumam El sambil bergidik ngeri.

"Pantas saja tadi ada banyak pengawal keluarga Roberto," ucap Axel dengan pelan.

Axel menghela nafasnya pelan saat mengetahui kenyataan ini. Sudah sepantasnya jika ada kejadian seperti ini. Keluarga Roberto banyak diincar oleh lawan bisnis yang ingin menghancurkan perusahaan mereka. Namun yang tak mereka ketahui, itu bukan musuh atau lawan bisnis. Melainkan dari kerabat keluarga sendiri yang menginginkan warisan agar mereka kecipratan kekayaan keluarga Roberto.

"Ada yang bohong oyyyy..."

"Nanti hidungnya bolong," seru Callie sambil mendendangkan sesuatu dengan nada.

"Kalau nggak bolong ya ndak bisa nafas toh, Callie." Ralia gereget mendengar ucapan dari Callie.

Nah itu tahu...

Ada-ada aja sih,

"Kalian duduk dulu, biar nanti diambilkan obat untuk wajah kalian itu." ucap Janice meminta ketiganya agar duduk di ruang tamu.

Bawakan plastik klesek juga, Tante sonice. Telutama buat Kak leska itu,

Khawatilnya dia mau opelasi plastik kalena mukanya bonyok. Lepot nanti kalau dia ndak punya plastik di lumah,

Eh...

Hahaha...

1
Atiek Endang Mintarti
seru
kocak

gak mau brenti bacanya sambil ngakak
Atiek Endang Mintarti
🤣🤣🤣
Nur baity Al hanan ♍
aduh sakit perut woyyyy
ngabrut mulu dah dari tadi.... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wahyu Purwati
buat ceritanya Arthur ya thor
Ita Xiaomi
Keren ceritanya. Selalu ada bocil cadel yg cerdas. Salut ama Kenan yg menyadari kesalahannya. Selamat utk Mika dan Axel. Reska dan El tetaplah menjd baik. Tq ceritanya Kk. Semangat berkarya. Berkah&Sukses selalu.
Ita Xiaomi
Tq Kk ceritanya. Semangat berkarya. Berkah&Sukses selalu.
Herlina Rahman
aku baca dari awal sampai akhir thor seru soalnya apalagi kalo anak kecil ngomong nya cadel greget aku
Sani Srimulyani
kita mh tim baca sampe akhir dong ....
Rani R.I
sehat selalu thourr,, semoga slalu dlm lindungan Allah SWT,,dan semua rencana,, rezeki othor slalu lancar dan di permudah kan oleh Allah SWT Aamiiin 🤲🤲🤲🤲💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰
Rani R.I
tetap semangat thourr,,, cerita nya sgttt bagus dan kerenn,,, jgn bilang yg terakhir donk thourr,,, adaa kan cerita Arthur,, ralia juga donk thourr,, adaa kan acara nikahan mika sama Axel yea thourr Plss 🙏💪🫰🥰🥰🥰🥰
Kholifah Tiara
bagus
Rai Gojess
aku baca sampai akhir thor, bagi hadiah lagi🤭
tia
otw lihat Callie thor ,, semangat
Agustina Amy
Cerita yg sngat bagus, wajib d' baca sich krn epic bngt alur csritany
T&K
muantafff thor👍senang baca karya author dr awal sesi 1 s.d 2. Semangat berkarya
Atik Kiswati
yah udah tamat aja nih.....
di tgg cerita si callie ya....semoga lebih seru & menghibur....
Adinda
callie sama reska thor
Hapdah Halim
tetap ada bocil cadelnya ya gaess
Spy bacanya semangat sekalian ksh hilang stress 🤣😍💪
Rai Gojess
hadiah sudah aku bagi Thor,silakan minum kopi
Rani R.I
di cerita nya selanjutnya adakan acara nikahan mika sama Axel thourr,,,dan Arthur menemukan tambatan hati dan ralia juga punya pasangan wkwkwk biar agak seruuu gitu,,, Kenan jgn di buat jahat donk thourr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!