"cium aku, cepat aku sudah tidak tahan " racau seorang gadis sambil menarik kerah kemeja seorang laki laki yang baru saja masuk ke dalam kamar hotel yang sudah dia siapkan oleh asisten nya. namun siapa sangka jika jika di dalam kamar tersebut ada seorang wanita yang tidak dia kenal, dan langsung ingin menciumnya dengan tenaga yang lebih dari seorang wanita biasa .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 30
———" Tante ,Tante!! Teriak Della saat sudah masuk ke dalam rumah mewah berlantai dua ,rumah tersebut nampak sepi,ya karena memang sudah hampir tengah malam,nyonya jeni yang baru saja terlelap pun akhinya bangun dan turun mencari sumber suara.
"Della,apa yang kau lakukan ,teriak teriak malam malam mengganggu orang istrirahat saja"! Kata nyonya jeni sambil menuruni anak tangga.
"Tante ,lihat ini semua ide Tante ,bahkan aku hampir m4ti ditangan Kelvin, aku tidak mau tahu jika terjadi apa apa denganku,tante harus tanggung jawab" jawab della dengan amarah yang sudah menggebu gebu .
"Apaa, maksudmu kamu gagal tidur dengan Kelvin"! Sahut nyonya jeni syok.
"Apa Tante fikir Kelvin semudah itu di tiduri,aku tidak mau tahu, jika Kelvin memperpanjang masalah ini, maka tante akan aku seret masuk dalam masalah ini"!
"Sudah sudah, kita pikirkan besok lebih baik kamu istirahat saja dulu"! Kata nyonya jeni mencoba menenangkan Della mengingat waktu sudah hampir tengah malam ,jangan sampai tetangganya mendengar teriakan teriakan tidak jelas.
Waktu terus berputar hingga jam menunjukan angka 4 dini hari,Kelvin yang tertidur di dalam batap pun mulai tersadar dan membuka matanya. Tubunya terasa kedinginan saat ini, dengan kepala yang sedikit berdenyut denyut,Kelvin keluar dari batap dan menguyur tubuhnya di bawah air hangat yang keluar dari shower.
Hingga 20 menit berlalu Kelvin keluar dari kamar mandi berbalutkan jubah mandi. Kevin memijat kepalanya saat melihat bentuk kamar hotel yang sudah seperti kapal jatuh.
"Kelvin mencari ponselnya yang berada di saku jasnya.
"Sial, mati"! Kata Kelvin dengan wajah yang sudah menahan amarah, laki laki tersebut segera menghubungi pihak hotel untuk meminjam charger, butuh waktu 1 jam untuk mengecas ponselnya dan memesan pakaian baru untuknya. Setelah di rasa semua nya siap Kelvin segera menghubungi Niko.
Drrrt .drrrt.drrrt.
Dua kali panggilan tidak di jawab oleh miko,
"Jangan bilang dia masih tidur"! Gumam Kelvin sambil menatap layar ponselnya.
Kembali Kelvin mencoba,alhasil Miko pun mengangkat telpon nya.
"Hallo,boss"!! Sapa Miko dengan suara khas bangun tidur.
"Cepat jemput aku di hotel x sekarang juga,bisa bisanya kau meninggalkanku disini"!. Kata keningnya dengan suara yang sudah kesal.
deg"!!
Mata Miko yang baru terbuka 5 whatt tersebut kini melebar dan terbuka sempurna.
"Apaa"!! Teriak Miko terkaget kaget.
"Cepat jemput sekarang atau aku pecat kau"! Teriak Kelvin lalu mematikan panggilan telpon tersebut sepihak.
Mendengar itu Niko langsung meloncat dari ranjang dan berlari masuk kedalam kamar mandi.
"Apa yang sebenarnya terjadi, tiba tiba hilang tiba tiba datang ,sudah seperti Jaelani saja"! Geruntuh Niko sambil membasuh wajah dan menggosok giginya,untuk mandi pun rasanya sudah tidak ada waktu saat ini.
Miko buru buru keluar dari rumahnya dan melajukan mobilnya menuju hotel dimana semalam dirinya terakhir bertemu boss nya.
30 menit berlalu ,kamar hotel diketuk dari luar, dan itu bisa di pastikan jika yang mengetuk adalah Miko.
"Boss, apa yang sebenarnya terjadi "! Tanya Niko sambil meneliti penampil boss nya dari atas sampai bawah,tidak ada yang aneh, kini mata Niko pindah menatap ke dalam hotel yang sudah berantakan ,dimana ada sepatu wanita dan baju wanita. Teronggok di lantai begitu saja.
"Boss"!! Kata Miko mencoba menjadi jawaban atas pertanyaan yang tidak mampu dia ucapkan tersebut.
"Jangan mikir macam macam ,apa kau pikir aku sebejat itu", celetuk Kelvin sambil berjalan mengambil tas della dan juga ponsel Della yang tertinggal di kamar tersebut.
"Amankan benda ini"! Kata Kelvin sambil memberikan benda tersebut tepat pada dada Miko, dengah cepat Niko menangkap benda tersebut agar tidak jatuh.
"Apa otakku salah jika aku berfikir aneh aneh, apalgi Melihat keadaan kamar hotel yang sudah seperti tempat prostitusi baru saja. Gumam Niko sambil terus menyapu seluruh kamar hotel tersebut dengan sorot matanya.
'miko"!! Pekik Kelvin saat sudah berada di luar kamar hotel.
"Ba-baik ,boss"!! Sahut Niko bergegas keluar dan menghapiri boss nya.
**
Disisih lain tepatnya di mansion mewah ,alexsa sudah duduk di sofa dengan wajah ditekuk marah kesal bercampur menjadi satu.
Jam baru menunjukkan angka 6 lebih 15 , alexa bahkan sudah bangun dan membersihkan dirinya sambil menatap baby Leon yang masih terlelap.
"Jadi semalam mas Kelvin tidak pulang,tidur di mana,jangan bilang dia sedang bersama perempuan lain ,jika benar makan Aku akan cincang ular piton nya yang sudah merenggut kesucianku itu "! Omel Alexa dengan tangan yang sudah mengepal.
Disela sela kekesalan nya baby Leon terbangun dan menangis ,Alexa tidak ingin terlihat marah didepan anak nya,Alexa bangkit dari duduknya dan berjalan meraih tubuh Leon.
"Sayangnya mama,sudah bangun ya"! Kata alexsa sambil mengangkat tubuh Leon dari atas ranjang.
"Cup,cup, mau minum susu dulu atau mandi dulu"! Celetuk Alexa,tak lupa dia ciumi bayi Leon yang begitu menggemaskan itu.
Tok. Tok.tok.
Pintu kamar utama di ketuk dari luar, alexsa berjalan sambil menggendong bayi Leon membukakan pintu. Terlihat mbak umi sudah berada di ambang pintu.
Bersamaan dengan itu suara langkah kaki terdengar menaiki tangga,jantung alexsa berdebar sangat kuat, langkah kaki itu semakin terdengar jelas, alexsa tahu itu suara kaki siapa.
"Mbak tolong mandikan Leon ya, dan kasih dia bubur seperti yang saya ajar kan kemaren"! Kata Alexa sambil menyerahkan baby Leon kepada mbak umi.
"Baik nona" jawab mbak umi segera mengambil alih Leon dan membawanya menuju kamar Leon,.
Deg"!!
Alexa semakin kesal saat melihat laki laki tampan berdiri di hadapnya tanpa dosa.
"Sayang, Maaf"!! Belum juga Kelvin melanjutkan ucapanya ,Alexa sudah keburu masuk kedalam kamar begitu saja.
"Dia pasti marah saat ini"! Kata Kelvin sambil melangkahkan kakinya menyusul Alexa masuk kedalam kamar dan menguncinya.
Alexa sudah duduk di sofa dengan bersendekap dada menatap Kelvin penuh amarah.
"Sayang maaf kan aku,semalam aku terkena musibah" jelas Kelvin sambil berjongkok di hadapan Alexa. Alexa menatap ke arah suaminya menelisik setiap inci wajah suaminya yang tidak terlihat luka atau apapun,bagaimana bisa dia bilang terkena musibah.
" Lalu kenapa tidak bilang jika tidak pulang"! Celetuk lexsa lagi.
"Sayang dengarkan, aku semalam di jebak di dalam kamar hotel dengan wanita". Kelvin mencoba jujur dari pada nantinya alexsa tahu kenyataan yang sebenarnya dari orang lain.
"Apaa"!! Pekik Alexa dengan amarah yang sudah naik ke atas ubun ubun nya.
Alexa mencengkram kerah baju Kelvin dan menatapnya tajam.
"Mas , aku sudah memberikan kehormatan ku kepada mu ,tapi kamu malah enak enakan dengan wanita lain di hotel,aku semalaman sudah menunggumu seperti j4lang di atas ranjang ,kamu malah Mian gila dengan wanita di kamar hotel, apa ini yang kamu katakan musibah"! Kata alexsa dengan amarah yang sudah menggebu gebu.
"Mampus kau Kelvin, apa aku salah jujur dengan Alexa atau memang aku yang tidak bisa menyampaikan maksudku memberi tahunya"! Gumam Kelvin dalam hati sambil menahan sesah pada lehernya.
"Sayang bukan seperti itu"! Pekik Kelvin yang masih mencoba menjelaskan meskipun sudah susah payah bernafas saat ini.
"Jelaskan apalagi, apa mas mau bilang sudah main kuda kudaan dengan wanita lain, sudah mengobrak ngabrik kue serambinya, sudah merasakan goa pesugihannya , begitu"! Alexsa masih tidak bisa mengendalikan emosinya, dirinya sudah dirasuki malaikat Izrail,yang siap mencabut nyawa Kelvin kapanpun.
"Ya tuhan ,fitnah apalagi ini, Bahkan semua itu aku lakukan dengannya bukan,kenapa jadi menuduhku yang tidak tidak"! Lagi lagi Kelvin kalah cepat.
"Alexa"!! Teriak Kelvin dengan cepat menarik tangan yang sudah hampir mencekiknya itu.
Kelvin dengan cepat mendekap tubuh Alexa yang sudah merah padam, memberikan kehangatan dan ketenangan.
"Aku sudah berdandan seperti kupu kupu malam ,malah kamu enak enakan di kamar hotel , huhuhuuu, sakit hatiku mas, sakit sekali"! Kata alexsa di dalam dekapan Kelvin.
"Dengarkan aku, aku memang di jebak dengan wanita lain,tapi aku tidak melakukan apapun dengan wanita itu, kalau kamu tidak percaya lihat ini"! Kelvin memperlihatkan rekaman cctv dikamar hotel tersebut saat Kelvin mendorong tubuh Della keluar dari kamar dengan modelan j4lang tidak laku.
Mata Alexa terbelalak sempurna melihatnya,apalagi Alexa tahu jelas siapa wanita itu ,wanita yang kemaren datang bersama nyonya jeni.
"Bukankah ini Nini pelet, jangan bilang suami ku sudah terkena pelet darinya, tidak bisa di biarkan, awas saja kali ketemu akan ku kempeskan dadanya yang sedikit rata itu,"! Gumam Alexa sambil mencengkeram ponsel yang berada ditanganya.
"Sayang kamu percaya kan,aku tidak ngapa ngapain dengan wanita itu"! Jelas Kelvin dengan lembut .
"Lalu kenapa mas tidak pulang kalau tidak ngapa ngapain"! Tanya Alexa lagi.
"sayang,mas masih dalam pengaruh obat,mas tidak bisa pulang dengan keadaan itu,sedangkan ponsel mas mati kehabisan baterai, mas memutuskan untuk berendam di kamar mandi hotel untuk meredakan rasa panas di dalam tubuh mas malam itu"! Kelvin menjelaskan penuh hati hati siapa Alexa tidak berubah menjadi singa kelaparan jika salah berucap sedikit Saja.
Alexa terdiam mencoba mencerna penjelasan Kelvin dan mempercayai nya .
"Apa mas yakin tidak menggerayangi nya "!?
"Mana mungkin, aku tidak akan melakukan itu semua selain denganmu ,sayang"! Jawab Kelvin sambil meraih tangan Alexa dan menciuminya.
'tapi aku masih sedikit marah'! Celetuk Alexa.
Kelvin duduk di samping Alexa .
"Maafkan mas sudah membuatmu menunggu, mas akan mengganti semuanya yang terlewatkan"! Kata Kelvin sambil mendekatkan bibirnya pada bibir alexsa. Alexsa tidak menolak hanya diam dan menikmatinya ,bahkan bibit itu yang sudah semalaman dia rindukan .
"Apa kamu menginginkan nya saat ini"! Tanya Kelvin lirih dengan wajah yang masih begitu dekat dengan Alexa.
Blush"!!
Pipi Alexa memerah ,ingin bilang iya tapi malu, ingin menolak tapi tak mampu.dilema.
Diamnya Alexa sepertinya memberi tanda jika wanita dihadapanya itu tidak menolaknya, Kelvin kembali melumat bibir Alexa,Alexa pun juga membalas pagutan tersebut dengan lembut.
Krucuk..
Krucuk..
Krucuk..
Kelvin tersenyum sambil menatap Alexa. " kamu lapar"!? Alexa mengangguk.
"Kalau begitu kita makan dulu, biar kamu punya tenaga untuk main kuda kudaan setelah ini.
Bugh'"!!
"Mas"!! Sahut Alexa diiringi pukulan pada dada bidang Kelvin,Kelvin hanya terkekeh Lalau mengajak Alexa turun untuk sarapan,ya meskipun ular piton didalam celana sudah mulai bangun tapi apa boleh buat asal istrinya tidak marah saja ,semuanya masih bisa di kendalikan.