NovelToon NovelToon
Nyonya Muda Oh & Tuan Muda Oh

Nyonya Muda Oh & Tuan Muda Oh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:76
Nilai: 5
Nama Author: Lina Kotto

"lumpur hitam akan selama nya hitam meski telah di rendam dengan emas dan berlian" celetuk nyonya Sin sinis saat melihat Orjioh keluar dari mobil mewah keluaran terbaru berwarna hitam, seketika senyumnya hilang dan moodnya pun berubah. ia tidak menyangka bahwa ternyata gadis yang ingin di kenalkan Jonathan kepadanya adalah Orjioh, teman sekolah Jonathan ketika mereka masih tinggal di kampung dulu, yang menurut nyonya Sin tidak selevel dengan keluarga nya yang seorang pengusaha dan juga memiliki sebuah restoran mewah yang dilengkapi dengan penginapan kelas atasnya sekaligus. "benar" sambung In su setuju dengan kakaknya padahal tadinya dia sempat sedikit senang karena ternyata keponakan dekat dengan orang berpengaruh, pikir in su saat mobil yang dikendarai oleh Orjioh berhenti dibelakang mobil Jonathan, ia bahkan sudah sempat berangan-angan untuk menjilat, namun semua itu sirna ketika ia melihat Orjioh keluar dari mobil itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lina Kotto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cinta semusim 25

"baik nyonya" jawab supir itu lalu pergi, dan dalam lima belas menit kemudian ia pun kembali dengan membawa banyak tas belanjaan, "letak disini" katanya pada supirnya begitu supirnya masuk, "baik nyonya" jawab supir itu patuh dan meletakkan semua tas belanjaan tersebut di dekat Or ji oh, karena sekarang ia memang sudah berdiri didepan Or ji oh. "huft" Or ji oh hanya bisa menghela nafas tak berdaya saat melihat semua tas belanjaan tersebut, karena ia tahu apa yang akan dilakukan nyonya Ma kepadanya sekarang.

Perlahan Ibu tiri Or ji oh mulai sibuk mengeluarkan beberapa pakaian dari dalam kantong belanjaannya, ia mengambilnya satu demi satu dan mengepaskannya pada tubuh Or ji oh, seperti yang sering ia lakukan, ia bahkan terlihat sibuk sendiri tanpa memperdulikan orang-orang yang memperhatikannya, bahkan Oh pil sun beserta keluarganya pun tidak ia pedulikan, seolah hanya ia dan Or ji oh dirumah itu.

Sementara Or ji oh untuk sesaat hanya terlihat pasrah, "hmm, bagus" kata nyonya Ma dengan nada bangga karena pilihannya tidak pernah salah, karena semua pakaian yang ia pilih semua terlihat cocok di tubuh Or ji oh.

"percayalah, jika saja kau bukan istri ayahku, aku pasti sudah membekukan semua rekeningmu!" kata Or ji oh terlihat berkuasa, sebelum berbicara ia melihat sedikit kearah ibu pimpinan dan Yin, lalu kembali pada nyonya Ma, dan tanpa mempedulikan orang-orang yang mendengarnya, ia mengatakan semua itu, bahkan ibu pimpinan dan Yin sampai melirik kearahnya, tapi mau bagaimana lagi Ia sudah tak tahan dan sangat kesal, karena ibu tirinya terus saja mengepaskan beberapa pakaian padanya, seolah ia boneka.

Totalnya bahkan ada sepuluh pakaian, belum lagi beberapa perhiasan. Karena nyonya Ma memang terkenal hobi belanja bahkan hampir dari semua pakaian Or ji oh nyonya Ma lah yang membelinya. Lagi pula Or ji oh rasa ia juga tidak perlu menyembunyikan apa-apa tentang hubungannya dengan nyonya Ma. Baik ibu pimpinan dan Yin, atau bahkan semua orang yang mengikuti berita dan membaca surat kabar pasti tahu bahwa nyonya Ma adalah ibu tiri Or ji oh, karena sebelum menikah dengan nyonya Ma ayah Or ji oh adalah seorang duda beranak satu.

Oh pil bahkan sampai mengerutkan kening saat ia mendengar Or ji oh mengatakan itu, kini ia tahu pantas saja Or ji oh selalu mengembalikan uang yang ia kirim, semua itu karena Or ji oh memiliki akses untuk keuangannya sendiri, tidak dijatah atau pun diberikan, melainkan mengambilnya sendiri seberapa pun yang ia inginkan, karena semuanya adalah miliknya.

"hmm, bagaimana mungkin kau dan ayahmu selalu saja mengatakan perkataan yang sama setiap waktu." ujarnya menanggapi perkataan Or ji oh, sama sekali tidak peduli dengan ucapan Or ji oh, karena sudah terbiasa, Ia bahkan memberi tahu Or ji oh bahwa presdir Ma juga mengatakan itu kepadanya. "lagi pula sebagai keluarga kita harus bekerja sama dengan baik" lanjutnya membuat Or ji oh kembali mengernyitkan kening mendengar kata-katanya. "bekerja sama dengan baik?" ulangnya dengan menatap ibu tirinya tidak percaya mendengar kata-kata itu, apa lagi ibu tirinya itu terdengar sangat serius.

Bahkan ibu pimpinan, Yin, Oh pil sun dan semua kerabat nya juga mendengar pembicaraan mereka.

"hmm" gumamnya menganggukkan kepala bahwa Or ji oh tidak salah dengar, dan kemudian melanjutkan kata-katanya. "kau dan ayahmu yang bekerja mencari uang dan aku sebagai istri yang baik dan juga ibu sambung yang baik akan menghabiskannya untuk kalian." kata ibu tiri Or ji oh begitu percaya diri sambil mencocokkan anting dan kalung ke telinga dan leher Or ji oh, membuat Or ji oh tergelak, karena ibu tirinya benar-benar terang-terangan dalam mengatakan segala hal, bagaimana mungkin ia tadi sempat berpikir sangat serius, padahal iya tahu seperti apa wanita dihadapannya itu, yang sangat hobi shoping dan jalan-jalan.

"apakah kau sungguh tidak ingin mengganti peranmu?" tanya Or ji oh menyindir, setelah melihat dan menghitung didalam hati berapa banyak uangnya yang telah dihabiskan oleh wanita dihadapannya itu kali ini, melihat dari banyaknya pakaian dan perhiasan yang ia beli. "tidak" jawab ibu tiri Or ji oh tegas, "hah, sayang sekali!" kata Or ji oh terlihat sedikit kecewa, padahal ia berharap nyonya Ma menjawab ya aku akan mencobanya lain kali, dengan begitu ia bisa memblokir semua rekening nyonya Ma seperti yang ia inginkan selama ini.

"padahal kau sangat cocok menjadi ibu tiri yang kejam" lanjutnya meskipun nyonya Ma tidak pernah menghabiskan uang hanya untuk dirinya sendiri, namun ia merasa sangat terganggu dengan perhatian ibu tirinya selama ini. "hmm, sayangnya aku tidak mempunyai bakat untuk itu." jawab ibu tiri Or ji oh menanggapi perkataan Or ji oh sambil tersenyum sedikit, lalu meletakkan perhiasan yang telah ia cocokkan pada Or ji oh kembali ke tempatnya, karena ia tahu apa yang sebenarnya diinginkan Or ji oh, yaitu ia menjadi ibu tiri yang kejam dengan begitu Or ji oh bisa mendepaknya sejauh mungkin.

Namun meskipun begitu ia tidak pernah membenci Or ji oh, mungkin kalau ia tidak menikah dengan presdir Ma, ia pasti menjadi teman Or ji oh. Sayangnya ia lebih dulu mengenal Presdir Ma dari pada Or ji oh. "sekarang tunjukkan dimana kamar mu! aku harus menyusun semua ini di lemari mu dan mengeluarkan beberapa bajumu yang seharusnya sudah tidak terpakai." perintahnya pada Or ji oh setelah selesai mencocokkan semuanya pada Or ji oh, dan bersiap membawa semuanya dengan di bantu oleh Seol.

Seperti yang selalu mereka lakukan setiap kali membeli barang atau pun pakaian baru, maka pasti akan ada barang lama atau pun pakaian lama yang harus disingkirkan dari dalam lemarinya, semua itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan dan membuat kamar seperti gudang. "diatas" jawab Or ji oh menunjukkan kamarnya sambil berjalan lebih dulu menuju kamarnya, Or ji oh berjalan tanpa membawa apa-apa, sementara Ibu tirinya dan juga Seol mengikutinya di belakang.

Mereka berjalan tanpa bicara hingga mereka sampai di lantai atas dikamar Or ji oh, "apa cream pelembab yang dibuat oleh dokter Shin masih ada?" tanya nyonya Ma begitu sampai dikamar Or ji oh, "belakang ini cuaca tidak menentu jangan sampai alergi mu bangkit, dan membuat semua kulit mu memerah" lanjutnya begitu perhatian sambil membuka lemari Or ji oh, lalu mulai memilih satu-persatu baju mana saja yang akan ia singkirkan dari lemari itu, karena kulit Or ji oh memang sangat sensitif pada cuaca yang extreme, seperti terlalu panas, atau terlalu dingin.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!