NovelToon NovelToon
Di Jual Kepada Mafia Rusia

Di Jual Kepada Mafia Rusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Action
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

"Sepuluh tahun lalu, ayahku menjualku. Dan malam ini, sang pembeli datang menjemputku."
Alana mengira hidupnya sempurna, sampai ia diseret ke Rusia oleh Alexei Dragunov seorang Tsar mafia yang dingin dan berbahaya. Alana bukan datang sebagai pengantin, melainkan sebagai aset yang telah dibayar lunas oleh Alexei untuk menutupi hutang ayahnya.
Di tengah badai salju Saint Petersburg, Alana terjebak di antara dua pria paling berkuasa, Ayah kandung yang menjadikannya barang dagangan, dan suami mafia yang menjadikannya tawanan obsesi.
Saat rahasia darahnya mulai terungkap, Alana menyadari, Di dunia Alexei, tidak ada jalan keluar. Ia harus memilih, hancur sebagai korban, atau bangkit menjadi Ratu di samping sang iblis.

"Kau adalah milikku, Alana. Hidup atau mati, kau tetap dalam genggamanku."
-Alexei Dragunov-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. PERJAMUAN PARA PENGKHIANAT

Malam di pinggiran Helsinki terasa seperti kuburan raksasa yang membeku. Alana berdiri di depan sebuah gudang tua yang terisolasi, uap napasnya terlihat jelas di bawah cahaya lampu jalan yang remang-remang. Ia telah berhasil mengelabui sistem keamanan Mikhail dengan menggunakan kode akses yang ia curi dari komputer Alexei dua hari lalu.

​Tangannya meraba saku jaketnya, memastikan pisau lipat kecil dan alat perekamnya ada di sana. Jantungnya berdegup kencang, bukan karena takut pada kegelapan, tapi karena takut pada jawaban yang akan ia temukan di dalam sana.

​Pintu gudang terbuka dengan derit yang memilukan. Di tengah ruangan yang luas dan berdebu, seorang pria berdiri memunggungi pintu. Ia mengenakan mantel wol mahal yang tampak sangat tidak cocok dengan lingkungan kumuh itu.

​"Kau datang, Alana," suara itu akrab, namun terasa seperti cakar yang menggores kaca di telinga Alana.

​Pria itu berbalik. Wira Naratama. Wajahnya tampak lebih tua, dengan gurat kelelahan yang nyata, namun matanya tetap berkilat dengan ketajaman yang sama, ketajaman yang dulu Alana anggap sebagai wibawa, namun kini ia tahu itu adalah tanda keserakahan.

​"Kenapa, Ayah?" Alana tidak memberikan ruang untuk basa-basi. Ia berdiri lima meter dari ayahnya, suaranya dingin dan tajam. "Kenapa kau menjualku pada Alexei Dragunov seperti sekeranjang buah?"

​Wira mendesah panjang, ia melangkah mendekat namun berhenti saat Alana mundur selangkah. "Alana, kau harus mengerti posisi Ayah saat itu. Naratama Corp berada di ambang kebangkrutan. Alexei... dia monster. Dia mengancam akan menghancurkan seluruh garis keturunan kita jika aku tidak menyerahkanmu. Ayah melakukannya untuk melindungimu, agar kau tetap hidup."

​"Melindungiku?" Alana tertawa getir, air mata mulai menggenang namun ia menahannya sekuat tenaga. "Kau menjualku seharga hutang-hutangmu, Ayah! Dan sekarang kau muncul di sini, di tengah wilayah kekuasaan Alexei. Untuk apa? Untuk menyelamatkanku? Atau untuk melihat apakah nilaiku sudah naik?"

​Wira terdiam sejenak. Ia menatap putrinya dengan tatapan yang sulit diartikan, ada rasa sayang yang tersisa, namun terkubur di bawah ambisi yang lebih besar.

​"Ayah menyesal, Alana. Sungguh," ucap Wira, suaranya melembut secara manipulatif. "Alexei tidak menghargaimu. Dia hanya menginginkan darah Volskaya untuk melegitimasi kekuasaannya di Rusia. Tapi Ayah sudah menemukan jalan keluar. Ada seseorang... seorang investor dari London yang sangat mengagumi sejarah keluargamu. Dia bersedia membayar sepuluh kali lipat dari apa yang Alexei berikan untuk 'mengamankan' dirimu. Kita bisa mulai hidup baru di London, Alana. Tanpa Dragunov, tanpa mafia, dan kau bisa hidup tenang di sana."

​Alana membeku. Darahnya serasa berhenti mengalir. "Investor? Maksudmu... kau ingin menjualku lagi?"

​"Bukan menjual, Sayang. Ini adalah pemindahan perlindungan," jawab Wira tanpa rasa bersalah. "Kau adalah satu-satunya penerus Volskaya yang tersisa. Kau adalah kunci menuju kekayaan yang tidak akan habis tujuh turunan. Kenapa harus memberikannya pada Alexei yang hanya seorang tentara bayaran yang beruntung?"

​Alana menggelengkan kepalanya, merasa mual. Keserakahan ayahnya benar-benar tidak memiliki batas. "Lalu bagaimana dengan Ibu? Apa kau juga menjualnya?"

​Wajah Wira mendadak kaku. "Ibumu meninggal dalam kecelakaan, Alana. Kau tahu itu."

​"Jangan bohong padaku!" teriak Alana. "Alexei bilang kau yang menyebabkan kecelakaan itu! Apa yang sebenarnya terjadi malam itu, Ayah?! Apakah mobil itu benar-benar selip, atau kau yang memutus kabel remnya karena Ibu ingin membawaku lari dari kesepakatan bisnismu?!"

​Wira menatap Alana dengan mata yang mendadak dingin dan hampa. "Ibumu terlalu idealis, Alana. Dia ingin membawamu pergi ke Amerika, meninggalkan semua aset Volskaya yang seharusnya bisa menyelamatkan perusahaan kita. Dia ingin menghancurkan masa depan kita hanya demi moralitas yang tidak berguna. Kecelakaan itu... itu adalah ketidaksengajaan yang diperlukan."

​Ketidaksengajaan yang diperlukan.

​Kata-kata itu menghantam Alana lebih keras daripada peluru mana pun. Ayahnya baru saja mengakui bahwa kematian ibunya adalah hasil dari ambisinya sendiri. Alana merasa dunianya runtuh sepenuhnya. Selama ini ia mengira masih punya tempat untuk kembali, namun ternyata rumah yang ia rindukan adalah sarang ular yang paling berbisa.

​"Kau monster, Ayah," bisik Alana, air matanya kini mengalir deras. "Kau lebih buruk dari Alexei."

​"Mungkin," ucap Wira dingin. "Tapi aku adalah satu-satunya keluargamu. Sekarang, ikutlah denganku. Orang-orangku sudah menunggu di luar. Kita akan meninggalkan Finlandia malam ini juga."

​Wira meraih lengan Alana dengan kasar, namun sebelum ia sempat menyeretnya, suara tepuk tangan yang lambat dan berirama menggema dari kegelapan di sudut gudang.

​"Sungguh reuni keluarga yang mengharukan," suara itu berat, dingin, dan penuh dengan aura kematian.

​Alexei Dragunov melangkah keluar dari balik bayangan, diikuti oleh Mikhail yang memegang senjata dengan moncong terarah tepat ke arah kepala Wira. Alexei tampak tenang, namun matanya memancarkan kemarahan yang bisa membakar seluruh kota Helsinki.

​"Alexei?" Alana terperanjat, jantungnya seolah berhenti berdetak.

​Alexei tidak menatap Alana. Matanya tertuju pada Wira yang kini memucat. "Kau pikir kau bisa mencuri barang milikku di rumahku sendiri, Wira? Kau pikir aku tidak tahu kau mendarat di sini sejak jam pertama kau menginjakkan kaki di bandara?"

​"Alexei, tunggu... kita bisa bicara soal kompensasi," gagap Wira, tangannya gemetar.

​Alexei melangkah mendekat, ia meraih kerah baju Wira dan mengangkat pria itu hingga ujung kakinya tidak menyentuh lantai. "Kompensasi? Kau baru saja mengakui telah membunuh Elena Volskaya di depan putrimu sendiri. Dan sekarang kau ingin menjualnya kembali?"

​Alexei melempar Wira ke lantai dengan sangat keras. Ia kemudian beralih menatap Alana. Tatapannya tidak lagi marah, melainkan penuh dengan luka yang dalam.

​"Inilah alasan kenapa aku tidak ingin kau menemuinya, Alana," ucap Alexei pelan. "Aku ingin menjagamu dari kebenaran yang akan menghancurkanmu. Tapi kau lebih memilih mempercayai pria ini daripada aku."

​Alana tidak bisa berkata-kata. Ia berdiri di tengah-tengah dua pria yang telah membentuk neraka dalam hidupnya. Ia menatap ayahnya yang merangkak di lantai, lalu menatap Alexei yang berdiri dengan gagah namun tampak sangat kesepian.

​"Bunuh dia, Mikhail," perintah Alexei dingin tanpa mengalihkan pandangan dari Alana.

​"JANGAN!" teriak Alana, ia berlari dan berdiri di depan ayahnya, meskipun ia membenci pria itu. "Jangan bunuh dia di depanku, Alexei! Aku mohon!"

​Alexei terhenti. Ia menatap Alana dengan tatapan yang sangat kompleks. "Dia membunuh ibumu, Alana. Bahkan Dia ingin menjualmu untuk kedua kalinyat. Kenapa kau masih melindunginya?"

​"Karena jika kau membunuhnya sekarang, kau tidak ada bedanya dengan dia!" tangis Alana. "Biarkan dia pergi. Biarkan dia hidup dalam kehinaannya sendiri. Aku mohon... jika kau benar-benar mencintaiku seperti yang kau katakan, jangan buat tanganmu berlumuran darah ayahku di depanku."

​Alexei menatap Alana sangat lama. Ruangan itu menjadi sunyi senyap, hanya terdengar isak tangis Alana yang memilukan. Akhirnya, Alexei menurunkan tangannya. Ia memberi isyarat pada Mikhail.

​"Bawa dia pergi. Pastikan dia tidak pernah bisa menginjakkan kaki di benua ini lagi. Jika aku melihat wajahnya lagi, aku tidak akan peduli pada janji apa pun," geram Alexei.

​Setelah Mikhail menyeret Wira keluar, gudang itu kembali sunyi. Alexei berjalan mendekati Alana yang masih tersedu-sedu. Ia tidak memeluknya dengan kasar. Ia hanya berdiri di sana, memberikan kehangatan kehadirannya.

​"Sekarang kau tahu, Alana," bisik Alexei. "Kau tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini selain aku. Seluruh duniamu sudah mati malam ini."

​Alana mendongak, menatap Alexei dengan mata yang sembab. Ia menyadari kebenaran yang paling mengerikan dari semuanya, Alexei benar. Ayahnya telah mati di hatinya, ibunya telah lama pergi, dan satu-satunya orang yang berdiri di reruntuhan hidupnya adalah pria yang telah "membelinya".

​Alana menjatuhkan dirinya ke dalam pelukan Alexei, menangis sejadi-jadinya, pelukan itu bukanlah karena akting. Ia memeluk Alexei karena ia tidak punya tempat lain untuk berpegangan agar tidak jatuh ke dalam jurang kegilaan.

Bagaimana kondisi Alana setelah mengetahui kebenaran tentang ibunya? Apakah Alexei akan menggunakan momen rapuh ini untuk benar-benar mengikat Alana dalam sebuah upacara atau perjanjian yang lebih permanen?

1
Mia Camelia
haduh kok jadi rumit sih😔
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖: Kalau terasa rumit, berarti kamu mulia melihat potongan puzzle- nya.. 👀
total 1 replies
Mia Camelia
lanjut thor🥰👍
Mia Camelia
cerita nya menarik
Mia Camelia
lanjut thor, cerita nya seru banget👍👍👍
putri
Alexei.. neraka yang indah itu macam mana?? 😄
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖: wahh, terimakasih kehadirannya kak-
🥰
total 1 replies
putri
aku suka ceritanya.. tetap semangat kak..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!