🏆JUARA TEMA KREATIF YAAWS 3 2025🏆
Alfa adalah anak miskin yang sering di bully oleh teman SMA-nya. Bukan inginnya menjadi anak miskin, tapi takdir yang menentukannya. Sang ayah duluan di jemput oleh sang Maha Kuasa, dan saat ini Ibunya sakit parah. Ia bingung mencari uang di mana untuk pengobatan ibunya. Sebelum ia mendapatkan uang, ibunya meninggal dunia. Saat pemakaman ibunya, ia mendapat Sebuah sistem Keberkahan di makam ibunya. Dan tentu saja Sistem mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Yang penasaran dengan kisahnya yuk simak ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24
...🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️...
...Happy Reading...
...🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️...
"Oke kak, berhenti, kita berhenti di sini," ucap Alfa dengan penuh semangat.
Luna pun memberhentikan motornya di pinggir jalan lalu menatap Alfa dengan penuh kebingungan, "Ada apa Alfa? Kenapa kita berhenti di sini?" tanya Luna, matanya memandang rumah mewah yang terletak di depan mereka.
Alfa tersenyum lebar, dengan perasaan yang senang. "Ayo, kita masuk ke sana, ke rumah itu," katanya sambil menunjuk ke arah rumah tersebut.
Luna semakin bingung, "Eh, itu rumah siapa? Kok mau masuk ke sana, kita harus ke rumah sakit, luka mu itu nanti bakal parah jika tidak di obati segera," kata Luna dengan nada khawatir.
Alfa tidak menghiraukan kekhawatiran Luna dan malah turun dari motor, "Jangan khawatir, aku baik-baik saja. Rumah ini... rumah baruku," katanya dengan mata yang berbinar.
Luna terkejut, "Rumah barumu? Apa maksudmu?" tanyanya sambil mengikuti Alfa yang sudah berjalan menuju pintu rumah.
"Ayo kita lihat saja." ia berdiri di depan pintu dengan perasaan senang bercampur aduk. Ia mencoba membuka pintu secara manual, tapi pintu itu tidak bisa dibuka dengan cara biasa. "Gimana bukanya?" tanya Alfa dalam hati, merasa sedikit kebingungan.
Tiba-tiba, sebuah suara AI terdengar dari sistem rumah.
[Selamat datang, Tuan Alfa. Sistem keamanan rumah Anda aktif]
Alfa langsung menoleh ke arah sumber suara.
"Sistem, bagaimana aku membuka pintu rumah ini?" tanyanya penasaran.
[Letakkan saja tangan Anda di sebuah hologram di samping pintu rumah Anda, untuk mengidentifikasi sebagai pemilik rumah ini.]
Alfa langsung mencari hologram yang dimaksud. Setelah beberapa saat, ia menemukan sebuah layar holografik kecil di samping pintu yang menampilkan simbol unik yang memancarkan warna biru.
Alfa meletakkan tangannya di atas hologram tersebut, dan langsung terasa sebuah energi yang mengalir melalui tubuhnya.
[Identifikasi berhasil. Selamat datang, Tuan Alfa. Pintu rumah Anda sekarang terbuka secara otomatis]
Dengan perlahan, pintu rumah itu terbuka secara otomatis. "Wah, keren banget," ucap Alfa terkagum-kagum.
Saat terbuka, di dalam rumah menunjukkan interior rumah yang modern dan elegan. Alfa melihatnya dengan mata membulat tak percaya, ini tidak seperti rumah yang ia bayangkan. Ia melangkah masuk ke dalam rumah, menikmati suasana yang nyaman dan familiar.
Namun, Luna yang masih berdiri di belakangnya tampak sedikit bingung, "Alfa, apa yang terjadi? Kenapa pintu itu tidak bisa dibuka sebelumnya?" tanya Luna dengan rasa ingin tahu.
Alfa menoleh ke arahnya, "Sistem keamanan rumah ini menggunakan teknologi canggih. Aku harus melakukan identifikasi terlebih dahulu untuk membukanya."
"Wah, rumah kamu menggunakan sistem. cangih ya?" tanya Luna mengikuti Alfa dengan kagum
Dan mereka masuk ke dalam rumah yang terlihat sangat mewah dan terawat.
Luna tidak bisa menyembunyikan kekagumannya, "Wah, rumah ini sangat cantik," katanya sambil memandang sekeliling.
Sambil membawa Luna ke ruang tamu yang luas dan elegan. Luna masih terlihat bingung dan khawatir tentang luka Alfa, tapi dia tidak bisa tidak terpukau dan rasa ingin tahunya tentang rumah ini.
Ada berbagai furniture yang mahal dan elegan menghiasi ruangan, sofa yang empuk dan nyaman, televisi besar seperti layar tancap, dan lukisan-lukisan yang mahal dan indah menghiasi dinding. Ada juga lemari kaca hias yang berisi hiasan-hiasan yang mahal dan langka, menambah kesan mewah dan berkelas pada ruangan tersebut.
Alfa sendiri tidak menyangka jika ia mendapatkan sebuah rumah yang begitu mewah dan indah. Ia berdiri di tengah ruangan, memandang sekeliling dengan mata yang terbelalak, tak percaya dengan apa yang dilihatnya. "Ini rumahku?" tanya Alfa dengan nada yang penuh kekaguman, suaranya terdengar lembut di tengah kesunyian ruangan.
[Ya, ini rumah Anda. Kamu berhak menikmati semua ini]
Alfa masih tidak percaya, ia berjalan ke arah sofa dan menyentuh permukaannya dengan tangan, merasakan kelembutan dan keempukan bahan yang digunakan.
"Bagaimana mungkin aku mendapatkan rumah sebesar ini?" tanya Alfa dalam hati, masih merasa tidak percaya dengan hadiah dari sistem ini.
"Rumah ini besar sekali, au harus menjelajahinya." Ia memutuskan untuk menjelajahi rumah ini lebih lanjut.
"Kak Luna, ayo menjelajah denganku," aja Alfa dengan senyum mengembang.
"Kemana?" tanya Luna penasaran dengan ajakan Alfa.
"Ayo saja, kita keliling rumah ini," jawab Alfa dengan antusias. Lantak sabar untuk melihat-lihat rumah itu lebih dalam lagi, dari ruang tamu saja sudah sangat mewah, mungkin ada tempat lain yang membuat ia takjub.
Di samping itu Luna masih saja khawatir.
"Alfa, serius, luka mu itu...," kata Luna lagi, mencoba mengingatkan Alfa tentang keadaannya.
Tapi Alfa hanya tersenyum dan memotong, "Luka ku sudah sembuh. Aku ingin kita melihat rumah ini dulu."
"Apa? Sudah sembuh?" tanya Luna tak percaya dengan mata membulat.
"Iya? Kakak nggak percaya?" tanya Alfa.
Alfa tersenyum dan ia pun membuka perban dan memperlihatkan lukanya yang sudah sembuh, bahkan bekas saja tidak ada seolah-olah luka memang tidak ada di lengannya membuat Luna sekian terkejut.
...🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️🤾♀️...