NovelToon NovelToon
GAYATRI S2 Mencintainya Hingga Akhir

GAYATRI S2 Mencintainya Hingga Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / CEO
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Selama 25 tahun, Rashaka Nareswara setia menjaga cintanya. Ia tetap bertahan, dan berharap pada satu nama yang tak pernah berubah di hatinya. Hingga akhirnya, penantian panjang itu berbuah manis.

Ia berhasil mempersunting wanita yang ia cintai sejak dulu, memulai kehidupan rumah tangga yang tampak sempurna.
Namun, kebahagiaan itu tak pernah benar-benar utuh. Di balik senyum sang istri, tersimpan bayang-bayang masa lalu yang belum selesai. Masalah demi masalah yang perlahan meretakkan kehangatan yang mereka bangun.

Akankah cinta yang bertahan selama seperempat abad itu mampu melawan luka yang belum sembuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GAYATRI S2 — BAB 21

Pagi itu, suasana apartemen masih sunyi ketika suara muntah dari kamar mandi memecah keheningan.

Shakira kembali memuntahkan isi perutnya untuk kesekian kali sejak pagi. Tubuhnya membungkuk lemah di depan wastafel, sementara satu tangannya mencengkeram pinggiran meja kecil di sampingnya agar tidak terjatuh.

Perutnya terasa tidak nyaman sejak bangun tidur. Kepalanya pusing, tubuhnya lemas, dan rasa mual itu datang tanpa ampun hingga membuat dadanya terasa panas. Air matanya ikut menetes akibat rasa tidak nyaman yang terus menyerangnya.

Di dalam kamar, Keenan yang semula masih tertidur perlahan terbangun karena suara itu. Ia mengerjapkan mata beberapa kali sebelum akhirnya bangkit dan berjalan menuju kamar mandi dengan wajah kusut. Namun begitu melihat kondisi Shakira yang sedang muntah hebat di depan wastafel, ekspresinya langsung berubah.

Keenan refleks menahan napas lalu mundur sedikit.

“Euw, menjijikkan,” gumamnya spontan sambil mengernyit jijik. “Kau makan apa sampai terus muntah seperti itu, Shakira?”

Shakira yang masih lemas perlahan menoleh. Dan detik itu juga, hatinya terasa seperti diremas. Alih-alih mendekat atau membantunya, Keenan justru berdiri menjauh sambil menutupi hidungnya pelan.

“Keenan ….” Suara Shakira terdengar lirih dan bergetar.

Namun Keenan malah melangkah mundur lagi. “Aku benar-benar tidak tahan melihatmu pagi-pagi seperti ini.”

Kalimat itu membuat mata Shakira langsung memanas. Tubuhnya yang sudah lelah mendadak terasa semakin rapuh. Dengan napas yang masih tidak teratur, Shakira mematikan keran lalu berdiri perlahan. Wajahnya pucat, matanya memerah, dan rambutnya berantakan akibat keringat dingin.

Namun yang paling menyakitkan bukan rasa mual itu. Melainkan sikap suaminya sendiri. Shakira menatap Keenan beberapa detik sebelum akhirnya air matanya jatuh begitu saja.

Keenan yang melihatnya langsung tampak bingung.

“Ke-kenapa kau tiba-tiba menangis? Ada apa? Kau baik-baik saja, kan?” tanyanya heran.

Pertanyaan itu justru membuat dada Shakira semakin sesak. “Kau masih tanya kenapa, Keenan?” tanya Shakira balik dengan suara yang mulai bergetar menahan kesal.

Keenan mengernyit. “Aku salah apa?”

Shakira tertawa kecil, namun terdengar pahit. “Aku sedang hamil muda, Keenan,” ucapnya lirih. “Aku muntah-muntah setiap hari, tubuhku sakit, kepalaku pusing tapi kau justru menjauh seolah-olah aku ini menjijikkan.”

“Aku hanya tidak tahan, Sayang. Maaf, jika aku menyinggungmu,” bela Keenan cepat. “Kau tidak perlu menangis juga, kan? Jika kau butuh bantuan, kau bisa mengatakannya padaku.”

“Tapi kau tidak pernah peduli bagaimana rasanya menjadi aku, Keenan! Sekalipun, kau tidak pernah peduli!” Nada suara Shakira mulai meninggi.

Keenan langsung menghela napas kasar. “Shakira, jangan mulai lagi pagi-pagi.”

“Jangan mulai apa?” ulang Shakira tidak percaya. “Aku yang setiap hari menahan semuanya sendirian! Kau pikir aku tidak lelah terus merasakan mual seperti ini?!”

“Aku juga lelah, Shakira!” balas Keenan tak kalah keras.

Suasana kamar mandi itu mendadak dipenuhi ketegangan.

Shakira menatap Keenan dengan mata berkaca-kaca. “Kau pikir aku menikmati semua ini?”

Keenan mengusap wajahnya frustrasi. “Aku tidak bilang begitu.”

“Tapi sikapmu seperti itu!”

“Aku hanya bingung harus bagaimana!” bentak Keenan akhirnya.

Shakira langsung terdiam sesaat. Napasnya memburu akibat emosi yang semakin memuncak.

“Kau selalu berkata seperti itu,” ucapnya pelan, namun penuh luka. “Tapi yang merasakan semuanya itu aku. Jika kau benar-benar peduli padaku dan kehamilan ini, kau bisa mencari tahu atau mungkin menanyakan bagaimana kondisiku. Tapi kau tak pernah melakukannya.”

Keenan mengepalkan tangannya pelan. “Aku tidak pernah meminta kau hamil,” balasnya kesal.

Kalimat itu langsung membuat wajah Shakira berubah. “Jadi sekarang ini adalah salahku? Begitu?” tanyanya lirih.

“Aku tidak bilang begitu!”

“Tapi itu maksudmu, kan?! Katakan saja bahwa kau tidak ingin bertanggung jawab terhadap anakmu sendiri!”

Pertengkaran mereka semakin memanas tanpa sadar. Tak satu pun dari mereka benar-benar mencoba mendengarkan.

Keenan terlalu frustrasi dengan tekanan yang ia rasakan, sementara Shakira terlalu lelah menanggung semuanya seorang diri. Dan pagi itu, emosi mereka akhirnya meledak bersamaan.

Di luar kamar, pintu apartemen baru saja terbuka. Nayana dan Gayatri yang datang pagi itu untuk memeriksa kondisi Shakira langsung menghentikan langkah mereka saat mendengar suara pertengkaran dari dalam kamar mandi.

Keduanya saling menatap, keduanya mendengar suara Shakira dengan jelas.

“Aku hanya ingin kau peduli sedikit saja padaku, Keenan!”

Nada suaranya terdengar penuh tangis.

Gayatri langsung mengernyit khawatir, sementara Nayana tampak panik. Tanpa menunggu lebih lama, mereka segera berjalan cepat menuju kamar. Dan begitu pintu kamar mandi terbuka, mereka langsung melihat Shakira berdiri sambil menangis dengan wajah pucat, sementara Keenan tampak frustrasi di depannya.

Suasana mendadak hening. Keenan menoleh dan langsung membeku saat melihat Gayatri dan Nayana berdiri di ambang pintu. Sementara Shakira buru-buru menghapus air matanya, meski tubuhnya masih bergetar menahan tangis.

“Ada apa ini?” tanya Gayatri heran pada Keenan.

Keenan berdiri mematung di dekat kamar mandi, sementara Shakira masih berusaha menghapus air matanya dengan tangan gemetar. Wajahnya pucat, matanya sembab, dan tubuhnya terlihat begitu lemah hingga membuat Gayatri langsung merasa sesak melihatnya.

Nayana menjadi orang pertama yang bergerak. Ia segera menghampiri putrinya dengan wajah panik. “Oh, Ya Tuhan! Shakira. Kau baik-baik saja, Nak? Kau tidak apa-apa, kan? Apa yang sebenarnya terjadi? Kalian bertengkar lagi?”

Tangannya langsung menyentuh dahi Shakira, lalu memegang pundaknya perlahan seolah takut putrinya akan jatuh sewaktu-waktu.

“Kau kenapa sampai menangis begini?” tanyanya cemas.

Shakira menunduk, berusaha menahan tangis yang kembali ingin pecah. Namun sebelum ia sempat menjawab, Gayatri lebih dulu menatap Keenan dengan sorot mata yang sulit dijelaskan.

“Keenan,” panggil Gayatri pelan.

Namun hanya satu panggilan nama itu saja sudah cukup membuat dada Keenan terasa menegang.

“Apa yang sebenarnya terjadi?”

Keenan membuka mulut, tetapi tidak ada jawaban yang langsung keluar. Ia sendiri tidak tahu harus menjelaskan dari mana.

“Tidak ada apa-apa,” jawab Keenan akhirnya dengan suara lirih dan pelan.

Shakira langsung tertawa kecil dengan mata masih basah.

“Tidak ada apa-apa katamu?” ulangnya lirih penuh luka.

Keenan langsung memejamkan mata frustrasi. “Shakira—”

“Aku terus muntah-muntah sejak pagi ,” potong Shakira cepat sambil menahan tangis. “Dan Keenan merasa jijik melihatku.”

Kalimat itu membuat ekspresi Nayana langsung berubah.

“Apa?!” tanyanya tidak percaya.

Keenan buru-buru menggeleng. “Bu-bukan begitu maksudku, Bu. Aku hanya lelah,tidakdan aku—”

“Tapi itu yang kau lakukan!” sela Shakira, suaranya kembali meninggi. Emosinya yang sejak tadi tertahan akhirnya kembali meluap. “Bukan hanya kau yang lelah. Aku juga merasa lelah, Keenan!”

Nayana langsung memeluk putrinya erat. Sen Gayatri memandang Keenan dalam diam beberapa detik. Tatapannya tidak marah meledak-ledak, namun justru jauh lebih menekan.

“Kau ingat apa yang kita bicarakan waktu itu, bukan? Kau masih ingat apa yang paling dibutuhkan istrimu sekarang?” tanya Gayatri pelan.

Keenan menunduk. “Bukan uang. Bukan apartemen mewah,” lanjut Gayatri. “Tapi suaminya.”

Keenan mengepalkan tangannya pelan. “Aku sudah berusaha, Bu. Aku sudah berusaha, tapi aku tetap tidak bisa menerima kenyataan ini,” gumamnya lirih.

“Belum. Kau belum berusaha menerima kenyataan itu, aku bahkan tidak mencoba belajar,” jawab Gayatri tegas.

Ruangan kembali hening. “Kau masih terlalu sibuk memikirkan dirimu sendiri sampai lupa kalau Shakira sedang berjuang membawa anak kalian.”

Kalimat itu terasa seperti tamparan telak. Keenan memalingkan wajahnya pelan, frustrasi sekaligus malu.

“Aku juga manusia,” katanya lirih. “Aku juga lelah.”

“Tidak ada orang yang bilang kau tidak boleh lelah,” sahut Nayana tiba-tiba. Suaranya tidak tinggi, tetapi terdengar penuh kekecewaan. “Tapi Shakira lebih lelah dari siapa pun di ruangan ini.”

Shakira menangis semakin keras mendengar itu. Tubuhnya benar-benar terasa rapuh pagi itu. Tubuhnya perlahan mulai melemah di pelukan Nayana. Wajahnya terlihat pucat dan napasnya tidak teratur.

Gayatri langsung menyadarinya lebih dulu. “Shakira?” panggilnya khawatir.

Nayana juga langsung panik. “Nak?”

Tubuh Shakira limbung sesaat hingga hampir jatuh. Dan detik itu juga, Keenan refleks bergerak cepat menangkap tubuh istrinya.

“Shakira!”

Wajah Keenan langsung berubah panik begitu merasakan tubuh Shakira yang terasa lemas di pelukannya.

1
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
tentu saja 😒
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Awas kamu Keenan 😤
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
Bringsiiiikkkkk
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh😣
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
diturutin ihh sama othor..
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
lah baru ditanyain.. pas celingkuh gak inget kalo manusia tuh bisa sakit bs mati.. ckckck
🌸sakura🌸
keenan mau ta enaknya saja tp g berani bertanggung jawab padahal shakira sdh bela belain buat nikah sama kami, klo smpe keguguran, pisah saja shakira, krn keenan g pantas jd seorang suami maupun seorang ayah. BANCI
matchaa_ci
apa aku harus seperti gayatri dulu menunggu 25 tahun untuk bertemu dng orng yg benar² menghargai
aurora
semangatttt💪💪
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
kau bahkan
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
makanya banyak belajar Keenan
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Dasar kau 😤
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
gugur aja sekalian.. toh keenan udah selingkuh,main celup sana sini, garelaaa akuuu ooiii
HK: 🥺🥺🥺🥺🥺
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul 🥺
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kaluna jadi sombong 😣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kaluna
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Jujur saja Luna🤭
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
semua akan tetap berjalan tanpamu gayatri.. jgn merasa paling penting
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kaluna
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh 😣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!