NovelToon NovelToon
Istri Kecil Sang Miliyader 1

Istri Kecil Sang Miliyader 1

Status: tamat
Genre:Komedi / Perjodohan / Nikahmuda / CEO / Tamat
Popularitas:31.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Spring day

Menceritakan tentang sosok pria kaya raya yang menikahi seorang wanita dengan tujuan balas dendam.

Riana Mahesa, seorang gadis yang harus menerima sebuah pernikahan yang disiapkan oleh orang tuanya guna membalas semua jasa dari orang yang telah merawatnya sejak kecil itu.

Regha Tanjung, pria yang berhasil mencapai kesuksesannya diusia yang terbilang masih sangat muda.
Regha membuat sebuah rencana pernikahan kontrak guna membalaskan semua dendam keluarganya.

Pernikahan yang hanya bertujuan membalas Budi dan juga balas dendam bagaimanakah akan berjalan dan berakhir.

Jadi selamat membaca, jangan lupa setiap dukungan kalian sangatlah berarti bagi author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Spring day, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

liburan part 3

Perlahan Riana mulai membuka matanya yang serasa sangat berat itu.

" Ahh kepala ku sangat sakit," memegang kepala nya yang ingin meledak itu.

Riana belum sadar dengan kondisinya sekarang, dimana tubuhnya dan Regha tidak mengenakan sehelai kainpun.

" Apa yang terjadi semalam kepadaku," mulai mengingat potongan demi potongan kejadian semalam.

Ingatan Riana berfokus ketika dia mulai mabuk dan ditarik oleh pria asing semalam. Gadis tiupun baru tersadar jika tubuhnya kini tidak memakai sehelai kainpun. Dengan perlahan Riana mendaratkan tatapannya kepada seorang pria yang tertidur dengan membelakanginya.

Riana memberanikan dirinya untuk membuka perlahan selimut yang menutupi wajah pria itu, kemudian membalikkan tubuhnya secara perlahan.

" Om Regha," ucap Riana terkejut, karena bukannya mendapatkan sosok pria asing yang semalam menariknya paksa justru sosok yang sangat ia kenallah yang tengah terlelap dengan kondisi yang sama sepertinya.

" Omm bangun," mengguncang tubuh Regha kuat.

" Ada apa, kenapa mengamuk sepagi ini," Ucap Regha sambil menutupi wajahnya lagi dengan selimut.

" Om, bangunlah. Apa yang om lakukan semalam kepadaku," melempar bantal ke arah Regha kerana kesal.

" Ohh biarkan aku tidur sebentar saja, aku masih sangat lelah karena mu," memperbaiki posisi tidurnya dengan membelakangi Riana lagi.

Riana yang sudah kelewat kesal itu segera menendang bokong Regha hingga pria itu terjerungkup dilantai dengan selimut yang masih membalut tubuhnya.

" Auhhh... apa kau beralih profesi menjadi ibuku," umpat Regha, karena mengingat sosok ibunya yang sama persis seperti Riana ketika membangunkan dirinya.

" Bangun dan jawab aku apa yang kau lakukan padaku semalam," berusaha menutupi tubuhnya dengan selimut.

" Memangnya apa yang aku lakukan hah," ucapannya terpotong, Regha seketika menggigit bibir bawahnya mengingat perbuatannya semalam.

" APA," menatap Regha tajam, seakan siap menerkam pria yang kini baru tersadar juga.

" Maafkan aku," ucap Regha menunduk, karena merasa bersalah telah melakukan hal yang seharusnya dia tidak lakukan tanpa izin dari sang pemilik tubuh.

" hiksss... om jahat... hiksss bagaimana nasibku sekarang, aku bahkan belum lulus sekolah dan aku sudah," menangis sesegukan sambil menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.

" Maafkan aku," hanya kata maaf saja yang dapat Regha ucapkan sekarang.

" Hiksss," Riana hanya menangis sesegukan didalam selimut yang menutupi tubuh polosnya.

" Jangan menangis lagi, aku berjanji akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu kepadamu," Ucap Regha berusaha menenangkan Riana.

" Om jahat... aku benci padamu, sangat benci hingga aku tidak ingin melihat wajahmu lagi. Aku ingin pulang, bawa aku pulang sekarang," menatap Regha dengan mata dan wajahnya yang sudah basah.

" Baiklah kita akan pulang, tapi kumohon tenangkan dulu dirimu yah," Regha panik sendiri karena melihat Riana tidak henti-hentinya menangis.

" Sekarang pergilah bersihkan tubuhmu itu, aku akan menghubungi asistenku untuk segera mempersiapkan kepulangan kita," Ingin pergi setelah memakai kembali semua pakaiannya yang bertebaran dilantai kamar hotel.

" Tunggu," ucap Riana dengan ragu.

" Ada apa, apa kau butuh sesuatu," tanya Regha lembut.

" Aku tidak bisa berjalan kekamar mandi," bergumam pelan.

" Kenapa, bukankah kamar mandinya hanya tinggal beberapa langkah saja," menata pintu kamar mandi yang hanya berjarak beberapa langkah itu.

Riana menatap kesal kearah Regha yang entah memang tidak tahu atau hanya berpura-pura tidak tahu.

" Kenapa kau memelototi ku seperti itu, bukan berarti aku bersikap baik padamu dan kau seenak jidatmu saja memelototi ku seperti itu yah," ucap Regha ikut kesal ketika mendapati Riana memelototinya.

" Kau itu bodoh atau pura-pura bodoh sih," kecam Riana kesal.

" Wahhh kau semakin berani saja yah nona, kau ingin aku tinggal disini,"

" ITUKU SAKIT BODOH," teriak Riana kesal.

" Apa yang sakit hah, apakah sakitmu itu membuatmu tidak bisa," ucapannya terpotong ketika dia sadar dengan maksud Riana.

" Baiklah kemari aku akan membantumu," menjulurkan tangannya kepada Riana, Regha segera mengalihkan pandangannya kearah lain ketika melihat sesuatu dibalik selimut putih yang membalut tubuh Riana.

" Apa yang kau lihat, awas saja kau berfikiran macam-macam," segera memperbaiki lilitan selimut ditubuhnya yang digendong oleh Regha menuju kekamar mandi.

Setelah meletakkan Riana didalam bak mandi, dengan segera Regha keluar tanpa mebalikkan pandangannya sedikitpun kepada Riana.

Riana kini menunduk sedih, dia tidak tau apa yang harus dia lakukan sekarang, mengingat aset paling berharganya telah diambil oleh om om yang tidak lain tidak bukan adalah suaminya sendiri, namun tetap saja Riana ingin memberikan kehormatan itu kepada orang yang ia cintai dan tentu saja mencintainya. Bukannya orang yang terlibat kontrak hidup dengannya.

***

Sementara itu disisi lain, Regha kini tengah mengatur nafasnya, fikirannya tengah berlabu kesana kemari mengingat kejadian semalam yang begitu memabukkan baginya.

Berhentilah memikirkan itu Regha, jangan bodoh dia itu adalah senjata untuk menghancurkan musuhmu. Jadi jangan sampai kau terbuai olehnya. Ucap Regha dalam hati.

Dengan langkah tertatih dan dengan perlahan Riana keluar dari ruang ganti dengan pakaian lengkapnya.

Riana tidak memakai riasan sedikitpun diwajahnya namun tidak menghilangkan kecantikan dari gadis itu sedikitpun.

Regha yang baru masuk kedalam kamar itu langsung terkejut ketika mendapati sebuah kejutan manis dihadapannya, bagaimana tidak Riana kini tengah merapikan rambutnya yang tebal bergelombang itu, yang kini dibiarkan tergerai bebas menutupi punggungnya.

" Ada apa kau menatapku seperti itu, apa aku terlihat begitu cantik sekarang," ucap Riana yang menatap Regha dari cermin besar dihadapannya.

Seketika Regha mengalihkan pandangannya itu, terlihat jelas sekali jika wajah pria itu kini memerah menahan malu.

" A... aku sudah menyuruh Sam menyiapkan kepulangan kita. Jadi segera bersiap aku akan menunggu di restoran bawah," berbalik ingin pergi.

" Tunggu," menatap Regha dengan serius.

" ada apa, apa kau masih butuh bantuan," masih berbicara dengan gugup ketika mendapati tatapan Riana yang mengintimidasi tersebut.

" Apa kau melakukan sesuatu," tanya Riana ketika tepat berada dihadapan Regha.

" M...maksudmu," wajahnya semakin merah ketika jarak mereka semakin dekat seperti ini.

" Tolong maafkan saja dia,"

Regha tau betul apa yang sedang dimaksudkan dengan gadis itu. Dia ingin melepaskan begitu saja wanita yang telah membuatnya seperti ini.

" maaf tapi untuk itu, kau tidak perlu ikut campur,"

" Ini tentang dirikukan, bagaimanapun dia hanyalah seorang wanita sama sepertiku. Aku hanya tidak ingin ada wanita yang merasa tersakiti karena diriku," jelas Riana dengan nada sayup.

" Tapi kau tau sendiri bukan apa yang dia lakukan kepadamu, dan kau masih mau memaafkan orang yang hampir saja membuatmu celaka," ucap Regha tidak menyangka dengan isi fikiran wanita yang ada dihadapannya.

" Iya aku tau dengan pasti, tapi kita juga tidak bisa mengenyampingkan jika dia melakukannya karena rasa cintanya kepadamu. Dan toh sekarang aku baik-baik saja,"

" Tapi bagaimana jika dia berulah lagi dan berusaha menyakiti dirimu,"

" Ada kau yang akan melindungi diriku," tersenyum hangat kepada Regha.

1
Silmi Nur.fazoSa
back to read this book again, n it's one of my favorite book in this application. ngikutin ini uda dri dlu pas msi on going idk tahun brp kynya 2021, and now is 2024 🥲
Desy
bagus
Qaisaa Nazarudin
Katanya cewek tangguh,Tapi kenapa kayak cewek lemah,cepat banget melelehnya,tak sesuai ekspetasi aku..haih
Qaisaa Nazarudin
IED itu apa?🤔🤔🤔
Sunny Kwok
Luar biasa
Keyza
adakkah lelaki yg seperti regha di dunia nyata😌☺️
Keyza
nikmati saja Riana dgn sikap posesif nya,,berarti suami mu sayang🤣
Keyza
sudah ada rasa,,,tapi gengsi 🤣
Debbie Teguh
bucin abiiss
Debbie Teguh
daniah mah sehat, gak penyakitan kayak riana, regha jg lbh gila drpd tuan saga hehehe
Debbie Teguh
ya amplop narsisnya melebihi tuan saga deh
Debbie Teguh
suka gigit2 ya kayak tikus
Debbie Teguh
kurang digali masa lalunya
Berdo'a saja
baru awwal
Berdo'a saja
lagi lagi tentang harta
Anie Jung
👍👍👍👍👍👍👍
Danars 1703_
bagus
Pia Palinrungi
thor jgn tamat dl biar anaknya lahir sampai besar nanti bikin cerita tersendiri anak2 mereka, regha, sam sm selly
Pia Palinrungi
beginilah kalau terobsesi akut otaknya udh nggak jalan, yah nikmatilah kematian kedua carly udh diksh kesempatan u hidup bukan dimaanfaatin dn disyukurin malahan dibikin dibikn susah hidupnya
Pia Palinrungi
part ini bikin aq ngakak kelakuan carly yg terlalu kepedean🤣🤣🤣🤣🤣🤣
suami selly bikin otaknya terbalik terlalu yakin mengatakan yg diliar nalar sm regha🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!