Novel kali ini menceritakan tentang pertemuan tak sengaja Kania dengan CEO tampan di hotel. Lucu seru jangan lupa like.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Murniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kabar dari Panti
Happy Reading 😘
**__**
"Hati-hati Vin, hanya Tuhan yang bisa membolak-balik kan hati manusia, sekarang mungkin Lo bilang gak tapi siapa yang tau kalau sebenarnya Lo udah kepincut."
Kevin diam menatap keluar jendela tak menanggapi. Sementara mobil terus melaju di jalan tol.
"Tapi Vin, gue masih agak sedikit heran deh. Kenapa Lo tiba-tiba berubah pikiran gitu ya? Seperti bukan Lo deh!" ucap Andri lagi.
"Maksud Lo?"
"Ya kan dari awal juga kita sepakat buat nyuruh mereka pindah dari sana! tapi ini malah Lo berbaik hati dan aaaaaaaa gue tahu... Wah bener-bener licik Lo!"
"Licik gimana?!"
"Ya Lo sengaja dateng ke panti seolah meminta mereka pindah tapi kemudian Lo mencoba berbaik hati dengan memberikan mereka kelonggaran waktu, dengan begitu Bu Alfi pasti akan ngasih tau ke Kania kalau Lo sebenarnya orang baik ha-ha-ha padahal gue yakin Lo berbuat gitu karena Lo tau kan kalau Kania bakal dateng nemuin Lo. Hebat kan tebakan gue ha-ha-ha..!"
Kevin mengerutkan kening.
"Nah klo gini baru namanya Kevin, licik ha-ha-ha"
"Yah, gak semua yang Lo bilang salah sih. Tapi gak semua yang Lo bilang bener juga. Intinya kalau Lo ngomong lagi gue bakal kirim Lo ke Afrika biar bergaul sama singa!"
"Astaga Vin, tega amat sih Lo. Gue kan asisten terbaik Lo, masa mau kirim gue ke Afrika, nanti kalau gue dimakan singa gimana?"
"Ya bagus dimakan singa, jadi gak bawel lagi."
Andri hanya mendengus diam, dan tetap melanjutkan perjalanan menuju kantor Apple Group.
Malam harinya.
"Hei ko belum ganti baju? katanya mau kencan?"
"Eh kamu udah datang Yun!"
"Iya udah sana ganti baju yang bagus, masa kencan pake baju kerja?"
"Idih apaan sih, cuma nonton aja ko bukan kencan yang seperti itu?"
"Ya tetep aja namanya kencan."
"Kita tukeran shif dulu yuk, abis itu aku ganti baju."
Kania menutup transaksi kasir nya berganti nama ke Yuni shif selanjutnya. Lalu pergi ke loker untuk berganti pakaian.
"Makasih ya Yun, kamu mau bergantian shif dengan ku he-he-he." ucap Kania ketika sudah berganti pakaian dan kembali ke kasir.
Sebenarnya hari ini adalah jadwal Kania shif malam menjaga mini market, tadi pagi ketika kak Ivan datang dia pun segera menghubungi rekannya Yuni untuk bertukar shif.
"iya iya, santai aja kali. Aduh yang mau kencan cantik amat. Sama siapa sih Kan?" tanya Yuni kepo.
"Kamu ih, kalau manggil tuh yang lengkap napa, nanti dikira orang namaku Ikan."
"Ha-ha-ha ada-ada aja kamu, ya gak lah. Sama siapa sih??"
"Ada deh!"
"Ya udah semoga sukses ya kencan nya."
"Okey,, doa in ya, aku deg deg an tau. Aku pergi dulu ya, byeee.." Kania melambaikan tangannya lalu keluar dari mini market.
Semoga kencan kali ini lancar, aku sangat menunggu hari ini. Aku sengaja memilih dress terbaik yang aku punya untuk kencan malam ini, semoga kak Ivan suka. Biasanya rambut ku biarkan tergerai tapi kali ini aku sengaja mengikat nya dengan jepit rambut yang kemarin baru aku beli. Aku akan menunggu nya disana. pikir Kania mencari kursi halte.
Tringg..tringg..tringg
Tangannya merogoh isi tas nya mengambil ponselnya.
Bu Alfi.
"Assalamualaikum Bu Alfi, apa kabar?"
"Waalaikumsalam Kania, kabar ibu dan adik-adik mu baik, gimana kabar kamu?"
"Kania sehat Bu, syukurlah kalau semua baik. Ada apa Bu Alfi telepon?"
"Begini sayang, kamu kenal sama pak Kevin? Direktur Apple Group?"
Cowok gila mesum?? Ko Bu Alfi bisa tau.
"Emang kenapa Bu?"
"Tadi pagi dia datang ke panti, bersama seorang lagi, intinya sekarang tanah panti sudah atas nama Apple Group. Mereka datang untuk kunjungan sih, tapi ibu agak takut."
Cowok gila mau apa kamu.
"Tanah panti sekarang atas nama Apple Group? Ibu tenang aja, jangan terlalu dipikirkan. Kania sedikit mengenal pak Kevin, dia orang baik dan pengertian ko. Nanti aku akan bicara padanya."
"Benarkah,, sykurlah kalau begitu."
"Iya ibu gak usah mikirin soal kedatangan mereka ya."
"Iya sayang, kamu jaga kesehatan ya. Kapan mau datang ke sini lagi? Adik mu semua sudah sering menanyakan mu."
"Iya Bu, nanti kalau ada waktu libur Kania akan mampir."
"Ya udah lah kalau begitu, kamu jangan makan mie instan terus ya. Jaga kesehatan. Assalamualaikum"
"Iya Bu Alfi tenang aja, aku akan menjaga panti asuhan itu, waalaikumsalam." menekan tombol mati dan memasukkan nya kedalam tas.
Kania bingung dan termenung di kursi halte.
Apa iya aku harus menemui cowok gila itu lagi, padahal aku benar-benar tidak ingin bertemu dengan nya.
Sementara di ruangan direktur Apple Groups.
"Gak pulang Vin?"
"Eh Ndri,, kira-kira Kania bakal datang gak nemuin gue?"
"Ya kalau ibu panti itu kasih tau Kania gue rasa dia bakal nemuin Lo cepat atau lambat."
"Gue mau nya cepet, dia cepet nemuin gue. Gak suka yang lambat."
"Serah Lo aja lah Vin. Emang kalo Kania dateng mau Lo gimanain?"
"Mau gue apain ya? kenapa jadi kepo sih Lo."
"Ya gue sih, cuma ingetin aja. Kania itu gadis baik, jangan deh Lo mainin dia."
"Berisik Lo, mending Lo cari pacar gih biar tau enak nya punya pacar."
"Kenapa jadi malah gue yang kena tindas. Gue udah punya pacar ko, Lo aja gak tau."
"Hah,,, serius siapa? wah udah berani main rahasia sama gue nih."
"Ha-ha-ha,,, udah ah gue mau pulang, mau tidur ngantuk besok harus nguli lagi."
"Eeeehhh siapa cewek Lo?"
"Ada deh.." Andri keluar dari ruangan meninggalkan Kevin.
Iya yah, kalau Kania dateng nemuin gue, gue harus ngomong apa ya? Pokoknya gue akan tekan dia sampai dia mau jadi pacar gue, dia pasti mau jadi pacar gue dan ngelakuin apa yang gue perintahkan, secara panti asuhan itu kan kelemahan dia.
Oke Vin,, good job ha-ha-ha.
***__***
to be continued
Woww Kevin mau berbuat apa ya sama Kania,,,? semoga dia gak nekat ya.
Kasian Kania harus bertemu lagi dan lagi sama Kevin. Tapi apa ini yang namanya jodoh ya, selalu ketemu di waktu yang di tentukan manusia??? Ya gak sih....
Makasih yang sudah mampir kesini, jangan lupa selalu like kalau sudah baca tinggalkan jejak di komen, aku pasti balas. Kalian itu mood booster buat ku. Aku tidak memaksakan kalian untuk mencintai aku, Aku disini bersama kalian yang mencintai aku.
Lope you 🍅