Transmigrasi Sistem Balas Dendam Di Dunia Novel
Garvesya seorang Kowad (Korps Wanita angkatan Darat), ahli bela diri dan ahli strategi yang mendadak transmigrasi ke dalam sebuah novel di mana kisah pemeran utama wanita sangat tragis.
Sejak pemilik tubuh asli mengalami luka bakar di kulitnya hampir 70% karena insiden kebakaran di acara pertunangannya itu, pemeran utama wanita diabaikan keluarganya, dicampakkan tunangannya, di pecat dari pekerjaannya dan dijauhkan para sahabat dan akhirnya kesadaran pemeran utama wanita di nonaktifkan.
Garvesa mengambil alih tubuhnya dan dibekali sebuah kecerdasan buatan, sistem super canggih. Misi balas dendam ini harus berhasil, jika tidak ia mendapatkan hukuman, jika ia berhasil menyelesaikan misi balas dendam pemilik tubuh asli itu, maka ia akan di kembalikan ke dunia nyata. Jika tidak, selamanya ia akan terperangkap di dunia novel.
Mampukah Garvesa menyelesaikan misi, atau malah sebaliknya?
Aku, Bukan Antagonis
Tiga tahun pernikahan tanpa cinta dari suaminya, Valeria akhirnya menyerah dan memutuskan untuk meninggalkan Zelan. Laki-laki yang sebelumnya ia cintai dengan sepenuh hati.
Cinta yang bertepuk sebelah tangan, pengorbanan yang di anggap seperti angin lalu, membuatnya lelah lahir batin.
Di mata Zelan, Valeria hanya sosok wanita jahat dan kejam, sosok yang dia anggap sebagai perebut kebahagiaan nya dengan wanita yang dicintainya.
Namun ada sebuah fakta yang tidak di ketahui oleh Zelan di balik pernikahan nya dengan Valeria. Wanita yang dia anggap sebagai antagonis itu, ternyata adalah orang yang paling banyak berkorban untuk hidup nya.
"Peran ku sebagai istrimu telah usai Zelan, aku pergi, satu hal yang harus kau ketahui. Aku, bukan orang jahat."
Bagaimana reaksi Zelan setelah mengetahui kebenaran tentang Valeria dan bagaimana kehidupanya setelah di tinggal sang istri? Ayo baca kisah nya di sini ...
MENGEJAR CINTA ISTRI TETANGGA
Seorang wanita berdiri terpaku, melihat seorang pria mengandeng perempuan lain dengan mesra, terlihat mereka bersenda gurau dan sesekali pria itu menciumi tangan wanita yang di gandengnya .
Tak terasa air matanya mengalir, pandangannya nanar melihat pasangan yang sepertinya sedang kasmaran.
" Kenapa kalian menghianatiku, tega sekali kalian melakukan ini padaku " gumam wanita yang memakai topi dan kacamata hitam itu.
Dengan air mata yang berderai ia membalikkan badannya dan melangkah cepat dengan menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan air matanya.
Bruuk... wanita itu menabrak seorang pria di dekat pintu keluar.
" Maaf.... " Ucapnya dan kemudian ia berjongkok dan tiba - tiba menangis tersedu sedu, pria yang di tabrak nya ikut berjongkok untuk melihat keadaan wanita itu.
" Maaf.. apa ada yang sakit? " tanya pria itu, tak ada sahutan dari wanita itu , justru tangisan wanita itu semakin kencang , sontak membuat pria itu panik.
Gerimis di sudut ingatan
Malam itu, ia kembali. Bukan sebagai badai yang mengobrak-abrik tidurku, melainkan sebagai gerimis yang lembut dan samar, persis seperti yang selalu kurindukan di tengah kemarau. Mimpi itu bukanlah
0
2
MALAIKAT PENYELAMAT PEMBERI MAUT
Sarah kini bekerja sebagai apoteker di sebuah klinik di pinggir kota. Kehidupan yang ia jalani sederhana, tetapi penuh dengan luka yang tak terlihat. Sebenarnya ia memiliki kemampuan unik yang dina
0
1
Sebelum Fajar Menghapusmu
Orang sering bilang waktu bisa menyembuhkan apapun. Tapi itu omong kosong. Waktu hanya mengajarkan cara menyembunyikan luka supaya orang lain tidak repot melihatnya. Selama dua tahun setelah Arka meni
0
2
Ibadah
Seperti biasa, setiap setelah Asar. Anak-anak di kampung kami pergi mengaji. Begitupun setelah Subuh dan Magrib. Tiba-tiba, suara tegas namun penuh rayuan terdengar. "Dek Anjani cantik! Cepet banget
0
3