Ketiga sahabat yulina pun baru tau kalau Yufika memiliki sifat seperti yang dikatakan Yulina sahabat mereka itu.
" Eh Lin.. loh gak khawatir sama sikap nya Yufika..." tanya Indah.
" Iya enggak lah... justru sifatnya yang begitu aku suka..." seru Yulina senang.
" Kok begitu..." sahut Intan bingung.
" Iya jika begitu dia gak akan gangguin aku selama moodnya gak baik..hahaha.." seru Yulina tertawa.
" Jadi maksud loh selama ini....-" seru Raisa terhenti.
" Iya fika itu aslinya jahil dan super jahil sekali...." seru Yulina.
" Wah... itu sangat bagus lo ada teman jahil tu Ndah..." seru Raisa pada Indah.
" Wah gue punya rekan jahil ini mah.." seru Indah semangat.
" Hahahahhaa..." tawa keempat sahabat itu bersamaan..
* Di tempat lain *
Setelah Rahayu marah kepada kedua sahabatnya dia pun terdiam sesaat. sedangkan Safani dan Mikhayla langsung menuju kelas menyusul Yufika yang lebih dulu pergi meninggalkan mereka.
Sesampai di kelas keduanya melihat Yufika yang sedang duduk dengan membaca buku di tangannya.
" Fik...fika..." panggil Safani dan Mikhayla bersamaan namun tak ada jawaban dari Yufika dia pun berdiam diri sesaat lalu menatap Safani dan Mikhayla
" Ada apa...?" tanya Yufika ketus. membuat keduanya bingung dan kaget dengan perubahan sikap Yufika yang tiba-tiba dingin begitu.
" Fik... sebenarnya Rahayu kenapa sih...?" tanya Mikhayla
" Aku gak tau dan gak mau tau..." seru Yufika cuek..
Keduanya kembali duduk di kursi masing-masing.
Tak lama terlihat Rahayu memasuki kelas dengan wajah kesel dan cemberutnya ...
Sekilas Yufika menatapnya lalu menggeser kursinya seraya menjaga jarak dari Rahayu.
Rahayu hanya berdiam saja...
Dia tak mengambil pusing hal itu....
Sedangkan sindi semakin kesel dan cemberut...
" Entah apa yang sedang dipikirkan oleh kedu sahabat Yufika itu."
" Aku gak tau apa yang sedang kalian pikirkan tapi aku akan cari tau sendiri..." gumam yufika
Fika mengeluarkan ho nya dan mengirim pesan kepada Sindi.
📩 Ndi... nantik jangan pulang dulu ya... aku mau bicara sebentar..." isi pesan Yufika pada Sindi.
📤 " Iya Fik..." isi pesan Sindi sambil melihat kearah Yufika. lalu dia tersenyum dan Fika hanya memasang muka datarnya
Skip pulang sekolah
* Di taman belakang sekolah *
Dua gadis itu sedang berbicara santai.
" Sindi... sebenarnya ada apa antara kamu dan Rahayu sampai dia begitu ke kamu... apa coba maksudnya..." seru Yufika penasaran.
" Aku gak tau entah kenapa dia murkah begitu kalau di nasehatinya" seru Sindi
" Jadi kamu gak tau apa yang membuat dia seperti tadi..." seru Yufika dan dianggukan kepala oleh Sindi.
" Akh sudah lah... kalau begitu..." seru Yufika sambil berdiri.
" Hmmm fik kalau gitu aku balik dulu ya.." seru Sindi dan dianggukan kepala okeh Yufika.
Setelah kepergian Sindi.. Yufika masih berdiam diri di taman itu. hingga seseorang datang dan menepuk bahunya.
" Terkadang kita harus memahami apa yang sedang di alami oleh sahabat kita... kita harus jadi pendengar yang baik buat mereka dan bisa membimbing mereka ke jalan yang benar" seru seorang gadis itu.
Lalu Yufika menatapnya.
Sesaat Yufika hanya berdiam diri lalu tiba-tiba dia menyahuti perkataan orang asing itu.
" Kamu benar... untuk membuat mereka sadar dari kesalahan mereka aku hanya bisa membiarkan saja sampai mereka yang bercerita... aku hanya diam dan aku akan bicara jika mereka bicara padaku... karna aku tak ingin bersikap posesif kepada siapapun lagi mungkin mereka tak menginginkan itu " seru Yufika sedih.
" Hmmmm begitulah..." seru gadis itu.
" Oh ya perkenalkan namaku Ranti Putri Purnama " seru Ranti memperkenalkan namanya kepada Yufika.
" Namaku Yufika Hatmi panggil saja Fika atau Yufi..." seru Yufika.
" Hmmm baiklah Yufi aku lebih suka memanggil mu yufi jika mood ku sedang baik hehehehe bercanda..." seru Ranti.
" Tapi setau ku yang namanya Yufika itu terkenal datar dan cuek loh kok bisa jadi seramah ini kepada orang lain." seru Ranti.
" Hanya mereka yang belum mengenalku saja yang beranggapan begitu ..." seru Yufika
" Hahahaha kamu benar..." seru Ranti sambil tertawa.
" Ah yaudah aku balik dulu" seru Yufika sambil berdiri dan iikuti oleh Ranti. Keduanya pun menuju parkiran dan melangkah ke arab motor mereka masing-masing.
Setelah itu mereka terpisah jalur... karna keduanya bedah jalur.
Sepanjang jalan Yufika berdiam diri lalu tak lama dia pun sampai di rumah.
🌻🌻🌻 BRRSAMBUNG 🌻🌻🌻
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments