Sesaat Yufika dan keempat sahabatnya keluar dari pekarangan sekolah mereka memutuskan untuk makan bersama.
" Fika..." panggil Rahayu
" Iya yu ada apa...? " tanya Yufika...
" Mereka tadi siapa...?" tanya Rahayu.
" Mereka yang mana...?" tanya Yufika.
" Itu tadi yang ngajak kamu bicara....?" kata Safani.
" Oh... yang itu....??" emangnya kenapa...?" seru Yufika.
" Ish bukannya jawab malah ngasih pertanyaan gimana sih elu... bete gue huuuu..." seru Sindi sambil menghela nafas kasar.
" Oh... mereka itu teman saya dulu di kelas 10 B." seru Yufika.
" Oh......" sahut keempat sahabat Yufika sambil berjalan menuju tempat berganti pakaian.
" Eh guys .... gue dengar-dengar di kelas kita ada calon kandidat ketua sosis... dan wakil ketua sosis... loh..." seru Sindi.
" Haaaaaaa....sosis..." sahut Mikhayla, Safani Rahayu dan Yufika bersamaan dengan heran..
" Kompak ya kalian..." seru Sindi tanpa dosa.
" Heiii nona bukan SOSIS... tetapi OSIS...." seru keempat sahabatnya itu bersamaan dan disambut ber oh ria oleh Sindi
" Oooooh..." seru Sindi ber oh ria tanpa dosa membuat keempat sahabatnya jengah lalu pergi meninggalkan Sindi sendirian di ruang ganti.
" Woiiii tungguin gue guys... jahat amat sih lo pada..." seru Sindi dramatis.
" Buruannnn gue tinggal nih..." seru Rahayu seraya berteriak hingga membuat ketiga sahabatnya yang berada disampingnya menutup gendang telinga mereka sambil berjalan.
" Sumpah... ya guys... itu sih Rahayu dia pakai mulut apa toa📣📢 sih sakit nih gendang telinga👂 gue nih.." seru Mikhayla
" Temen lo tuh..." sahur Safani....
" Udah-udah gak usah ribut... gak baik ngomongin orang apa lagi orang nya juga masih di belakang..." sahut Yufika sambil berjalan menuju kelasnya...
Sesampai di kelas Yufika duduk dan tak lama Rahayu dan Sindi memasuki kelas lalu dia duduk di samping Yufika dengan wajah cemberut.
Yufika melihat perubahan di wajah Rahayu...
Lalu dia memberanikan diri untuk bertanya....?
" Ayu... kamu kenapa...?" tanya Yufika.
" Aku gak apa-apa hanya saja kelelahan aja kok...." seru Rahayu.
" Aku tuh tau mana yang kelelahan dan mana yang sedang ada masalah... jika kamu mau berbagi denganku... dengan senang hati aku mendengarkan ceritamu ...." seru Yufika sambil menatap wajah Rahayu.
" Aku beneran gak ada masalah..." seru Rahayu.
" Hmmm baiklah...aku rasa kamu gak butuh saran atau masukan.. jadi gak apa lah... jika kamu tidak mau cerita... aku gak maksa..." seru Yufika pasrah.
Saat Yufika sedang melamun tiba-tiba hp nya berdering lalu dia melihat siapa yang menelfonnya.
" Nurhaliza..." gumam Yufika pelan namun masih dapat didengar oleh Rahayu.
Lalu Yufika mengangkat telfon dari Nurhaliza.
📞 " Hallo za...." seru Yufika saat telfon tersambung
📞 " Hallo fika... hmmm nantik sepulang sekolah kamu ada waktu gak...?" seru Nurhaliza sambil bertanya.
Lalu Yufika menatap ke samping nya dia melihat Rahayu... namun yang di lihat cuek saja
📞 " Hmmm emangnya kenapa liz..." seru Yufika
📞 " Hmmm aku mau curhat sama kamu..." seru Liza.
📞 " Haaaa...! curhat... sama aku...kenapa...? kan kamu ada zahra sama putri kenapa harus sama aku..." seru Yufika.
📞 " Hmmm masalahnya ini yang ku cirhatkan yan tentang mereka...n kamu bisa kan nantik temuin aku di taman sekolah..." seru Liza di sebrang telfon.
📞 " Hmmm baiklah nantik aku akan temuin kamu..." seru Yufika.
📞 " Akh makasih Fika...yaudah aku tunggu ya bye..." sahut Rahayu lalu mematikan sambungan telfonya saat terdengar sahutan dari Yufika.
Lalu Yufika memasukan hpnya kedalam sakunya kembali.
" Huuuuufff..." Yufika menghela nafasnya.
" Kenapa fik....?" tanya Fani.
" Gak apa-apa...!!" seru Yufika
" Masa sih..." seru Fani tak percaya.
" Itu tadi teman aku nelfon dia mau curhat ya nantik sepulang sekolah aku harus temuin dia..." seru Yufika jujur.
" Oh gitu... pasti dia sedang ada masalah itu fik..." seru Mikhayla.
" Benar banget... itu Fik... siapa tau dia butuh bantuan kamu..." sambung Fani.
" Iya " sahut Yufika santai.
🏵🏵🏵 BERSAMBUNG 🏵🏵🏵
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments