Setelah keempat orang itu membuat kesepakatan untuk menjalin pertemanan makan keemlatnya akan memulai semua dari awal membuka lembaran baru bersama.
" Eh iya kalian sudah tau kan ada 2 orang siswi baru hari ini...." seru Liza.
" Lah kemarin bukannya kamu bilang cuman satu..." seru Zahra.
" Iya tadi pagi aku baru dengan dari mama..." seru Liza.
" Oh...." seru Zahra dan Putri bersamaan.
Sedangkan Yufika dia khawatir namun masih terlihat santai.
" Fik.. kamu tetap sama kita ya ... jangan berubah kalau nantik ada teman baru..." seru Zahra.
" Lah... emang kenapa...?" seru Yufika.
" Iya biasanya kan sesama siswi barunpastinya kalian itu bisa lebih dekat ya kan..." seru Putri.
" Hmmm gimana... ya.." seru Yufika pura-pura berpikir.
" Ish kita serius Fika." seru Zahra.
" Hmmmmm gak janji deh ... ya... siapa tau mereka lebih baik dari kalian kan aku bisa dapat teman lagi....." seru Fika ingin menggoda ketiga teman barunya itu.
" Ish gak ada... Fika hanya berteman dengan kita saja..." seru Zahra posesif.
" Ih...ih kok malah posesif gitu sih..." seru Yufika...
" Biarin lah..." seru Zahra kesel pada Fika.
" Hahahaha gak usah cemberut gitu... aku hanya bercanda... ih udah ya..." seru Yufika pada Zahra.
Sesaat Yufika terdiam
" Sifat Zahra hampir sama denganku... dia akan posesif kalau miliknya di ganggu...hmm. menarik...hahhaa..." gumam Yufika dalam hatinya ..
Zahra dan Putri melihat Yufika terdiam langsung menyenggol lengan Liza...
Liza yang paham akan kediaman Yufika langsung bertanya...
" Ada apa Fika kom diam saja... apa karna Zahra yang terlalu posesif sama kamu..." seru Liza sambil menatap Zahra.
" Ah tidak.... bukan itu... aku hanya teringat seseorang saja... apakah dia masih hidup atau sudah almarhum... " seru Yufika.
" Oh begitu..." seru Liza.
" Maaf ya.... Fik... kalau kamu gak nyaman sama aku..." seru Zahra.
Yufika pun melihat ke arah belakang kursinya dan menatap Zahra.
" Kamu gak usah mintak maaf... asalkan sikap kamu itu gak berlebihan masih bisa ku terima..." seru Yufika.
" Makasih ya..." seru Zahra sambil tersenyum dan di balas senyuman tulus oleh Yufika.😀😃
Tak lama bel berbunyi.... dan seorang guru masuk bersamaan dengan 2 siswi baru.
" Selamat pagi anak-anak..." sapa buk Nurhalima setelah mengucapkan salam terlebih dahulu.
" Selamat pagi buk..." seru semua siswa bersamaan..
" Hari ini kelas kita kedatangan 2 orang siswi baru baik lah silakan kalian perkenalkan nama kalian..." seru buk Nurhalima...
" Selamat pagi teman-teman..." sapa Salah satu dari siswi baru itu hingga membuat Fiak langsung menatap kedepan dan dia kaget mendapati sosok yang berdiri di sana...
" Perkenalkan nama saya SARINA HILMAN salam.kenal ya semuanya..." seru Sarina...
" Hmmm selamat pagi Teman-teman..." sapa salah satunya lagi.
" Pagi..." sahut semua siswa.
" Perkenalkan nama saya MITHA ANGGRAINI panggil saja mitha atau tata hmmm cukup dari saya dan terimakasih salam kenal......" seru mitha..
" Hmm. baiklah sekarang kalian duduk di kursi yang kosong ya..." seru buk Nurhalima dan keduanya berjalan melewati Yufika.. keduanya seperti merasakan ada sengatan listrik saat keduanya berjalan dekat Yufika...
" Aku merasakan kembali sengatan listrik ini setelah beberapa bulan dan hampir setahun aku tak pernah merasakannya dan hari ini untuk pertama kalinya setelah hampir setahun... apa dia ada disini..." seru Sarina dan Mitha dalam hati mereka.
Lalu keduanya pun duduk...
Sedangkan Yufika sudah berkeringat dingin melihat kehadiran orang yang harus dia hindari saat ini... itu fika... jika sudah berurusan dengan masa lalu pasti dia akan mengalami keringat dingin atau dia akan pucat menatap kedua orang itu... namun dengan rilexnya dia bisa mengontrol dirinya untuk tetap diam
🌷🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷🌷
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments