Keesokan harinya......
Yufika dan Yulina bersiap untuk berangkat kesekolah bersama.... tidak lupa Yufika memasang kacamatanya dan juga tomlel kecilnya ala culun.... hingga membuat keluarga tak mengenali nya....
" Yaampun dek... kamu canti-cantik kenapa jadi culun begini sih ada apa...?" tanya Yefandra kepada adik bungsunya itu.
" Hari ini ada sisiwi baru masuk kelas Fika bang dan menurut insting aku... dia orang yang Fika kenal..." seru Yufika sambil me goleskan roti dengan selai coklatnya...
" Kenapa kamu bisa seyakin itu dek...?" tanya Yefandra.
" Tadi ada di grup kelasku bang... anaknya buk Nurhalima itu mengatakan kalau nantik afa sisiwi baru..." seru Yufika.
" Oh begitu rupanya...." seru Yefandra sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
" Yasudah pah... mah.. bang kita berangkat ya bye..." seru kesua saudari kembar itu sambil bersalaman dan tak lupa mencium punggung tangan kedua orang tua mereka serta kedua saudara laki-laki mereka. lalu berangkat kesekolah....
Sesampai di sekolah yulina melihat ketiga temannya Lalu Yulina menyapa ketiga temannya itu.
" Hai...." sapa Yulina.
" Hai lina..." sapa ketiganya. sedangkan Yufika dia hanya diam saja...lalu seaaar dia berpamitan tanpa melihat ke arah ketiga temannya Yulina.
" Lin aku duluan ya.." seru Yufika sambil menatap layar hpnya.
" Gak mau bareng aja Fik..." seru Intan nanmun tak dihiraukan oleh Yufika membuat ketiga temannya Yulina bingung.
" Lin.... Fika kenapa...?" tanya Intan.
" Dari tadi dia itu gelisah .... !!!" seru Yulina.
" Gelisah kenapa...?" tanya Indah.
" Katanya sih... hari ini kelas kedatangan sisiwi baru... dan .... dia bilang itu orang yang cukup diankenala dan dihindarinya...." seru Yulina.
" Oh begitu..." seru Intan dan Indah bersamaan.
" Udah-udah kita masuk yuk bentar lagi bel bunyik tuh..." ajak Raisa.
Lalu keempat sahabat itu masuk kedalam kelas mereka.
Sedangkan Yufika sudah berada di dalam kelasnya dia duduk di samping Liza yang sedari tadi sudah sampai lebih dulu.
" Fik... kamu kenapa...?" tanya Liza.
" Aku gak apa....?" seru Yufika sambil menatap layar hpnya...
" Kamu aku perhatikan dari tadi kek orang gelisah begitu... ada apa...?" tanya Liza.
" Aku sedikit pusing aja..." seru Yufika bohong.
" Yaudah aku antar ke UKS ya..." seru Liza.
" Ah gak usah nantik juga sehat sendiri kok..." seru Yufika santai.
" Kamu beneran gak apa-apa..." tanya Liza khawatir.
" Iya aku gak apa-apa kok...sudah tenang saja..." seru Yufika.
" Hmmm baiklah... tapi kalau kamu gak sanggup bilang ke aku ya... biar aku lapor ke guru oke..." seru Liza dan sianggukan kepala oleh Yufika.
Tak lama kelas pun sudah ramai.... kedua sahabt Liza pun datang dan menyapa Liza dan Yufika.
" Hai Liza...hai... pagi Yufika...." sapa kedua sahabat Liza itu.
" Hai...guys... pagi juga..." seru Liza dan Yufika bersamaan.
" Eh fika... kita belum kenalan sexara resmi ini... kena lain aku PUTRI HALINDA... " seru putri...
" Aku ZAHRA AURIFAH... panggil saja rara oke..." seru Zahra.
" Hmmm kalian sudah tau kan nama ku siapa..." seru Yufika.
" Iya sudah sih..." seru keduanya. bersamaan.
" Yaudah... kalai gitu salam kenal dan salam pertemanan..." seru Yufika sambil mengulurkan tangannya...Zahra dan putri yang melihat itu awalnya kaget dan melotot namun dengan cepat mereka menerima uluran tangan Yufika dengan semangat.
Liza yang melihat itu pun langsung cemberut.
" Aku gak diajak gitu...." seru Liza pura-pura cemberut.
" Gak usah cemberut gitu jelek tau... kita kan udah berteman..." seru Yufika santai sambil mencubit pelan pipi kanannya Liza membuat Liza , Zahra dan Putri melongo...
" Ah masa sih kapan kita berteman..." seru Liza menggoda Yufika...
" Hmm. kapan ya... aku lupa... hmmm yaudah lah kalau kamu gak mau temenan sama aku juga gak apa-apa nantik aku tinggal beli di jalan saja... siapa tau ada yang mau temenan sama aku... hahahah." seru Yufika dan pernyataan nya itu mengundang gelak tau ketiga teman barunya itu.
" Fik... emang bisa beli teman di jalan..." seru Zahra.
" Bisa lah ra... aku tinggal bawa dia saja kan selesai... aku bilang kamu mau gak temenan sama aku... itu aja cukup deh..." seru Yufika membuat ketiga tertawa.
" Hahahaha " tawa ketiganya bersamaan..
" Fik... aku kita kamu orang nya galak lo... terus muka datarmu itu aku kira gak bisa tertawa lo..." seru Putri.
" Emangnya aku patung apa yang cuman bisa diam saja..." seru Yufika.
" Iya habisnya dari awal kamu masuk aja kamu udah buat aku kesel fika..." seru Liza dan di sambut gelak tawa oleh Yufika.
" Ah sudah lah... lebih baik kita berteman dulu lah... ya kan fik... "seru Zahra lalu bertanya kepada Yufika.
" Iya lupakan saja yang sudah lewat mari kita buka lembaran baru..." seru Yufika.
🌼🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼🌼
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments
Yukity
like😍
2021-11-17
1