Setelah Yufika bercerita kepada ketiga teman barunya Yulina ketiganya pun pamit untuk pulang...
Setelah ketiga teman baru yulina pulang barulah Yufika tertidur dengan pules siang itu
Sedangkan Yulina di sibuk dengan tugas-tugas nya.
🌙🌙 Malam pun tiba.
" Fika... Lina gimana sekolahnya hari ini..." tanya papa Hardi.
" Lancar kok pah... malahan Lina langsung dapet teman baru pah..." seru Yulina dengan semangat.
" Oke baguslah... kalau Fika bagaimana...?" seru papa Hardi pada anak bungsunya itu.
" Hmmm biasa saja pah..." seru Yufika sambil menutup bukunya.
" Hmmm anak papa ini selalu saja jawabnya begitu...." seru papa Hardi gak habis pikir dengan tingkah laku anak bungsunya itu....
" Hahahahaha..." semua anggota keluarga hanya tertawa melihat tingkah anak dan bapak itu.
🌞 Keesokan harinya Yulina dan Yufika berangkat bersama dengan menggunakan motor
Sesampai di sekolah keduanya telah di sambut oleh ketiga teman barunya Yulina..
" Hai... kalian baru datang atau gimana...?" sapa Yulina dan bertanya kepada ketiganya.
" Hai...lin hai fik.... " sahut ketiganya bersamaan.
" Iya kita baru datang kok... yaudah sekalian nungguin kalian berdua..." seru Intan pada Yulina.
" Hmmm Yulina aku duluan ya... semuanya saya duluan ya... mari.." pamit Yufika kepada yulina dan ketiga teman barunya yulina itu dan dianggukan kepala oleh keempatnya.
" Lin.... Fika gak apa-apa kan...?" tanya Intan.
" Dia gak apa-apa kok... emang kenapa...?" tanya Yulina heran.
" Enggak aku lihat kayaknya di cemas begitu.." seru Intan.
" Udah tenang saja... dengan penyamarannya begitu siapa yang mengenalnya..." seru Yulina.
" Yaudah kita masuk kedalam kelas aja yuk..." ajak Indah.
" Ayuk lah..." seru ketiga temannya Indah itu.
Lalu keempatnya itu masuk ke dalam kelas.
Yufika yang sudah berada di dalam kelas hanya memainka hpnya... tak lama Nurhaliza datang dan duduk di samping Yufika.
" Pagi Yufika...?" sapa Nurhaliza.
Sekilas Yufika melihat kesampingnya lalu
" Pagi ...." sahut Yufika singkat dengan raut wajah datarny.
" Oh... ya... kamu sudah sarapan belum...?" tanya Liza.
" Sudah... emangnya kenapa...?" seru Yufika lalu bertanya.
" Hmmm aku mau ajak kamu sarapan di kantin... kamu mau gak..." seru Liza.
" Maaf aku bukannya menolak tapi aku tadi sudah sarapan... hmmm gini saja aku temanin kamu ke kantin saja ya..." seru Yufika yang bersikap biasa.
" Ah benarkah..." seru Liza tak percaya dan dianggukan kepala oleh Yufika.
" Yaudah ayik..." ajak Liza lalu keduanya pun menuju kantin.
Sesampai di kantin Yufika menemani liza sarapan sedangkan Yufika sibuk dengan hpnya...
Tak lama liza pun mengakhiri sarapannya..
" Fik... ke dalam kelas yuk..." ajak Liza
" Ah sudah siap.." sahut Yufika.
" Udah ayuk.." seru Liza sambil mengandeng lengan Yufika.
sesampai di kelas ternyata kelas sudah ramai terlihat kedua teman Liza menatap heran kepadanya.
" Makasih ya udah nemenin aku..." seru Liza
" Hmmm iya..." seru Yufika singkat.
Tak lama guru pun masuk kedalam kelas dan memulai pelajarannya.
Saat jam istirahat.
" Hai fik..." sapa Kharisma.
" Hmmm hai..." sahut Yufika singkat lalu kembali sibuk dengan buku-bukunya.
" Fik ke kantin yuk..." ajak kharisma...
" Hmmmm" dehem Yufika sambil berdiri dan masih menatap bukunya. sedangkan Liza dan kedua temannya hanya melongo melihat kharisma dan Yufika.
" Fika... aku ngomong kok gak lihat aku sih..." seru Kharisma.
" Eh iya maaf risma.... aku kebiasaan baca buku... hehehe kita mau duduk dimana..." seru Yufika sambil mengedarkan pandangannya.
Saat ingin melangkah terdengar suara memanggil namanya.
" Yufika... kemari..." panggil Yulina.
" Kita kesitu...yuk.." ajak Yufika kepada kharisma dan dianggukan kepala oleh risma.
" Hai... " sapa keduanya.
" Hai...." sapa keempat orang itu bersamaan.
" Kalian sudah pesan...?" tanya Yulina pada adiknya itu.
" Udah ..." sahut Yufika singkat sambil duduk di sebelah Yulina dan diikuti oleh Kharisma.
Sesaat suasana canggung... Yufika melihat kharisma tidak nyaman ...
" Ris... gak usah khawatir dia saudaraku tidak akan memakanmu..." sahut Yufika santai... namun berbedah dengan ketiga teman barunya Yulina...
Dan Yufika sadar akan hal itu... setelah selsai makan... keduanya pamit ke dalam kelas....
Namun sekilas Yufika melihat perubahan di wajahnya Risma.
" Risma kamu kenapa kamu sedang sedih atau bagaimana... cobalah cerita sama aku... siapa tau aku bisa membantu kamu..." seru Yufika .
" Kamu serius mau dengerin aku..." seru kharisma sambil menatap wajah Yufika dan dianggukan kepala oleh Yufika.
" Nantik kita bicara di taman belakang sekolah aja ya... hmmm nantik biar aku yang anterin kamu pulang..." seru Kharisma.
" Oke lah... ayuk masuk dulu... ehps sebelum masuk senyum dulu dong masa cemberut gitu sih..." seru Yufika yang berhasil membuat Kharisma tersenyum lalu keduanya masuk kedalam kelas sambil tersenyum dan tertawa. hal itu tak luput dari pandangan seseorang yang melihat dari kejauhan ...
" Aku yakin dia fika..." gumam orang di balik tembok itu sambil tersenyum.....
Skip
* Saat jam pulang sekolah *
Yufika menemui saudaranya...
" Yulina.." panggil Yufika saat melihat Yulina sedang menunggunya di parkiran bersama ketiga temannya.
" Ada apa...?" tanya Yulina.
" Aku nantik pulang sama Kharisma ya... aku ada urusan dulu sama dia... kamu pulang saja lebih dulu..." seru Yufika.
" Yaudah kamu hati-hati ya.. ingat nantik kabarin aku kalau kamu udah mau pulang..." seru Yulina.
" Iya aku pergi dulu kamu juga hati-hati ya di jalan bawa motornya jangan ngebut ya..." seru Yufika dan dianggukan kepala oleh Yulina.
Setelah itu Yufika menuju taman yang tadi di katakan oleh kharisma lalu dia mendekati kharisma yang sudah lebih dulu di taman itu.
" Hei..." sapa Yufika sambil menyentuh bahunya kharisma.
" Hai duduklah disini..." seru Kharisma.
" Ya sudah sekarang kamu cerita kamu sama ketiga teman lina ada masalah apa...?" seru Yufika to the point.
" Jadi begini... aku dan Indah... Intan serta Raisa itu berteman sejak SMP kita itu sudah bersahabat cukup lama hingga sebuah ke salah pahaman terjadi antara aku dan Indah... Aku di fitnah mengambil barang milik Indah saat itu... dan hal yang paling buat aku sedih mereka tak mempercayayaiku sebagai sahabat yang sudah lama mereka kenal... aku cukup sedih...fik... gimana pun aku gak tau apa-apa tentang barang-barang yang ada di loker SMP ku waktu itu aku gak tau..." jelas Kharisma sambil terisak.
" Oh jadi ini ke salah pahaman antara kamu dan ketiga orang itu... " seru Yufika.
" Sudahlah suatu saat mereka akan sadar sendiri..." seru Yufika menenangkan kharisma.
" Makasih ya kamu sudah mendengarkan aku..." seru kharisma.
" Ini sebagai pelajaran buat kita berdua jika sesuatu terjadi kita harus menyelidiki lebih dulu apa masalahnya jangan menyimpulkan masalah itu sendiri..." seru Yufika.
" Aku gak nyangka kamu yang terlihat cuek datar begini... bisa bijak juga ya... aku senang bisa berteman denganmu..." seru Kharisma.
" Iya... tapi sepertinya kita pernah bertemu .... dimananya dan kapan aku lupa tapi kamu kek gak asing gitu sama aku..." seru Yufika.
" Apa iya kamu pernah ketemu sama aku sebelumnya..." seru Kharisma sambil tersenyum dan dianggukan kepala oleh Yufika.
" Kayaknya iya... kalau gak salah waktu olimpiade MTK SMP deh...." tebak kharisma.
" Aha iya...iya kalau gak salah namamu waktu itu Tika kan kamu bilang ke aku..." seru Yufika yang baru mengingat tentang kharisma.
" Iya nama lengkap ku itu sebenarnya KHARISMATIKA PUTRI DHARMA atau tika begitu..." seru Risma.
" Oh begitu rupanya..." seru Yufika sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
" Yaudah aku antar kamu kamu pulang yuk..." seru Kharisma
" Yaudah ayuk.." seru Yufika dengan semangat.
Lalu Kharisma pun mengantarkan Yufika pulang.
🌺🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺🌺
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments