LOVE GAMES

Perjanjian

" apa "?. apa kah harus, aku menikah , setelah apa yang telah terjadi apakah ada yang masih ingin menikahi ku"?.ucap Renaldy.

" tentu saja ada sayang, apa kau meragukan kinerja dari para , orang " suruhan mami ?.ucap mami yang menatap sinis pada anak sulungnya dengan tatapan mengejek.

" terserah mami,, asalkan tidak merusak reputasi ku ". ucap Renaldy, yang keluar dari kamar.

" halo,, apakah gadis yang ku suruh sudah bersama mu?.ucap Mami pada

"sudah ,nyonya".ucap seseorang melalui telepon.

"baiklah bawah dia ke , sini". ucap mami dan langsung , mematikan ponselnya.

ketika mami sedang duduk, dan masih banyak ,tamu yang berada di luar, mami memilih untuk tetap santay, sambil menunggu orang suruhannya ,datang bersama gadis yang, akan ia nikahkan dengan anaknya.

tak butuh waktu yang lama, akhirnya orang" suruhan mami datang.

tok tok tok,,, suara ketukan pintu dari luar dan tentu saja, pintu langsung terbuka, dan terlihat seorang pria bertubuh tinggi , yang berjapan terlebih dahulu, dan di belakangnya terdapat seorang gadis berkaki tinggi, putih, rambut yang lurus terurai kepelakang dan menyisagkan sedikit rambut yang menjadi poninya, hidung yang mancung, mata yang bulat, dan tentu saja, badan yang ramping, bak seorang model.

"maaf menggangu nyonya, sesuai dengan perintah, saya telah membawah, gadis yang , akan menjadi, istri tuan muda".ucap pria tersebut dengan posisi membungkukan badannya.

"hmm baiklah, kalian boleh pergi".ucap mami, dan langsung saja semua orang suruhannya, meninggalkan, Metry, dan mami sendiri.

"kemarilah".ucap mami sambil menarik, tangan Metry,dan metry mengikutinya untuk duduk di pinggir ranjang.

" siapa nama mu".tanga mami.

" nama, aku Metry Barlon, nyonya". ucap Metry, dengan kepala yang masig menunduk, bagaimana tidak, kamu yang berada di desa, kemudian di jemput dengan mobil"yang mewah kamu yang bekerja di salah "rumah hitam" di jemput untuk menikahi salah satu pengusaha terkaya, bahkan ternama itu.

" baiklah ,langsung saja , aku ingin mengatakan, sebenarnya, putra ku Renald akan menikah hari ini namun, karena perselingkuhan kekasihnya, maka pernikahan hari ini yang sebenarnya terjadi, harus di batalkan, tetapi demi menjaga, image dari keluarga Baros maka pernikahan ini akan tetap terlaksanakan dan tentu saja aku memilih mu untuk, menikah dengan anak ku, aku tau, seluk beluk mu kamu, anak yatim bukan? dan tanang saja kamu akan mendapatkan apa yang akan menjadi hak mu, tapi aku mohon, menikahlah dengan anak ku". ucap mami, penuh penekan,Sebenarnya ia bisa saja, untuk tidak menggunakan kata tolong tetapi, ketika ia melihat , gadis di depannya ini, terlihat sangat baik, bahkan tidak menunjukkan, rasa ingin mencari perhatian maka dari itu ia menggunakan kata tolong.

"baiklah aku akan menikah dengan putra ibu, tapi aku rasa, aku tidak perlu untuk menerina kompensasi yang seperti ibu katakan aku akan melaksanakan apa yang harus aku lakukan aki tau pernikahan ini hanya akan , menjaga imgae dari keluarag Baros dan aku tau itu, tetapi aku punya satu pertanyaan, .ucap Metry.

"apa itu".tanya mami

" apakah, putra nyonya tau, jika saya bekerja di " rumah gelap" itu?.tanya Metry memastikan.

"tentu saja tidak, yang dia tau hanya pernikahan ini akan tetap terjadi". ucap mami.

" baiklah, apakah aku akan bersiap"?.tanga Metry.

" iya, pakilah gaub yang berada di westafel itu , sebentar lagi perias akan datang , ". ucap mami yang langsung, pergi meninggalkan , kamar itu.

setelah mami pergi, Metry langsung menggunakan gaun tersebut, dan duduk di depan cermin, dan tak lama perias pun datang.

🍁🍁🍁Di ruang tamu .🍁🍁🍁

terlihat , jika Renald sedang melipat tanganya dab menatap keluar ruangan melalui jendala, saat ini hujan sedang turun dengan lebat, ada sedikit guratan kecewa dan juga marah yang tergambar dengan sangat jelas di wajahnya, mengingat kekasihnya yang seharusnya hari ini adalah pernikahan mereka tetapi , malah mendapati bahwa kekasihnya telah kabur dengan pria bajingan yang telah membawa kabur sebagian uang perusahaannya.

" tunggu saja, tanggal mainnya, kalian bisa berlari, tapi tidak bisa menghilang,".gumam Renaldy pelan dengan menegaskan rahangnya yang kokoh.

dari arah belakang mami berjalan mendekati Renaldy, dan menepuk pundak Renaldy, dengan seketika Renaldy berbalik.

" ada apa "?.tanya Renaldy pada maminya.

" sudahlah, tidak usah memikirkan, wanita itu lagi,yang jelas bersiap"lah, karena 15 menit lagi pernikahan akan segera di mulai".ucap mami sambil mengelus pundak anaknya,ucapan mami tadi sontak membuat, Renaldy menoleh kearah mami dengan mengerutkan dahinya, maminya tau bahwa anaknya , sedang bertanya apakah betul pengantin pengganti tekah di temukan , siapa dia, dia berasal dari mana, apa pekrjaannya, dan masih banyak lagi, pertanyaan yang ada di benak Renaldy namun ia menepisnya.Toh dia akan menggenalnya setelah pernikahan ini.

setelah beberapa menit akhirnya, Metry turun dengan mami yang menggandeng tangan metry , menuruni anak tangga, dan Renaldy yang melihat hanya diam menatap, dan membulatkan matanya wanita ini.

Renaldy mengenalnya, dia adalah wanita yang bekerja di "rumah singgahan" apa"an maminya masa menikahkan dirinya dengan permpuan pekerja malam.pikirnya.

setalah itu, Metry duduk di samping pria tampan yang sebentar lagi akan menjadi suaminya itu.

" apa kita bisa memulainya pak".tanya penghulu.

"iya bisa ". ucap Mami.

akhirnya pernikahan berakhir dengan baik.

kini mereka tengah berdiri di depan untuk menyalami semua tamu, mulai dari keluarga hingga rekan bisnis, Metry yang sudah mulai lelah ingin duduk namun di tahan oleh Renaldy.

" jangan duduk, jika bokong mu mendarat di kursi itu jangan salhkan aku, jika aku akan menendang hingga jatuh". ucap Renaldy pelan tetapi dengan ancaman.

" hah, apa kau buta ? sejak dari tadi aku menggunakan hels , apa kau ingin kaki ku patah". ucap Metry dengan sedikit mengangkat gaunnya dan menunjukan hels kepada Renaldy tapi Renaldy tidak mempedulikannya.

"kurang ajar,, apa dia pikir kaki ku terbuat dari besi, yang tetap kuat jika berdiri selama berjam" dasar, pria aneh". ucap Metry dalam hati.

" sudah ku katakan ,jika sekali lagi, kamu mengupat aki dalam hati jangan salah kan aku, yang akan langsung mengeluarkan hati mu dan memberi pada hiu" yang sedanv kelaparan".ucap Renaldy sambil menatap tak suka pada Gadis yang kini menjadi istrinya.

akhirnya, acara selesai , dan kini mereka telah berada di kamar, Renaldy sedang mandi, dan Metry duduk, di tempat tidur, sambil memijit kakinya dengan perlahan,.

ketika sedang memijat, pintu kamar mandi pun terbuka, dan Renaldy keluar dari dalam sana, dengan hanya menggunakan jubah mandi, dan mengerikan rambutnya dengan handuk putih, dan semua yang ia lakukan masih saja di lihat oleh Metry, tapi Metry hanya melihat tanpa mengagumi ketampanan pria yang berdiri di depannya yang kini telah menjadi suaminya.

Lalu, Renaldy sadar bahwa dirinya , di pandang oleh wanita , itu.

"apa yang kau lihat".ucap Renaldy sambil duduk di meja, rias melipat tangan di dada, dan menghadap Metry.

"cih,, belagu baru di lihat saja sudah seperti itu ".ucap Metry, kepada Renaldy

" apa yang, kau katakan, apa kah mami juga , membayar mu untuk merayu ku?".ucap Renaldy sambil mengangkat satu alisnya, dan tersenyum sinis pada Metry.

Dan hal itu, tentu saja membuat Metry, mengerutkan keningnya, dan turun sambil mengangkat gaunnya, berjalan menghampiri suaminya.

" apa kau pikir , dengan uang mu kau bisa membayar ku, ? kurasa tidak, karena apa? karna harga , material mu tak sebanding dengan apa yang lu pikirkan tuan Renaldy Borges,". ucap Metry sambil berjalan memasuki kamar mandi.

" sial,, perempuan sialan, berani"nya dia mengatakan hal seperti itu kepada ku awas saja kau". ucap Renaldy yang langsung berganti pakaian dan keluar kamar enamtah kemana.

setelah beberapa menit Metry keluar dengan badan yang sudah terlihat segara, dia mengedarkan pandanganya mencari sosok pria yang berada di kamar tadi bersama nya.

" apa dia sudah pergi, baguslah setidaknya aku tidak melihat wajahnya yang, tembol itu,".ucap metry, setelah mengatakannya metry langsung merebahkan tubuhnya di kasur itu dan tak bituh waktu yang lama , ia pun tertidur.

Bersambung.

🍁🍁🍁🍁

**Mohon maaf, disini author cuman ingin mengatakan, ini novel kedua ,jadi author menulis 2 novel sekaligus, maaf jika banyak typo karena author juga ngirit batrei , semenjak NTT terkena musibah banjir, listrik belum bisa menyalah secara normal, jadi jaringannya juga buruk, bahkan hp author tidak cas hingga 2 hari maaf jika terlambat up, mohon dukung author yang receh ini, 😊 salam hangat.Beri dukungan cukup dengan memberi,,,

Like

koment

Hadiah

vote**

bye bye

Terpopuler

Jail Ajalah

Cuma mau ngasih tau, novelmu mantap thor, sayang kalau gak diteruskan,dan km hebat bisa buat novel yg bagus di tengah bencana yg menimpa ntt, saya turut prihatin thor, semoga warga NTT sehat selalu

2021-05-09

4

Susi Ismi

menarik kayaknya

2021-06-21

1

coco

dear star mampir

jangan lupa mampir juga

2021-06-21

0

Selviana

mampir juga di novel aku yaitu MENANTU PRIA.

2021-06-18

0

Ratih Nawaila

kebanyak tnda baca bikin krg enak bcnya.. next di perbaiki lg dr segi penulisannya ya Thor.. maaf cm masukan aja...🙇🙇🙇✌✌

2021-05-20

0

pecinta time travel

ya typo nya bertebaran

2021-05-01

0

Semua komik full color dan gratis!
Gratis Download Aplikasi dan Nikmati Akses Sepenuhnya