Chapter. 17 - Mendetoksifikasi Racun

Mu Chen Xiao baru mengetahui kalau Ibunya adalah seorang peramu ahli sejak dia berumur empat belas tahun. Dia diberitahu oleh seorang pedagang kuno yang telah hidup selama 92 tahun dan orang itu sangat mengenal siapa Ibunya. Dan jika dilihat di waktu yang sama sebelum Mu Chen Xiao bertransmigrasi, ada seorang pengkhianat di antara tabib-tabib ini yang pernah memaksa Mu Chen Xiao untuk memberikan darahnya sebagai detoksifikasi racun dalam tubuhnya! Tapi, aku masih belum mengetahui siapa pengkhianat di antara kelima tabib ini.

Mu Chen Xiao mengalihkan pandangannya dari kelima tabib yang saat ini telah duduk berbaris di belakangnya. Dia kembali mengambil pisau belatinya dan membakarnya pada sebuah lilin yang menyala.

Setelah dia mensterilkannya, Mu Chen Xiao membuat sebuah goresan kecil tepat pada bekas gigitan ular menggunakan pisau belati miliknya.

Seorang tabib telah menyiapkan sebuah mangkuk besar di sebelah Mu Chen Xiao sebagai wadah untuk darah kotor yang akan ia keluarkan nanti. Dia awalnya ragu untuk melakukannya di hadapan orang banyak. Akan tetapi, demi memperpanjang usianya dan mendapatkan lima ribu keping emas, dia harus tetap melakukannya.

Mu Chen Xiao menghisap darah yang tercemar dari leher Zhao Bingyan dan mengumpulkannya pada satu wadah sedikit demi sedikit. Dan pada akhirnya, setelah dia menghisap cukup banyak darah yang tercemar hingga terkumpul setengah dari mangkuk besar tersebut. Mu Chen Xiao berhenti melakukannya dan kembali mensterilkan pisau belatinya.

Dia kemudian melukai lengannya sendiri dan meneteskan darahnya di bibir Zhao Bingyan agar dia bisa meminumnya dengan mudah. Tidak lama setelah dia meneteskan darahnya, Mu Chen Xiao membiarkan Zhao Bingyan untuk menghisap darahnya untuk beberapa saat sampai keadaannya baik-baik saja.

Seorang tabib menghampiri Mu Chen Xiao dan mengambil semangkuk darah tercemar itu sebelum dia bertanya, "Tuan muda, bagaimana dengan darah yang tercemar? Apakah kita harus membuangnya?"

Mu Chen Xiao menoleh ke arah tabib tersebut dan menjawab, "Ya, darah itu kamu siram di atas tanah akan tetapi, kau jangan sampai menyiramnya pada tanaman yang sedang tumbuh."

Dengan cepat, tabib tersebut langsung mengerti dan menjawab, "Baik Tuan muda. Akan saya lakukan." Ucapnya sambil berjalan keluar kamar dan melakukan apa Mu Chen Xiao katakan tadi.

Wajahnya mulai pucat dan kulitnya mendadak keringat dingin. Dia berulang kali menggigit bibirnya dan menahan sakit ketika Zhao Bingyan malah menggigitnya pada bagian yang terluka dan membuat luka tersebut semakin melebar dan mengeluarkan banyak darah hingga mengotori pakaian mereka.

Mu Chen Xiao menoleh ke arah salah satu tabib yang ada di belakangnya dan berkata, "Setelah aku selesai, aku ingin salah satu dari kalian langsung membungkus perban yang ada di leher Guru besar."

Salah satu dari tabib itu kembali mengangguk dan segera berlari membawa barang-barang yang dibutuhkan untuk mengobati lukanya.

Tidak lama setelah dia berbicara, Mu Chen Xiao melepaskan tangannya dan salah seorang tabib langsung bergerak dan membungkus perban luka yang ada di leher Zhao Bingyan kembali. Dan yang satunya lagi, langsung memberikan Mu Chen Xiao pil penambah darah dan penambah energi untuknya.

"Tuan muda kehilangan banyak darah. Sebaiknya, Tuan muda segera meminum pilnya." Ucap salah seorang tabib yang memberikannya pil penambah darah untuknya.

Nafas Mu Chen Xiao terdengar sangat terengah-engah dan terus memperhatikan luka yang ada pada lengannya setelah Zhao Bingyan menggigitnya berulang kali.

"Aku baik-baik saja. Berikan pil itu untuk Guru besar. Dia lebih membutuhkannya."

"Tapi, jika Tuan muda tidak segera meminumnya, Anda akan merasa pusing dan hilang keseimbangan."

Mu Chen Xiao mendekatkan mulutnya pada telinga tabib tersebut dan berkata, "Sebaiknya kau turuti saja apa yang aku katakan kalau kau ingin kepalamu tetap ada."

Tiba-tiba saja, tabib tersebut merasa merinding dan langsung menjawab, "Ah, iya. Aku mengerti Tuan muda. Aku akan segera memberikannya."

Zhao Yuan berdiri kembali dan berjalan menghampiri Zhao Bingyan untuk melihat keadaannya saat ini.

Tidak begitu parah dibandingkan dengan sebelumnya. Wajahnya pun sudah kembali seperti semula. Dia seperti sedang tertidur pulas dan bukannya sedang menahan racun di dalam tubuhnya.

"Hei! Bocah nakal! Apakah kau benar-benar sudah menyembuhkannya?"

Mu Chen Xiao memalingkan wajahnya sambil melipat tangannya. Wajahnya cemberut seolah dialah yang paling tidak dihargai di sini.

"Hei! Tua bangka! Kau sama sekali tidak menghargai kerja kerasku untuk menyembuhkannya?! Aku menggunakan darahku sendiri untuk mendetoksifikasi racunnya agar dia tidak cepat mati!"

Li Chu Yi tiba-tiba menyusul mereka dan wajahnya berubah sedikit tenang ketika dia melihat Zhao Bingyan yang terlihat baik-baik saja.

Beruntung saja usia Mu Chen Xiao masih sangat muda dan darahnya masih belum tercemar apapun sehingga, dia bisa mampu mendetoksifikasi racun di dalam tubuhnya.

Ketika Mu Chen Xiao masih duduk di tempat yang sama, dia menatap ke arah seorang tabib yang sejak tadi tidak melakukan apapun untuknya. Wajahnya terlihat kesal dan matanya terus menatap tajam ke arah Mu Chen Xiao. Dia pun juga tidak mengerti mengapa tabib ini hanya diam sejak tadi sambil menatap dirinya dengan dingin.

'Aku tidak yakin jika dia satu-satunya pengkhianat di sini. Tapi, hanya dia yang sejak tadi tidak bergerak.'

[[ Berhasil Menyelamatkan Zhao Bingyan ]]

[[ Poin bertambah +1000 ]]

[[ Mendapatkan banyak perhatian ]]

[[ Poin bertambah +100 ]]

[[ Sisa poin akhir, +1500 ]]

'Suara yang meresahkan! Berhentilah bersuara datar seperti g*ogle translate!' batin Mu Chen Xiao sambil menutup kedua telinganya.

Mu Chen Xiao saat ini terlalu lengah dan tidak berhati-hati pada seseorang yang ada di depannya saat ini.

Seorang tabib yang sebelumnya duduk berlutut di hadapannya, tiba-tiba saja dia mengeluarkan sebuah pisau belati yang tersimpan di balik pakaiannya dan langsung bergerak menyerang Mu Chen Xiao dengan cepat.

"Matilah kau Mu Chou Ran!" Teriak tabib tersebut sambil bergerak cepat ke arah Mu Chen Xiao dengan pisau belati di tangan kanannya.

Mu Chen Xiao yang tidak siap dengan munculnya serangan dadakan yang datang padanya, hanya bisa diam di tempat yang sama sambil menutupi wajahnya dengan kedua lengannya yang belum terobati sama sekali.

'Cih! Darimana datangnya pengkhianat ini?!'

Tidak ada yang menduga bahwa ada seorang tabib yang berkhianat dan akan membunuh orang-orang di sana.

Semua orang yang ada di sana, hanya diam dan menontonnya saja karena gerakannya yang sangat cepat dan tidak terduga.

Di saat pisau tersebut hampir saja mengenai kulit dan dagingnya, Mu Chen Xiao merasakan adanya orang ke sepuluh yang mendatanginya dan langsung memepetkannya menuju tempat yang jauh darinya.

Seorang laki-laki dengan rambut yang dikuncir kuda dan pakaian putih bercorak biru, memegang pedangnya dan menebas kepala seorang tabib yang mencoba untuk membunuhnya.

Orang ini, berada di level tujuh alam langit. Lekuk bentuk matanya sangat berbeda dengan apa yang dimiliki oleh Zhao Bingyan dan Li Chu Yi. Mungkinkah dia berasal dari keluarga yang berbeda dengan mereka?

[[ Saudara seperguruan Zhao Bingyan ]]

[[ Cheng Xing Xian ]]

'Cheng Xing Xian?! Dia adalah orang yang mengusir orang-orang Sekte Yin Lang dua hari yang lalu?!'

Terpopuler

Comments

heri surianto

heri surianto

ok

2021-07-11

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter. 01 - Pertemuan Dengan Guru Besar
3 Chapter. 02 - Penolong Besar Di Akhir
4 Chapter. 03 - Menuju Titik Awal Kultivasi
5 Chapter. 04 - Layaknya Seorang Kaisar
6 Chapter. 05 - Kakek Tua Dengan Bocah Nakal
7 Chapter. 06 - Kekacauan Perpustakaan
8 Chapter. 07 - Malam Penyerangan
9 Chapter. 08 - Awal Duel Pertarungan
10 Chapter. 09 - Awal Duel Pertarungan II
11 Chapter. 10 - Ancaman Sistem
12 Chapter. 11 - Serangan Langsung
13 Chapter. 12 - Menghindari Pertarungan
14 Chapter. 13 - Shang Ren
15 Chapter. 14 - Segel Api Liu
16 Chapter. 15 - Keadaan Kritis
17 Chapter. 16 - Penawar Racun
18 Chapter. 17 - Mendetoksifikasi Racun
19 Chapter. 18 - Pemimpin Yang Serakah
20 Chapter. 19 - Kisah Tragis Masa Lalu
21 Chapter. 20 - Keturunan Terhina
22 Chapter. 21 - Menagih Janji
23 Chapter. 22 - Pil Elemen Manusia
24 Chapter. 23 - Shan Feng
25 Chapter. 24 - Keluarga Terhormat
26 Chapter. 25 - Saudara Seperguruan Cheng
27 Chapter. 26 - Menghadang Di Gerbang Utara
28 Chapter. 27 - Baixue
29 Chapter. 28 - Getaran Lembah Dao Xun
30 Chapter. 29 - Arwah Pegunungan
31 Chapter. 30 - Masalah Raja Xingyue
32 Chapter. 31 - Perselisihan Keempat Sekte
33 Chapter. 32 - Tamu Yang Datang Tiba-tiba
34 Chapter. 33 - Pasukan Raja Xingyue
35 Chapter. 34 - Menolong Seorang Penjahat
36 Chapter. 35 - Sehari Menjadi Ayah
37 Chapter. 36 - Kejadian Sebelum Keberangkatan
38 Chapter. 37 - Gu Qiaomei
39 Chapter. 38 - Hutan Sarang Hantu
40 Chapter. 39 - Perhatian Dari Seorang Penjahat
41 Chapter. 40 - Hantu Perbatasan Kota Xuanzhou
42 Chapter. 41 - Waktunya Makan Malam
43 Chapter. 42 - Waktunya Makan Malam II
44 Chapter. 43 - Kebenaran Yang Terungkap
45 Chapter. 44 - Su Lingyu
46 Chapter. 45 - Pasukan Istana
47 Chapter. 46 - Pasukan Istana II
48 Chapter. 47 - Hawa Kekuatan Spiritual
49 Chapter. 48 - Anak Yang Lahir Di musim Dingin
50 Chapter. 49 - Kembali Ke Sekte
51 Chapter. 50 - Mengejar Pembelajaran
52 Chapter. 51 - Hubungan Saudara
53 Chapter. 52 - Bayi Ular Putih
54 Chapter. 53 - Xun Ji'an
55 Chapter. 54 - Pilihan
56 Chapter. 55 - Keputusan
57 Chapter. 56 - Arwah Yang Tidak Diinginkan
58 Chapter. 57 - Ketakutan Dalam Hutan
59 Chapter. 58 - Kedai Makanan Jin Yue
60 Chapter. 59 - Segenggam Kue Kacang
61 Chapter. 60 - Target
62 Chapter. 61 - Arwah Pegunungan Jinya
63 Chapter. 62 - Arwah Tidak Berbentuk
64 Chapter. 63 - Berkunjung Ke Rumah
65 Chapter. 64 - Yang Mulia Dengan Tumpukan Batu
66 Chapter. 65 - Hao Shu
67 Chapter. 66 - Prioritas Utama
68 Chapter. 67 - Serangan Wanita Berjubah Hitam
69 Chapter. 68 - Serangan Wanita Berjubah Hitam II
70 Chapter. 69 - Laki-laki Misterius
71 Chapter. 70 - Kematian yang Sudah Direncanakan
72 Chapter. 71 - Firasat Tajam
73 Chapter. 72 - Kolam Herbal
74 Chapter. 73 - Diangkat Sebagai Murid
75 Chapter. 74 - Pelatihan Pertama
76 Chapter. 75 - Pelatihan Pertama II
77 Chapter. 76 - Menunggu Jawaban
78 Chapter. 77 - Rencana Untuk Pulang
79 Chapter. 78 - Menginjak Mantra Teleportasi
80 Chapter. 79 - Mata Es Bingyan
81 Chapter. 80 - Terlibat Dalam Masalah
82 Chapter. 81 - Penghapusan Keluarga Jin
83 Chapter. 82 - Tuduhan
84 Chapter. 83 - Perubahan Monster
85 Chapter. 84 - Ritual Shen Qi
86 Chapter. 85 - Wajah Yang Hancur Lebur
87 Chapter. 86 - Nyawa Tidak Yang Berharga
88 Chapter. 87 - Bertaruh Nyawa
89 Chapter. 88 - Pegunungan Qunya
90 Chapter. 89 - Serangan Pertama
91 Chapter. 90 - Penengah
92 Chapter. 91 - Kembali Di Usia Lima Tahun
93 Chapter. 92 - Kembali Dengan Mantra Teleportasi
94 Chapter. 93 - Tentang A-Yue
95 Chapter. 94 - Pasukan Bayangan
96 Chapter. 95 - Kekacauan Yang Belum Selesai
97 Chapter. 96 - Penjebak
98 Chapter. 97 - Satu Kamar
99 Chapter. 98 - Kembali Seperti Semula
100 Chapter. 99 - Kematian Seorang Penyusup
101 Chapter. 100 - Berdiam Di Kursi Roda
102 Chapter. 101 - Yan Ling Lao
103 Chapter. 102 - Xing Ruo
104 Chapter. 103 - Terjebak Di Kota Jiangyan
105 Chapter. 104 - Ying Tian
106 Chapter. 105 - Penyusup Dinasti Yan
107 Chapter. 106 - Penjahat Di Semua Masalah
108 Chapter. 107 - Sebuah Nama
109 Chapter. 108 - Penugasan Gurun Gobi
110 Chapter. 109 - Pelindung
111 Chapter. 110 - Benang Merah
112 Chapter. 111 - Yong Qi
113 Chapter. 112 - Desa Tianlu
114 Chapter. 113 - Pertarungan Yang Belum Selesai
115 Chapter. 114 - Pasukan Perang
116 Chapter. 115 - Kota Nianfeng
117 Chapter. 116 - Selembar Surat Darah
118 Chapter. 117 - Mengawal Yang Mulia
119 Chapter. 118 - Peningkatan Drastis
120 Chapter. 119 - Melintasi Lembah Arwah
121 Chapter. 120 - Bangsa Taoyi
122 Chapter. 121 - Keluarga Tunggal
123 Chapter. 122 - Kultivator Negeri Gurun
124 Chapter. 123 - Kalajengking Gurun
125 Chapter. 124 - Sistem Kekacauan
126 Chapter. 125 - Mu Chou Ran
127 Chapter. 126 - Pemikiran Berlebih
128 Chapter. 127 - Bayangan Masa Lalu
129 Chapter. 128 - Tuan Besar Yang Baik
130 Chapter. 129 - Menghapus Nama
131 Chapter. 130 - Bayangan Wanita
132 Chapter. 131 - Lari Dari Sekte
133 Chapter. 132 - Mu You Na
134 Chapter. 133 - Bisikan
135 Chapter. 134 - Pertarungan Antar Saudara
136 Chapter. 135 - Kematian Mu Chen Xiao
137 Chapter. 136 - Wilayah Perbatasan
138 Chapter. 137 - Kelahiran Kembali
139 Chapter. 138 - Perang Singkat
140 Chapter. 139 - Perang Singkat II
141 Chapter. 140 - Kekecewaan Hao Shu
142 Chapter. 141 - Konferensi Tujuh Keluarga
143 Chapter. 142 - Konferensi Tujuh Keluarga II
144 Chapter. 143 - Monster Di Antara Manusia
145 Chapter. 144 - Kematian Raja Ketiga
146 Chapter. 145 - Dendam Terakhir [End]
147 Epilog
148 Promosi + Cast Gak Jelas.
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Prolog
2
Chapter. 01 - Pertemuan Dengan Guru Besar
3
Chapter. 02 - Penolong Besar Di Akhir
4
Chapter. 03 - Menuju Titik Awal Kultivasi
5
Chapter. 04 - Layaknya Seorang Kaisar
6
Chapter. 05 - Kakek Tua Dengan Bocah Nakal
7
Chapter. 06 - Kekacauan Perpustakaan
8
Chapter. 07 - Malam Penyerangan
9
Chapter. 08 - Awal Duel Pertarungan
10
Chapter. 09 - Awal Duel Pertarungan II
11
Chapter. 10 - Ancaman Sistem
12
Chapter. 11 - Serangan Langsung
13
Chapter. 12 - Menghindari Pertarungan
14
Chapter. 13 - Shang Ren
15
Chapter. 14 - Segel Api Liu
16
Chapter. 15 - Keadaan Kritis
17
Chapter. 16 - Penawar Racun
18
Chapter. 17 - Mendetoksifikasi Racun
19
Chapter. 18 - Pemimpin Yang Serakah
20
Chapter. 19 - Kisah Tragis Masa Lalu
21
Chapter. 20 - Keturunan Terhina
22
Chapter. 21 - Menagih Janji
23
Chapter. 22 - Pil Elemen Manusia
24
Chapter. 23 - Shan Feng
25
Chapter. 24 - Keluarga Terhormat
26
Chapter. 25 - Saudara Seperguruan Cheng
27
Chapter. 26 - Menghadang Di Gerbang Utara
28
Chapter. 27 - Baixue
29
Chapter. 28 - Getaran Lembah Dao Xun
30
Chapter. 29 - Arwah Pegunungan
31
Chapter. 30 - Masalah Raja Xingyue
32
Chapter. 31 - Perselisihan Keempat Sekte
33
Chapter. 32 - Tamu Yang Datang Tiba-tiba
34
Chapter. 33 - Pasukan Raja Xingyue
35
Chapter. 34 - Menolong Seorang Penjahat
36
Chapter. 35 - Sehari Menjadi Ayah
37
Chapter. 36 - Kejadian Sebelum Keberangkatan
38
Chapter. 37 - Gu Qiaomei
39
Chapter. 38 - Hutan Sarang Hantu
40
Chapter. 39 - Perhatian Dari Seorang Penjahat
41
Chapter. 40 - Hantu Perbatasan Kota Xuanzhou
42
Chapter. 41 - Waktunya Makan Malam
43
Chapter. 42 - Waktunya Makan Malam II
44
Chapter. 43 - Kebenaran Yang Terungkap
45
Chapter. 44 - Su Lingyu
46
Chapter. 45 - Pasukan Istana
47
Chapter. 46 - Pasukan Istana II
48
Chapter. 47 - Hawa Kekuatan Spiritual
49
Chapter. 48 - Anak Yang Lahir Di musim Dingin
50
Chapter. 49 - Kembali Ke Sekte
51
Chapter. 50 - Mengejar Pembelajaran
52
Chapter. 51 - Hubungan Saudara
53
Chapter. 52 - Bayi Ular Putih
54
Chapter. 53 - Xun Ji'an
55
Chapter. 54 - Pilihan
56
Chapter. 55 - Keputusan
57
Chapter. 56 - Arwah Yang Tidak Diinginkan
58
Chapter. 57 - Ketakutan Dalam Hutan
59
Chapter. 58 - Kedai Makanan Jin Yue
60
Chapter. 59 - Segenggam Kue Kacang
61
Chapter. 60 - Target
62
Chapter. 61 - Arwah Pegunungan Jinya
63
Chapter. 62 - Arwah Tidak Berbentuk
64
Chapter. 63 - Berkunjung Ke Rumah
65
Chapter. 64 - Yang Mulia Dengan Tumpukan Batu
66
Chapter. 65 - Hao Shu
67
Chapter. 66 - Prioritas Utama
68
Chapter. 67 - Serangan Wanita Berjubah Hitam
69
Chapter. 68 - Serangan Wanita Berjubah Hitam II
70
Chapter. 69 - Laki-laki Misterius
71
Chapter. 70 - Kematian yang Sudah Direncanakan
72
Chapter. 71 - Firasat Tajam
73
Chapter. 72 - Kolam Herbal
74
Chapter. 73 - Diangkat Sebagai Murid
75
Chapter. 74 - Pelatihan Pertama
76
Chapter. 75 - Pelatihan Pertama II
77
Chapter. 76 - Menunggu Jawaban
78
Chapter. 77 - Rencana Untuk Pulang
79
Chapter. 78 - Menginjak Mantra Teleportasi
80
Chapter. 79 - Mata Es Bingyan
81
Chapter. 80 - Terlibat Dalam Masalah
82
Chapter. 81 - Penghapusan Keluarga Jin
83
Chapter. 82 - Tuduhan
84
Chapter. 83 - Perubahan Monster
85
Chapter. 84 - Ritual Shen Qi
86
Chapter. 85 - Wajah Yang Hancur Lebur
87
Chapter. 86 - Nyawa Tidak Yang Berharga
88
Chapter. 87 - Bertaruh Nyawa
89
Chapter. 88 - Pegunungan Qunya
90
Chapter. 89 - Serangan Pertama
91
Chapter. 90 - Penengah
92
Chapter. 91 - Kembali Di Usia Lima Tahun
93
Chapter. 92 - Kembali Dengan Mantra Teleportasi
94
Chapter. 93 - Tentang A-Yue
95
Chapter. 94 - Pasukan Bayangan
96
Chapter. 95 - Kekacauan Yang Belum Selesai
97
Chapter. 96 - Penjebak
98
Chapter. 97 - Satu Kamar
99
Chapter. 98 - Kembali Seperti Semula
100
Chapter. 99 - Kematian Seorang Penyusup
101
Chapter. 100 - Berdiam Di Kursi Roda
102
Chapter. 101 - Yan Ling Lao
103
Chapter. 102 - Xing Ruo
104
Chapter. 103 - Terjebak Di Kota Jiangyan
105
Chapter. 104 - Ying Tian
106
Chapter. 105 - Penyusup Dinasti Yan
107
Chapter. 106 - Penjahat Di Semua Masalah
108
Chapter. 107 - Sebuah Nama
109
Chapter. 108 - Penugasan Gurun Gobi
110
Chapter. 109 - Pelindung
111
Chapter. 110 - Benang Merah
112
Chapter. 111 - Yong Qi
113
Chapter. 112 - Desa Tianlu
114
Chapter. 113 - Pertarungan Yang Belum Selesai
115
Chapter. 114 - Pasukan Perang
116
Chapter. 115 - Kota Nianfeng
117
Chapter. 116 - Selembar Surat Darah
118
Chapter. 117 - Mengawal Yang Mulia
119
Chapter. 118 - Peningkatan Drastis
120
Chapter. 119 - Melintasi Lembah Arwah
121
Chapter. 120 - Bangsa Taoyi
122
Chapter. 121 - Keluarga Tunggal
123
Chapter. 122 - Kultivator Negeri Gurun
124
Chapter. 123 - Kalajengking Gurun
125
Chapter. 124 - Sistem Kekacauan
126
Chapter. 125 - Mu Chou Ran
127
Chapter. 126 - Pemikiran Berlebih
128
Chapter. 127 - Bayangan Masa Lalu
129
Chapter. 128 - Tuan Besar Yang Baik
130
Chapter. 129 - Menghapus Nama
131
Chapter. 130 - Bayangan Wanita
132
Chapter. 131 - Lari Dari Sekte
133
Chapter. 132 - Mu You Na
134
Chapter. 133 - Bisikan
135
Chapter. 134 - Pertarungan Antar Saudara
136
Chapter. 135 - Kematian Mu Chen Xiao
137
Chapter. 136 - Wilayah Perbatasan
138
Chapter. 137 - Kelahiran Kembali
139
Chapter. 138 - Perang Singkat
140
Chapter. 139 - Perang Singkat II
141
Chapter. 140 - Kekecewaan Hao Shu
142
Chapter. 141 - Konferensi Tujuh Keluarga
143
Chapter. 142 - Konferensi Tujuh Keluarga II
144
Chapter. 143 - Monster Di Antara Manusia
145
Chapter. 144 - Kematian Raja Ketiga
146
Chapter. 145 - Dendam Terakhir [End]
147
Epilog
148
Promosi + Cast Gak Jelas.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!