Undangan dari mantan

Kinan menatap laki-laki dengan tatapan berkaca-kaca, Bahkan Kinan seolah-olah tidak mau bertemu dengan laki-laki itu lagi.

"Untuk apa dia datang lagi?" Batin Kinan.

"Untuk apalagi kamu datang kesini?" Tanya Kinan dengan tegas.

Laki-laki yang berbadan tinggi tegak, Dia sangat tampan dengan setelan jas warna hitamnya. Dialah Arga Dharmawan, Laki-laki yang tidak lain mantan kekasih Kinan dulu. Mereka putus karena orang tua Arga menentang hubungan mereka, entah apa yang membuat hubungan mereka ditentang oleh kedua orang tua Arga? Tidak ada yang tahu karena Kinan tidak pernah menceritakan pada siapapun.

Arga adalah bos di salah satu perusahaan kecil milik keluarganya, Kalau dibandingkan dengan Aftar. Arga tidak ada apa-apanya.

Laki-laki itu mendekati Kinan, Lalu berusaha memegang tangan Kinan. Namun dengan cepat Kinan menepisnya.

"Jangan berani menyentuhku!" Bentak Kinan dengan tatapan tidak suka.

"Kenapa? Bukankah kamu masih sangat mencintaiku?" Tanya Arga dengan tatapan penuh penuh arti.

"Sekarang kamu mau apalagi?" Tanya Kinan dengan tegas, Arga langsung menatap Kinan rasanya Arga ingin sekali memeluknya.

"Minggu depan aku akan menikah, Tapi jujur aku masih mencintaimu," jawab Arga yang membuat hati Kinan terasa sesak.

Sebenarnya Kinan masih mencintai Arga, Namun Kinan juga tidak mau Arga sampai kenapa-kenapa, Jadi Kinan dengan terpaksa melepaskan Arga sesuai dengan kemauan orang tua Arga.

"Aku sudah tidak mencintaimu lagi," tegas Kinan yang terpaksa membohongi diri sendiri, Kini hatinya terasa tercabik-cabik mendengar Arga mau menikah.

"Kalau saja bukan karena orang tuamu, Aku pasti tidak akan meninggalkanmu," batin Kinan.

Arga adalah sosok laki-laki yang begitu perhatian, bahkan dia sangat menyayangi Kinan selama ini. Itulah yang membuat Kinan sangat mencintai Arga.

"Tapi sorot matamu tidak bisa berbohong, Kamu masih mencintaiku kan?" Tanya Arga memastikan, Arga bisa melihat kalau Kinan sedang berbohong pada dirinya.

"Cukup katakan apa tujuanmu kesini? Dan tidak usah perdulikan sorot mataku!" jawab Kinan dengan tegas, Arga masih terus mendekati Kinan, Namun Kinan terus menjauh dari Arga.

"Berhentilah disitu!!" bentak Kinan dengan lantang. Arga langsung memberhentikan langkah kakinya.

"Aku kesini untuk memberikan undangan pernikahanku dengan Vira," ucap Arga yang

kembali membuat hati Kinan tercabik-cabik.

Arga memberikan undangan pernikahannya yang ada ditangannya pada Kinan, dengan hati begitu sakit karena masih punya perasaan pada Arga, Kinan menerima undangan tersebut.

"Kamu harus hadir di acara pernikahanku!" Pinta Agra dengan tatapan mata berkaca-kaca, Sungguh Arga sebenernya ingin menarik Kinan masuk ke dalam pelukannya.

Kinan menarik nafasnya, lalu menghembuskannya dengan pelan.

"Aku akan datang nanti," jawab Kinan singkat.

"Kinan, Apa kamu tidak mau memberikan kesempatan padaku lagi?" Tanya Arga dengan tatapan sedih.

Arga juga sebenernya masih mencintainya Kinan, Namun Kinan memutuskannya begitu saja tanpa memberikan alasan apa-apa pada Arga. Kinan hanya bilang pada Arga, Kita akhiri hubungan kita saja, Itulah kata-kata terakhir Kinan waktu putus dengan Arga.

Mungkin Kinan punya alasan kenapa Kinan meninggalkan Arga begitu saja, namun Kinan tidak pernah memberi tahu pada Arga apa alasannya?

"Maaf aku tidak bisa, aku doakan kamu bahagia bersama istrimu nanti." jawab Kinan yang diiringi doa untuk kebahagiaan Arga dan calon istrinya nanti.

Arga terus menatap Kinan, Mata Arga masih menujukan bahwa dirinya masih ingin lebih lama bersama Kinan, Kinan langsung membalikkan badannya kini posisi Kinan sudah membelakangi Arga. Arga terus menatap punggung Kinan dengan begitu lembut.

"Andai aku bisa memeluknya, Pasti aku akan memeluknya, Aku tahu pasti kamu ingin menangis namun kamu berusaha menahan air matamu," batin Arga.

"Pulanglah! Aku lelah mau istirahat." Ucap Kinan dengan nada lembut, Namun Kinan tidak berani menatap Arga karena air matanya sudah membasahi pipi mulusnya.

"Kinan...." Panggil Arga.

Namun Kinan enggan menoleh dan langsung masuk ke dalam rumahnya.

"Maaf Arga, Mudah-mudahan kamu bahagia." Batin Kinan.

Arga langsung menjatuhkan dirinya kini posisi Arga sudah duduk, Rintik-rintik hujan juga mulai berjatuhan dan mulai membasahi baju yang Arga pakai.

Setelah setengah jam kemudian, Kinan baru selesai mandi dan ganti pakaian. Mendengar hujan yang begitu lebat, Kinan langsung membuka tirai jendela rumahnya.

Kinan langsung meneteskan air mata, Melihat Arga masih terduduk di depan rumahnya, Kinan ingin keluar untuk memeluknya. Namun Kinan ingat akan ancaman orang tua Arga, Akhirnya Kinan mengurungkan niatnya.

"Maaf Arga, aku tidak bisa keluar menemuimu, aku tidak mau sesuatu terjadi padamu" batin Kinan yang buliran air matanya terus berjatuhan.

Kinan menjatuhkan dirinya, di belakang pintu, kini Kinan benar-benar merasa hancur , Kinan tidak tahu harus berbuat apa? Kinan hanya berdoa mudah-mudahan Arga segera pergi dari depan rumahnya.

Tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti di depan rumah Kinan, dan ternyata itu orang suruhan Nyonya Rosa yang tidak lain adalah Orang tua Arga, untuk menjemput Arga.

"Den, Ayo kita pulang sekarang! Atau Nyonya akan datang kesini." kata Pak Vito yang tidak lain adalah supir pribadi Rosa.

Dua pengawal pribadi Nyonya Rosa yang ikut datang menjemput Arga, Langsung mengangkat tubuh Arga dan memasukkan Arga ke dalam mobil.

Pak Vito langsung membawa Arga pulang ke rumahnya, lalu kedua pengawal yang ikut langsung membawa mobil Arga pulang dan mengikuti mobil Pak Vito di belakangnya.

Kinan kembali membuka sedikit tirai jendelanya, lalu melihat Arga sudah tidak ada ditempatnya.

"Arga, Maaf aku tidak bisa memberi tahu apa alasanku meninggalkanmu begitu saja," batin Kinan.

Kinan kembali masuk ke dalam kamarnya, lalu dia tiba-tiba mengingat surat perjanjian dengan sang bos.

"Sekarang hidupku berantakan, aku harus melepaskan orang yang aku sayang karena Orang tuanya menentang hubunganku dengannya dan sekarang aku harus menerima pernikahan kontrak yang tidak pernah aku bayangkan." keluh Kinan yang langsung menangis sejadi-jadinya.

Kinan menangis begitu lama, Hingga tidak terasa Kinan tidur begitu saja dan tidak jadi makan malam.

Keesokan hari kemudian, Kinan sudah rapi dengan setelan kemeja dan celana panjang, Kinan berjalan menelusuri jalanannya yang begitu rame menuju ke tempat kerjanya.

Tempat kerja Kinan tidak terlalu jauh dari rumahnya, Jadi kalau Kinan sedang tidak malas pasti jalan kaki tapi kalau Kinan malas Kinan biasanya naik ojek.

Setelah beberapa menit jalan, akhirnya Kinan sampai ditempat kerjanya. Kinan langsung berganti pakaian dengan pakaian kerja.

"Kinan," panggil salah satu cleaning servis yang lainnya.

"Iya kak Caca?" Sahut Kinan, yang langsung menoleh kearah Caca.

"Kinan, Kamu yang bersihin ruangan Pak Aftar ya. Aku kemarin diomelin habis-habisan," pinta Caca dengan wajah memelas.

Kinan merasa kasian pada Caca, akhirnya Kinan mau mengantikan Caca di ruangan Aftar.

"Dasar laki-laki, tapi tidak ada lembutnya sama sekali." Batin Kinan.

Kinan langsung masuk ke dalam ruangan Aftar, namun salahnya Kinan tidak mengetuk pintu lebih dulu, karena mengira Aftar belum datang.

Betapa terkejutnya Kinan melihat adegan yang ada hadapan.

"Haaaahhhh apa-apaan mereka," ucap Kinan dengan sorot mata yang tertujuh pada dua laki-laki yang sedang berpelukan.

Aftar langsung menjatuhkan tubuh Vino, Membuat Vino merintih kesakitan.

"Aduh bos, Kenapa kamu menjatuhkanku?" Tanya Vino dengan kesal.

"Apa kalian saling suka? Atau mungkin kalian jeruk makan jeruk," ucap Kinan yang langsung mengeluarkan tawanya, Membuat Aftar langsung menghampirinya lalu menutup mulutnya dengan tangannya.

"Jaga mulutmu! Atau aku akan memecatmu," ancam Aftar yang membuat Kinan langsung menghentikan tawanya.

"Lagian bapak dan Sekretaris Vino, kalian berpelukan," ucap Kinan dengan pelan.

"Kita berpelukan karena takut ada kecoa," cetus Aftar, Yang membuat Kinan langsung kembali mengeluarkan tawanya, Aftar langsung memelototi Kinan, Kinan langsung menghentikan tawanya.

"Mba Kinan, Itu kecoanya." ucap Vino sambil menunjukkan kecoanya yang tepat ada dibaju Aftar, membuat Aftar ketakutan.

"Kinan...Kinan cepat ambil kecoanya!" Pinta Aftar yang terus loncat-loncat tidak jelas, Membuat Kinan kuwalahan mengambil kecoa tersebut.

Karena Aftar tidak bisa tenang, alhasil Aftar kesandung dan dengan tepat jatuh ke pelukan Kinan, Namun karena tubuh Aftar begitu berat akhirnya Kinan terjatuh.

Brukkk..!

Aftar terjatuh tepat diatas tubuh Kinan, kini wajah mereka begitu dekat dan hanya berjarak beberapa centi.

"Aku bisa merasakan hembusan nafasnya," batin Aftar, Aftar mendekatkan bibirnya ke bibir mungil Kinan.

"Apa yang mau Pak Aftar lakukan." Batin Kinan.

Kira-kira apa yang terjadi pada Kinan dan Aftar?

BERSAMBUNG 🙏

Terimakasih para pembaca setia 😊

Terpopuler

Comments

Roroazzahra

Roroazzahra

kecoanya ga mau kalah eksis hehehehe

2022-10-25

0

Sweet Girl

Sweet Girl

Ndak terjadi apa apa, terus mereka tersadar😀😀😀

2022-02-17

0

Eli Erlinda

Eli Erlinda

untuk epesode 12bahasaya masih bagus

2022-02-11

0

lihat semua
Episodes
1 Kinan dan Aftar
2 Undangan dari mantan
3 Bos tidak ada ahklak
4 Siapa sih?
5 Gadis jutek & Manusia es
6 Sandiwara Cinta
7 Gadis otak m*sum
8 Fitting baju pengantin
9 Hadiah untuk mantan
10 Hanya jadi tamu undangan
11 Jangan Menangis!
12 Raja drama & Ratu drama
13 C*uman pertama
14 Kinan, terimakasih
15 Masakan Kinan
16 Panggil, Nona Kinan!
17 Teh rasa mantan
18 Ehem-ehem apaan?
19 Panggil aku sayang!
20 Dia adalah jodohku
21 Panggil aku Mas Aftar
22 Dasar manusia es
23 Dasar gadis genit
24 Manusia es aneh?
25 Pernikahan Aftar & Kinan
26 Kesedihan Vira
27 Aftar tidur di sofa
28 Ada angin apa?
29 Mata-mata kakek
30 Main drama-dramaan
31 Telpon dari Karin
32 Nanti kamu jatuh cinta
33 Drama, apalagi?
34 Seperti perangko & amplop
35 Membasmi kucing garong
36 Menunggu suami pulang
37 Obat tidur
38 Adonan, kalian sudah jadi?
39 Mengantar berkas
40 Kinan, aku mencintaimu
41 Kinan Vs Karin
42 Telpon dari Ziyan
43 Kesambet setan di Danau
44 Istriku sepolos toples
45 Makan hati
46 Bertemu Ziyan
47 Kepergok satpol pp
48 Baju tidur cauple
49 Istriku terlalu polos
50 Takut Vino ngiler
51 Terimakasih istriku
52 Rela jadi istri kedua
53 Dasar wanita ular
54 Ternyata suamiku lebih pintar
55 Vino, jomblo halu
56 Tumben menelpon?
57 Vino belum bisa melupakannya
58 Hanya 20 menit sayang
59 Lebih dari 20 menit
60 Kopi rasa garam
61 Mas cuma pingin dimanja
62 Kabar bahagia dari Vira
63 Pingin makan somay
64 Reuni mantan
65 Aftar semakin manja
66 Vino diam-diam kepo
67 Rasa bahagia Aftar
68 Vino dan Caca
69 Ciuman pertama
70 Apa Vino sudah gila?
71 Pergi shopping
72 Otak Mas Aftar traveling
73 Kinan pingin jadi ponsel
74 Rasa curiga Vino
75 Senjata makan tuan
76 Main cemburu-cemburuan
77 Aftar & Kinan berbaikan
78 Mari kencan ganda
79 Boneka bentuk hati
80 Menggoda suami
81 Klien cantik
82 Senjata makan tuan
83 Gara-gara ide Vino
84 Rasa bersalah Aftar & Vino
85 Perjuangan dapat maaf
86 Maafkan aku
87 Menanti kata maaf
88 Ciuman pertama
89 Kinan dan Vira
90 Ramuan cinta Vino
91 Dunia terbalik
92 Yang ketiganya setan
93 Merindukan orang tua
94 Kado untuk Kinan
95 Siapa gadis ini?
96 Calon istriku
97 Acara 7 bulanan Kinan
98 Kado dari kakek
99 Jadilah laki-laki sejati
100 Kabar bahagia dari Karin
101 Pernikahan Karin
102 Kado dari Vino
103 Mas aku merindukanmu
104 Aftar melamar wanita lain
105 Aku juga pingin dilamar
106 Lamaran di terima
107 Gara-gara keramasan
108 Kimmy Dharmawan
109 Kenzo Putra Sanjaya
110 Pertemuan yang mengharukan
111 Undangan dari Vino
112 Pernikahan Caca & Vino
113 Gara-gara resep
114 Rumah baru Vino & Caca
115 Satu bulan telah berlalu
116 Akhirnya topcer
117 Kenzo tiba-tiba menangis
118 Kesepakatan Vino & Aftar
119 Bayangan Vino & Caca
120 Ajang rebutan mantu
121 Melysa Permata
122 Tidak mau ada Arga kedua
123 Kebusukan Rosa terungkap
124 Kinan anakku
125 Kebahagiaan yang nyata
126 Kenyataan yang ada
127 Lima tahun telah berlalu
128 Kemanjaan Kenzo
129 Pergi ke taman bermain
130 Melly dan Kenzo camping
131 Shopping bareng mama
132 Keluarga bahagia yang nyata
133 Kalandra Sanjaya
134 20 tahun kemudian
135 Kenzo Vs Kalandra
136 Vino dan Caca kepo
137 Pertanyaan dari mama
138 Kepergian Sanjaya
139 Semuanya sedih
140 Tujuh hari telah berlalu
141 Hampir saja ternodai
142 Apa dia jodohku?
143 Menentang perjodohan
144 Perasaan terpendam Kenzo
145 Pamandangan panas
146 Rasa canggung tiba-tiba
147 Cinta segitiga
148 Melly tidak percaya
149 Alex dan Rasti
150 Pilih salah satu
151 Tikungan ada dimana-mana
152 Pacar Kimmy
153 Flashback Kenzo & Melly
154 Kenzo dan Kalandra
155 Akhirnya diterima
156 Melanggar peraturan
157 Dedemit pembawa cinta
158 Ketemu Kimmy
159 Kita sudah pacaran
160 Br*ng*s*k vs j*l*ng
161 Perdebatan Kinan & Aftar
162 Kalandra vs Aftar
163 Siapa laki-laki itu?
164 Vira......!!
165 Akhirnya besanan
166 BBQ bersama
167 Pernikahan Ken & Kalan
168 Cie pengantin baru
169 Pergi bulan madu
170 Persiapan tempur
171 Terimakasih istriku
172 Masih pengantin baru
173 Kalandra dan Kimmy
174 Bermain pasir
175 Pulang bulan madu
176 Kita pindah ke Apartemen
177 Diam-diam suka Kalandra
178 Dasar dedemit penganggu
179 Saling memaafkan
180 Kalandra buka puasa
181 Kejailan Kimmy & Kenzo
182 Kenzo kena prank
183 Apartemen Kenzo
184 Orang ketiga!!
185 Melly manyun
186 Suami-suami takut istri
187 Sudah 6 minggu
188 Kabar bahagia
189 Nikmati saja Kenzo
190 Usaha Kalandra
191 Mangga muda tetangga
192 Berebut mangga muda
193 Metik buah mangga
194 Adonan Kalandra jadi
195 Kejailan Melly pada Kenzo
196 Dibuat kagum oleh Kenzo
197 Perdebatan kecil
198 Monita
199 Jenuh dirumah
200 Ikut suami ke kantor
201 Senjata makan tuan
202 Dimas?!
203 Erika dalangnya
204 Semua masalah beres
205 Kalandra sok tua
206 Wanita itu ratu belanja
207 Kenzo cemburu
208 Mereka hanya temanku
209 Berkunjung ke yayasan
210 Membasmi ulet bulu
211 Menjadi sekretaris suami
212 Rayuan maut Melly
213 Menagih janji Melly
214 Oleh-oleh dari Kinan
215 Kepergian Herlin
216 Masih suasana sedih
217 Satu minggu telah berlalu
218 Ruangan meeting
219 Kimmy minta jatah lebih
220 Cek ke Dokter
221 Danau kenangan
222 Jajanan pasar
223 Menggibah bersama
224 Keluarga bahagia
225 Menjadi laki-laki kedua.
226 Di Apartemen Kenzo
227 Kalandra vs Kenzo
228 Burung sambal balado
229 Harganya puluhan juta
230 Gara-gara burung peliharaan
231 Taruhan sama suami
232 Dika Prastyo
233 Hukuman yang tertunda
234 Berasa punya dua istri
235 Panggil Nyonya Muda
236 Mawar merah untuk istri
237 Buket bunga lili
238 Kiriman bunga lili lagi
239 Siapa pengirimnya?
240 Wanita 100 juta
241 Cinta pertama Dika
242 Wanita hebat
243 Bukan muhrim
244 Dika hanya terobsesi
245 Kenzo vs Kalandra
246 Acara 7 bulanan Melly
247 Acara 7 bulanan Kimmy
248 Perjuangan Melly
249 Cucu pertama
250 Suami menyebalkan
251 Penantian Kimmy & Kalan
252 Cucu kedua lahir
253 Kiran Putri Sanjaya
254 Ide cerdik para suami
255 Pernikahan kontrak 100 hari
256 Akhirnya semuanya bahagia
257 Baca karya Author yuk
258 Promo karya baru
Episodes

Updated 258 Episodes

1
Kinan dan Aftar
2
Undangan dari mantan
3
Bos tidak ada ahklak
4
Siapa sih?
5
Gadis jutek & Manusia es
6
Sandiwara Cinta
7
Gadis otak m*sum
8
Fitting baju pengantin
9
Hadiah untuk mantan
10
Hanya jadi tamu undangan
11
Jangan Menangis!
12
Raja drama & Ratu drama
13
C*uman pertama
14
Kinan, terimakasih
15
Masakan Kinan
16
Panggil, Nona Kinan!
17
Teh rasa mantan
18
Ehem-ehem apaan?
19
Panggil aku sayang!
20
Dia adalah jodohku
21
Panggil aku Mas Aftar
22
Dasar manusia es
23
Dasar gadis genit
24
Manusia es aneh?
25
Pernikahan Aftar & Kinan
26
Kesedihan Vira
27
Aftar tidur di sofa
28
Ada angin apa?
29
Mata-mata kakek
30
Main drama-dramaan
31
Telpon dari Karin
32
Nanti kamu jatuh cinta
33
Drama, apalagi?
34
Seperti perangko & amplop
35
Membasmi kucing garong
36
Menunggu suami pulang
37
Obat tidur
38
Adonan, kalian sudah jadi?
39
Mengantar berkas
40
Kinan, aku mencintaimu
41
Kinan Vs Karin
42
Telpon dari Ziyan
43
Kesambet setan di Danau
44
Istriku sepolos toples
45
Makan hati
46
Bertemu Ziyan
47
Kepergok satpol pp
48
Baju tidur cauple
49
Istriku terlalu polos
50
Takut Vino ngiler
51
Terimakasih istriku
52
Rela jadi istri kedua
53
Dasar wanita ular
54
Ternyata suamiku lebih pintar
55
Vino, jomblo halu
56
Tumben menelpon?
57
Vino belum bisa melupakannya
58
Hanya 20 menit sayang
59
Lebih dari 20 menit
60
Kopi rasa garam
61
Mas cuma pingin dimanja
62
Kabar bahagia dari Vira
63
Pingin makan somay
64
Reuni mantan
65
Aftar semakin manja
66
Vino diam-diam kepo
67
Rasa bahagia Aftar
68
Vino dan Caca
69
Ciuman pertama
70
Apa Vino sudah gila?
71
Pergi shopping
72
Otak Mas Aftar traveling
73
Kinan pingin jadi ponsel
74
Rasa curiga Vino
75
Senjata makan tuan
76
Main cemburu-cemburuan
77
Aftar & Kinan berbaikan
78
Mari kencan ganda
79
Boneka bentuk hati
80
Menggoda suami
81
Klien cantik
82
Senjata makan tuan
83
Gara-gara ide Vino
84
Rasa bersalah Aftar & Vino
85
Perjuangan dapat maaf
86
Maafkan aku
87
Menanti kata maaf
88
Ciuman pertama
89
Kinan dan Vira
90
Ramuan cinta Vino
91
Dunia terbalik
92
Yang ketiganya setan
93
Merindukan orang tua
94
Kado untuk Kinan
95
Siapa gadis ini?
96
Calon istriku
97
Acara 7 bulanan Kinan
98
Kado dari kakek
99
Jadilah laki-laki sejati
100
Kabar bahagia dari Karin
101
Pernikahan Karin
102
Kado dari Vino
103
Mas aku merindukanmu
104
Aftar melamar wanita lain
105
Aku juga pingin dilamar
106
Lamaran di terima
107
Gara-gara keramasan
108
Kimmy Dharmawan
109
Kenzo Putra Sanjaya
110
Pertemuan yang mengharukan
111
Undangan dari Vino
112
Pernikahan Caca & Vino
113
Gara-gara resep
114
Rumah baru Vino & Caca
115
Satu bulan telah berlalu
116
Akhirnya topcer
117
Kenzo tiba-tiba menangis
118
Kesepakatan Vino & Aftar
119
Bayangan Vino & Caca
120
Ajang rebutan mantu
121
Melysa Permata
122
Tidak mau ada Arga kedua
123
Kebusukan Rosa terungkap
124
Kinan anakku
125
Kebahagiaan yang nyata
126
Kenyataan yang ada
127
Lima tahun telah berlalu
128
Kemanjaan Kenzo
129
Pergi ke taman bermain
130
Melly dan Kenzo camping
131
Shopping bareng mama
132
Keluarga bahagia yang nyata
133
Kalandra Sanjaya
134
20 tahun kemudian
135
Kenzo Vs Kalandra
136
Vino dan Caca kepo
137
Pertanyaan dari mama
138
Kepergian Sanjaya
139
Semuanya sedih
140
Tujuh hari telah berlalu
141
Hampir saja ternodai
142
Apa dia jodohku?
143
Menentang perjodohan
144
Perasaan terpendam Kenzo
145
Pamandangan panas
146
Rasa canggung tiba-tiba
147
Cinta segitiga
148
Melly tidak percaya
149
Alex dan Rasti
150
Pilih salah satu
151
Tikungan ada dimana-mana
152
Pacar Kimmy
153
Flashback Kenzo & Melly
154
Kenzo dan Kalandra
155
Akhirnya diterima
156
Melanggar peraturan
157
Dedemit pembawa cinta
158
Ketemu Kimmy
159
Kita sudah pacaran
160
Br*ng*s*k vs j*l*ng
161
Perdebatan Kinan & Aftar
162
Kalandra vs Aftar
163
Siapa laki-laki itu?
164
Vira......!!
165
Akhirnya besanan
166
BBQ bersama
167
Pernikahan Ken & Kalan
168
Cie pengantin baru
169
Pergi bulan madu
170
Persiapan tempur
171
Terimakasih istriku
172
Masih pengantin baru
173
Kalandra dan Kimmy
174
Bermain pasir
175
Pulang bulan madu
176
Kita pindah ke Apartemen
177
Diam-diam suka Kalandra
178
Dasar dedemit penganggu
179
Saling memaafkan
180
Kalandra buka puasa
181
Kejailan Kimmy & Kenzo
182
Kenzo kena prank
183
Apartemen Kenzo
184
Orang ketiga!!
185
Melly manyun
186
Suami-suami takut istri
187
Sudah 6 minggu
188
Kabar bahagia
189
Nikmati saja Kenzo
190
Usaha Kalandra
191
Mangga muda tetangga
192
Berebut mangga muda
193
Metik buah mangga
194
Adonan Kalandra jadi
195
Kejailan Melly pada Kenzo
196
Dibuat kagum oleh Kenzo
197
Perdebatan kecil
198
Monita
199
Jenuh dirumah
200
Ikut suami ke kantor
201
Senjata makan tuan
202
Dimas?!
203
Erika dalangnya
204
Semua masalah beres
205
Kalandra sok tua
206
Wanita itu ratu belanja
207
Kenzo cemburu
208
Mereka hanya temanku
209
Berkunjung ke yayasan
210
Membasmi ulet bulu
211
Menjadi sekretaris suami
212
Rayuan maut Melly
213
Menagih janji Melly
214
Oleh-oleh dari Kinan
215
Kepergian Herlin
216
Masih suasana sedih
217
Satu minggu telah berlalu
218
Ruangan meeting
219
Kimmy minta jatah lebih
220
Cek ke Dokter
221
Danau kenangan
222
Jajanan pasar
223
Menggibah bersama
224
Keluarga bahagia
225
Menjadi laki-laki kedua.
226
Di Apartemen Kenzo
227
Kalandra vs Kenzo
228
Burung sambal balado
229
Harganya puluhan juta
230
Gara-gara burung peliharaan
231
Taruhan sama suami
232
Dika Prastyo
233
Hukuman yang tertunda
234
Berasa punya dua istri
235
Panggil Nyonya Muda
236
Mawar merah untuk istri
237
Buket bunga lili
238
Kiriman bunga lili lagi
239
Siapa pengirimnya?
240
Wanita 100 juta
241
Cinta pertama Dika
242
Wanita hebat
243
Bukan muhrim
244
Dika hanya terobsesi
245
Kenzo vs Kalandra
246
Acara 7 bulanan Melly
247
Acara 7 bulanan Kimmy
248
Perjuangan Melly
249
Cucu pertama
250
Suami menyebalkan
251
Penantian Kimmy & Kalan
252
Cucu kedua lahir
253
Kiran Putri Sanjaya
254
Ide cerdik para suami
255
Pernikahan kontrak 100 hari
256
Akhirnya semuanya bahagia
257
Baca karya Author yuk
258
Promo karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!