Alvonso sudah sampai diruangannya dan mengerjakan berkas - berkas yang menumpuk karena besok Alvonso akan kembali ke perusahaan pusat. Handphone Alvonso berdering dan mengambil di saku jasnya setelah dilihat ternyata ibunya menghubunginya.
Al, kapan kamu pulang?
Besok Mam, ada apa Mam
Mama sudah memesan semuanya untuk acara pernikahan kalian. Kalian akan menikah seminggu lagi
Kenapa cepat sekali Mam?
Umurmu sudah 35 tahun dan Mama sudah tua dan ingin cepat punya cucu
Mama, sebenarnya aku berusaha mencintainya tapi tidak bisa? kenapa Mama selalu memaksaku perjodohanku ini
Cinta akan tumbuh pada saat kalian nanti menikah, dulu Mama dan Papa dijodohkan tidak saling mencintainya tapi seiring berjalannya waktu kami saling bisa saling mencintai
Tapi Mam
Belajarlah untuk mencintainya kan gadis itu juga teman masa kecilmu dan duluan kalian juga pernah berjanji akan menikah
Dulukan masih kecil kalau bicara yang aneh - aneh terlebih lagi dia memintaku jika sudah besar nanti kami berdua menikah
Apa kamu masih menunggu gadis yang waktu kamu tiduri? sudah 5 tahun kamu mencari bisa saja dia sudah menikah dan hidup bahagia bersama suami dan anak - anaknya
Terserah mama saja saya cape
Ok, mama akan bicara dengan calon istrimu
tut tut tut tut
Mamanya memutuskan secara pihak. Alvonso bingung pencarian selama 5 tahun gadis itu tidak berhasil.
Tiga anak kembar itu selalu terbayang diwajahnya tapi masih ragu apakah benar mereka anaknya? jauh dihatinya mengatakan mereka anaknya.
Akhhh pusing tunggu besok hasil tes DNA kalau benar mereka anakku aku akan meminta ibunya untuk bercerai dengan suaminya dan menikah denganku, masalah pernikahan bisa dibatalkan apalagi masih seminggu lagi guman Alvonso
Alvonsopun mulai bekerja untuk melupakan yang membuat kepalanya pusing. Tidak terasa waktu sudah sore. Alvonsopun pulang ke mansion di dampingi asisten yang setia Ronald.
******
Pagi hari seperti biasa 6 orang penghuni rumah bangun pagi, kembar tiga bangun pagi dan mandi sendiri kemudian memakai pakaian seragam TK yang sudah disiapkan oleh Mommynya.
Mereka bertiga turun ke lantai bawah menuju ke ruang makan. Merekapun makan tanpa bersuara. Selesai makan seperti biasa Mommynya sudah menyiapkan 3 bekal makanan yang sudah disiapkan dan diberikan ke tiga anaknya.
Alvonso, Alvian dan Alviana nanti Mommy hari ini pergi ke luar kota di Jakarta Mommy menginap pulang besok pagi, perusahaan tempat Mommy kerja ada masalah jadi Mommy disuruh membantunya. Kalian bertiga jangan nakal sama Bunda dan Mama ya?
Baik Mom
Clarisa dan Maria aku titip 3 anakku ya, maaf sering merepotkan kalian terus
Santai saja La merekakan sudah kuanggap anakku jawab Clarisa
Iya La kami senang kok ngurus mereka, mereka bertiga tidak nakal dan penurut jadi tidak sulit mengurus mereka
Mereka bertiga saling berpelukan, saling memberi support, persahabatan saling memberi dan menerima berusaha untuk tidak menyakiti perasaan masing - masing.
Laras mengantarkan 3 anak kembarnya sekolah dan kemudian pergi ke kantor. Begitupula dengan Maria dan Clarisa.
******
Laras sudah sampai di kantor mengerjakan berkas - berkas dokumen sambil menunggu bosnya datang. Satu jam kemudian Alvonso sudah datang mereka bertiga pergi Alvonso, Laras dan Ronald menuju bandara.
Perjalanan sangat macet terjadi kecelakaan beruntun hingga jalanan tersendat untunglah mereka memakai pesawat pribadi jadi tidak masalah berangkat jam berapa saja. Hanya Ronald mengabarkan ke pilotnya kalau darangnya siang.
*****
Clarisa hari ini jadwalnya menjemput ke tiga ponakannya disekolah TK. Clarisa pun menitipkan ke anak buahnya untuk menjaga butiknya.
Clarisa keluar dari mall berangkat menuju ke sekolah ponakannya. Tiga ponakannya datang dan tersenyum senang. Merekapun pulang di tengah jalan mereka melihat balon dan ingin membelinya.
Clarisa turun dan menyebrang jalan untuk membeli balon buat ke 3 ponakannya. Banyak yang membeli membuatnya antri.
3 anak kembar merasa bosan kakak pertamanya turun dan diikuti oleh ke 2 adiknya.
Tanpa mereka sadari ada 4 orang yang memperhatikan ke 3 anak kembar tersebut. Kemudian mereka bertiga turun dari mobil sedangkan yang satu lagi duduk dikursi pengemudi, mereka bertiga berjalan perlahan dan menangkap ketiga bocah itu menutup mulutnya dengan kain yang mengandung obat bius. Awalnya 3 anak itu memberontak karena efek obat biusnya membut mereka bertiga pingsan dan dibawa oleh 3 pria tersebut ke dalam mobilnya yang sudah ditunggu oleh 1 pria yang duduk di kursi pengemudi kemudian pengemudi itupun melajukan dengan kecepatan tinggi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments
Amelia Syharlla
siapa tuh😡😡😡🥰🥰
2022-10-08
0
Rabik Aulia
kk kenapa sih teks nya kayak gini, coba seperti biaasa nya aja, agak bingunng bacanya kalo gini
2022-09-13
1
Eri Wijaya
whaattt
2022-06-07
0