Tiga Sahabat

Laras, Clarisa dan gadis itu menunggu di ruang operasi. Berdoa dan berharap agar operasi berjalan dengan lancar dan berhasil sehingga bisa berkumpul dengan keluarganya.

3 jam kemudian

Ceklek

Pintu ruang operasi terbuka dokter keluar dengan tertunduk lesu.

" Dok, gimana ibu saya?" tanya gadis itu sambil menangis

" Maaf kami sudah berusaha menyelamatkan semampu kami tapi Tuhan berkehendak lain Maafkan kami." kata dokter itu sambil berjalan dengan lesu

" Tidak, ibuuuuuu hiks hiks hiks." teriak gadis itu sambil menangis.

Gadis itu masuk ke dalam ruangan diikuti oleh Laras dan Clarisa. Gadis itu sambil menangis berjalan menuju tempat ibunya berbaring kain putih yang menutup seluruh badan ibunya kemudian dengan tangan bergetar membuka kain putih di kepala ibunya dan berteriak histeris tidak percaya kalau ibunya sudah meninggal secepat itu. Dalam hatinya dia sangat benci dan dendam terhadap bosnya tempat dia bekerja dan bersumpah akan membalas sakit hatinya.

Laras dan Clarisa memeluk gadis itu meredakan kesedihannya. Setelah agak reda jenasah ibunya langsung dimakamkan. Laras dan Clarisa membayar semua biaya - biaya. Gadis itu mengucapkan terima kasih atas kebaikannya.

Laras kini sudah pulang ke rumah dan istirahat badannya sangat lelah walau sudah mandi tapi badan terasa lemas tidak berapa lama langsung tertidur karena besok pagi ada acara dikampusnya.

**Tiga Sahabat

Larasati**

Larasati anak yatim piatu ditinggal waktu umur 8 tahun dan dirawat oleh bibinya, bibinya meninggal karena sudah tua waktu Larasati lulus sekolah SMA. Laras tinggal sendiri dan hidup mandiri tidak pernah mengeluh. Laras bisa kuliah dengan jalur beasiswa karena Laras sangat pintar. Laras memiliki cafe patungan bersama ke dua temannya Clarisa dan Maria.

Clarisa

Clarisa memiliki ke dua orang tua yang lengkap, ayahnya seorang CEO dan ibunya seorang sekretaris suaminya. Hidupnya yang bergelimpangan harta tapi mereka tidak pernah sombong uang yang berkelimpahan sebagian disisihkan ke orang - orang yang tidak mampu dan ke panti asuhan.

Maria

Maria memiliki ke dua orang tua yang lengkap, ayahnya seorang CEO dan ibunya seorang dokter spesialis bedah. Hidupnya yang bergelimpangan harta tapi mereka tidak pernah sombong uang yang berkelimpahan sebagian disisihkan ke orang - orang yang tidak mampu dan ke panti asuhan sama seperti ke dua orang tua Clarisa.

XXXXX

Jam 1.30 siang Alvonso dan asistennya Ronald pergi meeting dengan PT. AZA Company di hotel XXXX. Ronald mengendarai mobil dengan kecepatan sedang sedangkan Alvonso melihat ponselnya mengecek perkembangan saham dan pekerjaan.

Tidak berapa lama sampailah mereka di hotel XXXX Alvonso bersama Ronald berjalan memasuki lobby hotel. Ronald berjalan menuju ke bagian penerima tamu untuk menanyakan janji temu dengan kliennya. Setelah di tunjuk tempatnya. Ronald berjalan dan mendekati bosnya Alvonso.

Mereka berjalan menuju meja yang sudah dipesankan oleh kliennya. Tidak berapa lama kliennya datang, dua orang gadis dengan berpakaian seksi menuju ke arah mereka.

" Kenalkan saya CEO dari PT. AZA Company Alena dan ini adik kandung saya sekaligus sekretaris saya Alina." ucap gadis itu memperkenalkan dirinya sambil bersalaman.

Alvonso hanya menganggukkan kepalanya sedangkan Ronald yang menyambut ke dua tangan gadis itu

Alena yang sebagai CEO memanggil seorang pelayan.

" Maaf tuan mau pesan apa?" tanya Alena

" Kami berdua minun juice jeruk." ucap Ronald

" Baik, kami pesan juice jeruk 2 dan lemon tea 2." ucap Alena kepada pelayan restoran sambil mengedipkan matanya.

Apa yang dilakukan Alena tidak luput dari pengamatan Alvonso dan Ronald tapi mereka pura - pura tidak tahu. Ronald mengambil ponselnya di dalam jasnya dan mengetik pesan setelah selesai ponselnya di simpan kembali ke dalam jasnya.

Mereka memperbincangkan bisnisnya dan terkadang kedua gadis itu sengaja membuka ke dua kancing kemejanya.

Alvonso dan Ronald berusaha menahan diri atas tindakan mereka berdua.

Tidak berapa lama minuman pun datang mereka pun minum berdasarkan pesanan masing - masing.

Kedua gadis itu melihat mereka berdua minum sambil tersenyum licik dan mereka saling memandang dan menahan tawa kemenangan karena misinya sebentar lagi berhasil.

( Yes, minum sampai habis sayang dan kamu pria paling tampan Alvonso laki - laki yang tidak tersentuh dan pria terkaya bersiaplah kamu harus bertanggung jawab untuk menikahiku. Batin Alena )

( Sebenarnya aku lebih mencintai tuan Alvonso tapi kakakku malah menyukainya tapi sudahlah tidak ada rotan akarpun jadi dan Ronald sebenarnya laki - laki lumayan tampan bersiaplah kamu harus bertanggung jawab untuk menikahiku. Batin Alina )

Mereka membicarakan bisnis sehingga ke dua belah pihak setuju dan menandatangani berkas dokumen.

" Silahkan dihabiskan minumannya tuan Alvonso dan tuan Ronald." pinta Alena sambil tersenyum dan menatap dengan tatapan menggoda.

Alvonso dan Ronald pun menghabiskan minuman tersebut dan tidak berapa lama kepala mereka pusing.

Ke dua gadis itu membantu ke dua pria tersebut Alvonso dan Ronald dan berjalan dengan perlahan dan masuk ke dalam kamar hotel yang sudah dipesankan.

XXXXX

Sampai di kamar Ronald di baringkan di ranjang tapi tiba - tiba Ronald terbangun.

prok prok prok

Seorang bodyguard bertampang sangar datang, Alina sangat terkejut.

" Puaskan gadis ini lakukan secara kasar kalau perlu kamu siksa sampai kamu puas dan setelah puas berikan ke kandang singa, kasihan singaku belum makan." ucap Ronald santai

" Tu... tuan apa maksudmu ini?" tanya Alina ketakutan sambil kakinya gemetaran tapi berusaha untuk berdiri tegak.

" Kenapa kaget ya? kamu itu gadis bodoh tidak bisa untuk menipuku dengan memberi minuman yang mengandung obat tidur." ucap Ronald sarkas

" Maaf tuan, ampuni saya, saya janji tidak akan melakukan ini lagi." pinta Alina sambil berlutut minta maaf.

" Tidak ada pengampunan buatmu, cepat puaskan gadis ini." perintah Ronald

" Baik Tuan." ucap bodyguard bertampang sangar sambil menundukkan setengah tubuhnya memberi tanda hormat.

Gadis itu berteriak tapi Ronald tidak memperdulikan teriakan dan tangisan gadis tersebut.

Ronald berjalan keluar menuju lobby untuk menunggu tuannya.

XXXXX

Sampai di kamar Alvonso di baringkan di ranjang tapi tiba - tiba Alvonso terbangun.

prok prok prok

Seorang bodyguard bertampang sangar datang, Alena sangat terkejut.

" Puaskan gadis ini setelah puas berikan ke kandang singa, kasihan singaku belum makan." ucap Alvonso santai

" Baik Tuan." ucap bodyguard bertampang sangar sambil menundukkan setengah tubuhnya memberi tanda hormat.

" Tuan apa maksudmu ini?" tanya Alena ketakutan sambil kakinya gemetaran

" Kamu jangan pura - pura bodoh, aku tahu kamu sengaja ingin menjebakku tapi sayang aku sudah tahu semua rencana busukmu." ucap Alvonso

" Maaf tuan, ampuni saya, saya janji tidak akan melakukan ini lagi." pinta Alena sambil berlutut minta maaf.

" Tidak ada pengampunan buatmu, cepat puaskan gadis ini." perintah Alvonso

" Baik Tuan." ucap bodyguard bertampang sangar sambil menundukkan setengah tubuhnya memberi tanda hormat.

Gadis itu berteriak tapi Alvonso tidak memperdulikan teriakan dan tangisan gadis tersebut.

Alvonso berjalan keluar menuju lobby dan menemui Ronald.

Mereka berdua menaiki mobil dan melanjutkan perjalanannya.

Terpopuler

Comments

Hamliah Lia

Hamliah Lia

aku suka cerita mafia

2024-09-30

0

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

jangan suka menjebak orang nanti kena batu y

2024-08-21

0

Rachel Syaka

Rachel Syaka

dialog sama dengan renalnd tapi bagus juga jalan ceritanya

2022-11-04

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan Karakter
2 Perusahaan PT ALTA COMPANY
3 Tiga Sahabat
4 Alvonso dan Ronald
5 Alvonso dan Ronald 2
6 Wisuda
7 Acara Kampus
8 Tiga Gadis Laras, Clarisa dan Maria
9 Tiga Gadis Tangguh
10 Tiga Gadis Tangguh 2
11 Kepergian Laras
12 Alvonso Ngidam dan Laras Hamil
13 Tiga Sahabat
14 Pertemuan Laras dan Alvonso
15 Laras Melahirkan
16 5 Tahun Kemudian
17 Pertemuan Ronald dan Clarisa
18 Pertemuan Ronald dan Clarisa
19 Test DNA
20 Tiga Kembar Di Culik
21 Penyerangan
22 Terbongkarnya Identitas Laras
23 Panggilan Untuk Daddy
24 Ungkapan Cinta Alvonso
25 Alvonso dan Laras
26 Pertemuan Dengan Ibu Alvonso
27 Laras Sakit
28 Laras Melakukan Kemoterapi
29 Laras Melakukan Kemoterapi 2
30 Kepergian Laras
31 Bertemu Kembali
32 Pernikahan Laras dan Alvonso
33 Clarisa dan Ronald
34 Pemberitahuan
35 Penyerangan
36 Pertunangan Clarisa dan Ronald
37 Laras Dan Alvonso
38 Pertengkaran Laras Dengan Alvonso
39 Laras Kecelakaan
40 Terungkap Kebenaran
41 Terungkap Kebenaran 2
42 Penyesalan Alvonso
43 Rahasia Bianca
44 Bianca
45 Kematian Bianca 2
46 Laras Kritis
47 Laras Sadar
48 Kebahagiaan Alvonso
49 Masa Lalu Dokter Kennath
50 Dokter Kennath Dan Dokter Maria
51 Terbongkarnya Rahasia Dokter Kennath
52 Pertemuan Dokter Kennath dan Mr. Aldrian Leonard
53 Permohonan Maaf
54 Mr. Aldrian Leonard
55 Bertemu Dengan Tio
56 Bertemu Dengan Tio 2
57 Kematian Tio
58 Hari Pernikahan Clarisa dan Ronald
59 Clarisa dan Ronald
60 Malam Pertama Ronald dan Clarisa
61 Clarisa dan Ronald
62 Clarisa
63 Pernikahan Kennath dan Maria
64 Malam Pertama
65 Pemberitahuan
66 Pemberitahuan
67 Novel Terbaru Terpaksa Menikah Dengan Pria Amnesia
68 Novel Terbaru Ranjang Sang Mafia
69 Novel : Cinta Pertama Sang Mafia Psychopath
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Perkenalan Karakter
2
Perusahaan PT ALTA COMPANY
3
Tiga Sahabat
4
Alvonso dan Ronald
5
Alvonso dan Ronald 2
6
Wisuda
7
Acara Kampus
8
Tiga Gadis Laras, Clarisa dan Maria
9
Tiga Gadis Tangguh
10
Tiga Gadis Tangguh 2
11
Kepergian Laras
12
Alvonso Ngidam dan Laras Hamil
13
Tiga Sahabat
14
Pertemuan Laras dan Alvonso
15
Laras Melahirkan
16
5 Tahun Kemudian
17
Pertemuan Ronald dan Clarisa
18
Pertemuan Ronald dan Clarisa
19
Test DNA
20
Tiga Kembar Di Culik
21
Penyerangan
22
Terbongkarnya Identitas Laras
23
Panggilan Untuk Daddy
24
Ungkapan Cinta Alvonso
25
Alvonso dan Laras
26
Pertemuan Dengan Ibu Alvonso
27
Laras Sakit
28
Laras Melakukan Kemoterapi
29
Laras Melakukan Kemoterapi 2
30
Kepergian Laras
31
Bertemu Kembali
32
Pernikahan Laras dan Alvonso
33
Clarisa dan Ronald
34
Pemberitahuan
35
Penyerangan
36
Pertunangan Clarisa dan Ronald
37
Laras Dan Alvonso
38
Pertengkaran Laras Dengan Alvonso
39
Laras Kecelakaan
40
Terungkap Kebenaran
41
Terungkap Kebenaran 2
42
Penyesalan Alvonso
43
Rahasia Bianca
44
Bianca
45
Kematian Bianca 2
46
Laras Kritis
47
Laras Sadar
48
Kebahagiaan Alvonso
49
Masa Lalu Dokter Kennath
50
Dokter Kennath Dan Dokter Maria
51
Terbongkarnya Rahasia Dokter Kennath
52
Pertemuan Dokter Kennath dan Mr. Aldrian Leonard
53
Permohonan Maaf
54
Mr. Aldrian Leonard
55
Bertemu Dengan Tio
56
Bertemu Dengan Tio 2
57
Kematian Tio
58
Hari Pernikahan Clarisa dan Ronald
59
Clarisa dan Ronald
60
Malam Pertama Ronald dan Clarisa
61
Clarisa dan Ronald
62
Clarisa
63
Pernikahan Kennath dan Maria
64
Malam Pertama
65
Pemberitahuan
66
Pemberitahuan
67
Novel Terbaru Terpaksa Menikah Dengan Pria Amnesia
68
Novel Terbaru Ranjang Sang Mafia
69
Novel : Cinta Pertama Sang Mafia Psychopath

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!