Kelas di mulai pagi ini, ternyata aku keliru! Ku kira hanya satu mata pelajaran wajib ternyata ada banyak, setelah kelas mantra sihir di lanjut dengan kelas sejarah.
Ada banyak pelajaran untuk di bahas, seperti arkeolog, sains, sosiologi, geografi, bahasa dan masih banyak lagi.
Aku sudah mempelajari itu di kehidupan sebelumnya, haruskah aku mempelajarinya lagi di dunia ini?
Ngomong-ngomong kemarin aku tidak bertemu dengan Cecilia, entah kejadian dia menggunakan healer itu ada atau tidak, yang pasti aku tidak melihatnya.
Atau ini efek kupu-kupu karena aku yang berubah? Tapi seharusnya tidak karena kehadiranku tidak terlalu mempengaruhi isi dari cerita novel.
"Pertama, saya ucapkan selamat kepada murid baru tahun ini. Saya tidak akan berbasa-basi dan menjelaskan tentang sejarah terbentuknya dunia."
"Kalian tahu, dalam kitab katharo, di jelaskan bahwa dunia ini di ciptakan oleh protogonos, protogonos itu berarti yang pertama.
Sebenarnya dewa pertama yang ada di alam semesta ini adalah khaos, kemudian dia mempunyai anak bernama gaia.
Gaia kemudian melahirkan anak melalui partenogenesis, partenogenesis merupakan pertumbuhan dan perkembangan embrio atau biji tanpa fertilisasi oleh pejantan.
Kemudian gaia melahirkan anak-anaknya, lalu dia berhubungan dengan anaknya sendiri pontos, uranus dan tantaros.
Namun karena hubungan gaia dan uranus melahirkan sesuatu seperti kiklops dan Hekatonkhires, dunia mengalami musibah.
Uranus tidak menyukai para kiklops dan hekatonkhires karena bentuknya yang jelek dan buruk, gaia sangat sakit hati dan kemudian uranus di kebiri oleh kronos.
Hubungannya adalah, para monster itu sampai sekarang masih ada hanya saja melemah karena energi yang terkandung di alam tidak setebal saat zaman para dewa.
Monster seperti kiklops saling melahirkan monster yang lebih lemah, yang kita perangi sekarang.
Ada monster yang bermutasi dengan energi gelap, dan semakin banyaknya juga dark mage yang mengendalikan monster-monster itu.
Mereka hanya menyerang peninggalan dewa suci seperti ares, atermis, hestia, zeus, athena dan lainnya.
Maka dari itu paladin sangat di butuhkan, karena hanya dengan sihir suci paladin monster kegelapan dan dark mage bisa di atasi, namun itu masih kurang jika dark mage dan monster kegelapan lebih kuat." Jelas profesor Grafos sambil membenarkan letak kacamatanya.
"Lalu bagaimana dengan para dewa saat ini?" Tanya seseorang dengan rambut di kepang.
"Menurut Alkitab, para dewa zaman dulu telah menyatu dengan alam dan sudah musnah, hanya tersisa dewa athanatos, yaitu dewa yang memberi berkah pada kita dengan kekuatan sihirnya itu." Jawab profesor grafos.
"Lalu apa itu roh? Kenapa bisa ada? Lalu kenapa ada makhluk mitologi?"
"Roh itu sudah ada sejak terbentuknya dunia, makhluk mitologi ada karena tetesan darah dari uranus yang menuju bumi."
Semua orang mudah memahami karena itu ada di Alkitab dan juga buku-buku yang kubaca, ternyata kepercayaan mereka disini adalah dewa-dewa yunani yang ku baca saat di kehidupanku dulu.
Kelas sejarah sudah selesai, aku kembali ke kamarku dengan bosan.
Pendidikan akademi sangatlah menyebalkan, aku tidak bisa berdiam diri seperti ini, tidur makan, belajar seperti itu terus sampai satu semester pun lewat.
Banyak yang ku pelajari, aku juga sudah bisa mengendalikan pedang dan juga membuat ramuan, profesiku di akademi merangkap menjadi seorang Alcemist dan juga Healer.
Profesor Thera bahkan kagum dengan kemampuanku, sangat menyenangkan menjadi jenius.
Aku juga mengontrak roh tingkat tinggi, menurut buku seorang Elementalist tidak bisa mengontrak roh untuk mendapatkan sihir, tapi karena kedua kakakku yang khawatir aku akan ketahuan mereka menyarankan ku mengontrak roh. Mungkin karena aku bukan dari dunia ini makanya peraturan itu tidak mempan bagiku.
"Untuk para murid baru, liburan semester kalian akan di undur satu bulan kemudian, kalian akan ikut serta memburu para monster bersama dengan para knight dan mage dari menara suci." Ujar kepala akademi.
Aku tidak peduli, melihat sekeliling yang sangat antusias, belakangan aku juga sering bertemu dengan Cecilia, namun entah kenapa Cecilia tidak bertemu putra mahkota.
Bahkan aku pun tidak bertemu bajingan itu, dan ku harap tidak pernah bertemu.
"Silahkan kembali, persiapkan diri kalian, dan barang-barang yang akan di bawa nanti!
Disana kalian tidak akan bisa menikmati hidup dengan tenang, nyawa di pertaruhkan jadi jangan bercanda meskipun ada para knight dan paladin yang melindungi kalian."
Para siswa bersorak dengan semangat dan kembali untuk mempersiapkan diri.
Siswa akan di bagi menjadi 20 kelompok, perkelompok ada 50 orang di temani dengan knight dan paladin 20 orang, jadi masing-masing kelompok mempunyai 70 orang.
Untungnya aku masih sekelompok dengan Prasina.
Tidak banyak yang ku persiapkan hanya tenda, roti, pakaian ganti, dan bumbu seperti garam serta rakitan bom dan ramuan yang kubuat.
"Kau sudah siap?" Tanya Prasina melihat isi tasku.
"Ya, bagaimana dengamu?"
"Yah aku juga sudah selesai, pasti sebulan kedepan akan sangat melelahkan kita harus makan diatas kuda, berkuda beberapa hari, melawan monster." Keluh Prasina.
"Ini untuk meningkatkan pengalaman kita sina."
"Kau benar."
Tidak ada yang kami obrolkan lagi, kami memutuskan untuk beristirahat agar menghemat tenaga.
***
Keesokan harinya masing-masing kelompok sudah berbaris dengan rapih, membawa satu kuda dan menaruh barang bawaannya.
Para knight dan paladin sudah berjejer di kelompok masing-masing dengan baju besi yang tampak gagah.
Hal itu sukses mengundang jeritan para kaum hawa yang tergila-gila dengan ketampanan para ksatria kekaisaran dan ksatria suci.
"Nama saya Andreas dari pasukan paladin, kita akan bertugas ke hutan daerah timur. Jika ada yang tidak bisa mengendalikan sihir angkat tangan.
Daerah timur di kenal dengan cuaca yang sangat buruk, itu mempengaruhi keadaan alam dan mengakibatkan terjadinya badai pasir di setiap situasi. Harap hati-hati!" Ujar paladin yang berada di kelompokku.
Kami semua menaiki kuda dan pergi ke arah timur tempat dengan cuaca paling buruk di kekaisaran Mavros.
"Liona, ku dengar kita sekelompok dengan gadis berbakat yang bernama Cecilia." Prasina berbisik kearahku sambil melihat seorang gadis di depan.
Aku melihatnya dan terkejut, mengapa aku sekelompok dengan orang yang ingin ku hindari?
"Katanya, putra mahkota ada di barisan para knight, dia menyamar atas perintah kaisar." Bisik sina lagi dengan hati-hati.
Aku mengernyit heran memandang prasina dengan ingin tahu.
"Bagaimana kau tahu?"
"Ah aku mendengar ini dari para senior yang bergosip saat sedang berada di kantin."
Bibirku berkedut dan menepuk kepalanya ringan.
"Jangan sembrono, kau bisa kehilangan nyawamu nanti." Nasihatku dengan baik.
"Yah ya aku tahu, aku tahu."
Di sepanjang perjalanan paladin dan knight menjelaskan situasi disana, mereka juga di ikuti oleh Assasin tingkat tinggi menjadi jauh lebih aman.
"Tetap berhati-hati!" Teriak seorang paladin.
"Aaaaaaa"
Jeritan itu membuat kami memandang ke satu arah perempuan yang gemetar melihat ke arah sampingnya.
Terlihat monster dengan kaki runcing, telinga gajah namun mempunyai tentakel sangat menjijikan.
"Makhluk apa itu?" Tanya seorang siswa laki-laki.
"Itu monster Plokami, mengapa monster itu ada disini dan sepertinya dia mempunyai kecerdasan." Jawab seorang knight.
Graorw
Monster yang bernama Plokami itu menggeram dengan amarah, menyerang salah satu siswa dengan tentakelnya.
"Awas!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
🌺bayi ajaib🌺
berasa jadi anak ips, ada mapel sosiologi, geografi dan arkeolog+bahasa🙂.kecuali sains itu mpl IPA🙃
2023-09-01
3
Putri
ceritanya bagus tp kebanyakan narasi, dialognya sedikit.
lanjut semoga lebih menarik 💪👍
2022-07-01
0
Tanya Youjo
kayanya kata "mengandalikan pedang" mending di ganti aja jadi "berpedang" atau "menggunakan pedang"
2022-05-27
3