Sejak kepulangan suaminya, sikap manja Kiara semakin menjadi. Ryan merasa aneh dengan sikap manja istrinya. Tapi Ryan tak mempermasalahkan hal itu. Baginya manjanya Kiara merupakan suatu hal yang menyenangkan.
Keesokan harinya Kiara sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Benar kata Tante Dewi, keberadaan Ryan membuat Kiara cepat sembuh.
Ryan dan Kiara dijemput oleh teman Ryan yaitu Yuda, Mira sahabat Kiara pun turut ikut bersama Dokter itu. Mira sangat senang bisa berada di satu mobil dengan Dokter tampan. Mira sangat mengagumi Yuda.
Yuda yang sedang menyetir dan di sampingnya Mira, dan di belakang duduk sepasang suami istri yang gak ada akhlak. Yuda merasa kesal kepada pasangan itu. Ryan tak henti - hentinya melihat kekesalan Yuda, sedangkan Kiara tak berani memandang wajah Yuda. Ia memilih membenamkan wajahnya ke dada bidang milik suaminya.
Gimana gak kesal, ketika dia ingin menjenguk Kiara dan sekalian ingin menjemput sepasang suami istri itu. Yuda mendengar suara desahan dan erangan dari dalam kamar mandi. Yuda pikir dia salah kamar. Setelah ia bertanya kepada perawat, benar ini kamar Kiara. Berarti yang tengah mendesah dan mengerang itu Kiara dan temannya Ryan.
Hampir satu jam Yuda menunggu sepasang suami istri itu menuntaskan hasratnya. Hingga akhirnya keduanya keluar dari sana. Yuda melihat Ryan menggendong Kiara yang sudah lemas melayani Ryan. Tanpa rasa kaget dan bersalah, Ryan malah tenang menyapanya.
"Kenapa Lo? Muka Lo masam terus. Jangan ngamuk - ngamuk ntar Lo cepat tua nanti" ucap Ryan santai.
"Lo gila...lo gila..." ucap Yuda berkali - kali.
" Namanya juga kangen istri. Dua minggu bro gue puasa. Jadi gak salahkan gue buka" Ucap Ryan santai.
"Iya gak di sini juga kali. Lihat tempat bro. Ini rumah sakit. Kalau dokter atau perawat yang masuk gimana? Malu lo kan?" cerocos Yuda yang ditanggapi Ryan hanya tertawa.
"Ha..ha..ha... Sory bro uda gak tahan gue lihat istri. Makanya Nikah lo sana. Biar tahu gimana rasanya. Pasti lo nagih" ucap Ryan.
"Gila Lo" ucap Yuda lagi. Yuda sangat kesal dengan Ryan. Tanpa rasa malunya Ryan masih saja bermesraan di depan Yuda.
"Ck. Uda deh. Sekarang Lo mau pulang kagak? Gue kemari mau jemput Lo sama istri Lo." seru Yuda kesal.
"Iya bentar" ucap Ryan masih dengan tawanya.
Dengan kesalnya Yuda mengantar sepasang suami istri itu sampai rumah mereka. Walaupun masih kesal kepada Ryan, Yuda tetap mengantarnya.
"Thanks ya bro. Uda mau jengukin Kiara dan mau mengantar kita." Cengir Ryan sebelum menutup pintu mobil milik Yuda. Ryan melihat Yuda mendenguskan nafasnya dengan kasar. Yuda sengaja tak mau mampir karena ia tahu sahabatnya itu ingin kembali menggauli istrinya. Jadi ia langsung pergi dari sana setelah menurunkan keduanya.
"Beneran Lo gak mau masuk bro?" tawar Ryan.
"Nggak gue langsung cabut aja bro. Ntar kalau gue singgah yang ada gue akan jadi kacung aja."
"Hahaha...tau aja Lo bro. Makasih ya udah mau anterin kita"
"Inget, Jangan maen hajar aja Lo. Kasihan Kiara baru pulang dari rumah sakit. Masa iya Kiara masuk Rumah Sakit lagi gara gara main sama suami. Gak lucu kan? Biarin Kiara istirahat dulu"
"Pasti Bro. Tapi gak tau juga, kalau Kiara yang hajar gue duluan. Masa iya di diemin. Rugikan bro"
"Serah deh Lo. Udah ah gue cabut dulu. Stres gue lama lama disini" Ryan melambaikan tangannya kearah mobil Yuda yang sudah melaju meninggalkan rumah Kiara.
************
Sementara itu Astrid sangat marah dengan Ryan karena menggugat cerai. "Brengsek...!!! Awas saja kau Ryan!!!" ucap Astrid tak terima saat menerima amplop yang berisi surat gugatan cerai dari Ryan. Astrid yang tengah asyik menikmati hari hari snatainya bersama seorang pria berbeda lagi pun naik pitam.
Astrid sudah tak mood lagi liburan bersama pria yang disewanya. Ia segera pulang untuk menemui Ryan dan menanyakan perihal surat perceraian ini, dengan mengendarai mobilnya, ia bergegas pulang kerumah, tapi ia melihat mobil Ryan terparkir dirumah tetangganya yaitu tante Dewi. Karena Kiara pulang dari rumah sakit ingin pulang kerumah tante Dewi saja, biar ada yang nemani. Kalau dirumahnya dengan Ryan pasti tak ada yang nemaninya.
Berbagai macam asumsi pun memenuhi pikiran Astrid. Ia pun masuk kerumah itu tanpa permisi. Astrid marah bukan main melihat Ryan memeluk Kiara dengan mesra. Tanpa ba bi bu, Astrid menjabak rambut Kiara cukup kencang hingga wanita itu menjerit.
Bersambung.....
hahaha....Astrid mulai panas. Apa yang dilakukan oleh Dokter Ryan????? Kita tunggu saja up selanjutnya....
Kalau like mencapai 200 sampai nanti sore. Saya akan up lagi malam. Karena lanjutan ceritanya sudah ada di draf....jadi tinggl kirim saja.
vote...vote...vote...
hadiah....hadiah...hadiah...
like...like...like...
komen....komen...komen...
TERIMAKASIH.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 317 Episodes
Comments
Yani
Astrit maling teriak msling 😊😊😊
2022-06-03
0
Astria
mknya klo dh punya suami.kdu diopeni...
2022-06-01
1
Laila Safrini
lanjutt thor..
2021-10-06
1