Kiara merasa bersalah apa yang dilakukannya dengan Ryan. Ia seperti pelakor saja. Tapi apalah daya, tubuhnya menginginkan sentuhan yang lebih dari Ryan. Dan Kiara sangat menikmati sentuhan dari Ryan. Semua ini salah memang, tapi Kiara mengikuti alur dari kisah cinta terlarangnya ini.
Ryan yang masih betah di rumah tante Dewi bersama sang pujaan hatinya. Ia menikmati paginya bersama Kiara. Mereka melakukan kegiatan panas lagi seperti yang mereka lakukan semalam.
Kalau begini caranya Ryan akan betah di rumah saja. Ia tidak ingin pergi kemana - mana. Ia lebih memilih berduan saja dengn Kiara di dalam kamar. Kiara benar - benar mmebuatnya puas lahir batin. Tidak hanya memuaskannya di ranjang tetapi Kiara pintar mengurusnya. Seperti sepasang suami istri yang selama ini di inginkan Ryan.
Ryan sudah meyakinkan dirinya untuk menikahi Kiara. Walaupun itu harus menikah siri terlebih dahulu. Ia akan menceraikan Astrid. Setelah selesai menceraikan Astrid. Ryan akan menikahi Kiara secara Resmi.
Ryan masih setia memeluk tubuh polos Kiara. Mereka berdua habis melalui kenikmatan di pagi hari. "Sayang...?" ucap Ryan lembut sambil mengelus pipi Kiara dengan lembut.
Kiara sangat menikmati elusan di pipinya. Membuatnya membuka matanya. "Mas...Jam berapa ini?." tanyanya dan melihat ke arah jam dinding. Betapa terkejutnya ia melihat jam dinding menunjukan pukul jam 11 siang. Entah berapa kali mereka melakukan kegiatan panas mereka.
"Ya ampun mas. Sudah pukul sebelas. Aku kesiangan mas." ucap Kiara panik membuat dua gundukan nya terlihat sangat jelas. Itu semua membuat Ryan tergoda. Ingin rasanya ia melakukannya lagi dan lagi.
"Sayang...kau ingin menggoda mas lagi?." ucap Ryan menahan hasratnya.
Kiara merasa bingung. Apa yang dikatakan oleh Ryan. "Maksud mas apa? Kita ini kesiangan mas."
Tanpa Kiara sadari Ryan meremas gundukan itu. "Ini yang membuat mas tergoda sayang."
"Mas Ryan?!." pekik Kiara dan memukul tangan Ryan yang meremas asetnya.
Ryan hanya terkekeh geli. Melihat raut wajah wanitanya yang memerah menahan malu. Kiara tak menyadari bahwa bagian atas nya kelihatan sangat jelas, dikarenakan selimut yang dipakainya turun kebawah.
Kiara reflek menutup seluruh tubuhnya sampai kebagian atas lehernya. "Ih...mas malu tau.." ucap Kiara cemberut.
Ryan hanya tertawa saja melihat reaksi malu - malu Kiara. Menurutnya itu sangat menggemaskan saja. Ryan mendekatkan dirinya ke tubuh Kiara dan memeluk pinggang Kiara. "Sayang...Will you marry me?." tanya Ryan bersungguh - sungguh.
"Mas..." Kiara membelalakan matanya. "Mas jangan bercanda, mas masih berstatus suami orang."
"Aku akan mengajukan cerai dan menikah denganmu. Aku merasa di hormati dan dihargai suami oleh kamu sayang. Tapi Astrid hanya menganggapku sebagai tambang emasnya. Bukan itu yang ku inginkan."
Kiara menundukan kepalanya. "Menikahlah denganku sayang. Mas tahu ini terlalu cepat, tapi mas gak peduli. Mas ingin membina rumah tangga bersama kamu. Mas sangat mencintai kamu." ucapnya tulus dan mnegecup dahi Kiara dengan kasih sayang.
"Aku...kasih Kiara waktu untuk menjawabnya mas. Sejujurnya Kia juga mecintai mas. Tapi, apa bisa kita menikah setelah mas menceraikan mbak Astrid?" tanya Kiara.
"Sayang...mas gak ingin melakukan kegiatan kita ini begitu saja. Kalau kita menikah, mas bisa mempertanggung jawabkan perbuatan mas sama kamu." jelas Ryan.
Kiara terdiam sesaat. Benar apa yang di katakan oleh Ryan. Kalau terus begini bisa - bisa dia akan hamil tanpa suami.
"Gimana sayang? Mau kan menikah dengan mas? Kita menikah secara sirih dulu. Setelah perceraian mas selesai mas akan menikahi kamu secara resmi sayang." ucap Ryan sambil mengecup punggung tangan kiara.
"Kasih Kia waktu seminggu ya mas. Kiara minta restu ke Ibu dan Bapak dulu mas. Orang tua Kia harus tahu mas." pinta Kiara.
"Baiklah sayangku. Mas tunggu jawaban kamu seminggu lagi." ucapnya.
Setelah obrolan mereka berdua di atas ranjang panas itu. Mereka berdua membersihkan diri merek berdua di kamar mandi. Dan di kamar mandi pun mereka melakukannta satu ronde lagi.
Ryan merasa sangat bahagia. Sekarang Ryan sudah berada dirumahnya. Ia melihat keadaan rumah yang sangat sepi. Hanya terlihat sih bibi yang lagi sibuk di dapur.
"Bi. Kemana Astrid?." tanya Ryan.
"Eh...Tuan dokter. Nyonya Astrid belum pulang dari kemaren tuan. Bibi gak tahu kemana." jujur si bibi.
Ryan menggelengkan kepalanya. "Dasar perempuan tak tahu diri. Dia pikir aku tidak tahu apa yang dilakukannya diluar sana?." Ucap Ryan di hatinya.
"Ya sudah bibi. Saya ke atas dulu. Saya ingin bersiap - siap mau ke rumah sakit. Tadi ada panggilan telpon dari rumah sakit. Ada pasien gawat darurat." ucap Ryan.
Si bibi mengangguk mengiyakan. Ryan pun menaiki tangga menuju kamarnya. Ia mengganti pakaiannya dengan pakaian rumah sakit.
Sebelum Ryan pergi, ia menelpon orang suruhannya terlebih dahulu. "Hallo Randy. Ada tugas untuk Lo. Ikuti Astrid keman pun ia pergi. Apa saja yang di lakukannya kau lapor ke saya." jelas Ryan. Randy adalah asisten pribadi Ryan di perusahaan. Ryan tidak hanya seorang dokter dia juga seorang CEO di sebuah perusahaan ternama di Indonesia. Ryan anak dari seorang pengusaha bernama Agung Wijaya. Pengusaha sukses di Negaranya. Semua miliknya di wariskannya untuk anak laki - lakinya yaitu Ryan. Ryan mempunyai seorang adik perempuan bernama Raya Putri Wijaya. Sekarang ini adik Ryan sedang kuliah di luar negeri dan juga orang tua Ryan tinggal bersama putri mereka di Negara Belanda.
Ryan diberi kewajiban untuk menjalan semua usaha sang papa. Tapi Ryan lebih mencintai profesinya sebagai dokter. Kalau untuk semua usahanya ia sudah menunjuk orang - orang kepercayaannya. Ia akan memantaunya dari jauh saja.
Setelah selesai menghubungi orang kepercayaannya. Ryan pergi ke rumah sakit. Karena pasiennya telah menunggu dirinya.
Bersambung....
Untuk di bulan puasa ini. Saya akan up cerita ini dimalam hari saja ya. Dan untuk cerita Cinta Seorang Single Daddy saya usahakan up tiap harinya. Semoga kalian suka dengan cerita - cerita saya ini.
Silahkan pencet tombol like, hadiah, komen dan vote nya ya. Terimakasih.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 317 Episodes
Comments
Yani
Pa Dr sdh lama kurang belaian eh..nemu gadis yg mash polos tergoda setan deh dua" nya 🤭
2022-06-03
1
Tiwik Firdaus
cepet cerraikan istri tak bergunamu ryan
2021-11-28
1
Har Tini
belum nikah kiara kok mau begituan
2021-09-15
1