Keesokan harinya, Ryan terbangun dan tak melihat keberadaan wanita yang semalam membuatnya sangat liar di ranjang. Ia melihat sekeliling dan tak menemukan Kiara. Ia terbangun dan segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya karena tubuhnya sangat lengket akibat pertarungannya semalam bersama Kiara.
Sementara itu, Kiara tengah di sibukkan dengan memasak sarapan pagi untuk Tante Dewi. Kiara berjalan sedikit mengangkang dan agak pelan karena miliknya masih terasa sangat perih dan seperti ada yang mengganjal.
Semalam adalah kali pertama bagi Kiara untuk melakukan hubungan intim dengan seorang pria. Parahnya pria yang menidurinya adalah suami tetangganya. Ia tidak bisa menghindar dengan sentuhan yang diberikan sang Dokter. Dokter Ryan sangat lembut dan penuh kasih. Kiara sudah mulai merasakan getaran cinta. Mungkin in salah, dia akan disebut seorang pelakor. Tapi semuanya sudah terjadi.
"Kiara kamu sudah bangun sayang?" Ucap tante Dewi.
Kiara sangat terkejut mendengar suara tante Dewi. "Iya Tante." ucap Kiara gugup.
"Kamu buat sarapan apa Kia?" tanya tante Dewi lagi.
"Oh ini tan, Kiara buat nasi goreng untuk tante." Ucap Kiara sambil menyelesaikan nasi goreng buatannya.
Tak lama Ryan yang sudah rapi pun turun dari lantai dua. Tante Dewi kebingungan melihatnya. Ryan tersenyum kepada tante Dewi. "Loh Dokter Ryan. Dokter abis dari mana ? Kok turun dari atas?" tanya Tante Dewi bingung.
Kiara merasa gugup dan takut, wajahnya memerah. "Oh...maaf tante tadi saya numpang kamar mandi di kamar tamu di atas tante. Dirumah sanyo nya lagi rusak. Maafkan saya tante tidak izin terlebih dahulu sama tante" kilah Ryan.Kebetulan sekali di lantai dua terdapat kamar tamu.
Ryan memperhatikan cara jalan Kiara. Ryan tersenyum penuh arti. Akibat ulahnya semalam wanitanya tidak nyaman berjalan.Kiara melirik Ryan yang terus memperhatikannya.
"Dokter Ryan sudah sarapan?" tanya tante Dewi.
"Kebetulan belum tante." jawab Ryan tersenyum.
"Kalau begitu sarapan saja disini sekalian Dok. Kiara lagi buat nasi goreng." tawar tante Dewi.
"Baiklah tante. Terimakasih." ucap Ryan.
Ryan terus memandangi cara Kiara berjalan. Ia tersenyum bangga itu akibat ulahnya . Ryan terlalu semangat menikmati Kiara. Apalagi semalam adalah kali pertamanya berhubungan intim. Ryan merasa beruntung telah menggauli seorang gadis yang masih perawan. Tidak seperti ketika dia malam pertama dengan Astrid. Astrid yang sudah tidak perawan lagi. Ryan sangat kecewa ketika itu. Tapi semuanya telah terjadi, karena Ryan mencintai Astrid apa adanya. Sekarang rasa cinta itu telah terkikis akibat perbuatan Astrid yang tidak tahu diri. Ternyata Ryan salah mencintai, dia pikir Astrid wanita yang baik dan perhatian. Ternyata Astrid hanya menginginkan harta Ryan saja.
Berbeda dengan Kiara, gadis polos yang sangat cantik, baik dan penyayang. Ryan jatuh hati kepadanya. Ia tidak takut kalau Kiara hamil. Sebelum itu terjadi, Ryan akan menceraikan Astrid terlebih dahulu.
"Nasi gorengnya sudah selesai nih tante. Sekarang tante harus makan yang banyak." ucap Kiara.
"Terimakasih Kia. Oya Kia, hari ini tante akan ketoko kue ya? tante bosan dirumah terus." pinta Tante Dewi.
"Emang tante sudah sehat?" tanya Kiara.
"Udalah. Udah sehat banget malah."
"Yawdah deh. Tante boleh pergi. Kiara dirumah aja ya tante. Biar beres rumah dulu. Nanti kalau sempat Kia, Ke toko." ucap Kiara.
"ok deh."
Kiara pun tak lupa mengalasi nasi goreng untuk Ryan juga. "Silahkan dimakan Dok." ucap Kiara gugup. Karena Ryan sedari tadi memandangnya saja.
Mereka bertiga makan dengan lahap. Tak ada obrolan yang terjalin diantara mereka. Tante Dewi selesai duluan, ia pun berpamitan kepada Kiara dan Dokter Ryan untuk pergi ke toko. Kiara pun mengantarkan tante Dewi ke depan gerbang rumah karena tante Dewi pergi dengan dijemput oleh supir toko. Setelah tante Dewi pergi dan Kiara pun masuk kedalam rumah, kiara mendapat serangan dadakan dari Ryan. Sebuah ciuman panas dipagi hari menyambut wanita cantik itu.
Ryan menciuminya dengan mesra. Kiara membalas ciumannya. Ryan menggiring Kiara masuk kedalam rumah, keduanya terengah - engah.
"Kenapa kamu ninggalin mas sayang?" tanya Ryan sambil membelai wajah Kiara.
"Kesiangan mas. Kia mau buat sarapan untuk tante Dewi."
"Yaudah lain kali jangan ninggalin mas sebelum mas bangun ya"
"Tapi mas..."
"Ssst...Tidak ada penolakan sayang." Kiara mendesah kesal. Tapi tak menolak ciuman hangat Ryan di bibirnya.
"Mas gak Ke rumah sakit?"
"Sebentar lagi sayang"
"Yaudah mas pulang aja dulu ganti baju. Ini kan baju mas semalam." ucap Kiara melihat pakaian Ryan semalam.
"Iya nanti mas pulang agak siangan aja. Tunggu Astrid pergi. Kalau masih dirumah males mas dengar omelannya."
Kiara Terdiam.
"Kenapa diam sayang?"
"Kia merasa bersalah sama mbak Astrid mas. Karena semalam kita...kita..." Kiara tak meneruskan ucapannya.
"Sayang...mas jujur sama kamu, mas sudah males karena tak dihargai sebagai suami. Astrid yang selalu menghamburkan uang. Dan mas tidak menyesal melakukan yang semalam sama kamu. Mas sangat terimakasih sama kamu sayang. Mas akan bertanggung jawab sama kamu. Dan mas akan menikahi kamu." janji Ryan. Ryan sudah muak dengan tingkah istrinya itu. Ia tahu semua perlakuan istrinya diluar sana, selain hobi berbelanja. Astrid juga sering keluar masuk hotel bersama laki - laki muda. Tanpa sepengetahuan Astrid Ryan menyuruh orang untuk mengikuti kegiatan Astrid. Hanya nunggu waktu yang tepat saja untuk melepaskan Astrid.
Bersambung.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 317 Episodes
Comments
Yani
Udah tau kayagitu kanapa ga dicerai dari dulu
2022-06-03
0
Riskiya ahmad
oooh jd si astrid selingkuh dbelakang riyan,bagus ceray aja biar nikah sm kiara😀😃😄😁😆😅
2022-06-02
1
Iiq Rahmawaty
duhhhh deg² an ga si thorr maen api sma tetangga..sbelahan malah..ga takut apa nnti ke gep sma warga komplek😅
aku aja ngabayangin nya udh merinding..
krna ditetangga aku ada yg kya bgtu..hahaha
2022-01-07
1