Sepulangnya Dokter Ryan dari Rumah tante Dewi. Ryan merasa berbunga - bunga. Ia tidak menyangka kalau ia bisa berbuat seperti tadi. Kalau boleh jujur. Ryan memang menyukai Kiara pada pandangan pertama.
********
Astrid istri Ryan sedang kesal dengan suaminya saat ini, karena kartu kreditnya di blokir oleh Ryan. Sehingga dia tidak bisa memuaskan hasrat berbelanjanya. Untung ia membawa uang cash di dompetnya sehingga dia dapat membayar belanjaannya."Sial! Di blokir segala lagi." Umpat Astrid kesal.
Dengan penuh emosi Astrid pulang kerumahnya. Ia ingin menanyakan kepada Ryan kenapa sampai di blokir kartu kreditnya. Sampainya dia dirumah, ia tak melihat suaminya. Hanya bibi yang bekerja dirumah yang menyambutnya.
"Suami saya kemana?" tanya Astrid saat masuk kedalam rumah.
"Maaf Nyonya saya tidak tahu. Tadi bapak pergi setelah mandi. Bapak tidak bilang kemana." ucap bibik takut.
"Heuh...pembantu goblok. Di tanya dong kemana!? Bego di piara.Minggir kamu ?!!." Astrid membentak bibik karena tak tahu kemana suaminya pergi.
"Loh, bapak sudah pulang? Bapak dari mana? Nyonya pulang marah - marah pak. Saya takut." ucap bibi saat melihat Ryan masuk kedalam rumah.
"Astrid sudah pulang lagi Bi? Tumben cepat pulang?." Tanya Ryan mengejek.
"Iya pak. Sekarang di kamar, lagi ngamuk marah - marah pak." bisik sih bibi. Ucapan sih bibi membuat Ryan tertawa.
"Udah biarin aja bik. Sekarang bibi istirahat aja." ucap Ryan.
"Siap pak. Terimakasih. Apa mau saya panasin makan malamnya pak?." tanya bibik.
"Gak usah bibi saya udah kenyang. Tadi dapat makan gratis dari tetangga sebelah." ucap Ryan.
Ryan pun melangkahkan kakinya ke lantai dua di mana istrinya akan mengamuk. Tetapi ia tidak pernah takut.
Ryan berdiam sebentar di depan pintu kamarnya. Ia menarik nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan. Ia bisa menebak pasti istrinya akan mengamuk. Dan benar saja, ketika dia membuka pintu kamar Astrid melemparinya barang - barang yang ada di kamar. Untungnya Ryan dapat mengelak dengan cepat.
"Jadi begini kelakuan mu saat suami kamu pulang. Suami kamu pulang bukannya di sambut malah di lemparin barang.Bagus banget kamu." ucap Ryan santai.
"Gak usah banyak cerita deh kamu. Kenapa kamu blokir kartu aku." tanya Astrid dengan pongahnya.
"Blokir? Ke bank aja aku gak." kilah Ryan.
"Gak usah bohong deh kamu." bentak Astrid.
"Kalau iya kenapa? Orang kayak kamu di kasih hati minta jantung. Kamu pikir gampang apa cari duit? Anggap saja itu hukuman buat kamu yang gila berbelanja." ucap Ryan tajam.
Astrid tidak terima. "Aku nggak mau. Pokonya kamu harus balikin kartu aku lagi. Aku bisa mati kalau tidak berbelanja mas." ucap Astrid memelas.
Ryan sudah sangat muak dengan sandiwara istrinya. "Kalau kamu mau uang, kamu cari uang sendiri. Terserah mau gimana caranya."
"APA?!. Aku gak mau. Kamu gila ya?." ucap Astrid marah.
"Terserah kamu. Nggak mau kerja ya, bukan urusan aku. Aku gak peduli." Ryan pergi meninggalkan Astrid yang sedang meradang.
"AARRGGHHH....BRENGSEK KAMU RYAN." Ucap Astrid berteriak didalam rumah.
Sementara itu, Kiara sedang membersihkan wajahnya sebelum ia tidur. Tiba - tiba ia di kejutkan dengan ketukan jendela kamarnya.
"Mas Ryan? Kamu kenapa di situ?" ucap Kiara bertanya - tanya. Kiara melihat Ryan berdiri di depan jendelanya di tengah hujan lebat malam ini.
"Sayang, buka jendelanya. Dingin banget diluar." ucap Ryan yang sudah menggigil. Kiara membuka kunci jendelanya. Dan Ryan langsung melompat masuk ke kamar Kiara. Dan Ryan pun langsung menutup dan mengunci jendela Kiara.
"Dingin banget diluar yank. Untung kamu belum tidur." ucap Ryan sambil melihat - lihat isi kamar Kiara yang tertata rapi dan wangi.
"Kenapa mas ada diluar. Bukannya tadi sudah pulang?" ucap Kiara sambil mengambil handuk di lemari untuk Ryan mengeringkan tubuhnya.
"Astrid pulang. Kami bertengkar hebat sayang. Aku muak melihatnya. Makanya mas kesini." ucap Ryan sambil membilas rambutnya asal. Membuat Kiara gemas melihatnya dan mengambil alih untuk membilas rambut Ryan.
Ryan menatap Kiara. Ia memegangi tangan Kiara yang sedang mengusap rambutnya. Ia menarik Kiara kedalam pelukannya. "Mass..." Desis Kiara.
Ryan mendekati wajahnya ke wajah Kiara dan mengelus pipi Kiara. Ryan tidak bisa menahan hasratnya ketika berada di dekat Kiara. Ryan ******* bibir Kiara dengan lembut. Ia pun memeluk tubuh Kiara dengan erat. Kiara kewalahan membalas ciuman panas Ryan.
Ryan menarik wajahnya dan menyatukan dahi mereka. "Kamu membuat aku tergila - gila sayang." ucap Ryan lembut dan melanjutkan aksinya. Ciuman Ryan semakin dalam sampai turun ke leher Kiara.
Kiara menghentikan cumbuan Ryan yang sudah melewati batas. "Mas Ryan...ini gak benar." ucap Kiara.
"Sayang...aku benar benar tidak tahan berada di dekat kamu." ucap Ryan berhasrat dan melanjutkan aksinya. Kini Ryan mendaratkan tangannya di dua gundukan milik Kiara. Di remasnya dengan perlahan.
Bukannya berhenti, Ryan malah menaikkan sedikit pakaian tidur Kiara keatas. Sehingga menampakkan gundukan itu. Dilepasnya pengait penutup benda itu. Dan ia pun kembali meremasnya dan menikmatinya.
Kiara tak berkutik, ia pun menikmati setuhan dari Ryan. Hujan di luar semakin deras saja. Itu semua membuat dua insan manusia yang sedang di mabukan cinta itu semakin menjadi. Mereka menikmati nikmatnya surga dunia. Kedua tubuh mereka polos tanpa sehelai benang. "Mas...jangan aku mohon." pinta Kiara.
"Aku menginginkan kamu sayang." bisik Ryan menggoda. Ryan pun membenamkan Miliknya ke milik Kiara. Malam panas itu pun terjadi. Ryan semakin memasukan miliknya dengan dalam. Membuat Kiara merasakan nyeri luar biasa. Ini pertama kali buat Kiara. Kiara menyerahkannya kepada pria yang masih berstatus suami orang. Tapi Kiara tidak memungkiri bahwasannya ia juga sangat mencintai pria itu dan menginginkan kegiatan malam ini.
"Mas...udah ya?." ucap Kiara yang sudah tak sanggup lagi. Ryan menikmatinya tanpa ampun. "Iya sayang udah. Makasih ya? Mas sayang sama kamu." ucap Ryan tulus dan mengecup dahi Kiara. Mereka pun tertidur dengn lelap sambil berpelukan.
Bersambung....
Hihihihi....malam panas guys....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 317 Episodes
Comments
Yani
Ya Kia gampangan banget ga bisa jaga diri bagai mana juga dia masih suami orang belum halal lgi
2022-06-03
0
Riskiya ahmad
to kn apa goe bilang pelakor makin didepan
2022-06-02
1
mag_ma63
aduh kiara laki orang tuh kenapa g di jaga tuh kehormatan ny.... lanjut thoorrrr 👍👍👍
2022-03-27
1