Sebulan sudah Kiara menetap di Jakarta dan tinggal dirumah Tante Dewi, tantenya Mira sahabat Kiara. Yang sekarang juga tinggal dirumah tantenya.
Yang awalnya Kiara dan Mira diterima bekerja di sebuah perusahaan. Nyatanya mereka di tipu. Sehingga sekarang mereka bekerja di toko kue milik tante Dewi.
"Ya ampun Kia. Ternyata kita ditipu." ucap Mira sahabat Kiara kesal.
"Hah..kita harus sabar Mir. Tapi untung kita bisa bekerja. Walaupun di toko Kue. Kita harus bersyukur." seru Kiara lembut.
Kiara dan Mira sekarang berada di toko kue 'Dewi's cake'. Toko kue tante Dewi sudah sangat terkenal di Jakarta. Banyak konsumen yang sudah berlangganan. Tante Dewi juga menjual kue nya secara online.
Kiara bersyukur bisa bekerja bersama tante Dewi. Tante Dewi sangat baik. Walaupun gagal bekerja di perusahaan. Kiara tidak boleh menyerah. Dengan bekerja dengan tante Dewi dia bisa mengirim sebagian gajinya untuk berobat adiknya.
********
Di sebuah cafe....
Astrid sedang berkumpul dengan teman - teman sosialitanya. Setiap minggunya mereka memang berkumpul. Seperti Arisan gitu. Banyak hal yang mereka gosip. Mulai dari gosip- gosip panas, membicarakan harta dan lain sebagainya. Seperti sekarang ini mereka lagi membicarakan aib teman mereka sendiri.
"Eh mbak tau gak Bu Sari lagi apes. Suaminya direbut pelakor." ucap Manda sih penggosip.
Beberapa wanita sosialita sedang berkumpul termasuk Astrid. Astrid yang penasaran dengan ceritanya, ia pun mendengarkan dengan seksama.
Wanita yang bernama Manda itu mulai bercerita tentang suami Bu Sari yang di usik oleh wanita cantik yang usianya jauh lebih muda. Bahkan saat ini dikabarkan wanita itu tengah hamil anak suami bu Sari.
"Wah...kasihan ya bu Sari. Pantas saja akhir - akhir ini jarang ikut kita kumpul." sahut Astrid ikut menimpali.
"Malu mungkin mbak, suaminya ketahuan selingkuh. Apalagi selingkuhannya cantik dan masih muda." ucap Nita.
"Enak banget ya suami Bu Sari, bisa merawani gadis sampai hamil, seperti dapat Jacpot saja." ucap Rahma tertawa termasuk Astrid ikut menertawakan.
"Hush...gak boleh gitu. Emang kalian mau ngalami apa yang dialami sama Bu Sari?." ucap salah satu anggota sosialita yang waras otaknya. Mereka pun terdiam . Berhenti tertawa termasuk Astrid.
"Iya ni, kalian gak boleh menertawakannya. Saya ingatkan lagi ya kalau ada musibah diantara kita tolong jangan di ketawain. Hati - hati saja kamu Astrid suaminya di gondol cewek lain apalagi pak dokter Ryan kan ganteng banget." sambung Oliv yang menyindir Astrid. Karena dia menyukai suami Astrid.
"Suami gue gak mungkin seperti begitu!!." ucap Astrid kesal.
"Kita kan gak tau." jawab Oliv lagi.
Astrid sangat kesal sekali dengan Oliv. Bisa - bisa dia berkata seperti itu. Kalaupun itu terjadi, Astrid akan menghabisi wanita pelakor itu.
********
Genap 10 hari Kiara dan Mira berada di Jakarta. Namun sayang Mira sahabatnya Kiara harus balik ke Medan karena abangnya Mira akan menikah. Untuk sebulan kedepan dia akan di Medan.
"Mir, jangan lama - lama ya baliknya. Nanti aku gak punya temen." ucap Kiara sedih.
"Ya ampun Kia, gue bakal balik lagi kok. Lo tenang aja. Lo temeni tante Dewi karena beberapa hari ini tante Dewi lagi sakit." bujuk Mira.
"Iya, gue bakal jaga tante Mira. Tante Mira udah baik banget sama gue."
"Ya udah gue berangkat dulu ya." pamit Mira.
Mira sudah pergi balik ke Medan. Tinggalah Kiara di rumah Tante Dewi. Akhir - akhir ini tante Dewi kurang sehat. Kiara kasihan melihat tante Dewi. Dengan penuh kasih sayang Kiara selalu menjaga dan merawat tante Dewi.
"Tan. Kita ke dokter yuk. Tante lemes banget deh kayaknya. Yuk Kia temeni." ajak Kiara.
"Kiara. Kan tentangga kita Dokter. Bisa gak kamu panggilin aja pak dokter Ryan. Suruh dia kerumah kita." pinta Tante Dewi.
"Iya ya. Kia lupa tante. Bentar ya tan, Kia kerumah pak dokter." pamit Kiara.
Kiara berjalan keluar rumah. Ia menuju kerumah si dokter tampan.
Tingtong...tingtong...
Kiara memencet bel rumah pak dokter.
"Asalamualaikum..." sapa Kiara.
"Walikumsalam." jawab ART pak dokter yang bernama mbok Sumi.
"Maaf mbok, pak dokternya ada?" tanya Kiara lembut.
"Eh...eneng cantik. Ada atuh neng. Mari masuk, biar mbok panggil." ucap mbok Sumi menyuruh Kiara masuk.
Kiara duduk di sofa ruang tamu. Dan mbok Sumi memanggil pak dokter tampan di dalam kamarnya.
Tok...tok...tok...
Ryan yang berada di dalam kamar pun membukakan pintu kamarnya.
"Pak dokter. Ada tamu yang datang." ucap mbok Sumi.
"Siapa mbok?." ucap Ryan
"Eneng cantik dok." ucap si mbok
Ryan berpikir siapa.
"Itu lo dok. Eneng yang tinggal bersama bu Dewi." ucap mbok
"Oh...bentar ya mbok. Nanti saya turun."
Tak berlama - lama Ryan pun menghampiri Kiara yang sedang duduk manis di sofa. Betapa terpesonanya sang dokter akan kecantikan gadis yang berada di hadapannya ini.
"Anda mencari saya?."
bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 317 Episodes
Comments
Yani
Wah hati" pa Dr kena virus cinta
2022-06-03
0
Endang Mitraningsih
keren
2022-06-03
0
Endang Mitraningsih
bagus
2022-06-03
0