Sementara itu ....
kiara dan Mira telah berada dirumah Tante Dewi. Tante Dewi sangat senang mereka tinggal dirumahnya. Dia mempunyai teman.
"Tante makasih ya udah mau nerima aku dirumah tante." ucap Kiara kepada Tante Dewi yang sudah mau menerimanya dirumah.
"Ih..biasa aja kali Kia, tante senang kok kalian tinggal disini bersama tante. Jadi tante gak kesepian lagi." balas Tante Dewi.
"Iya tante makasih deh pokoknya."
Kiara senang dan beruntung bisa mengenal tante Dewi. Tante Dewi begitu baik dan penyayang. Dia tidak membedakan kasih sayangnya kepada Kiara dan Mita keponakannya. Kiara merasa memiliki keluarga baru.
Kiara dan Mira mereka tidur di satu kamar yang sama. Kiara dan Mira sudah lama bersahabat.
Sementara itu, Astrid yang baru pulang dari liburan singkatnya di Bali pun melihat kehebohan di luar rumahnya dari balkon kamar. "hm....sepertinya Tante Dewi kedatangan keponakannya. Menarik." Ucap Astrid sambil melambaikan tangan kearah Kiara yang tak sengaja melihatnya. Kiara tersenyum ramah dan membalas lambaian tangan Astrid.
"Sepertinya aku harus menyapa keponakan tante Dewi." ucap Astrid berlalu masuk ke dalam kamarnya.
Astrid turun dari lantai dua rumah mewahnya untuk bergabung dengan sang suami yang tengah menonton TV.
"Sayang sepertinya ada penghuni baru, Keponakan tante Dewi sepertinya datang. Dan akan tinggal disini." Ryan menoleh. "Oiya? Siapa?"
"Nggak tahu lah. Kulihat ada dua orang wanita. Cantik - cantik sih mereka. Kan siapa lagi kalau bukan keponakan tante Dewi." ucap Astrid menebak. dan Astrid memeluk tubuh Ryan menyamankan dirinya.
Ryan hanya ber oh ria saja. "Sayang kita harus menyapa mereka. Enaknya bawain apa ya?." tanya Astrid kepada Ryan.
"Kamu beli kue aja kan bisa dimakan bersama." Usul Ryan.
"Oke deh besok aku beli." Ryan tak menyahuti lagi. Ia fokus dengan acara berita di TV.
**********
Keesokan harinya, Kiara melihat pria tampan dan gagah menenteng jas dokter keluar dari rumah sebelah. Tak lama keluarlah seorang wanita yang kemarin melambaikan tangannya.
"Hai. Kamu keponakan tante Dewi ya? Saya Astrid dan ini suami saya Ryan. Selamat datang di kompleks kami." Sapa Astrid ramah.
"Saya Kiara mbak. Saya temennya keponakan tante Dewi. Mira sahabat saya. Saya di sini hanya numpang mbak. Saya dari Medan dan akan bekerja di kota ini." balas Kiara sopan.
"Oh gitu. Kamu sudah menikah? " tanya Astrid.
"Saya masih single mbak. Lagian masih muda juga mau menikah. Saya masih umur 19 tahun. Disini saya mau bekerja." balas Kiara.
"Masih muda toh. Pantes masih cantik."
"Ya sudah. Aku berangkat dulu." ucap Ryan sambil berlalu meninggalkan Astrid dan Kiara. Ia masuk ke dalam mobil berwarna putih yang selalu tampak baru karena ada yang membersihkannya setiap saat.
"Mari mbak saya pamit masuk ke dalam." ucap Kiara. Astrid pun mengiyakan. Ia menatap Kiara hingga masuk ke dalam rumah.
"hmm...cantik. Patut di waspadai." gumam Astrid. Ia pun masuk kedalam rumah mewahnya dan sambil menelpon teman teman sosialitanya.
Ryan yang berada di dalam mobilnya dan ingin menuju rumah sakit tempat dia tugas. Tanpa sadar dia memikirkan gadis cantik berkulit putih dan berambut panjang dengan senyuman yang sangat manis di pandang. Kiara namanya, tetangga barunya, entah mengapa jantungnya serasa berdetak lebih kencang bila memandangnya. Terbit sebuah senyum di wajah tampan Ryan. "Ah...kenapa juga aku harus teringat gadis tadi. Senyumamnya begitu manis." gumam Ryan tersenyum dan menggeleng - gelengkan kepalanya.
bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 317 Episodes
Comments
Yani
Ada yang jatuh hati ni😊😊
2022-06-03
0
mag_ma63
hadehhh entar bucin dah ni dokter gantengnya.. lanjut thoorrrr 👍👍👍👍
2022-03-27
0
Vina
pepet aja ryan lalu tinggalkan astrid
2022-01-01
0