Who are you?

Tinggal ditempat baru tidaklah mudah, dua hari yang lalu Vivian baru tiba di Amerika.

Seperti yang diucapkan oleh atasannya, seseorang akan membantunya selama dia berada di Amerika.

Begitu pesawat yang membawanya mendarat di Fresno Yosemite International Airport, seorang petugas sudah menunggunya.

Selama di Amerika, Vivian tidak perlu menghawatirkan akan tinggal dimana karena pemerintahan Amerika telah menyiapkan sebuah rumah untuk dia tempati selama dia menjalankan tugasnya di Amerika.

Dia bahkan diberi kendaraan untuk bepergian dan boleh memilih kendaraan apa yang akan dia gunakan. Karena Vivian orang yang suka dengan tantangan jadi dia lebih memilih sebuah motor sport yang akan membawanya kemana-mana, lagi pula kendaraan itu lebih praktis baginya.

Hari itu dia baru saja kembali setelah bertemu dengan seseorang untuk membahas kasus yang akan dia tangani selama dia berada disana.

Saat dia hendak pulang, jalanan begitu macet dan dia tidak bisa lewat karena terjadi kecelakaan dan beberapa mobil terbakar dijalanan. Vivian menunggu beberapa saat dan mulai tampak tidak sabar, dia segera memutar motornya dan mencari jalan lain untuk kembali kerumah.

Tapi siapa yang menduga saat dia melewati jalan dimana tidak banyak orang lewat, dia harus melihat seorang pria sedang melawan puluhan orang sendirian.

Vivian menghentikan laju motornya dan melihat kejadian itu sejenak, ini tidak adil, seorang pria menggunakan sebilah pedang untuk melawan puluhan orang yang membawa senjata api. Walaupun pria itu telah membunuh seseorang dari mereka dan memotong tangan beberapa dari mereka tapi tetap saja dia merasa jika dia perlu membantu pria itu jadi tanpa pikir panjang Vivian menarik dua pistolnya dari balik jaket kulit yang dia pakai dan langsung menembak tiga orang dari mereka saat mereka hendak menyerang pria itu lagi.

Dia bahkan membawa motornya mendekati mereka dan menabrak salah seorang dari mereka hingga terpental.

Vivian menghentikan motornya dan tidak menjawab saat seseorang berteriak kepadanya, mesin motornya bahkan masih menyala dan belum dimatikan.

Matthew masih melihatnya dengan seksama, dilihat bagaimanapun orang yang ada diatas motor itu adalah seorang wanita, itu sangat jelas dari bentuk tubuhnya tapi siapa wanita itu?

Tidak mungkin bukan jika wanita itu adalah ibunya yang datang untuk membantunya?

Matthew benar-benar penasaran, siapa wanita yang begitu berani masuk kedalam perkelahian mereka?

"Hei siapa kau! Kenapa kau menyerang anak buahku?!" teriak pemimpin kelompok itu marah.

Vivian belum juga menjawab dan memutar gas motornya hingga suara benda itu memekakkan telinga.

"Kurang ajar, kau sungguh cari mati!" umpat pemimpin kelompok itu, pria itu mengarahkan senjata apinya kearah Vivian dan pada saat itu, Vivian menjalankan motornya kearah pria itu.

Si pemimpin kelompok menembakkan senjata apinya dan pada saat itu, Vivian memutar stir motornya dan untuk menghindari peluru, Vivian memiringkan motor yang dia bawa kesamping sampai tubuhnya hampir menyentuh aspal jalan.

Asap motor mulai mengepul dan pada saat yang bersamaan Vivian membawa motornya mendekati pemimpin kelompok itu kembali dan menendangnya hingga pria itu terpental jauh.

"Wow!" ucap Matthew kagum.

Matanya tidak lepas dari Vivian yang membawa motornya mendekat kearahnya dan sungguh dia penasaran dengan sosok wanita yang ada dibalik helm.

Suara ban motor berdecit di atas aspal saat Vivian mengerem benda itu dengan mendadak ketika dia sudah berada disamping Matthew.

Vivian segera mematikan mesin motornya dan turun dari benda itu, dia segera membuka helm yang dia pakai dan menyibakkan rambutnya yang tergerai panjang.

"Wow!" gumam Matthew lagi saat melihat sosok wanita cantik yang baru saja membantunya.

Vivian meletakkan helmnya dan segera menghampiri Matthew, sedangkan Matthew diam saja saat Vivian melihat keadaannya.

"Hei, apa kau baik-baik saja?" tanya Vivian.

"Hm, ya," jawab Matthew singkat.

"Kenapa kau melawan mereka dengan pedang? Bagaimana jika sampai kau tertembak?"

"Aku hanya punya pedang," jawab Matthew pura-pura.

"Oke baiklah, ambil ini!" Vivian menarik dua senjata apinya dan melemparkan benda itu kearah Matthew.

"Kau bisa menggunakannya bukan?"

Matthew menjatuhkan pedangnya untuk menangkap pistol yang diberikan oleh Vivian, ini sungguh menarik.

"Kenapa mereka menyerangmu?" tanya Vivian sambil melirik kearah Matthew.

"Entahlah," Jawab Matthew seraya mengangkat kedua bahunya.

"Apa kau punya hutang dengan mereka?" tanya Vivian lagi dan sekarang dia melihat penampilan Matthew dengan teliti.

"Anggap saja begitu," jawab Matthew sambil tersenyum.

"Jangan meminjam uang untuk gaya hidup berlebihan, jika kau memang tidak mampu maka jangan meminjam uang untuk mendapatkan apa yang kau mau. Boleh aku tebak? Apa kau meminjam uang untuk membeli mobil itu?" tanya Vivian sambil menunjuk mobil sport milik Matthew menggunakan jempolnya.

"Aku hanya seorang supir dan itu mobil bosku!" jawab Matthew berdusta.

"Baiklah, hari ini aku akan membantumu tapi lain kali jangan meminjam uang dengan siapapun hanya untuk gaya hidup yang berlebih."

Matthew hanya tersenyum, gadis ini benar-benar menarik.

Pemimpin kelompok itu bangkit berdiri dan mengumpat marah, dia semakin kesal saat melihat orang yang menendangnya adalah seorang wanita.

Saat melihatnya, Vivian menarik dua senjata api lainnya, dia segera mengangkat benda itu dan siap menghabisi orang-orang yang ada didepan sana.

"Are you ready for action?" tanya Vivian.

"Yes!" jawab Matthew pula sambil tersenyum, entah mengapa sedari tadi, senyum terus mengembang diwajahnya.

"Tembak!" teriak Pemimpin kelompok itu dan para anak buahnya mulai bersiap-siap untuk menembak.

"Dor..dor..dor..!" Baku tembak kembali terjadi, Matthew dan Vivian berjalan maju dan terus menembaki orang-orang yang ada didepan mereka.

Untuk menghindari peluru Vivian bersalto kebelakang dan berlutut di atas aspal menggunakan satu kakinya dan setelah itu dia kembali menembak.

"Wow!" ucap Matthew lagi dan ini untuk ketiga kalinya dia mengatakan hal itu, sepertinya gadis itu lebih hebat dari ibunya.

"Hei, jangan lengah!" teriak Vivian karena saat itu ada yang ingin menembak Matthew.

Matthew mengangkat dua pistolnya dan segera menembaki orang-orang yang tersisa dan berjalan semakin mendekati pemimpin kelompok yang sedang bersembunyi dibalik mobil sedangkan Vivian menembaki orang-orang yang hendak menembaki Matthew.

"Keluar, atau kepalamu yang aku penggal!" ucap Matthew.

Pemimpin kelompok itu diam saja, dia sungguh salah perhitungan. Anak buahnya sudah habis dan sepertinya dia tidak bisa melarikan diri dari sana.

"Aku hitung sampai tiga, jika tidak mobil ini akan menjadi batu nisanmu!"

"Aku keluar!" teriak pemimpin kelompok itu dan pada saat dia menampakkan diri, sebuah peluru melesat kearahnya dan langsung melubangi kepalanya.

Matthew berdecak setelah menembak pria itu, padahal dia ingin menangkapnya untuk diintrogasi tapi dia tidak boleh melewatkan hal paling menarik yang ada didepan mata.

Matthew segera mendekati Vivian yang sedang berjalan kearah motornya.

"Boleh aku tahu namamu?" tanya Matthew seraya mengembalikan pistol Vivian.

Vivian hanya tersenyum, mengambil pistolnya dan menyimpannya tanpa menjawab pertanyaan Matthew.

"Kenapa tidak menjawab?" sungguh dia sangat penasaran.

"Sebaiknya jangan sembarangan meminjam uang lagi!" ucap Vivian seraya naik keatas motornya dan memakai helmnya.

"Ya, tapi beri tahu aku namamu!"

Vivian membuka penutup helmnya karena dia teringat sesuatu dan segera mengambil sesuatu dari kantong jaketnya.

"Ini uang untukmu dan pergilah obati lenganmu yang terluka!" ucap Vivian seraya memberikan uang seratus dolar kepada Matthew.

"What?!"

"Tidak perlu kau kembalikan!" Vivian tersenyum dan Matthew mengambil uang itu dengan terpaksa.

"Hei, who are you?" tanya Matthew lagi tapi sayang Vivian tidak mau menjawab.

Vivian menyalakan motornya dan segera pergi sedangkan Matthew tampak gusar melihat kepergian Vivian. Tidak lama kemudian Matthew tersenyum saat melihat uang seratus dolar yang ada ditangannya.

Akhirnya ada seseorang yang membuatnya penasaran dan jika sampai mereka bertemu lagi, maka tidak akan dia lepaskan.

#Matthew dan Michael # Satu visual jadi satu ya😀

#Vivian#

Terpopuler

Comments

Zieya🖤

Zieya🖤

aku bayangkan Matthew angau kerna jatuh cinta pandang pertama ditengah² baku tembak....
Matthew kerasukan virus² CINTA 😂😂😂😂😂

2024-02-13

0

Entnjik Kentjik

Entnjik Kentjik

keren matthew

2023-12-27

0

Stephanie Kilanmasse

Stephanie Kilanmasse

😍😍😍

2023-09-20

0

lihat semua
Episodes
1 Vivian Adison
2 Mission
3 Adison Family
4 Mendapat misi berbahaya
5 Menjalankan Misi
6 Menolong rekan
7 Mendapat surat tantangan
8 Membuat taruhan dengan kakek
9 Two M
10 Who is that?
11 Who are you?
12 Smith Family
13 Mulai menyelidiki
14 Lagi-lagi mendapat surat tantangan.
15 Undangan pesta
16 Skenario dimalam pesta.
17 Kita bertemu lagi
18 Ajakan kerja sama
19 Trust Me
20 Aku ingin menendangnya!
21 Ide yang cemerlang
22 Menagih imbalan.
23 Dinner
24 Menahan rindu
25 Who are you, girl?
26 Kecurigaan
27 Semakin penasaran
28 Rencana yang sudah ketahuan
29 Gara-gara telur goreng
30 Kelemahan terbesar Vivian
31 Teka teki
32 Memecahkan teka teki
33 Memecahkan teka teki bagian 2
34 Siapa sebenarnya M?
35 Panic mode
36 Aku tidak tertarik denganmu!
37 Permintaan
38 Cinta yang berubah menjadi benci
39 Tendangan maut
40 Sungguh hari yang sial
41 Who is Maxton?
42 Jangan menendangku
43 Tantangan
44 Jawaban apa itu?
45 Mulai sedikit terbuka
46 Pencuri bibir
47 Paket
48 Target
49 Kerja sama kakak adik
50 Introgasi
51 Rencana
52 Aku tidak akan meninggalkanmu!
53 Pengumuman aja.
54 Informasi di tukar ciuman
55 Ada apa dengannya?
56 Menghubungi Maxton
57 Menghubungi Maxton 2
58 Trouble maker
59 Jackpot
60 Permintaan Clarina.
61 Permintaan Clarina 2
62 Aku serahkan dia padamu
63 Mulai hari ini kita pacaran!
64 Aku terima kekalahanku
65 A murder case
66 Solve a murder case
67 Aku butuh bantuanmu
68 Ini belum waktunya
69 Mengambil keputusan
70 Aku akan belajar mencintaimu
71 First kiss
72 Sedikit curiga
73 Aku benci dengan mereka semua!
74 Sambutan
75 Mengikuti skenario yang ada
76 Sebuah rencana jahat
77 Baru permulaan
78 Rasa penasaran Patrik
79 Akulah Matthew Smith.
80 Apa kau tidak percaya?
81 Mata-mata
82 Eksekusi
83 Salah orang
84 Angelmu dalam bahaya
85 Aku tidak rela kau mati!
86 Rasa penasaran Carlk
87 Aku tidak mau melihatmu!
88 Dasar pembohong!
89 Balasan
90 I need a girl like you
91 Saling memanfaatkan
92 Kekhawatiran keluarga
93 Bermain teka teki
94 Poor guy
95 Mulai curiga
96 Kencan pertama
97 Menyusun strategi
98 Pagi yang indah
99 Empat agen yang penasaran.
100 Tamu istimewa
101 Ajakan makan siang
102 Persiapan untuk menyergap
103 Mission
104 Apakah Patrik penghianatnya?
105 Kita akan bertemu tidak lama lagi!
106 Jangan mengingatkan aku dengannya!
107 Langkah awal untuk menangkap si penghianat
108 Diikuti
109 Segera selesaikan
110 Trap
111 Aku bukan pengecut yang harus bersembunyi!
112 Dua orang yang menjalin kerja sama
113 Aku lupa sesuatu
114 Aku benci penghianat!
115 Thanks and Sory
116 Perasaan Vivian
117 Rencana untuk menangkap si penghianat
118 Perangkap untuk si penghianat
119 Hanya untuk mengecoh musuh
120 Rencana yang berjalan lancar
121 Hukuman dan terapi
122 Vivian hamil?
123 Takut kecewa
124 Perasaan yang tidak menentu
125 Dilema
126 Choice
127 Kau adalah segalanya bagiku
128 Aku sangat ingin bertemu dengan Maxton
129 Situasi yang menyebalkan
130 Maria
131 Jurus high heel
132 Malam menegangkan
133 Malam menegangkan part 2
134 Rencana baru
135 Semakin rumit
136 Percayalah padaku
137 kakak adik sama saja
138 Kau tidak akan menyesal bertemu dengannya
139 Keputusan Vivian
140 Menikmati malam indah berdua
141 Masa lalu dan masa depan
142 Like star in the sky
143 Hasutan
144 Rencana Carlk
145 Berikan aku kesempatan.
146 I love you
147 Pertemuan
148 Bukan sebuah kebetulan belaka!
149 Rasa penasaran Vivian
150 Pembalasan Carlk
151 Berpacu dengan waktu
152 Rasa puas
153 Aku tidak akan memaafkannya!
154 Harapan Jager Maxton
155 Firasat
156 Impossible!
157 Pasti hanya kebetulan
158 Mengubah cerita
159 Beautiful night
160 Pertanyaan Damian
161 Cinta segitiga
162 Kebohongan Marck Wriston
163 Kejadian dua puluh lima tahun yang lalu di Inggris
164 Keputusan Damian
165 Aku tidak mau bertemu dengan Maxton lagi.
166 Dinner
167 Aku tidak mau dianggap sebagai pengganti!
168 Awas jika kau berani!
169 Tidak ada yang boleh memilikimu selain aku!
170 Apa kau mulai goyah?
171 Jangan menguji kesabaranku
172 Hasil tes
173 Siapa orangtuamu?
174 Permohonan Jager Maxton
175 Lelucon yang tidak lucu!
176 Kau tidak akan menghadapi hal ini sendirian.
177 Apa benar aku bukan putri mommy dan daddy?
178 Thank you all atas dukungannya
179 Awal mula segala bencana yang akan terjadi.
180 Aku akan menjadi kekuatan untukmu
181 Dia akan menemuimu hari ini
182 Seperti kasih sayang seorang ayah
183 Apa kau mau memaafkan kesalahan orang tua ini?
184 Teori
185 Lost contact
186 Apa semua ini hanya lelucon?
187 Kita sudah berakhir!
188 Kabar buruk
189 Benarkah?
190 Wajah buatan
191 Hanya kau yang pantas.
192 Aku bukan pecundang
193 Jauhi cucuku!
194 Sumpah antar sesama pria.
195 Siapa yang mengaku sebagai orangtuamu?
196 Bawa buktinya!
197 Kau harus membayar kematiannya!
198 Moment yang dinantikan.
199 Everything will be okay
200 Aku bukan barang yang harus diperebutkan!
201 Permintaan Marta.
202 Moment berharga
203 Tiga orang dengan satu tujuan.
204 Permintaan Vivian kepada ayah dan kakaknya.
205 Penghianat baru
206 Aksi Ella
207 Tragedi di restoran dan jalanan.
208 Sambutan untuk Ella
209 Tempat paling indah untuk menghadapi kematian.
210 Aku sedang berbaik hati.
211 Ajakan kerja sama.
212 Terjalinnya kerja sama antara agen dan penjahat.
213 Kebersamaan ayah dan anak.
214 Pagi yang sangat berharga.
215 Kita harus memberi mereka tepuk tangan.
216 Jangan mempercayai mereka.
217 Bagaimana dengan taruhannya?
218 Mencoba mencari petunjuk
219 Permintaan Vivian pada Kapten Willys.
220 Wajah yang sudah jadi dan wajah lain.
221 Kau bukan bagian dari kami!
222 Dua orang dengan penjelasan yang sama.
223 Rencana Vivian dan Firasat buruk
224 Virus
225 Dua target dan tragedi dimulai.
226 Kami lebih tampan!
227 Semua gara-gara aku.
228 Target kedua.
229 Si peretas.
230 Tertangkapnya Bruke.
231 Kita harus waspada.
232 Aku memang pembunuh!
233 Aku menyesal telah mengenalnya.
234 Pagi sebelum tragedi besar dimulai.
235 Jangan libatkan putriku!
236 Tertangkapnya Clarina.
237 Tragedi di gedung San Franscisco City Hall.
238 Saatnya membuat perhitungan.
239 Duel Matthew VS Thomas.
240 Ketiga Agen yang sedang bentrok.
241 Teori Vivian membuka kedok si penghianat.
242 Misi menyelamatkan sendera.
243 Misi menyelamatkan sandera part 2
244 Aksi Damian
245 Rencana menyelamatkan Wali Kota
246 Menyelamatkan Wali Kota.
247 Dua sekutu yang sudah berselisih jalan.
248 Dia menginginkanmu.
249 Pagi sebelum perang dimulai.
250 Rencana Felicia menghianati Gary.
251 Surat ancaman.
252 Let's action and kick their ass.
253 Dua kubu kembali bersatu
254 Duel Vivian VS Felicia.
255 Keep running, Gary.
256 Let's roll.
257 Ketakutan Damian dan Vivian.
258 Di bawah pohon
259 Kabar baik di tengah kesedihan.
260 Welcome, Gary.
261 Permintaan David Adison.
262 Pertemuan terakhir.
263 Good bye, Gary and Felicia.
264 Daddy pasti baik-baik saja.
265 Dad, wake up, please!
266 Aku yang akan melakukannya untukmu.
267 Let's start the game.
268 Penghianatan Bruke.
269 face Off
270 Best friend forever
271 Kapan kau akan melamarnya?
272 Mission Complete.
273 Sepuluh ekor sapi.
274 Teka teki menjebak.
275 Jawaban teka teki katak dan si pemenang.
276 Permintaan Mantan Pacar Dan Mantan Rekan.
277 Daftar kejahatan Gary.
278 Kebahagiaan Jager Maxton.
279 Apa Kau Tidak Akan Menyesal?
280 Sepasang kekasih yang sangat beruntung.
281 Finish Them.
282 Permintaan terakhir Bruke.
283 Piknik
284 Will You Marry Me?
285 Big Family
286 Wedding Day.
287 Malam Pesta.
288 Mereka sedikit gila.
289 Perpisahan.
290 Hawaii.
291 Kabar bahagia.
292 Pasangan legendaris.
293 Extra Part: Tidak Perlu Malu.
294 Extra Part: Go Home
295 Extra Part: Surprise
296 Extra Part: Six Babies.
297 Extra Part: Last Chapter Happy Family
298 Ucapan Terima Kasih
299 Pengumuman
Episodes

Updated 299 Episodes

1
Vivian Adison
2
Mission
3
Adison Family
4
Mendapat misi berbahaya
5
Menjalankan Misi
6
Menolong rekan
7
Mendapat surat tantangan
8
Membuat taruhan dengan kakek
9
Two M
10
Who is that?
11
Who are you?
12
Smith Family
13
Mulai menyelidiki
14
Lagi-lagi mendapat surat tantangan.
15
Undangan pesta
16
Skenario dimalam pesta.
17
Kita bertemu lagi
18
Ajakan kerja sama
19
Trust Me
20
Aku ingin menendangnya!
21
Ide yang cemerlang
22
Menagih imbalan.
23
Dinner
24
Menahan rindu
25
Who are you, girl?
26
Kecurigaan
27
Semakin penasaran
28
Rencana yang sudah ketahuan
29
Gara-gara telur goreng
30
Kelemahan terbesar Vivian
31
Teka teki
32
Memecahkan teka teki
33
Memecahkan teka teki bagian 2
34
Siapa sebenarnya M?
35
Panic mode
36
Aku tidak tertarik denganmu!
37
Permintaan
38
Cinta yang berubah menjadi benci
39
Tendangan maut
40
Sungguh hari yang sial
41
Who is Maxton?
42
Jangan menendangku
43
Tantangan
44
Jawaban apa itu?
45
Mulai sedikit terbuka
46
Pencuri bibir
47
Paket
48
Target
49
Kerja sama kakak adik
50
Introgasi
51
Rencana
52
Aku tidak akan meninggalkanmu!
53
Pengumuman aja.
54
Informasi di tukar ciuman
55
Ada apa dengannya?
56
Menghubungi Maxton
57
Menghubungi Maxton 2
58
Trouble maker
59
Jackpot
60
Permintaan Clarina.
61
Permintaan Clarina 2
62
Aku serahkan dia padamu
63
Mulai hari ini kita pacaran!
64
Aku terima kekalahanku
65
A murder case
66
Solve a murder case
67
Aku butuh bantuanmu
68
Ini belum waktunya
69
Mengambil keputusan
70
Aku akan belajar mencintaimu
71
First kiss
72
Sedikit curiga
73
Aku benci dengan mereka semua!
74
Sambutan
75
Mengikuti skenario yang ada
76
Sebuah rencana jahat
77
Baru permulaan
78
Rasa penasaran Patrik
79
Akulah Matthew Smith.
80
Apa kau tidak percaya?
81
Mata-mata
82
Eksekusi
83
Salah orang
84
Angelmu dalam bahaya
85
Aku tidak rela kau mati!
86
Rasa penasaran Carlk
87
Aku tidak mau melihatmu!
88
Dasar pembohong!
89
Balasan
90
I need a girl like you
91
Saling memanfaatkan
92
Kekhawatiran keluarga
93
Bermain teka teki
94
Poor guy
95
Mulai curiga
96
Kencan pertama
97
Menyusun strategi
98
Pagi yang indah
99
Empat agen yang penasaran.
100
Tamu istimewa
101
Ajakan makan siang
102
Persiapan untuk menyergap
103
Mission
104
Apakah Patrik penghianatnya?
105
Kita akan bertemu tidak lama lagi!
106
Jangan mengingatkan aku dengannya!
107
Langkah awal untuk menangkap si penghianat
108
Diikuti
109
Segera selesaikan
110
Trap
111
Aku bukan pengecut yang harus bersembunyi!
112
Dua orang yang menjalin kerja sama
113
Aku lupa sesuatu
114
Aku benci penghianat!
115
Thanks and Sory
116
Perasaan Vivian
117
Rencana untuk menangkap si penghianat
118
Perangkap untuk si penghianat
119
Hanya untuk mengecoh musuh
120
Rencana yang berjalan lancar
121
Hukuman dan terapi
122
Vivian hamil?
123
Takut kecewa
124
Perasaan yang tidak menentu
125
Dilema
126
Choice
127
Kau adalah segalanya bagiku
128
Aku sangat ingin bertemu dengan Maxton
129
Situasi yang menyebalkan
130
Maria
131
Jurus high heel
132
Malam menegangkan
133
Malam menegangkan part 2
134
Rencana baru
135
Semakin rumit
136
Percayalah padaku
137
kakak adik sama saja
138
Kau tidak akan menyesal bertemu dengannya
139
Keputusan Vivian
140
Menikmati malam indah berdua
141
Masa lalu dan masa depan
142
Like star in the sky
143
Hasutan
144
Rencana Carlk
145
Berikan aku kesempatan.
146
I love you
147
Pertemuan
148
Bukan sebuah kebetulan belaka!
149
Rasa penasaran Vivian
150
Pembalasan Carlk
151
Berpacu dengan waktu
152
Rasa puas
153
Aku tidak akan memaafkannya!
154
Harapan Jager Maxton
155
Firasat
156
Impossible!
157
Pasti hanya kebetulan
158
Mengubah cerita
159
Beautiful night
160
Pertanyaan Damian
161
Cinta segitiga
162
Kebohongan Marck Wriston
163
Kejadian dua puluh lima tahun yang lalu di Inggris
164
Keputusan Damian
165
Aku tidak mau bertemu dengan Maxton lagi.
166
Dinner
167
Aku tidak mau dianggap sebagai pengganti!
168
Awas jika kau berani!
169
Tidak ada yang boleh memilikimu selain aku!
170
Apa kau mulai goyah?
171
Jangan menguji kesabaranku
172
Hasil tes
173
Siapa orangtuamu?
174
Permohonan Jager Maxton
175
Lelucon yang tidak lucu!
176
Kau tidak akan menghadapi hal ini sendirian.
177
Apa benar aku bukan putri mommy dan daddy?
178
Thank you all atas dukungannya
179
Awal mula segala bencana yang akan terjadi.
180
Aku akan menjadi kekuatan untukmu
181
Dia akan menemuimu hari ini
182
Seperti kasih sayang seorang ayah
183
Apa kau mau memaafkan kesalahan orang tua ini?
184
Teori
185
Lost contact
186
Apa semua ini hanya lelucon?
187
Kita sudah berakhir!
188
Kabar buruk
189
Benarkah?
190
Wajah buatan
191
Hanya kau yang pantas.
192
Aku bukan pecundang
193
Jauhi cucuku!
194
Sumpah antar sesama pria.
195
Siapa yang mengaku sebagai orangtuamu?
196
Bawa buktinya!
197
Kau harus membayar kematiannya!
198
Moment yang dinantikan.
199
Everything will be okay
200
Aku bukan barang yang harus diperebutkan!
201
Permintaan Marta.
202
Moment berharga
203
Tiga orang dengan satu tujuan.
204
Permintaan Vivian kepada ayah dan kakaknya.
205
Penghianat baru
206
Aksi Ella
207
Tragedi di restoran dan jalanan.
208
Sambutan untuk Ella
209
Tempat paling indah untuk menghadapi kematian.
210
Aku sedang berbaik hati.
211
Ajakan kerja sama.
212
Terjalinnya kerja sama antara agen dan penjahat.
213
Kebersamaan ayah dan anak.
214
Pagi yang sangat berharga.
215
Kita harus memberi mereka tepuk tangan.
216
Jangan mempercayai mereka.
217
Bagaimana dengan taruhannya?
218
Mencoba mencari petunjuk
219
Permintaan Vivian pada Kapten Willys.
220
Wajah yang sudah jadi dan wajah lain.
221
Kau bukan bagian dari kami!
222
Dua orang dengan penjelasan yang sama.
223
Rencana Vivian dan Firasat buruk
224
Virus
225
Dua target dan tragedi dimulai.
226
Kami lebih tampan!
227
Semua gara-gara aku.
228
Target kedua.
229
Si peretas.
230
Tertangkapnya Bruke.
231
Kita harus waspada.
232
Aku memang pembunuh!
233
Aku menyesal telah mengenalnya.
234
Pagi sebelum tragedi besar dimulai.
235
Jangan libatkan putriku!
236
Tertangkapnya Clarina.
237
Tragedi di gedung San Franscisco City Hall.
238
Saatnya membuat perhitungan.
239
Duel Matthew VS Thomas.
240
Ketiga Agen yang sedang bentrok.
241
Teori Vivian membuka kedok si penghianat.
242
Misi menyelamatkan sendera.
243
Misi menyelamatkan sandera part 2
244
Aksi Damian
245
Rencana menyelamatkan Wali Kota
246
Menyelamatkan Wali Kota.
247
Dua sekutu yang sudah berselisih jalan.
248
Dia menginginkanmu.
249
Pagi sebelum perang dimulai.
250
Rencana Felicia menghianati Gary.
251
Surat ancaman.
252
Let's action and kick their ass.
253
Dua kubu kembali bersatu
254
Duel Vivian VS Felicia.
255
Keep running, Gary.
256
Let's roll.
257
Ketakutan Damian dan Vivian.
258
Di bawah pohon
259
Kabar baik di tengah kesedihan.
260
Welcome, Gary.
261
Permintaan David Adison.
262
Pertemuan terakhir.
263
Good bye, Gary and Felicia.
264
Daddy pasti baik-baik saja.
265
Dad, wake up, please!
266
Aku yang akan melakukannya untukmu.
267
Let's start the game.
268
Penghianatan Bruke.
269
face Off
270
Best friend forever
271
Kapan kau akan melamarnya?
272
Mission Complete.
273
Sepuluh ekor sapi.
274
Teka teki menjebak.
275
Jawaban teka teki katak dan si pemenang.
276
Permintaan Mantan Pacar Dan Mantan Rekan.
277
Daftar kejahatan Gary.
278
Kebahagiaan Jager Maxton.
279
Apa Kau Tidak Akan Menyesal?
280
Sepasang kekasih yang sangat beruntung.
281
Finish Them.
282
Permintaan terakhir Bruke.
283
Piknik
284
Will You Marry Me?
285
Big Family
286
Wedding Day.
287
Malam Pesta.
288
Mereka sedikit gila.
289
Perpisahan.
290
Hawaii.
291
Kabar bahagia.
292
Pasangan legendaris.
293
Extra Part: Tidak Perlu Malu.
294
Extra Part: Go Home
295
Extra Part: Surprise
296
Extra Part: Six Babies.
297
Extra Part: Last Chapter Happy Family
298
Ucapan Terima Kasih
299
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!