Tragedi Pertemuan

Sesampainya di tempat kerjanya, Liam segera menemui Bimo. Karena tragedi handphonenya yang terjatuh tadi, Liam musti menghadapi banyak masalah, banyak data pekerjaannya di handphone nya itu, dan kini handphone nya tidak bisa digunakan lagi.

"Bim, gimana, nih," keluh Liam, "Haaahhh sial banget sih gue, udah di tinggal selingkuh, di tinggal mak, sekarang handphone gue pun bermasalah. Mana desain maket gue juga ada di sini datanya, nomer klien," rutuk Liam kesal seraya meremas rambutnya. "Haaaahhhh... Pusing," keluh Liam lagi.

"Bawak aja ke kang service. Gue ada kenalan, dia cukup pinter nanganin yang kayak gini. Mudah-mudahan aja dia bisa bantu, ya," ucap Bimo mencari solusi.

***

Di sisi lain, Renata tampak masih memikirkan tentang hal itu.

"Gimana ya, Si, kalo seandainya tuh cowok balik lagi kesini terus nyariin gue buat tanggung jawab. Kayaknya tuh cowok orang kaya, deh. Pasti handphone dia, handphone mahal," ucap Renata khawatir.

"Lo sih pakek acara kabur segala. Padahal dia mungkin cuman mau ngomelin lo aja. Kalo dia orang kaya, biasanya satu hp mah kayak beli cangcimen aja buat dia. Tapi lo malah kabur. Gue rasa dia pasti bisa nemuin lo, sebabkan lo pakek seragam. Jadi dia pasti tau lo kerja disini," seru Lusi yang malah membuat Renata semakin khawatir.

"Duh, gimana, nih? Mana duit gue udah habis buat kirim ke Rio," ucap Renata panik.

"Udah, nggak usah panik, Re. Dia kan liat muka lo sekilas, kali aja dia lupa sama muka lo. Muka lo kan pasaran, jadi banyak yang tampangnya mirip sama lo, so kalo mau nandain lo itu susah," goda Nelsa seraya terkekeh bersama Lusi. Renata pun ikut tertawa juga dengan ekpresi yang aneh.

***

Sepulangnya dari tempat kerjanya, Liam segera menemui si tukang service di tempatnya.

"Gimana, mas? Masih bisa di perbaiki?" tanya Liam khawatir.

"Coba kita lihat, ya. Tapi lama ini baikinnya, sebab kayaknya ada beberapa komposer musti kita ganti. Kalo agak mahal nggak papa, kan?" terang Si tukang service.

"Nggak papa, Mas. Berapa pun saya pasti bayar, asal datanya jangan sampe ilang. Saya butuh data-data itu. Itu nyawa saya di tempat kerja saya," seru Liam yang terlihat masih sangat panik. Si tukang service pun mulai membongkarnya dan menelaah kerusakannya.

"Ini kayaknya seminggu atau 4 hari nih baru bisa selesai. Gimana? Nggak papa, kan?" tanya si tukang service lagi.

"Nggak bisa lebih cepet, ya," tawar Liam.

"Nggak bisa, Mas. Ini handphone juga musti pesan dulu bahannya kalo ada yang rusak. Ini kan impor punya bahannya. ya, segitu waktu paling cepat yang bisa kita usahakan," terang nya lagi. Liam pun hanya bisa pasrah. Mencari tempat lain pun belum tentu bisa sebagus ini kerjanya.

"Yaudah lah, mas. Kalo selesai hubungin saya, ya," ucap Liam sebelum ia pergi.

***

Di kantor Liam segera menemui pak Budi, dia merupakan suami tante Ayu sekaligus direktur utama di perusahaan itu.

"Om, handphone Liam rusaknya parah banget. Li boleh mintak nomor klien lagi nggak, sama beberapa data buat di salin ulang," pinta Liam pada pamannya itu.

"Kamu itu, Li. Kalo punya barang itu di jaga baik-baik," omel pamannya itu, seraya mencari data yang di minta Liam. Liam hanya bisa garuk-garuk lehernya seraya tersenyum kecut. Pamannya pun segera memberi data yang Liam butuhkan.

Pak Budi ini sudah seperti ayah bagi Liam. Dia sangat menjaga Liam dan ibunya selama ini. Apa lagi tante Ana istrinya, dia merupakan adik kandung ibu Liam satu-satunya.

***

Selesai dari ruangan pak Budi, Liam segera kembali keruangannya. Tiba-tiba Bimo datang, sebelum masuk dia mengetuk pintu ruangan Liam terlebih dahulu. Dan saat sudah di persilahkan masuk, baru dia masuk dan duduk di kursi di hadapan Liam.

"Gimana? Bisa?" tanya Bimo pada handphone Liam.

"Bisa, tapi lama. Ini gue baru ambil data ulang sama pak Budi," terang Liam.

"Eh, lo jadi mau ngekos?" tanya Bimo pada hal lain.

"Jadi. Lo punya rekomendasi tempat yang bagus? gue palingan 6 bulanan aja ngekosnya, sebab nyokap gue cuman 6 bulanan di sana," terang Liam.

"Di tempat tante gue ada kamar kosong, cuman agak mahal, sebab itu kamar yang paling gede, terus fasilitasnya juga yang paling lengkap kamar yang itu. Kalo lo suka lo bisa lihat habis ini," tawar Bimo. Liam pun setuju.

***

Sepulang dari tempat kerjanya, Bimo segera mengajak Liam ke tempat kos yang di maksudnya.

"Ini kos campur, tapi khusus yang sudah kerja saja. Semuanya fasilitas lengkap. Dari mesin cuci, perlengkapan masak. Seandainya kamu mau masak, peralatannya pun lengkap. Sudah seperti rumah sendiri, bedanya kalian sewa kamarnya. Yang atas kamar laki-laki, dan yang bawah kamar perempuan. Kamar mandi nya ada di setiap kamar. Semua fasilitas kamar lengkap. Tapi kebetulan kamar yang kamu sewa ini, kamar yang paling bagus, paling besar, jadi harganya nggak sama dengan kamar yang lain," terang si ibu kos.

"Ok, nggak masalah, Buk. Asal nyaman," ucap Liam yang tidak mempermasalahkan soal harga. Liam pun segera di antar melihat kamar kosnya. Liam tampan tertarik. Dan setuju untuk menyewa kamar tersebut.

"Yaudah, kapan kamu mau pindah. Ini bisa tante beresin lagi," terang Si ibu kos.

"3 hari lagi, Buk. Sebab saya nungguin Ibu saya berangkat dulu. Beliau berangkatnya 2 hari lagi," terang Liam. "Ada berapa penghuni di sini, Buk? Tanya Liam.

" Ada 5, kalo kamu masuk ada 6. 3 perempuan dan 3 laki-laki. Ini sepi karena biasanya mereka pulang malam kalau kerja," terang si ibu kos.

Selesai dari sana Liam langsung pamit pulang.

***

3 hari kemudian, sesuai janji Liam, Liam pindah ke tempat kosnya, kebetulan hari itu hari minggu. Jadi semua penghuni kos pun lengkap di rumah. Saat Liam datang, semua orang datang menghampiri dan melihat sosok tampan bersih Liam.

"Eh, kamu penghuni baru, ya. Kenalin aku Angel. Aku kerja di bank," terang salah seorang wanita di sana, dan ada laki-laki yang bernama Miko dan Robert. Miko tampak gemuk dan suka sekali makan, Robert tidak ada hal menonjol darinya, hanya terlihat lebih tengil saja gayanya, mungkin dia tipikal orang yang suka ngebanyol. Angel sendiri terlihat sok cantik, dan memang dia cantik. Mungkin dia lah yang paling bossy disini.

Tidak lama kemudian keluar 2 orang lagi, saat melihatnya. Seketika Liam membulatkan bola matanya. Begitu pula wanita itu, Liam masih ingat dengan wanita itu. ya, dia lah Renata. Renata langsung kabur saat mengetahui Liam masih ingat dengannya, hanya Lusi yang datang menghampiri Liam untuk memberi salam, sedangkan Renata langsung pergi.

'hmmm ... Kita lihat saja nanti, apa kamu masih bisa kabur setelah ini,' batin Liam. Liam pun melepaskannya kali ini, tapi matanya tetap mengawasi kepergian Renata. Karena dia masih terlalu sibuk untuk mengurus Renata untuk saat ini.

BERSAMBUNG...

Terpopuler

Comments

Sonia Putri

Sonia Putri

ayu atau ana sih..thor

2024-01-25

0

lihat semua
Episodes
1 Malapetaka Sebuah Skandal
2 Tidak Bisa Sendiri
3 Kembali
4 Memulainya Kembali Dari Awal
5 Kepergian Frans selamanya
6 Hati yang Hancur
7 Liam dan Renata
8 Cinta Sebelah Pihak
9 Tragedi Pertemuan
10 Tanggungjawab
11 Orang Pengganti
12 Cemburu
13 Pameran
14 Di Buntuti
15 Akhiri Saja
16 Keputusan
17 Kesepakatan Terselubung
18 Pungguk Kesepian
19 Pelindungmu
20 Cinta Tau Kemana Tempat Ia Berlabuh
21 Laura Si Menyebalkan
22 Kepulangan Anin
23 Awalan yang Sempurna
24 Anin dan Renata
25 Restu
26 Rencana Pernikahan
27 Hari Pernikahan Semakin Dekat
28 PERSAHABATAN
29 Pernikahan
30 Curiga
31 Pase Kehidupan Pernikahan.
32 Tamu Tidak Terduga
33 Drama Lidya
34 Rencana Pindah
35 Kehadiran Yang Mengancam
36 Lidya dan Masa Lalunya
37 Kontraksi Palsu
38 Hati Seorang Ibu
39 Kunjungan Terselubung
40 Akan Datang Tamu Istimewa
41 Hukuman Bagi Lidya
42 Kunjungan Lidya
43 Kunjungan Rekan Kerja
44 Ibuku Bukan Pembantu
45 Perjalanan Liam Dan Lidya
46 Sampai Di Tempat Tujuan
47 Cerita Lidya
48 Hal Tak Terduga
49 Pilihan
50 Yang Terbaik Bukan Yang Terburuk
51 Kehancuran Liam
52 Provokasi Anin
53 Lepaskan Jika Menyakitkan
54 Mencari Kepastian
55 Memulai Lembaran Baru
56 Salah Nomer
57 Kenakalan Laura
58 Bayangan Yang Mengganggu
59 Menjemputnya Kembali
60 Kedatangan Argio
61 Kedatangan Renata
62 Titip Rindu Untuknya
63 Lampu Hijau
64 Liam Yang Menyebalkan
65 Kenangan Buruk
66 Liam Menemui Renata
67 Rindu Yang Sulit
68 Ayo Kita Mulai Lagi
69 Cinta diantara mereka
70 Cinta Perantara
71 Hatiku Milikmu
72 Mencoba Memahaminya
73 Pembicaraan Pria Dewasa
74 Rindu
75 Jangan Pergi
76 Malam Yang Panas
77 Kehidupan Yang Sempurna
78 Tembok Yang Tinggi
79 Menghabiskan Waktu Bersama
80 Kejanggalan
81 Malam yang indah
82 Hari Yang Menyenangkan
83 Rahasia yang Terungkap
84 Aku Mohon
85 Ceritanya
86 Lidya Menemui Anin
87 Kebenaran
88 Pintu Hati
89 Kesempatan
90 Kepergian Lidya
91 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Malapetaka Sebuah Skandal
2
Tidak Bisa Sendiri
3
Kembali
4
Memulainya Kembali Dari Awal
5
Kepergian Frans selamanya
6
Hati yang Hancur
7
Liam dan Renata
8
Cinta Sebelah Pihak
9
Tragedi Pertemuan
10
Tanggungjawab
11
Orang Pengganti
12
Cemburu
13
Pameran
14
Di Buntuti
15
Akhiri Saja
16
Keputusan
17
Kesepakatan Terselubung
18
Pungguk Kesepian
19
Pelindungmu
20
Cinta Tau Kemana Tempat Ia Berlabuh
21
Laura Si Menyebalkan
22
Kepulangan Anin
23
Awalan yang Sempurna
24
Anin dan Renata
25
Restu
26
Rencana Pernikahan
27
Hari Pernikahan Semakin Dekat
28
PERSAHABATAN
29
Pernikahan
30
Curiga
31
Pase Kehidupan Pernikahan.
32
Tamu Tidak Terduga
33
Drama Lidya
34
Rencana Pindah
35
Kehadiran Yang Mengancam
36
Lidya dan Masa Lalunya
37
Kontraksi Palsu
38
Hati Seorang Ibu
39
Kunjungan Terselubung
40
Akan Datang Tamu Istimewa
41
Hukuman Bagi Lidya
42
Kunjungan Lidya
43
Kunjungan Rekan Kerja
44
Ibuku Bukan Pembantu
45
Perjalanan Liam Dan Lidya
46
Sampai Di Tempat Tujuan
47
Cerita Lidya
48
Hal Tak Terduga
49
Pilihan
50
Yang Terbaik Bukan Yang Terburuk
51
Kehancuran Liam
52
Provokasi Anin
53
Lepaskan Jika Menyakitkan
54
Mencari Kepastian
55
Memulai Lembaran Baru
56
Salah Nomer
57
Kenakalan Laura
58
Bayangan Yang Mengganggu
59
Menjemputnya Kembali
60
Kedatangan Argio
61
Kedatangan Renata
62
Titip Rindu Untuknya
63
Lampu Hijau
64
Liam Yang Menyebalkan
65
Kenangan Buruk
66
Liam Menemui Renata
67
Rindu Yang Sulit
68
Ayo Kita Mulai Lagi
69
Cinta diantara mereka
70
Cinta Perantara
71
Hatiku Milikmu
72
Mencoba Memahaminya
73
Pembicaraan Pria Dewasa
74
Rindu
75
Jangan Pergi
76
Malam Yang Panas
77
Kehidupan Yang Sempurna
78
Tembok Yang Tinggi
79
Menghabiskan Waktu Bersama
80
Kejanggalan
81
Malam yang indah
82
Hari Yang Menyenangkan
83
Rahasia yang Terungkap
84
Aku Mohon
85
Ceritanya
86
Lidya Menemui Anin
87
Kebenaran
88
Pintu Hati
89
Kesempatan
90
Kepergian Lidya
91
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!